| Terjemahan Baru |
Bahasa Indonesia Sehari Hari |
English [Amplified] |
| 2:1-4 = Keselamatan yang besar |
| (1) Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus. | (1) Itulah sebabnya kita harus lebih sungguh-sungguh berpegang pada ajaran-ajaran yang sudah kita dengar, supaya kita jangan meninggalkan kepercayaan kita. | (1) SINCE ALL this is true, we ought to pay much closer attention than ever to the truths that we have heard, lest in any way we drift past [them] and slip away. |
| (2) Sebab kalau firman yang dikatakan dengan perantaraan malaikat-malaikat tetap berlaku, dan setiap pelanggaran dan ketidaktaatan mendapat balasan yang setimpal, | (2) Pesan-pesan yang disampaikan oleh para malaikat kepada nenek moyang kita ternyata benar, dan orang yang tidak menuruti atau mentaatinya menerima hukuman yang setimpal. | (2) For if the message given through angels [the Law spoken by them to Moses] was authentic and proved sure, and every violation and disobedience received an appropriate (just and adequate) penalty, |
| (3) bagaimanakah kita akan luput, jikalau kita menyia-nyiakan keselamatan yang sebesar itu, yang mula-mula diberitakan oleh Tuhan dan oleh mereka yang telah mendengarnya, kepada kita dengan cara yang dapat dipercayai, sedangkan | (3) Apalagi dengan keselamatan yang lebih hebat dari pesan-pesan itu! Kalau kita tidak menaruh perhatian terhadap keselamatan itu, kita tentu tidak akan terlepas dari hukuman. Sebab Tuhan sendirilah yang pertama-tama mengumumkan keselamatan itu, dan orang-orang yang mula-mula mendengarnya telah membuktikan kebenarannya kepada kita. | (3) How shall we escape [appropriate retribution] if we neglect and refuse to pay attention to such a great salvation [as is now offered to us, letting it drift past us forever]? For it was declared at first by the Lord [Himself], and it was confirmed to us and proved to be real and genuine by those who personally heard [Him speak]. |
| (4) Allah meneguhkan kesaksian mereka oleh tanda-tanda dan mujizat-mujizat dan oleh berbagai-bagai penyataan kekuasaan dan karena Roh Kudus, yang dibagi-bagikan-Nya menurut kehendak-Nya. | (4) Di samping itu, Allah turut menguatkan kesaksian orang-orang itu dengan mengadakan segala macam keajaiban dan hal-hal luar biasa serta membagi-bagikan pemberian-pemberian dari Roh Allah menurut kemauan-Nya sendiri. | (4) [Besides this evidence] it was also established and plainly endorsed by God, Who showed His approval of it by signs and wonders and various miraculous manifestations of [His] power and by imparting the gifts of the Holy Spirit [to the believers] according to His own will. |
| 2:5-18 = Yesus seketika lebih rendah dari pada malaikat-malaikat |
| (5) Sebab bukan kepada malaikat-malaikat telah Ia taklukkan dunia yang akan datang, yang kita bicarakan ini. | (5) Malaikat-malaikat tidak mendapat kuasa dari Allah untuk memerintah dunia baru yang akan datang, yaitu dunia yang sedang kita bicarakan ini. | (5) For it was not to angels that God subjected the habitable world of the future, of which we are speaking. |
| (6) Ada orang yang pernah memberi kesaksian di dalam suatu nas, katanya: "Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya, atau anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya? | (6) Sebaliknya, pada suatu bagian di dalam Alkitab tertulis begini, "Manusia itu apa, ya Allah, sehingga Engkau mau mengingatnya? Manusia hanya manusia saja, namun Engkau memperhatikannya! | (6) It has been solemnly and earnestly said in a certain place, What is man that You are mindful of him, or the son of man that You graciously and helpfully care for and visit and look after him? |
| (7) Namun Engkau telah membuatnya untuk waktu yang singkat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat, | (7) Untuk waktu yang singkat Engkau menjadikan dia sedikit lebih rendah daripada malaikat. Engkau memberikan kepadanya kedudukan yang mulia dan terhormat | (7) For some little time You have ranked him lower than and inferior to the angels; You have crowned him with glory and honor and set him over the works of Your hands, |
| (8) segala sesuatu telah Engkau taklukkan di bawah kaki-Nya." Sebab dalam menaklukkan segala sesuatu kepada-Nya, tidak ada suatupun yang Ia kecualikan, yang tidak takluk kepada-Nya. Tetapi sekarang ini belum kita lihat, bahwa segala sesuatu telah ditaklukkan kepada-Nya. | (8) serta menjadikan dia penguasa atas segala sesuatu." Nah, kalau dikatakan bahwa Allah menjadikan manusia "penguasa atas segala sesuatu", itu berarti bahwa tidak ada sesuatu pun yang tidak di bawah kekuasaan manusia. Meskipun begitu, kita tidak melihat sekarang manusia berkuasa atas segala sesuatu. | (8) For You have put everything in subjection under his feet. Now in putting everything in subjection to man, He left nothing outside [of man's] control. But at present we do not yet see all things subjected to him [man]. |
| (9) Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia. | (9) Tetapi kita sudah melihat Yesus berkuasa! Ia dijadikan sedikit lebih rendah daripada malaikat untuk waktu yang singkat, supaya atas kebaikan hati Allah Ia dapat mati untuk seluruh umat manusia. Kita melihat Dia sekarang diberikan kedudukan yang mulia dan terhormat karena Ia sudah menderita sampai mati. | (9) But we are able to see Jesus, Who was ranked lower than the angels for a little while, crowned with glory and honor because of His having suffered death, in order that by the grace (unmerited favor) of God [to us sinners] He might experience death for every individual person. |
