website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Mau Pasang Iklan ? Hubungi administrasi melalui email
logo agen nomor cantik GSM Indonesia
www.agennomor.com

TEMPAT IKLAN KOSONG
MAU PASANG IKLAN ?
HUBUNGI ADMINISTRASI

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 3 buah terjemahan alkitab yaitu:
  1. Bahasa Indonesia Terjemahan Baru (TB) = Alkitab yang paling banyak digunakan saat ini
  2. Bahasa Indonesia Sehari hari (BIS / Alkitab Kabar Baik) = Alkitab terjemahan yang mudah dimengerti.
  3. Bahasa Inggris (English Amplified Bible) = Easy English Bible (versi bahasa Inggris ini di ikut sertakan agar memperjelas arti alkitab sesungguhnya)
Karena website ini memiliki seluruh isi Alkitab maka website ini di desain sesederhana mungkin agar jelas, mudah dan cepat di akses.
 
Apakah anda membutuhkan program Alkitab untuk komputer atau website atau
handphone yang berbasis J2ME (Blackberry, Nokia, Sony Ericsson, Samsung, LG, Motorola, dll) anda ?
Jika betul maka silahkan klik disini.
 
Cari Ayat Dalam Alkitab (Search Word)
Kata-kata yang ingin dicari (Words)     Cara:  
Bagian (Part)
Bahasa (Language)
Ibrani (Hebrews)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal):
1234567891011- 12 -13

Dibawah ini adalah seluruh isi Injil Surat Kepada Orang Ibrani 12 (Ibrani / IBR / Hebrews 12)

