| Terjemahan Baru |
Bahasa Indonesia Sehari Hari |
English [Amplified] |
| 13:1-25 = Nasihat dan doa selamat |
| (1) Peliharalah kasih persaudaraan! | (1) Hendaklah kalian tetap mengasihi satu sama lain sebagai orang-orang Kristen yang bersaudara. | (1) LET LOVE for your fellow believers continue and be a fixed practice with you [never let it fail]. |
| (2) Jangan kamu lupa memberi tumpangan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat. | (2) Jangan segan menerima di rumahmu orang-orang yang belum kalian kenal. Sebab dengan melakukan yang demikian, pernah orang, tanpa menyadarinya, telah menerima malaikat di rumahnya. | (2) Do not forget or neglect or refuse to extend hospitality to strangers [in the brotherhood--being friendly, cordial, and gracious, sharing the comforts of your home and doing your part generously], for through it some have entertained angels without knowing it. |
| (3) Ingatlah akan orang-orang hukuman, karena kamu sendiri juga adalah orang-orang hukuman. Dan ingatlah akan orang-orang yang diperlakukan sewenang-wenang, karena kamu sendiri juga masih hidup di dunia ini. | (3) Ingatlah orang-orang yang di dalam penjara, seolah-olah kalian juga berada di dalam penjara bersama mereka. Dan orang-orang yang diperlakukan sewenang-wenang, hendaklah kalian ingat kepada mereka seolah-olah kalian juga diperlakukan demikian. | (3) Remember those who are in prison as if you were their fellow prisoner, and those who are ill-treated, since you also are liable to bodily sufferings. |
| (4) Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah. | (4) Semua orang harus menunjukkan sikap hormat terhadap perkawinan, itu sebabnya hendaklah suami-istri setia satu sama lain. Orang yang cabul dan orang yang berzinah akan diadili oleh Allah. | (4) Let marriage be held in honor (esteemed worthy, precious, of great price, and especially dear) in all things. And thus let the marriage bed be undefiled (kept undishonored); for God will judge and punish the unchaste [all guilty of sexual vice] and adulterous. |
| (5) Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau." | (5) Janganlah hidupmu dikuasai oleh cinta akan uang, tetapi hendaklah kalian puas dengan apa yang ada padamu. Sebab Allah sudah berkata, "Aku tidak akan membiarkan atau akan meninggalkan engkau." | (5) Let your character or moral disposition be free from love of money [including greed, avarice, lust, and craving for earthly possessions] and be satisfied with your present [circumstances and with what you have]; for He [God] Himself has said, I will not in any way fail you nor give you up nor leave you without support. [I will] not, [I will] not, [I will] not in any degree leave you helpless nor forsake nor let [you] down ( relax My hold on you)! [ Assuredly not!] |
| (6) Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: "Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?" | (6) Sebab itu kita berani berkata, "Tuhan adalah Penolongku, aku tidak takut. Apa yang dapat manusia lakukan terhadapku?" | (6) So we take comfort and are encouraged and confidently and boldly say, The Lord is my Helper; I will not be seized with alarm [I will not fear or dread or be terrified]. What can man do to me? |
| (7) Ingatlah akan pemimpin-pemimpin kamu, yang telah menyampaikan firman Allah kepadamu. Perhatikanlah akhir hidup mereka dan contohlah iman mereka. | (7) Janganlah lupa kepada pemimpin-pemimpinmu yang menyampaikan pesan Allah kepadamu. Perhatikanlah bagaimana mereka hidup dan bagaimana mereka mati, dan contohilah iman mereka. | (7) Remember your leaders and superiors in authority [for it was they] who brought to you the Word of God. Observe attentively and consider their manner of living (the outcome of their well-spent lives) and imitate their faith ( their conviction that God exists and is the Creator and Ruler of all things, the Provider and Bestower of eternal salvation through Christ, and their leaning of the entire human personality on God in absolute trust and confidence in His power, wisdom, and goodness). |
| (8) Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya. | (8) Yesus Kristus tetap sama, baik dahulu, sekarang, dan sampai selama-lamanya. | (8) Jesus Christ (the Messiah) is [always] the same, yesterday, today, [yes] and forever (to the ages). |
