website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Mau Pasang Iklan ? Hubungi administrasi melalui email
agen nomor cantik GSM Indonesia
www.agennomor.com
Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 3 buah terjemahan alkitab yaitu:
  1. Bahasa Indonesia Terjemahan Baru (TB) = Alkitab yang paling banyak digunakan saat ini
  2. Bahasa Indonesia Sehari hari (BIS / Alkitab Kabar Baik) = Alkitab terjemahan yang mudah dimengerti.
  3. Bahasa Inggris (English Amplified Bible) = Easy English Bible (versi bahasa Inggris ini di ikut sertakan agar memperjelas arti alkitab sesungguhnya)
Karena website ini memiliki seluruh isi Alkitab maka website ini di desain sesederhana mungkin agar jelas, mudah dan cepat di akses.
 
Apakah anda membutuhkan program Alkitab untuk komputer atau website atau
handphone yang berbasis J2ME (Blackberry, Nokia, Sony Ericsson, Samsung, LG, Motorola, dll) anda ?
Jika betul maka silahkan klik disini.
 
Cari Ayat Dalam Alkitab (Search Word)
Kata-kata yang ingin dicari (Words)     Cara:  
Bagian (Part)
Bahasa (Language)
Roma (Romans)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal):
12345678910- 11 -1213141516

Dibawah ini adalah seluruh isi kitab Surat Paulus Kepada Jemaat di Roma 11 (Roma / RM / Romans 11)

Terjemahan Baru Bahasa Indonesia Sehari Hari English [Amplified]
11:1-10 = Sisa Israel
(1) Maka aku bertanya: Adakah Allah mungkin telah menolak umat-Nya? Sekali-kali tidak! Karena aku sendiripun orang Israel, dari keturunan Abraham, dari suku Benyamin.(1) Saya bertanya: Apakah Allah sudah membuang umat-Nya sendiri? Tentu tidak! Saya sendiri seorang Israel keturunan Abraham, dan dari suku Benyamin.(1) I ASK then: Has God totally rejected and disowned His people? Of course not! Why, I myself am an Israelite, a descendant of Abraham, a member of the tribe of Benjamin! [I Sam. 12:22; Jer. 31:37; 33:24-26; Phil. 3:5.]
(2) Allah tidak menolak umat-Nya yang dipilih-Nya. Ataukah kamu tidak tahu, apa yang dikatakan Kitab Suci tentang Elia, waktu ia mengadukan Israel kepada Allah:(2) Tidak! Allah tidak membuang umat-Nya yang telah dipilih-Nya sejak semula. Saudara-saudara tahu apa yang tertulis dalam Alkitab mengenai Elia, ketika ia mengadukan soal Israel kepada Allah. Elia berkata,(2) No, God has not rejected and disowned His people [whose destiny] He had marked out and appointed and foreknown from the beginning. Do you not know what the Scripture says of Elijah, how he pleads with God against Israel?
(3) Tuhan, nabi-nabi-Mu telah mereka bunuh, mezbah-mezbah-Mu telah mereka runtuhkan; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup dan mereka ingin mencabut nyawaku.(3) "Tuhan, orang-orang sudah membunuh nabi-nabi-Mu dan menghancurkan tempat-tempat mempersembahkan kurban untuk-Mu. Tinggal saya seorang diri dan mereka mau membunuh saya."(3) Lord, they have killed Your prophets; they have demolished Your altars, and I alone am left, and they seek my life.
(4) Tetapi bagaimanakah firman Allah kepadanya? "Aku masih meninggalkan tujuh ribu orang bagi-Ku, yang tidak pernah sujud menyembah Baal."(4) Apakah jawaban Allah kepada Elia? Allah menjawab, "Aku sudah meninggalkan tujuh ribu orang untuk diri-Ku sendiri. Mereka belum pernah menyembah Dewa Baal."(4) But what is God's reply to him? I have kept for Myself seven thousand men who have not bowed the knee to Baal! [I Kings 19:18.]
(5) Demikian juga pada waktu ini ada tinggal suatu sisa, menurut pilihan kasih karunia.(5) Begitu juga sekarang ini: Ada sejumlah kecil orang-orang yang telah dipilih oleh Allah karena rahmat-Nya.(5) So too at the present time there is a remnant (a small believing minority), selected (chosen) by grace (by God's unmerited favor and graciousness).