Terjemahan Baru Bahasa Indonesia Sehari Hari English [Amplified]
12:1-17 = Nasihat supaya bertekun dalam iman
(1) Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.(1) Nah, mengenai kita sendiri, di sekeliling kita ada banyak sekali saksi! Sebab itu, marilah kita membuang semua yang memberatkan kita dan dosa yang terus melekat pada kita. Dan marilah kita dengan tekun menempuh perlombaan yang ada di depan kita.(1) THEREFORE THEN, since we are surrounded by so great a cloud of witnesses [who have borne testimony to the Truth], let us strip off and throw aside every encumbrance (unnecessary weight) and that sin which so readily (deftly and cleverly) clings to and entangles us, and let us run with patient endurance and steady and active persistence the appointed course of the race that is set before us,
(2) Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.(2) Hendaklah pandangan kita tertuju kepada Yesus, sebab Dialah yang membangkitkan iman kita dan memeliharanya dari permulaan sampai akhir. Yesus tahan menderita di kayu salib! Ia tidak peduli bahwa mati di kayu salib itu adalah suatu hal yang memalukan. Ia hanya ingat akan kegembiraan yang akan dirasakan-Nya kemudian. Sekarang Ia duduk di sebelah kanan takhta Allah dan memerintah bersama dengan Dia.(2) Looking away [from all that will distract] to Jesus, Who is the Leader and the Source of our faith [giving the first incentive for our belief] and is also its Finisher [bringing it to maturity and perfection]. He, for the joy [of obtaining the prize] that was set before Him, endured the cross, despising and ignoring the shame, and is now seated at the right hand of the throne of God.
(3) Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.(3) Coba pikirkan bagaimana sengsaranya Yesus menghadapi orang-orang berdosa yang melawan-Nya dengan begitu sengit! Sebab itu janganlah berkecil hati dan putus asa.(3) Just think of Him Who endured from sinners such grievous opposition and bitter hostility against Himself [reckon up and consider it all in comparison with your trials], so that you may not grow weary or exhausted, losing heart and relaxing and fainting in your minds.
(4) Dalam pergumulan kamu melawan dosa kamu belum sampai mencucurkan darah.(4) Sebab dalam perjuanganmu melawan dosa, kalian belum pernah berjuang sampai harus menumpahkan darah.(4) You have not yet struggled and fought agonizingly against sin, nor have you yet resisted and withstood to the point of pouring out your [own] blood.
(5) Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: "Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya;(5) Dan janganlah melupakan nasihat Allah ini, yang diberikan kepadamu sebagai anak-anak-Nya: "Anak-Ku, perhatikanlah baik-baik ajaran Tuhan, dan janganlah berkecil hati kalau Ia memarahimu.(5) And have you [completely] forgotten the divine word of appeal and encouragement in which you are reasoned with and addressed as sons? My son, do not think lightly or scorn to submit to the correction and discipline of the Lord, nor lose courage and give up and faint when you are reproved or corrected by Him;
(6) karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak."(6) Sebab Tuhan menghajar setiap orang yang dikasihi-Nya, dan Ia mencambuk setiap orang yang diakui-Nya sebagai anak-Nya."(6) For the Lord corrects and disciplines everyone whom He loves, and He punishes, even scourges, every son whom He accepts and welcomes to His heart and cherishes.
(7) Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?(7) Hendaklah kalian menerima cambukan dari Allah sebagai suatu hajaran dari seorang bapak. Sebab apakah pernah seorang anak tidak dihukum oleh bapaknya?(7) You must submit to and endure [correction] for discipline; God is dealing with you as with sons. For what son is there whom his father does not [thus] train and correct and discipline?
(8) Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang.(8) Kalau kalian tidak turut dihukum seperti semua anaknya yang lain ini berarti kalian bukan anak sah, melainkan anak yang tidak sah.(8) Now if you are exempt from correction and left without discipline in which all [of God's children] share, then you are illegitimate offspring and not true sons [at all].
(9) Selanjutnya: dari ayah kita yang sebenarnya kita beroleh ganjaran, dan mereka kita hormati; kalau demikian bukankah kita harus lebih taat kepada Bapa segala roh, supaya kita boleh hidup?(9) Kita mempunyai bapak di dunia. Ia mengajar kita, dan kita menghormatinya. Nah, apalagi terhadap Bapa rohani kita yang di surga, tentu kita harus lebih lagi tunduk kepada-Nya supaya kita hidup.(9) Moreover, we have had earthly fathers who disciplined us and we yielded [to them] and respected [them for training us]. Shall we not much more cheerfully submit to the Father of spirits and so [truly] live?
