website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Mau Pasang Iklan ? Hubungi administrasi melalui email
agen nomor cantik GSM Indonesia
www.agennomor.com

TEMPAT IKLAN KOSONG
MAU PASANG IKLAN ?
HUBUNGI ADMINISTRASI

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 3 buah terjemahan alkitab yaitu:
  1. Bahasa Indonesia Terjemahan Baru (TB) = Alkitab yang paling banyak digunakan saat ini
  2. Bahasa Indonesia Sehari hari (BIS / Alkitab Kabar Baik) = Alkitab terjemahan yang mudah dimengerti.
  3. Bahasa Inggris (English Amplified Bible) = Easy English Bible (versi bahasa Inggris ini di ikut sertakan agar memperjelas arti alkitab sesungguhnya)
Karena website ini memiliki seluruh isi Alkitab maka website ini di desain sesederhana mungkin agar jelas, mudah dan cepat di akses.
 
Apakah anda membutuhkan program Alkitab untuk komputer atau website atau
handphone yang berbasis J2ME (Blackberry, Nokia, Sony Ericsson, Samsung, LG, Motorola, dll) anda ?
Jika betul maka silahkan klik disini.
 
Cari Ayat Dalam Alkitab (Search Word)
Kata-kata yang ingin dicari (Words)     Cara:  
Bagian (Part)
Bahasa (Language)
Ibrani (Hebrews)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal):
12345678910- 11 -1213

Dibawah ini adalah seluruh isi kitab Surat Kepada Orang Ibrani 11 (Ibrani / IBR / Hebrews 11)

Terjemahan Baru Bahasa Indonesia Sehari Hari English [Amplified]
11:1-40 = Saksi-saksi iman
(1) Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.(1) Beriman berarti yakin sungguh-sungguh akan hal-hal yang diharapkan, berarti mempunyai kepastian akan hal-hal yang tidak dilihat.(1) NOW FAITH is the assurance (the confirmation, the title deed) of the things [we] hope for, being the proof of things [we] do not see and the conviction of their reality [faith perceiving as real fact what is not revealed to the senses].
(2) Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita.(2) Karena beriman, maka orang-orang zaman lampau disenangi oleh Allah.(2) For by [faith--trust and holy fervor born of faith] the men of old had divine testimony borne to them and obtained a good report.
(3) Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.(3) Karena beriman, maka kita mengerti bahwa alam ini diciptakan oleh sabda Allah; jadi, apa yang dapat dilihat, terjadi dari apa yang tidak dapat dilihat.(3) By faith we understand that the worlds [during the successive ages] were framed (fashioned, put in order, and equipped for their intended purpose) by the word of God, so that what we see was not made out of things which are visible.
(4) Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati.(4) Karena beriman, maka Habel mempersembahkan kepada Allah kurban yang lebih baik daripada kurban Kain. Karena imannya itu, Habel diterima oleh Allah sebagai orang yang baik, sebab nyatalah bahwa Allah menerima persembahannya. Habel sudah meninggal, tetapi karena imannya itu, maka ia masih berbicara sampai sekarang.(4) [Prompted, actuated] by faith Abel brought God a better and more acceptable sacrifice than Cain, because of which it was testified of him that he was righteous [that he was upright and in right standing with God], and God bore witness by accepting and acknowledging his gifts. And though he died, yet [through the incident] he is still speaking.
(5) Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah.(5) Karena beriman, maka Henokh tidak mati, melainkan diangkat dan dibawa kepada Allah. Tidak seorang pun dapat menemukan dia, sebab dia sudah diangkat oleh Allah. Dalam Alkitab tertulis bahwa sebelum Henokh diangkat, ia menyenangkan hati Allah.(5) Because of faith Enoch was caught up and transferred to heaven, so that he did not have a glimpse of death; and he was not found, because God had translated him. For even before he was taken to heaven, he received testimony [still on record] that he had pleased and been satisfactory to God.