| (9) Janganlah kamu disesatkan oleh berbagai-bagai ajaran asing. Sebab yang baik ialah, bahwa hati kamu diperkuat dengan kasih karunia dan bukan dengan pelbagai makanan yang tidak memberi faedah kepada mereka yang menuruti aturan-aturan makanan macam itu. | (9) Janganlah membiarkan segala macam ajaran yang aneh-aneh menyesatkan kalian. Hati kita harus dikuatkan oleh kebaikan hati Allah, itulah yang baik; jangan oleh peraturan-peraturan tentang makanan. Orang-orang yang dahulu mentaati peraturan-peraturan itu tidak mendapat faedahnya. | (9) Do not be carried about by different and varied and alien teachings; for it is good for the heart to be established and ennobled and strengthened by means of grace (God's favor and spiritual blessing) and not [to be devoted to] foods [rules of diet and ritualistic meals], which bring no [spiritual] benefit or profit to those who observe them. |
| (10) Kita mempunyai suatu mezbah dan orang-orang yang melayani kemah tidak boleh makan dari apa yang di dalamnya. | (10) Kita mempunyai sebuah mezbah untuk mempersembahkan kurban kepada Allah. Dan imam-imam yang melayani di dalam Kemah Tuhan, tidak berhak makan kurban yang ada di atas mezbah itu. | (10) We have an altar from which those who serve and worship in the tabernacle have no right to eat. |
| (11) Karena tubuh binatang-binatang yang darahnya dibawa masuk ke tempat kudus oleh Imam Besar sebagai korban penghapus dosa, dibakar di luar perkemahan. | (11) Darah binatang yang dipersembahkan sebagai kurban untuk pengampunan dosa, dibawa oleh imam agung ke Ruang Mahasuci, tetapi bangkai binatang itu sendiri dibakar di luar perkemahan. | (11) For when the blood of animals is brought into the sanctuary by the high priest as a sacrifice for sin, the victims' bodies are burned outside the limits of the camp. |
| (12) Itu jugalah sebabnya Yesus telah menderita di luar pintu gerbang untuk menguduskan umat-Nya dengan darah-Nya sendiri. | (12) Itulah sebabnya Yesus juga mati di luar pintu gerbang kota untuk membersihkan umat-Nya dari dosa dengan darah-Nya sendiri. | (12) Therefore Jesus also suffered and died outside the [city's] gate in order that He might purify and consecrate the people through [the shedding of] His own blood and set them apart as holy [for God]. |
| (13) Karena itu marilah kita pergi kepada-Nya di luar perkemahan dan menanggung kehinaan-Nya. | (13) Karena itu, marilah kita pergi kepada-Nya di luar perkemahan dan turut dihina bersama Dia. | (13) Let us then go forth [from all that would prevent us] to Him outside the camp [at Calvary], bearing the contempt and abuse and shame with Him. |
| (14) Sebab di sini kita tidak mempunyai tempat tinggal yang tetap; kita mencari kota yang akan datang. | (14) Sebab di bumi tidak ada tempat tinggal yang kekal untuk kita; kita mencari tempat tinggal yang akan datang. | (14) For here we have no permanent city, but we are looking for the one which is to come. |
| (15) Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya. | (15) Sebab itu, dengan perantaraan Yesus, hendaklah kita selalu memuji-muji Allah; itu merupakan kurban syukur kita kepada-Nya, yang kita persembahkan melalui ucapan bibir untuk memuliakan nama-Nya. | (15) Through Him, therefore, let us constantly and at all times offer up to God a sacrifice of praise, which is the fruit of lips that thankfully acknowledge and confess and glorify His name. |
| (16) Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah. | (16) Jangan lupa berbuat baik dan saling menolong, sebab inilah kurban-kurban yang menyenangkan hati Allah. | (16) Do not forget or neglect to do kindness and good, to be generous and distribute and contribute to the needy [of the church as embodiment and proof of fellowship], for such sacrifices are pleasing to God. |
