website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik Indonesia terpercaya
vidinici pakaian dan lingerie wanita

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
Cari isi web dengan Google
(Search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab
(Search verses by keywords)
Terjemahan (translation)
Kejadian / Genesis / 창세기
12345678910111213141516171819202122
- 23 -
242526272829303132333435363738394041424344454647484950
Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
23:1-20 = Sara mati dan dikuburkan
(1) Sara hidup seratus dua puluh tujuh tahun lamanya; itulah umur Sara.
(1) Sesudah Sara mencapai usia 127 tahun,
(1) [Sara Mati] Sara hidup selama 127 tahun.
(2) Kemudian matilah Sara di Kiryat-Arba, yaitu Hebron, di tanah Kanaan, lalu Abraham datang meratapi dan menangisinya.
(2) ia meninggal di Hebron di tanah Kanaan. Abraham sedih dan meratapi kematian istrinya itu.
(2) Ia mati di kota Kiryat-Arba (Hebron) di tanah Kanaan. Abraham sangat sedih dan menangisinya di sana.
(3) Sesudah itu Abraham bangkit dan meninggalkan isterinya yang mati itu, lalu berkata kepada bani Het:
(3) Setelah itu Abraham meninggalkan jenazah istrinya dan pergi kepada orang-orang Het, yang mendiami negeri itu. Ia berkata,
(3) Kemudian dia meninggalkan istrinya yang mati itu dan pergi berbicara kepada orang Het. Ia berkata,
(4) Aku ini orang asing dan pendatang di antara kamu; berikanlah kiranya kuburan milik kepadaku di tanah kamu ini, supaya kiranya aku dapat mengantarkan dan menguburkan isteriku yang mati itu.
(4) "Saya ini orang asing yang tinggal di tengah-tengah Saudara-saudara; izinkanlah saya membeli sebidang tanah supaya saya dapat menguburkan istri saya."
(4) “Aku hanya orang asing yang tinggal di negerimu. Aku tidak mempunyai tempat untuk mengubur istriku. Tolong berikan kepadaku tanah supaya aku dapat menguburnya.”
(5) Bani Het menjawab Abraham:
(5) Mereka menjawab,
(5) Orang Het menjawab Abraham,
(6) Dengarlah kepada kami, tuanku. Tuanku ini seorang raja agung di tengah-tengah kami; jadi kuburkanlah isterimu yang mati itu dalam kuburan kami yang terpilih, tidak akan ada seorangpun dari kami yang menolak menyediakan kuburannya bagimu untuk menguburkan isterimu yang mati itu.
(6) "Kami menghormati Tuan sebagai pemimpin yang kuat di antara kami, jadi kuburkanlah istri Tuan dalam kuburan yang paling baik yang kami miliki. Kami semua merasa senang menyediakan kuburan untuk istri Tuan."
(6) “Tuan, engkaulah pemimpin besar di tengah-tengah kami. Engkau dapat mempunyai tempat yang terbaik di mana kita harus mengubur istrimu yang mati itu. Engkau dapat memiliki kuburan kami yang engkau kehendaki. Tidak ada dari kami melarang engkau mengubur istrimu di sini.”
(7) Kemudian bangunlah Abraham lalu sujud kepada bani Het, penduduk negeri itu,
(7) Kemudian sujudlah Abraham di hadapan mereka,
(7) Abraham bangun dan bersujud kepada orang-orang itu.
(8) serta berkata kepada mereka: "Jika kamu setuju, bahwa aku mengantarkan dan menguburkan isteriku yang mati itu, maka dengarkanlah aku dan tolonglah mintakan dengan sangat kepada Efron bin Zohar,
(8) dan berkata, "Jika Saudara-saudara rela saya menguburkan istri saya di sini, tolonglah mintakan kepada Efron, anak laki-laki Zohar,
(8) Ia berkata kepada mereka, “Jika kamu sungguh-sungguh mau menolong aku mengubur istriku yang mati, bicaralah kepada Efron anak Zohar atas namaku.
(9) supaya ia memberikan kepadaku gua Makhpela miliknya itu, yang terletak di ujung ladangnya; baiklah itu diberikannya kepadaku dengan harga penuh untuk menjadi kuburan milikku di tengah-tengah kamu."
(9) supaya ia menjual kepadaku Gua Makhpela yang terletak di pinggir ladangnya. Baiklah ia menjual tanah itu di sini, dengan disaksikan Saudara-saudara. Harganya akan kubayar penuh, supaya tanah itu jadi milik saya."
(9) Aku ingin membeli gua Makhpela. Efron pemiliknya, yang terletak di ujung ladangnya. Aku akan membayar penuh kepadanya. Aku mau supaya kamu semua menjadi saksi bahwa aku membelinya sebagai tempat penguburan.”
(10) Pada waktu itu Efron hadir di tengah-tengah bani Het. Maka jawab Efron, orang Het itu, kepada Abraham dengan didengar oleh bani Het, oleh semua orang yang datang di pintu gerbang kota:
(10) Pada waktu itu Efron sendiri sedang duduk dengan orang-orang Het itu pada tempat pertemuan di pintu gerbang kota. Lalu dengan disaksikan oleh semua orang yang ada di situ, ia menjawab,
(10) Efron sedang duduk di sana di tengah-tengah orang banyak. Ia menjawab Abraham,
(11) Tidak, tuanku, dengarkanlah aku; ladang itu kuberikan kepadamu dan gua yang di sanapun kuberikan kepadamu; di depan mata orang-orang sebangsaku kuberikan itu kepadamu; kuburkanlah isterimu yang mati itu.