(10) Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya.(10) Orang tua kita yang di dunia mengajar kita hanya dalam waktu yang terbatas, menurut apa yang mereka merasa baik. Tetapi Allah mengajar kita untuk kebaikan kita sendiri, supaya kita dapat menjadi suci bersama-sama dengan Dia.(10) For [our earthly fathers] disciplined us for only a short period of time and chastised us as seemed proper and good to them; but He disciplines us for our certain good, that we may become sharers in His own holiness.
(11) Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.(11) Memang pada waktu kita diajar, hukuman itu tidak menyenangkan hati kita, melainkan hanya menyedihkan saja. Tetapi kemudian dari itu, bagi kita yang sudah diajar, hukuman itu menyebabkan kita hidup menurut kemauan Allah, dan menghasilkan perasaan sejahtera pada kita.(11) For the time being no discipline brings joy, but seems grievous and painful; but afterwards it yields a peaceable fruit of righteousness to those who have been trained by it [a harvest of fruit which consists in righteousness--in conformity to God's will in purpose, thought, and action, resulting in right living and right standing with God].
(12) Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah;(12) Sebab itu, kuatkanlah tanganmu yang lemah dan lututmu yang gemetar itu!(12) So then, brace up and reinvigorate and set right your slackened and weakened and drooping hands and strengthen your feeble and palsied and tottering knees,
(13) dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan terpelecok, tetapi menjadi sembuh.(13) Berjalanlah selalu pada jalan yang rata, supaya kakimu yang timpang itu tidak terkilir, tetapi malah menjadi sembuh.(13) And cut through and make firm and plain and smooth, straight paths for your feet [yes, make them safe and upright and happy paths that go in the right direction], so that the lame and halting [limbs] may not be put out of joint, but rather may be cured.
(14) Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.(14) Berusahalah untuk hidup rukun dengan semua orang. Berusahalah juga untuk hidup suci, khusus untuk Tuhan. Sebab tidak seorang pun dapat melihat Tuhan kalau ia tidak hidup seperti itu.(14) Strive to live in peace with everybody and pursue that consecration and holiness without which no one will [ever] see the Lord.
(15) Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.(15) Jagalah jangan sampai ada seorang pun yang keluar dari lingkungan kebaikan hati Allah, supaya jangan ada yang menjadi seperti tumbuhan beracun di tengah-tengah kalian sehingga menimbulkan kesukaran dan merusak banyak orang dengan racunnya.(15) Exercise foresight and be on the watch to look [after one another], to see that no one falls back from and fails to secure God's grace (His unmerited favor and spiritual blessing), in order that no root of resentment (rancor, bitterness, or hatred) shoots forth and causes trouble and bitter torment, and the many become contaminated and defiled by it--
(16) Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan.(16) Jagalah supaya jangan ada yang hidup cabul atau tidak menghargai hal-hal rohani, seperti yang dilakukan oleh Esau. Ia menjual haknya sebagai anak sulung, hanya untuk satu mangkuk makanan.(16) That no one may become guilty of sexual vice, or become a profane (godless and sacrilegious) person as Esau did, who sold his own birthright for a single meal.
(17) Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia hendak menerima berkat itu, ia ditolak, sebab ia tidak beroleh kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata.(17) Kalian tahu bahwa kemudian Esau ingin mendapat berkat itu dari bapaknya, tetapi ia ditolak. Sebab sekalipun dengan tangis ia mencari jalan untuk memperbaiki kesalahannya, kesempatan untuk itu tidak ada lagi.(17) For you understand that later on, when he wanted [to regain title to] his inheritance of the blessing, he was rejected (disqualified and set aside), for he could find no opportunity to repair by repentance [what he had done, no chance to recall the choice he had made], although he sought for it carefully with [bitter] tears.
12:18-29 = Tanggung jawab yang berat
(18) Sebab kamu tidak datang kepada gunung yang dapat disentuh dan api yang menyala-nyala, kepada kekelaman, kegelapan dan angin badai,(18) Saudara-saudara tidak datang menghadapi sesuatu seperti yang dihadapi oleh bangsa Israel dahulu. Mereka menghadapi sesuatu yang bisa diraba, yaitu Gunung Sinai dengan apinya yang bernyala-nyala; mereka menghadapi kegelapan, kekelaman dan angin ribut;(18) For you have not come [as did the Israelites in the wilderness] to a [material] mountain that can be touched, [a mountain] that is ablaze with fire, and to gloom and darkness and a raging storm,
(19) kepada bunyi sangkakala dan bunyi suara yang membuat mereka yang mendengarnya memohon, supaya jangan lagi berbicara kepada mereka,(19) mereka menghadapi bunyi trompet, dan bunyi suara yang hebat. Ketika orang-orang Israel mendengar suara itu, mereka meminta dengan sangat supaya suara itu tidak berbicara lagi kepada mereka.(19) And to the blast of a trumpet and a voice whose words make the listeners beg that nothing more be said to them.