(6) Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia.(6) Ia memilih mereka berdasarkan rahmat-Nya dan bukan berdasarkan perbuatan mereka. Sebab kalau pilihan Allah itu berdasarkan perbuatan manusia, maka rahmat Allah itu bukan lagi rahmat yang sejati.(6) But if it is by grace (His unmerited favor and graciousness), it is no longer conditioned on works or anything men have done. Otherwise, grace would no longer be grace [it would be meaningless].
(7) Jadi bagaimana? Israel tidak memperoleh apa yang dikejarnya, tetapi orang-orang yang terpilih telah memperolehnya. Dan orang-orang yang lain telah tegar hatinya,(7) Jadi, bagaimana? Umat Israel tidak mendapat apa yang mereka cari. Yang mendapatnya hanyalah segolongan kecil orang-orang yang telah dipilih oleh Allah. Yang lain semuanya menjadi keras kepala terhadap panggilan Allah.(7) What then [shall we conclude]? Israel failed to obtain what it sought [God's favor by obedience to the Law]. Only the elect (those chosen few) obtained it, while the rest of them became callously indifferent (blinded, hardened, and made insensible to it).
(8) seperti ada tertulis: "Allah membuat mereka tidur nyenyak, memberikan mata untuk tidak melihat dan telinga untuk tidak mendengar, sampai kepada hari sekarang ini."(8) Sebab di dalam Alkitab tertulis begini, "Allah membuat hati dan pikiran mereka menjadi bebal; dan sampai saat ini mata mereka tidak dapat melihat dan telinga mereka tidak dapat mendengar."(8) As it is written, God gave them a spirit (an attitude) of stupor, eyes that should not see and ears that should not hear, [that has continued] down to this very day.
(9) Dan Daud berkata: "Biarlah jamuan mereka menjadi jerat dan perangkap, penyesatan dan pembalasan bagi mereka.(9) Daud berkata juga, "Biarlah pesta-pesta mereka menjadi perangkap bagi mereka sendiri, dan menjadi lubang, tempat mereka jatuh dan hancur!(9) And David says, Let their table (their feasting, banqueting) become a snare and a trap, a pitfall and a just retribution [ rebounding like a boomerang upon them];
(10) Dan biarlah mata mereka menjadi gelap, sehingga mereka tidak melihat, dan buatlah punggung mereka terus-menerus membungkuk."(10) Biarlah pandangan mereka menjadi gelap supaya mereka tidak dapat melihat; dan biarlah mereka menjadi bongkok selama-lamanya."(10) Let their eyes be darkened (dimmed) so that they cannot see, and make them bend their back [stooping beneath their burden] forever.
11:11-24 = Israel tersandung, bangsa-bangsa lain selamat
(11) Maka aku bertanya: Adakah mereka tersandung dan harus jatuh? Sekali-kali tidak! Tetapi oleh pelanggaran mereka, keselamatan telah sampai kepada bangsa-bangsa lain, supaya membuat mereka cemburu.(11) Saya bertanya lagi: Ketika orang Yahudi jatuh, apakah itu terjadi supaya mereka hancur? Sekali-kali tidak! Tetapi karena mereka berdosa, maka bangsa lain malah diselamatkan, sehingga menyebabkan orang Yahudi iri hati terhadap bangsa lain itu.(11) So I ask, Have they stumbled so as to fall [to their utter spiritual ruin, irretrievably]? By no means! But through their false step and transgression salvation [has come] to the Gentiles, so as to arouse Israel [to see and feel what they forfeited] and so to make them jealous.
(12) Sebab jika pelanggaran mereka berarti kekayaan bagi dunia, dan kekurangan mereka kekayaan bagi bangsa-bangsa lain, terlebih-lebih lagi kesempurnaan mereka.(12) Karena bangsa Yahudi bersalah dan tidak menuruti kemauan Allah, maka bangsa-bangsa lain diberkati oleh Allah. Apalagi kalau hubungan bangsa Yahudi dengan Allah menjadi baik kembali; tentu lebih besar lagi berkat yang akan diberikan oleh Allah!(12) Now if their stumbling (their lapse, their transgression) has so enriched the world [at large], and if [Israel's] failure means such riches for the Gentiles, think what an enrichment and greater advantage will follow their full reinstatement!