(11) "Bangsa saya sendiri menjadi saksi bahwa ladang itu beserta guanya saya berikan supaya Tuan dapat menguburkan istri Tuan."
(11) “Tidak, Tuan. Di sini, di depan semua bangsaku, aku memberikan kepadamu tanah itu dan gua di dalamnya, jadi engkau dapat mengubur istrimu.”
(12) Lalu sujudlah Abraham di depan penduduk negeri itu
(12) Maka Abraham sujud di hadapan orang-orang Het itu,
(12) Abraham sujud di hadapan orang Het.
(13) serta berkata kepada Efron dengan didengar oleh mereka: "Sesungguhnya, jika engkau suka, dengarkanlah aku: aku membayar harga ladang itu; terimalah itu dari padaku, supaya aku dapat menguburkan isteriku yang mati itu di sana."
(13) dan dengan didengar oleh semua orang, ia berkata kepada Efron, "Mohon dengarkan saya. Saya ingin membeli seluruh ladang itu. Terimalah uangnya, supaya saya menguburkan istri saya di situ."
(13) Abraham berkata kepada Efron di depan semua orang, “Aku mau memberikan harga penuh kepadamu untuk ladang itu. Terimalah uangku, dan aku akan mengubur istriku yang mati itu.”
(14) Jawab Efron kepada Abraham:
(14) Efron menjawab,
(14) Efron menjawab Abraham,
(15) Tuanku, dengarkanlah aku: sebidang tanah dengan harga empat ratus syikal perak, apa artinya itu bagi kita? Kuburkan sajalah isterimu yang mati itu.
(15) "Sebidang tanah yang hanya berharga empat ratus uang perak--apa artinya itu bagi kita berdua? Kuburkanlah istri Tuan di situ."
(15) “Tuan, dengarkanlah aku. Perak sebanyak 400 syikal tidak berarti bagimu dan bagiku. Ambillah tanah itu, dan kuburlah istrimu yang mati itu.”
(16) Lalu Abraham menerima usul Efron, maka ditimbangnyalah perak untuk Efron, sebanyak yang dimintanya dengan didengar oleh bani Het itu, empat ratus syikal perak, seperti yang berlaku di antara para saudagar.
(16) Abraham setuju dengan harga itu. Ia menghitung uang perak sejumlah yang disebut oleh Efron, yaitu empat ratus uang perak, menurut timbangan yang dipakai oleh para saudagar. Lalu ia membayarnya kepada Efron, dengan disaksikan oleh semua orang Het itu.
(16) Abraham mengerti bahwa Efron mengatakan kepadanya harga tanah itu. Jadi, Abraham membayar tanah itu kepadanya. Ia menimbang 400 syikal perak untuk Efron dan memberikannya kepada pedagang.
(17) Demikianlah ladang Efron, yang letaknya di Makhpela di sebelah timur Mamre, ladang dan gua yang di sana, serta segala pohon di ladang itu, bahkan di seluruh tanah itu sampai ke tepi-tepinya,
(17) Demikianlah ladang Efron yang letaknya di Makhpela di sebelah timur Mamre, menjadi milik Abraham. Tanah itu terdiri dari ladang dan guanya serta semua pohon-pohonnya termasuk pohon-pohon yang ada di batas-batasnya.
(17) Pemilik ladang Efron telah bertukar. Ladang itu terletak di Makhpela, dekat Mamre. Abraham menjadi pemilik ladang, gua di ladang, dan semua pohon yang ada di ladang itu. Setiap orang dalam kota melihat perjanjian antara Efron dan Abraham.
(18) diserahkan kepada Abraham menjadi tanah belian, di depan mata bani Het itu, di depan semua orang yang datang di pintu gerbang kota.
(18) Tanah itu diakui sebagai milik Abraham oleh semua orang Het yang hadir dalam pertemuan di pintu gerbang kota.
(18) (23:17)
(19) Sesudah itu Abraham menguburkan Sara, isterinya, di dalam gua ladang Makhpela itu, di sebelah timur Mamre, yaitu Hebron di tanah Kanaan.
(19) Sesudah itu Abraham menguburkan Sara istrinya di dalam gua Makhpela di tanah Kanaan.
(19) Sesudah itu Abraham mengubur Sara, istrinya dalam gua di ladang itu dekat Mamre (Hebron) di tanah Kanaan.
(20) Demikianlah dari pihak bani Het ladang dengan gua yang ada di sana diserahkan kepada Abraham menjadi kuburan miliknya.
(20) Demikianlah ladang beserta guanya yang tadinya milik orang Het, menjadi milik Abraham untuk tanah pekuburan.
(20) Abraham membeli ladang dan gua di dalamnya dari orang Het. Semuanya itu menjadi hartanya yang dipergunakan sebagai tempat kuburan.
Kejadian / Genesis / 창세기
12345678910111213141516171819202122
- 23 -
242526272829303132333435363738394041424344454647484950