| (17) Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu. | (17) Ikutlah perintah pemimpin-pemimpinmu, dan tunduklah kepada mereka. Sebab mereka selalu memperhatikan jiwamu, dan mereka harus bertanggung jawab kepada Allah. Kalau kalian taat kepada mereka, mereka dapat bekerja dengan senang hati; kalau tidak, maka mereka akan bekerja dengan sedih hati, dan itu tidak menguntungkan kalian. | (17) Obey your spiritual leaders and submit to them [continually recognizing their authority over you], for they are constantly keeping watch over your souls and guarding your spiritual welfare, as men who will have to render an account [of their trust]. [Do your part to] let them do this with gladness and not with sighing and groaning, for that would not be profitable to you [either]. |
| (18) Berdoalah terus untuk kami; sebab kami yakin, bahwa hati nurani kami adalah baik, karena di dalam segala hal kami menginginkan suatu hidup yang baik. | (18) Teruslah berdoa untuk kami. Kami yakin hati nurani kami murni, sebab dalam segala hal kami selalu mau melakukan apa yang benar. | (18) Keep praying for us, for we are convinced that we have a good (clear) conscience, that we want to walk uprightly and live a noble life, acting honorably and in complete honesty in all things. |
| (19) Dan secara khusus aku menasihatkan kamu, agar kamu melakukannya, supaya aku lebih lekas dikembalikan kepada kamu. | (19) Khususnya saya mohon dengan sangat, supaya kalian mendoakan saya agar Allah segera membawa saya kembali kepadamu. | (19) And I beg of you [to pray for us] the more earnestly, in order that I may be restored to you the sooner. |
| (20) Maka Allah damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita, | (20) Allah sudah menghidupkan Tuhan kita Yesus dari kematian. Karena kematian-Nya itu Ia sekarang menjadi Gembala Agung bagi kita, yakni domba-domba-Nya. Kematian-Nya itu juga mensahkan perjanjian kekal yang dibuat Allah dengan kita. | (20) Now may the God of peace [Who is the Author and the Giver of peace], Who brought again from among the dead our Lord Jesus, that great Shepherd of the sheep, by the blood [that sealed, ratified] the everlasting agreement (covenant, testament), |
| (21) kiranya memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya, oleh Yesus Kristus. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin. | (21) Semoga Allah sumber sejahtera itu melengkapi kalian dengan segala yang baik yang kalian perlukan untuk melakukan kehendak-Nya. Semoga dengan perantaraan Yesus Kristus, Allah mengerjakan di dalam kita, apa yang diinginkan-Nya. Hendaklah Kristus dipuji selama-lamanya! Amin. | (21) Strengthen (complete, perfect) and make you what you ought to be and equip you with everything good that you may carry out His will; [while He Himself] works in you and accomplishes that which is pleasing in His sight, through Jesus Christ (the Messiah); to Whom be the glory forever and ever (to the ages of the ages). Amen (so be it). |
| (22) Dan aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kata-kata nasihat ini kamu sambut dengan rela hati, sekalipun pendek saja suratku ini kepada kamu. | (22) Saya mohon supaya kalian memperhatikan nasihat-nasihat saya ini dengan sabar, sebab surat saya ini tidak terlalu panjang. | (22) I call on you, brethren, to listen patiently and bear with this message of exhortation and admonition and encouragement, for I have written to you briefly. |
| (23) Ketahuilah, bahwa Timotius, saudara kita, telah berangkat. Segera sesudah ia datang, aku akan mengunjungi kamu bersama-sama dengan dia. | (23) Hendaklah kalian tahu bahwa saudara kita Timotius sudah dibebaskan dari penjara. Kalau ia sudah ke tempat saya ini, saya akan membawanya waktu saya mengunjungi kalian nanti. | (23) Notice that our brother Timothy has been released [from prison]. If he comes here soon, I will see you along with him. |
| (24) Sampaikanlah salam kepada semua pemimpin kamu dan semua orang kudus. Terimalah salam dari saudara-saudara di Italia. | (24) Sampaikanlah salam kami kepada semua pemimpinmu dan kepada semua umat Allah. Terimalah juga salam dari saudara-saudara di Italia. | (24) Give our greetings to all of your spiritual leaders and to all of the saints (God's consecrated believers). The Italian Christians send you their greetings [also]. |
| (25) Kasih karunia menyertai kamu sekalian. | (25) Semoga Tuhan memberkati Saudara semuanya. | (25) Grace (God's favor and spiritual blessing) be with you all. Amen (so be it). |
Ibrani (Hebrews) Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal): |
|
|