(13) Aku berkata kepada kamu, hai bangsa-bangsa bukan Yahudi. Justru karena aku adalah rasul untuk bangsa-bangsa bukan Yahudi, aku menganggap hal itu kemuliaan pelayananku,(13) Tetapi sekarang baiklah saya berbicara kepada Saudara-saudara yang bukan Yahudi! Selama ini, sebagai rasul untuk bangsa-bangsa yang bukan Yahudi, saya sangat menjunjung tinggi tugas saya.(13) But now I am speaking to you who are Gentiles. Inasmuch then as I am an apostle to the Gentiles, I lay great stress on my ministry and magnify my office,
(14) yaitu kalau-kalau aku dapat membangkitkan cemburu di dalam hati kaum sebangsaku menurut daging dan dapat menyelamatkan beberapa orang dari mereka.(14) Saya mengharap saya dapat menimbulkan iri hati pada bangsa saya sendiri, supaya dengan jalan itu saya dapat menyelamatkan sebagian dari mereka.(14) In the hope of making my fellow Jews jealous [in order to stir them up to imitate, copy, and appropriate], and thus managing to save some of them.
(15) Sebab jika penolakan mereka berarti perdamaian bagi dunia, dapatkah penerimaan mereka mempunyai arti lain dari pada hidup dari antara orang mati?(15) Karena mereka ditolak oleh Allah, maka hubungan dunia dengan Allah menjadi baik kembali; apalagi kalau mereka diterima oleh Allah! Tentu itu sama saja seperti orang mati hidup lagi!(15) For if their rejection and exclusion from the benefits of salvation were [overruled] for the reconciliation of a world to God, what will their acceptance and admission mean? [It will be nothing short of] life from the dead!
(16) Jikalau roti sulung adalah kudus, maka seluruh adonan juga kudus, dan jikalau akar adalah kudus, maka cabang-cabang juga kudus.(16) Kalau sepotong roti yang pertama sudah diberikan kepada Allah, itu berarti seluruh rotinya diberi kepada Allah juga. Dan kalau akar pohon adalah kepunyaan Allah, itu berarti cabang-cabangnya adalah milik-Nya juga.(16) Now if the first handful of dough offered as the firstfruits [Abraham and the patriarchs] is consecrated (holy), so is the whole mass [the nation of Israel]; and if the root [Abraham] is consecrated (holy), so are the branches.
(17) Karena itu apabila beberapa cabang telah dipatahkan dan kamu sebagai tunas liar telah dicangkokkan di antaranya dan turut mendapat bagian dalam akar pohon zaitun yang penuh getah,(17) Sebagian dari cabang-cabang pohon zaitun--yaitu orang-orang Yahudi--sudah dikerat. Dan pada bekas keratan itu dicangkokkan cabang pohon zaitun liar, yaitu Saudara-saudara yang bukan Yahudi. Saudara dicangkokkan di situ supaya Saudara menikmati segala yang baik dari kehidupan rohani orang-orang Yahudi.(17) But if some of the branches were broken off, while you, a wild olive shoot, were grafted in among them to share the richness [of the root and sap] of the olive tree,
(18) janganlah kamu bermegah terhadap cabang-cabang itu! Jikalau kamu bermegah, ingatlah, bahwa bukan kamu yang menopang akar itu, melainkan akar itu yang menopang kamu.(18) Oleh karena itu janganlah kalian menganggap enteng mereka yang sudah dikerat seperti cabang itu. Kalian harus ingat bahwa kalian hanya cabang saja. Dan bukannya cabang yang memberi makan kepada akar, melainkan akar yang memberi makan kepada cabang.(18) Do not boast over the branches and pride yourself at their expense. If you do boast and feel superior, remember it is not you that support the root, but the root [that supports] you.