(6) Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.(6) Tanpa beriman, tidak seorang pun dapat menyenangkan hati Allah. Sebab orang yang datang kepada Allah harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi balasan kepada orang yang mencari-Nya.(6) But without faith it is impossible to please and be satisfactory to Him. For whoever would come near to God must [necessarily] believe that God exists and that He is the rewarder of those who earnestly and diligently seek Him [out].
(7) Karena iman, maka Nuh--dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan--dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya.(7) Karena beriman, maka Nuh diberitahu oleh Allah tentang hal-hal yang akan terjadi kemudian, yang tidak dapat dilihat olehnya. Nuh mentaati Allah sehingga ia membuat sebuah kapal yang kemudian ternyata menyelamatkan dirinya bersama keluarganya. Dengan demikian dunia dihukum, sedangkan Nuh sendiri karena imannya dinyatakan oleh Allah sebagai orang yang baik.(7) [Prompted] by faith Noah, being forewarned by God concerning events of which as yet there was no visible sign, took heed and diligently and reverently constructed and prepared an ark for the deliverance of his own family. By this [his faith which relied on God] he passed judgment and sentence on the world's unbelief and became an heir and possessor of righteousness ( that relation of being right into which God puts the person who has faith).
(8) Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.(8) Karena beriman, maka Abraham mentaati Allah ketika Allah memanggilnya dan menyuruhnya pergi ke negeri yang Allah janjikan kepadanya. Lalu Abraham berangkat dengan tidak tahu ke mana akan pergi.(8) [Urged on] by faith Abraham, when he was called, obeyed and went forth to a place which he was destined to receive as an inheritance; and he went, although he did not know or trouble his mind about where he was to go.
(9) Karena iman ia diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah di suatu tanah asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang turut menjadi ahli waris janji yang satu itu.(9) Dengan beriman, Abraham tinggal sebagai orang asing di negeri yang dijanjikan Allah kepadanya itu. Abraham tinggal di situ di dalam kemah. Begitu pula Ishak dan Yakub, yang menerima janji yang sama dari Allah.(9) [Prompted] by faith he dwelt as a temporary resident in the land which was designated in the promise [of God, though he was like a stranger] in a strange country, living in tents with Isaac and Jacob, fellow heirs with him of the same promise.
(10) Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.(10) Sebab Abraham sedang menanti-nantikan kota yang direncanakan dan dibangun oleh Allah dengan pondasi yang kuat.(10) For he was [waiting expectantly and confidently] looking forward to the city which has fixed and firm foundations, whose Architect and Builder is God.
(11) Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia.(11) Karena beriman, maka Abraham bisa mendapat keturunan dari Sara, sekalipun Abraham sudah terlalu tua, dan Sara sendiri mandul. Abraham yakin bahwa Allah akan menepati janji-Nya.(11) Because of faith also Sarah herself received physical power to conceive a child, even when she was long past the age for it, because she considered [God] Who had given her the promise to be reliable and trustworthy and true to His word.
(12) Itulah sebabnya, maka dari satu orang, malahan orang yang telah mati pucuk, terpancar keturunan besar, seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, yang tidak terhitung banyaknya.(12) Meskipun Abraham pada masa itu seperti orang yang sudah mati tubuhnya, namun ia memperoleh banyak keturunan, yang banyaknya tidak terhitung--seperti banyaknya bintang di langit dan pasir di tepi pantai.(12) So from one man, though he was physically as good as dead, there have sprung descendants whose number is as the stars of heaven and as countless as the innumerable sands on the seashore.
(13) Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini.(13) Semua orang itu tetap beriman sampai mati. Mereka tidak menerima hal-hal yang dijanjikan oleh Allah, tetapi hanya melihat dan menyambutnya dari jauh. Dan dengan itu mereka menyatakan bahwa mereka hanyalah orang asing dan perantau di bumi ini.(13) These people all died controlled and sustained by their faith, but not having received the tangible fulfillment of [God's] promises, only having seen it and greeted it from a great distance by faith, and all the while acknowledging and confessing that they were strangers and temporary residents and exiles upon the earth.