(20) sebab mereka tidak tahan mendengar perintah ini: "Bahkan jika binatangpun yang menyentuh gunung, ia harus dilempari dengan batu."(20) Sebab mereka tidak tahan mendengar perintah yang disampaikan oleh suara itu. Karena suara itu berkata, "Semua yang menyentuh gunung ini, tidak peduli apakah itu binatang atau siapapun juga, harus dilempari dengan batu sampai mati."(20) For they could not bear the command that was given: If even a wild animal touches the mountain, it shall be stoned to death.
(21) Dan sangat mengerikan pemandangan itu, sehingga Musa berkata: "Aku sangat ketakutan dan sangat gemetar."(21) Apa yang dilihat oleh orang-orang Israel itu begitu hebat sampai Musa berkata, "Saya takut dan gemetar!"(21) In fact, so awful and terrifying was the [phenomenal] sight that Moses said, I am terrified (aghast and trembling with fear).
(22) Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah,(22) Sebaliknya, kalian telah datang ke Bukit Sion dan kota Allah yang hidup, yaitu Yerusalem yang di surga dengan beribu-ribu malaikatnya.(22) But rather, you have come to Mount Zion, even to the city of the living God, the heavenly Jerusalem, and to countless multitudes of angels in festal gathering,
(23) dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna,(23) Kalian mengikuti suatu pertemuan yang meriah--pertemuan anak-anak sulung Allah, yang nama-namanya terdaftar di dalam surga. Kalian datang menghadap Allah, Hakim seluruh umat manusia. Kalian menghadapi roh-roh orang-orang baik, yang sudah dijadikan sempurna.(23) And to the church (assembly) of the Firstborn who are registered [as citizens] in heaven, and to the God Who is Judge of all, and to the spirits of the righteous (the redeemed in heaven) who have been made perfect,
(24) dan kepada Yesus, Pengantara perjanjian baru, dan kepada darah pemercikan, yang berbicara lebih kuat dari pada darah Habel.(24) Kalian datang menghadap Yesus, Pengantara untuk perjanjian yang baru itu; kalian menghadapi darah percikan yang menjamin hal-hal yang jauh lebih baik daripada yang dijamin oleh darah Habel.(24) And to Jesus, the Mediator (Go-between, Agent) of a new covenant, and to the sprinkled blood which speaks [of mercy], a better and nobler and more gracious message than the blood of Abel [which cried out for vengeance].
(25) Jagalah supaya kamu jangan menolak Dia, yang berfirman. Sebab jikalau mereka, yang menolak Dia yang menyampaikan firman Allah di bumi, tidak luput, apa lagi kita, jika kita berpaling dari Dia yang berbicara dari sorga?(25) Sebab itu, berhati-hatilah jangan sampai kalian tidak mau mendengarkan Dia yang berbicara itu. Mereka yang tidak mau mendengarkan Dia yang datang ke bumi dan menyampaikan berita dari Allah, tidak bisa melarikan diri. Apalagi kita ini yang mendengarkan Dia yang berbicara dari surga! Kalau kita tidak mau mendengarkan-Nya, mana mungkin kita bisa luput!(25) So see to it that you do not reject Him or refuse to listen to and heed Him Who is speaking [to you now]. For if they [the Israelites] did not escape when they refused to listen and heed Him Who warned and divinely instructed them [here] on earth [revealing with heavenly warnings His will], how much less shall we escape if we reject and turn our backs on Him Who cautions and admonishes [us] from heaven?
(26) Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: "Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga."(26) Pada waktu itu suara-Nya menggemparkan bumi. Tetapi sekarang Ia berjanji, "Sekali lagi, Aku akan menggemparkan bukan saja bumi tetapi langit juga."(26) Then [at Mount Sinai] His voice shook the earth, but now He has given a promise: Yet once more I will shake and make tremble not only the earth but also the [starry] heavens.
(27) Ungkapan "Satu kali lagi" menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan.(27) Perkataan "sekali lagi" menunjukkan bahwa seluruh dunia yang sudah diciptakan akan digoncangkan dan disingkirkan, supaya yang tertinggal hanyalah yang tidak dapat bergoncang.(27) Now this expression, Yet once more, indicates the final removal and transformation of all [that can be] shaken--that is, of that which has been created--in order that what cannot be shaken may remain and continue.
(28) Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.(28) Sebab itu, hendaklah kita mengucap terima kasih kepada Allah, karena kita menerima dari Dia suatu kerajaan yang tidak dapat bergoncang. Hendaklah kita berterima kasih dan beribadat kepada Allah dengan hormat dan takut, menurut cara yang diinginkan oleh-Nya sendiri.(28) Let us therefore, receiving a kingdom that is firm and stable and cannot be shaken, offer to God pleasing service and acceptable worship, with modesty and pious care and godly fear and awe;
(29) Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan.(29) Sebab Allah kita seperti api yang menghanguskan.(29) For our God [is indeed] a consuming fire.
Ibrani (Hebrews)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal):
1234567891011- 12 -13
Turut menyebarkan kabar gembira ini ke teman teman dan saudara saudara anda melalui Facebook