(19) Mungkin kamu akan berkata: ada cabang-cabang yang dipatahkan, supaya aku dicangkokkan di antaranya sebagai tunas.(19) Tetapi Saudara akan berkata, "Ya, tetapi cabang-cabang itu dipotong supaya saya dapat dicangkokkan pada pohonnya!"(19) You will say then, Branches were broken (pruned) off so that I might be grafted in!
(20) Baiklah! Mereka dipatahkan karena ketidakpercayaan mereka, dan kamu tegak tercacak karena iman. Janganlah kamu sombong, tetapi takutlah!(20) Itu memang benar. Tetapi mereka dibuang karena mereka tidak percaya, sedangkan Saudara diterima karena Saudara percaya. Jadi janganlah Saudara menjadi sombong karenanya; sebaliknya Saudara harus merasa takut.(20) That is true. But they were broken (pruned) off because of their unbelief (their lack of real faith), and you are established through faith [because you do believe]. So do not become proud and conceited, but rather stand in awe and be reverently afraid.
(21) Sebab kalau Allah tidak menyayangkan cabang-cabang asli, Ia juga tidak akan menyayangkan kamu.(21) Sebab kalau Allah tidak merasa sayang untuk membuang orang Yahudi yang seperti cabang-cabang asli itu, jangan menyangka Ia akan merasa sayang untuk membuang Saudara!(21) For if God did not spare the natural branches [because of unbelief], neither will He spare you [if you are guilty of the same offense].
(22) Sebab itu perhatikanlah kemurahan Allah dan juga kekerasan-Nya, yaitu kekerasan atas orang-orang yang telah jatuh, tetapi atas kamu kemurahan-Nya, yaitu jika kamu tetap dalam kemurahan-Nya; jika tidak, kamupun akan dipotong juga.(22) Jadi di sini kita melihat betapa baiknya Allah dan betapa kerasnya juga Ia. Ia bertindak keras terhadap mereka yang berdosa, tetapi Ia baik hati terhadap Saudara--asal Saudara tetap hidup dari kebaikan-Nya. Kalau tidak, maka Saudara juga akan dibuang.(22) Then note and appreciate the gracious kindness and the severity of God: severity toward those who have fallen, but God's gracious kindness to you--provided you continue in His grace and abide in His kindness; otherwise you too will be cut off (pruned away).
(23) Tetapi merekapun akan dicangkokkan kembali, jika mereka tidak tetap dalam ketidakpercayaan mereka, sebab Allah berkuasa untuk mencangkokkan mereka kembali.(23) Dan mengenai orang-orang Yahudi itu, kalau mereka berhenti bersikap tidak percaya, maka mereka akan diterima kembali; sebab Allah berkuasa untuk menerima mereka kembali.(23) And even those others [the fallen branches, Jews], if they do not persist in [clinging to] their unbelief, will be grafted in, for God has the power to graft them in again.
(24) Sebab jika kamu telah dipotong sebagai cabang dari pohon zaitun liar, dan bertentangan dengan keadaanmu itu kamu telah dicangkokkan pada pohon zaitun sejati, terlebih lagi mereka ini, yang menurut asal mereka akan dicangkokkan pada pohon zaitun mereka sendiri.(24) Saudara yang bukan berasal dari bangsa Yahudi adalah seperti cabang dari pohon zaitun yang liar. Nah, kalau Saudara, bertentangan dengan sifat Saudara, bisa dicangkokkan pada pohon zaitun asli, apalagi orang-orang Yahudi yang diumpamakan dengan cabang-cabang pohon zaitun asli itu. Tentu lebih mudah lagi bagi Allah untuk mengembalikan mereka pada pohon zaitun mereka sendiri.(24) For if you have been cut from what is by nature a wild olive tree, and against nature grafted into a cultivated olive tree, how much easier will it be to graft these natural [branches] back on [the original parent stock of] their own olive tree.