(14) Sebab mereka yang berkata demikian menyatakan, bahwa mereka dengan rindu mencari suatu tanah air.(14) Orang yang mengatakan demikian menunjukkan dengan jelas bahwa mereka sedang mencari negeri yang akan menjadi tanah air mereka.(14) Now those people who talk as they did show plainly that they are in search of a fatherland (their own country).
(15) Dan kalau sekiranya dalam hal itu mereka ingat akan tanah asal, yang telah mereka tinggalkan, maka mereka cukup mempunyai kesempatan untuk pulang ke situ.(15) Bukan negeri yang sudah mereka tinggalkan itu yang mereka pikir-pikirkan. Sebab kalau demikian, maka sudah banyak kesempatan bagi mereka untuk kembali ke negeri itu.(15) If they had been thinking with [homesick] remembrance of that country from which they were emigrants, they would have found constant opportunity to return to it.
(16) Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air sorgawi. Sebab itu Allah tidak malu disebut Allah mereka, karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka.(16) Tetapi nyatanya, mereka merindukan sebuah negeri yang lebih baik, yaitu negeri yang di surga. Itulah sebabnya Allah tidak malu kalau mereka menyebut Dia Allah mereka, sebab Allah sudah menyediakan sebuah kota untuk mereka.(16) But the truth is that they were yearning for and aspiring to a better and more desirable country, that is, a heavenly [one]. For that reason God is not ashamed to be called their God [even to be surnamed their God--the God of Abraham, Isaac, and Jacob], for He has prepared a city for them.
(17) Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal,(17) Karena beriman juga, maka Abraham mempersembahkan Ishak sebagai kurban ketika ia diuji Allah. Kepada Abrahamlah Allah memberikan janji-Nya, namun Abraham rela menyerahkan anaknya yang satu-satunya itu.(17) By faith Abraham, when he was put to the test [while the testing of his faith was still in progress], had already brought Isaac for an offering; he who had gladly received and welcomed [God's] promises was ready to sacrifice his only son,
(18) walaupun kepadanya telah dikatakan: "Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu."(18) Allah telah berkata kepada Abraham, "Melalui Ishak inilah engkau akan mendapat keturunan yang Aku janjikan kepadamu."(18) Of whom it was said, Through Isaac shall your descendants be reckoned.
(19) Karena ia berpikir, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara orang mati. Dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali.(19) Abraham yakin bahwa Allah sanggup menghidupkan kembali Ishak dari kematian--jadi, boleh dikatakan, Abraham sudah menerima kembali Ishak dari kematian.(19) For he reasoned that God was able to raise [him] up even from among the dead. Indeed in the sense that Isaac was figuratively dead [potentially sacrificed], he did [actually] receive him back from the dead.
(20) Karena iman maka Ishak, sambil memandang jauh ke depan, memberikan berkatnya kepada Yakub dan Esau.(20) Karena beriman, maka Ishak menjanjikan berkat-berkat kepada Yakub dan Esau untuk masa depan.(20) [With eyes of] faith Isaac, looking far into the future, invoked blessings upon Jacob and Esau.
(21) Karena iman maka Yakub, ketika hampir waktunya akan mati, memberkati kedua anak Yusuf, lalu menyembah sambil bersandar pada kepala tongkatnya.(21) Karena beriman, maka sebelum Yakub meninggal, ia memberi berkatnya kepada anak-anak Yusuf--dengan bersandar pada kepala tongkatnya dan menyembah Allah.(21) [Prompted] by faith Jacob, when he was dying, blessed each of Joseph's sons and bowed in prayer over the top of his staff.
(22) Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya.(22) Karena beriman, maka Yusuf--ketika hampir meninggal dunia--berbicara tentang keluarnya umat Israel dari Mesir, dan meninggalkan pesan tentang apa yang harus dilakukan terhadap jenazahnya.(22) [Actuated] by faith Joseph, when nearing the end of his life, referred to [the promise of God for] the departure of the Israelites out of Egypt and gave instructions concerning the burial of his own bones.