Perjanjian Lama (Old Testament)
Kejadian
(Genesis)
Keluaran
(Exodus)
Imamat
(Leviticus)
Bilangan
(Numbers)
Ulangan
(Deuteronomy)
Yosua
(Joshua)
Hakim Hakim
(Judges)
Rut
(Ruth)
1 Samuel
(1 Samuel)
2 Samuel
(2 Samuel)
1 Raja Raja
(1 Kings)
2 Raja Raja
(2 Kings)
1 Tawarikh
(1 Chronicles)
2 Tawarikh
(2 Chronicles)
Ezra
(Ezra)
Nehemia
(Nehemiah)
Ester
(Esther)
Ayub
(Job)
Mazmur
(Psalm)
Amsal
(Proverbs)
Pengkhotbah
(Ecclesiastes)
Kidung Agung
(Song of Solomon)
Yesaya
(Isaiah)
Yeremia
(Jeremiah)
Ratapan
(Lamentations)
Yehezkiel
(Ezekiel)
Daniel
(Daniel)
Hosea
(Hosea)
Yoel
(Joel)
Amos
(Amos)
Obaja
(Obadiah)
Yunus
(Jonah)
Mikha
(Micah)
Nahum
(Nahum)
Habakuk
(Habakkuk)
Zafanya
(Zephaniah)
Hagai
(Haggai)
Zakharia
(Zechariah)
Maleakhi
(Malachi)
Perjanjian Baru (New Testament)
Matius
(Matthew)
Markus
(Mark)
Lukas
(Luke)
Yohanes
(John)
Kisah Para Rasul
(Acts)
Roma
(Romans)
1 Korintus
(1 Corinthians)
2 Korintus
(2 Corinthians)
Galatia
(Galatians)
Efesus
(Ephesians)
Filipi
(Philippians)
Kolose
(Colossians)
1 Tesalonika
(1 Thessalonians)
2 Tesalonika
(2 Thessalonians)
1 Timotius
(1 Timothy)
2 Timotius
(2 Timothy)
Titus
(Titus)
Filemon
(Philemon)
Ibrani
(Hebrews)
Yakobus
(James)
1 Petrus
(1 Peter)
2 Petrus
(2 Peter)
1 Yohanes
(1 John)
2 Yohanes
(2 John)
3 Yohanes
(3 John)
Yudas
(Jude)
Wahyu
(Revelation)
 

© Copyright www.JESOES.com 2007 - 2012
Last Database Update : 02 March 2013
Last Website Code Update : 07 December 2012
Website ini telah lulus cek
W3C xHTML 1.0
this website is certified xHTML 1.10
Page Hit: 31,590,402

Created By OTAK INFO

Jika ada pertanyaan, saran atau kritik tentang desain atau cara pemakaian (navigasi) atau yang berhubungan dengan isi alkitab dalam website ini,
jika ada kata atau kalimat yang salah eja atau titik atau bahkan koma,
maka jangan sungkan-sungkan untuk melaporkan (menghubungi) kepada webmaster (administrasi) melalui email ke
info (at) jesoes (dot) com