11:25-36 = Penyelamatan Israel
(25) Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk.(25) Saudara-saudara! Saya harap kalian jangan merasa sudah tahu segala-galanya. Sebab ada sesuatu hal yang dikehendaki oleh Allah, tetapi yang belum diketahui orang. Dan saya mau kalian mengetahuinya; yaitu ini: Sebagian dari orang Yahudi berkeras kepala, tetapi sikap mereka itu akan berlangsung hanya sampai jumlah orang-orang bukan Yahudi yang datang kepada Allah sudah lengkap.(25) Lest you be self-opinionated (wise in your own conceits), I do not want you to miss this hidden truth and mystery, brethren: a hardening (insensibility) has [temporarily] befallen a part of Israel [to last] until the full number of the ingathering of the Gentiles has come in,
(26) Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: "Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub.(26) Demikianlah semua orang Yahudi akan selamat. Sebab di dalam Alkitab tertulis begini, "Raja Penyelamat akan datang dari Sion; Ia akan menghapuskan segala kejahatan dari keturunan Yakub.(26) And so all Israel will be saved. As it is written, The Deliverer will come from Zion, He will banish ungodliness from Jacob.
(27) Dan inilah perjanjian-Ku dengan mereka, apabila Aku menghapuskan dosa mereka."(27) Aku akan mengikat perjanjian ini dengan mereka pada waktu Aku mengampuni dosa-dosa mereka."(27) And this will be My covenant (My agreement) with them when I shall take away their sins.
(28) Mengenai Injil mereka adalah seteru Allah oleh karena kamu, tetapi mengenai pilihan mereka adalah kekasih Allah oleh karena nenek moyang.(28) Karena orang Yahudi tidak mau menerima Kabar Baik dari Allah, maka mereka menjadi musuh Allah; dan itu justru menjadi keuntungan bagi Saudara-saudara yang bukan Yahudi. Tetapi karena pilihan Allah, maka orang-orang Yahudi itu tetap dikasihi oleh Allah demi nenek moyang mereka.(28) From the point of view of the Gospel (good news), they [the Jews, at present] are enemies [of God], which is for your advantage and benefit. But from the point of view of God's choice (of election, of divine selection), they are still the beloved (dear to Him) for the sake of their forefathers.
(29) Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya.(29) Sebab kalau Allah memilih orang dan memberkati orang itu, Allah tidak pernah menarik kembali apa yang telah dibuat-Nya.(29) For God's gifts and His call are irrevocable. [He never withdraws them when once they are given, and He does not change His mind about those to whom He gives His grace or to whom He sends His call.]
(30) Sebab sama seperti kamu dahulu tidak taat kepada Allah, tetapi sekarang beroleh kemurahan oleh ketidaktaatan mereka,(30) Dahulu kalian tidak taat kepada Allah. Tetapi sekarang Allah sudah menyatakan bahwa kalian bebas dari kesalahan, karena orang-orang Yahudi tidak taat.(30) Just as you were once disobedient and rebellious toward God but now have obtained [His] mercy, through their disobedience,
(31) demikian juga mereka sekarang tidak taat, supaya oleh kemurahan yang telah kamu peroleh, mereka juga akan beroleh kemurahan.(31) Begitu juga dengan orang-orang Yahudi itu. Sekarang ini mereka tidak taat kepada Allah, supaya kalian dinyatakan bebas dari kesalahan. Tetapi nanti mereka juga akan dinyatakan bebas dari kesalahan.(31) So they also now are being disobedient [when you are receiving mercy], that they in turn may one day, through the mercy you are enjoying, also receive mercy [that they may share the mercy which has been shown to you--through you as messengers of the Gospel to them].
(32) Sebab Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan, supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya atas mereka semua.(32) Sebab Allah sudah membiarkan seluruh umat manusia dikuasai ketidaktaatan, supaya Ia dapat menunjukkan belas kasihan-Nya kepada mereka semuanya.(32) For God has consigned (penned up) all men to disobedience, only that He may have mercy on them all [alike].
(33) O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!(33) Sungguh hebat kekayaan Allah! Sungguh besar kebijaksanaan dan pengetahuan-Nya! Siapakah yang dapat menyelidiki keputusan-keputusan-Nya? Siapakah yang dapat mengerti cara-caranya Ia bekerja?(33) Oh, the depth of the riches and wisdom and knowledge of God! How unfathomable (inscrutable, unsearchable) are His judgments (His decisions)! And how untraceable (mysterious, undiscoverable) are His ways (His methods, His paths)!