(23) Karena iman maka Musa, setelah ia lahir, disembunyikan selama tiga bulan oleh orang tuanya, karena mereka melihat, bahwa anak itu elok rupanya dan mereka tidak takut akan perintah raja.(23) Karena beriman, maka orang tua Musa menyembunyikannya tiga bulan lamanya setelah kelahirannya. Mereka melihat bahwa ia seorang anak yang bagus, dan mereka tidak takut melawan perintah raja.(23) [Prompted] by faith Moses, after his birth, was kept concealed for three months by his parents, because they saw how comely the child was; and they were not overawed and terrified by the king's decree.
(24) Karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak puteri Firaun,(24) Karena beriman, maka Musa sesudah besar, tidak mau disebut anak dari putri raja Mesir.(24) [Aroused] by faith Moses, when he had grown to maturity and become great, refused to be called the son of Pharaoh's daughter,
(25) karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa.(25) Ia lebih suka menderita bersama-sama dengan umat Allah daripada untuk sementara waktu menikmati kesenangan dari hidup yang berdosa.(25) Because he preferred to share the oppression [suffer the hardships] and bear the shame of the people of God rather than to have the fleeting enjoyment of a sinful life.
(26) Ia menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar dari pada semua harta Mesir, sebab pandangannya ia arahkan kepada upah.(26) Musa merasa bahwa jauh lebih berharga untuk mendapat penghinaan demi Raja Penyelamat yang dijanjikan Allah itu daripada mendapat segala harta negeri Mesir, sebab Musa mengharapkan upah di hari kemudian.(26) He considered the contempt and abuse and shame [borne for] the Christ (the Messiah Who was to come) to be greater wealth than all the treasures of Egypt, for he looked forward and away to the reward (recompense).
(27) Karena iman maka ia telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja. Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan.(27) Karena beriman, maka Musa meninggalkan Mesir tanpa merasa takut terhadap kemarahan raja. Musa maju menuju tujuannya seolah-olah ia sudah melihat Allah yang tidak kelihatan itu.(27) [Motivated] by faith he left Egypt behind him, being unawed and undismayed by the wrath of the king; for he never flinched but held staunchly to his purpose and endured steadfastly as one who gazed on Him Who is invisible.
(28) Karena iman maka ia mengadakan Paskah dan pemercikan darah, supaya pembinasa anak-anak sulung jangan menyentuh mereka.(28) Karena beriman, maka Musa mengadakan Paskah dan memerintahkan agar dipercikkan darah pada pintu rumah orang Israel supaya Malaikat Kematian jangan membunuh anak-anak sulung mereka.(28) By faith (simple trust and confidence in God) he instituted and carried out the Passover and the sprinkling of the blood [on the doorposts], so that the destroyer of the firstborn (the angel) might not touch those [of the children of Israel].
(29) Karena iman maka mereka telah melintasi Laut Merah sama seperti melintasi tanah kering, sedangkan orang-orang Mesir tenggelam, ketika mereka mencobanya juga.(29) Karena beriman, maka orang-orang Israel dapat menyeberangi Laut Merah, seolah-olah mereka berjalan di atas tanah yang kering, sedangkan orang-orang Mesir ditelan oleh laut itu, ketika mereka mencoba menyeberang juga.(29) [Urged on] by faith the people crossed the Red Sea as [though] on dry land, but when the Egyptians tried to do the same thing they were swallowed up [by the sea].
(30) Karena iman maka runtuhlah tembok-tembok Yerikho, setelah kota itu dikelilingi tujuh hari lamanya.(30) Karena beriman, orang-orang Israel membuat tembok-tembok Yerikho runtuh setelah mereka mengelilinginya selama tujuh hari.(30) Because of faith the walls of Jericho fell down after they had been encompassed for seven days [by the Israelites].