| (10) Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah--yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan--,yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan. | (10) Memang sudah sepatutnya Allah--yang menciptakan segala sesuatu untuk maksud-Nya sendiri--membuat Yesus penyelamat yang sempurna melalui penderitaan. Dengan itu Allah dapat mengajak banyak orang untuk turut diagungkan bersama Yesus. Sebab Dialah pembuka jalan bagi mereka untuk bisa diselamatkan. | (10) For it was an act worthy [of God] and fitting [to the divine nature] that He, for Whose sake and by Whom all things have their existence, in bringing many sons into glory, should make the Pioneer of their salvation perfect [should bring to maturity the human experience necessary to be perfectly equipped for His office as High Priest] through suffering. |
| (11) Sebab Ia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan, mereka semua berasal dari Satu; itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara, | (11) Yesus membersihkan manusia dari dosa-dosa mereka; dan Dia yang membersihkan, serta mereka yang dibersihkan itu, sama-sama mempunyai satu Bapa. Itulah sebabnya Yesus tidak malu mengaku mereka itu sebagai saudara-saudara-Nya. | (11) For both He Who sanctifies [making men holy] and those who are sanctified all have one [Father]. For this reason He is not ashamed to call them brethren; |
| (12) kata-Nya: "Aku akan memberitakan nama-Mu kepada saudara-saudara-Ku, dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaat," | (12) Yesus berkata kepada Allah, "Aku akan memberitakan kepada saudara-saudara-Ku tentang Engkau. Aku akan memuji Engkau di dalam pertemuan mereka." | (12) For He says, I will declare Your [the Father's] name to My brethren; in the midst of the [worshiping] congregation I will sing hymns of praise to You. |
| (13) dan lagi: "Aku akan menaruh kepercayaan kepada-Nya," dan lagi: "Sesungguhnya, inilah Aku dan anak-anak yang telah diberikan Allah kepada-Ku." | (13) Yesus berkata juga, "Aku akan menaruh harapan-Ku kepada Allah." Dan Ia berkata juga, "Inilah Aku, bersama anak-anak yang sudah diberikan Allah kepada-Ku." | (13) And again He says, My trust and assured reliance and confident hope shall be fixed in Him. And yet again, Here I am, I and the children whom God has given Me. |
| (14) Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; | (14) Oleh sebab orang-orang yang Ia sebut anak itu, adalah makhluk manusia yang dapat mati, maka Yesus sendiri menjadi sama dengan mereka dan hidup dalam keadaan manusia. Ia berbuat begitu, supaya dengan kematian-Nya Ia dapat menghancurkan Iblis yang menguasai kematian. | (14) Since, therefore, [these His] children share in flesh and blood [in the physical nature of human beings], He [Himself] in a similar manner partook of the same [nature], that by [going through] death He might bring to nought and make of no effect him who had the power of death--that is, the devil-- |
| (15) dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut. | (15) Dengan cara itu Ia membebaskan orang-orang yang seumur hidup diperbudak karena takut kepada kematian. | (15) And also that He might deliver and completely set free all those who through the [haunting] fear of death were held in bondage throughout the whole course of their lives. |
| (16) Sebab sesungguhnya, bukan malaikat-malaikat yang Ia kasihani, tetapi keturunan Abraham yang Ia kasihani. | (16) Nyatalah bahwa bukan malaikat yang ditolong-Nya, melainkan keturunan Abraham. | (16) For, as we all know, He [Christ] did not take hold of angels [ the fallen angels, to give them a helping and delivering hand], but He did take hold of [ the fallen] descendants of Abraham [to reach out to them a helping and delivering hand]. |
| (17) Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa. | (17) Ini berarti bahwa Ia harus menjadi sama dengan saudara-saudara-Nya dalam segala hal. Dan dengan itu Ia dapat menjadi Imam Agung yang setia dan berbelaskasihan. Dengan pelayanan-Nya itu dosa manusia dapat diampuni. | (17) So it is evident that it was essential that He be made like His brethren in every respect, in order that He might become a merciful (sympathetic) and faithful High Priest in the things related to God, to make atonement and propitiation for the people's sins. |
| (18) Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai. | (18) Dan karena Ia sendiri pernah menderita dan dicobai, Ia dapat menolong orang-orang yang terkena cobaan, sebab Ia sendiri pernah dicobai dan menderita. | (18) For because He Himself [in His humanity] has suffered in being tempted (tested and tried), He is able [immediately] to run to the cry of (assist, relieve) those who are being tempted and tested and tried [and who therefore are being exposed to suffering]. |
Ibrani (Hebrews) Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal): |
Turut menyebarkan kabar gembira ini ke teman teman dan saudara saudara anda melalui Facebook
|
|
|