(34) Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya?(34) Dalam Alkitab tertulis begini, "Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Siapakah dapat memberi nasihat kepada-Nya?(34) For who has known the mind of the Lord and who has understood His thoughts, or who has [ever] been His counselor?
(35) Atau siapakah yang pernah memberikan sesuatu kepada-Nya, sehingga Ia harus menggantikannya?(35) Siapakah pernah memberi sesuatu kepada Tuhan sehingga bisa menuntut balasan-Nya?"(35) Or who has first given God anything that he might be paid back or that he could claim a recompense?
(36) Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!(36) Allah yang menciptakan segala sesuatu. Semuanya berasal dari Allah dan adalah untuk Allah. Terpujilah Allah untuk selama-lamanya! Amin.(36) For from Him and through Him and to Him are all things. [For all things originate with Him and come from Him; all things live through Him, and all things center in and tend to consummate and to end in Him.] To Him be glory forever! Amen (so be it).
Roma (Romans)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal):
12345678910- 11 -1213141516
Turut menyebarkan kabar gembira ini ke teman teman dan saudara saudara anda melalui Facebook

Perjanjian Lama (Old Testament)
Kejadian
(Genesis)
Keluaran
(Exodus)
Imamat
(Leviticus)
Bilangan
(Numbers)
Ulangan
(Deuteronomy)
Yosua
(Joshua)
Hakim Hakim
(Judges)
Rut
(Ruth)
1 Samuel
(1 Samuel)
2 Samuel
(2 Samuel)
1 Raja Raja
(1 Kings)
2 Raja Raja
(2 Kings)
1 Tawarikh
(1 Chronicles)
2 Tawarikh
(2 Chronicles)
Ezra
(Ezra)
Nehemia
(Nehemiah)
Ester
(Esther)
Ayub
(Job)
Mazmur
(Psalm)
Amsal
(Proverbs)
Pengkhotbah
(Ecclesiastes)
Kidung Agung
(Song of Solomon)
Yesaya
(Isaiah)
Yeremia
(Jeremiah)
Ratapan
(Lamentations)
Yehezkiel
(Ezekiel)
Daniel
(Daniel)
Hosea
(Hosea)
Yoel
(Joel)
Amos
(Amos)
Obaja
(Obadiah)
Yunus
(Jonah)
Mikha
(Micah)
Nahum
(Nahum)
Habakuk
(Habakkuk)
Zafanya
(Zephaniah)
Hagai
(Haggai)
Zakharia
(Zechariah)
Maleakhi
(Malachi)
Perjanjian Baru (New Testament)
Matius
(Matthew)
Markus
(Mark)
Lukas
(Luke)
Yohanes
(John)
Kisah Para Rasul
(Acts)
Roma
(Romans)
1 Korintus
(1 Corinthians)
2 Korintus
(2 Corinthians)
Galatia
(Galatians)
Efesus
(Ephesians)
Filipi
(Philippians)
Kolose
(Colossians)
1 Tesalonika
(1 Thessalonians)
2 Tesalonika
(2 Thessalonians)
1 Timotius
(1 Timothy)
2 Timotius
(2 Timothy)
Titus
(Titus)
Filemon
(Philemon)
Ibrani
(Hebrews)
Yakobus
(James)
1 Petrus
(1 Peter)
2 Petrus
(2 Peter)
1 Yohanes
(1 John)
2 Yohanes
(2 John)
3 Yohanes
(3 John)
Yudas
(Jude)
Wahyu
(Revelation)
 

© Copyright www.JESOES.com 2007 - 2014
Last Database Update : 20 July 2014
Last Website Code Update : 21 July 2013
Website ini telah lulus cek
W3C xHTML 1.0
this website is certified xHTML 1.10
Page Hit: 46,801,652

Created By OTAK INFO

Jika ada pertanyaan, saran atau kritik tentang desain atau cara pemakaian (navigasi) atau yang berhubungan dengan isi alkitab dalam website ini,
jika ada kata atau kalimat yang salah eja atau titik atau bahkan koma,
maka jangan sungkan-sungkan untuk melaporkan (menghubungi) kepada webmaster (administrasi) melalui email ke
info (at) jesoes (dot) com