(31) Karena iman maka Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa bersama-sama dengan orang-orang durhaka, karena ia telah menyambut pengintai-pengintai itu dengan baik.(31) Karena beriman juga, maka Rahab, wanita pelacur itu, tidak turut terbunuh bersama-sama dengan orang-orang yang melawan Allah; sebab ia menerima dengan ramah pengintai-pengintai Israel.(31) [Prompted] by faith Rahab the prostitute was not destroyed along with those who refused to believe and obey, because she had received the spies in peace [without enmity].
(32) Dan apakah lagi yang harus aku sebut? Sebab aku akan kekurangan waktu, apabila aku hendak menceriterakan tentang Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud dan Samuel dan para nabi,(32) Nah, saya bisa saja terus-menerus berbicara, tetapi waktu tidak cukup untuk saya. Sebab saya belum lagi menyebut Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud, Samuel, dan nabi-nabi.(32) And what shall I say further? For time would fail me to tell of Gideon, Barak, Samson, Jephthah, of David and Samuel and the prophets,
(33) yang karena iman telah menaklukkan kerajaan-kerajaan, mengamalkan kebenaran, memperoleh apa yang dijanjikan, menutup mulut singa-singa,(33) Karena beriman, maka mereka sudah mengalahkan kerajaan-kerajaan. Mereka melakukan apa yang benar, sehingga menerima apa yang dijanjikan Allah. Mereka menutup mulut-mulut singa,(33) Who by [the help of] faith subdued kingdoms, administered justice, obtained promised blessings, closed the mouths of lions,
(34) memadamkan api yang dahsyat. Mereka telah luput dari mata pedang, telah beroleh kekuatan dalam kelemahan, telah menjadi kuat dalam peperangan dan telah memukul mundur pasukan-pasukan tentara asing.(34) memadamkan api yang hebat, terhindar dari tikaman pedang. Mereka lemah, tetapi menjadi kuat; mereka perkasa dalam peperangan sehingga mengalahkan pasukan-pasukan bangsa asing.(34) Extinguished the power of raging fire, escaped the devourings of the sword, out of frailty and weakness won strength and became stalwart, even mighty and resistless in battle, routing alien hosts.
(35) Ibu-ibu telah menerima kembali orang-orangnya yang telah mati, sebab dibangkitkan. Tetapi orang-orang lain membiarkan dirinya disiksa dan tidak mau menerima pembebasan, supaya mereka beroleh kebangkitan yang lebih baik.(35) Karena beriman, maka wanita-wanita mendapat kembali orang-orangnya yang telah mati. Ada pula yang rela disiksa sampai mati, dan menolak untuk dibebaskan, karena mau dihidupkan kembali bagi suatu kehidupan yang lebih baik.(35) [Some] women received again their dead by a resurrection. Others were tortured to death with clubs, refusing to accept release [offered on the terms of denying their faith], so that they might be resurrected to a better life. [I Kings 17:17-24; II Kings 4:25-37.]
(36) Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan.(36) Ada yang diolok-olok, dicambuk, diikat dengan rantai dan yang dimasukkan ke dalam penjara.(36) Others had to suffer the trial of mocking and scourging and even chains and imprisonment.
(37) Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan.(37) Mereka dilempari batu sampai mati, ada yang dipotong dengan gergaji, dan yang dibunuh dengan pedang. Mereka mengembara dengan pakaian dari kulit domba atau kulit kambing; mereka miskin, dianiaya dan disiksa.(37) They were stoned to death; they were lured with tempting offers [to renounce their faith]; they were sawn asunder; they were slaughtered by the sword; [while they were alive] they had to go about wrapped in the skins of sheep and goats, utterly destitute, oppressed, cruelly treated--
(38) Dunia ini tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan celah-celah gunung.(38) Dunia ini bukan tempat yang layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang gurun dan di bukit-bukit, serta tinggal di dalam gua-gua dan dalam lubang-lubang tanah.(38) [Men] of whom the world was not worthy--roaming over the desolate places and the mountains, and [living] in caves and caverns and holes of the earth.
(39) Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik.(39) Alangkah besarnya kemenangan yang dicapai oleh semua orang itu karena iman mereka! Namun mereka tidak menerima apa yang dijanjikan Allah,(39) And all of these, though they won divine approval by [means of] their faith, did not receive the fulfillment of what was promised,
(40) Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan.(40) sebab Allah mempunyai rencana yang lebih baik untuk kita. Rencana-Nya ialah bahwa hanya bersama dengan kita, mereka akan menjadi sempurna.(40) Because God had us in mind and had something better and greater in view for us, so that they [these heroes and heroines of faith] should not come to perfection apart from us [before we could join them].
Ibrani (Hebrews)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal):
12345678910- 11 -1213
Turut menyebarkan kabar gembira ini ke teman teman dan saudara saudara anda melalui Facebook

Perjanjian Lama (Old Testament)
Kejadian
(Genesis)
Keluaran
(Exodus)
Imamat
(Leviticus)
Bilangan
(Numbers)
Ulangan
(Deuteronomy)
Yosua
(Joshua)
Hakim Hakim
(Judges)
Rut
(Ruth)
1 Samuel
(1 Samuel)
2 Samuel
(2 Samuel)
1 Raja Raja
(1 Kings)
2 Raja Raja
(2 Kings)
1 Tawarikh
(1 Chronicles)
2 Tawarikh
(2 Chronicles)
Ezra
(Ezra)
Nehemia
(Nehemiah)
Ester
(Esther)
Ayub
(Job)
Mazmur
(Psalm)
Amsal
(Proverbs)
Pengkhotbah
(Ecclesiastes)
Kidung Agung
(Song of Solomon)
Yesaya
(Isaiah)
Yeremia
(Jeremiah)
Ratapan
(Lamentations)
Yehezkiel
(Ezekiel)
Daniel
(Daniel)
Hosea
(Hosea)
Yoel
(Joel)
Amos
(Amos)
Obaja
(Obadiah)
Yunus
(Jonah)
Mikha
(Micah)
Nahum
(Nahum)
Habakuk
(Habakkuk)
Zafanya
(Zephaniah)
Hagai
(Haggai)
Zakharia
(Zechariah)
Maleakhi
(Malachi)
Perjanjian Baru (New Testament)
Matius
(Matthew)
Markus
(Mark)
Lukas
(Luke)
Yohanes
(John)
Kisah Para Rasul
(Acts)
Roma
(Romans)
1 Korintus
(1 Corinthians)
2 Korintus
(2 Corinthians)
Galatia
(Galatians)
Efesus
(Ephesians)
Filipi
(Philippians)
Kolose
(Colossians)
1 Tesalonika
(1 Thessalonians)
2 Tesalonika
(2 Thessalonians)
1 Timotius
(1 Timothy)
2 Timotius
(2 Timothy)
Titus
(Titus)
Filemon
(Philemon)
Ibrani
(Hebrews)
Yakobus
(James)
1 Petrus
(1 Peter)
2 Petrus
(2 Peter)
1 Yohanes
(1 John)
2 Yohanes
(2 John)
3 Yohanes
(3 John)
Yudas
(Jude)
Wahyu
(Revelation)
 

© Copyright www.JESOES.com 2007 - 2014
Last Database Update : 20 July 2014
Last Website Code Update : 21 July 2013
Website ini telah lulus cek
W3C xHTML 1.0
this website is certified xHTML 1.10
Page Hit: 48,650,361

Created By OTAK INFO

Jika ada pertanyaan, saran atau kritik tentang desain atau cara pemakaian (navigasi) atau yang berhubungan dengan isi alkitab dalam website ini,
jika ada kata atau kalimat yang salah eja atau titik atau bahkan koma,
maka jangan sungkan-sungkan untuk melaporkan (menghubungi) kepada webmaster (administrasi) melalui email ke
info (at) jesoes (dot) com