www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
Cari isi web dengan Google
(Search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab
(Search verses by keywords)
Terjemahan (translation)
Ayub / Job / 욥기
12345678910111213141516171819202122232425262728293031
- 32 -
33343536373839404142
Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
English Amplified 2015

[Versi Mudah Dibaca 2006]
32:1-22 = Elihu merasa juga berhak untuk mengemukakan pendapat
(1) Maka ketiga orang itu menghentikan sanggahan mereka terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya benar.
(1) Karena Ayub yakin sekali akan kebenaran dirinya, maka ketiga sahabatnya itu pun tak mau menjawab dia lagi.
(1) {Elihu Rebukes Job}So these three men ceased answering Job, because he was righteous in his own eyes [and could not be persuaded otherwise by them].
(2) Lalu marahlah Elihu bin Barakheel, orang Bus, dari kaum Ram; ia marah terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya lebih benar dari pada Allah,
(2) Tetapi di situ ada seorang yang bernama Elihu anak Barakheel, seorang keturunan Bus dari kaum Ram. Ia tidak dapat menahan marahnya, karena Ayub membenarkan dirinya sendiri dan mempersalahkan Allah.
(2) But Elihu the son of Barachel the Buzite, of the family of Ram, became indignant. His indignation was kindled and burned and he became upset with Job because he justified himself rather than God [and even expressed doubts about God's character].
(3) dan ia juga marah terhadap ketiga orang sahabat itu, karena mereka mempersalahkan Ayub, meskipun tidak dapat memberikan sanggahan.
(3) Ia juga marah kepada ketiga sahabat Ayub itu karena mereka tidak dapat membantah kata-kata Ayub, meskipun mereka mempersalahkannya.
(3) Elihu's anger burned against Job's three friends because they had found no answer [and were unable to determine Job's error], and yet they had condemned Job and declared him to be in the wrong [and responsible for his own afflictions].
(4) Elihu menangguhkan bicaranya dengan Ayub, karena mereka lebih tua dari pada dia.
(4) Elihu orang yang paling muda di antara mereka, sebab itu ia menunggu sampai semuanya selesai berbicara.
(4) Now Elihu had waited to speak to Job because the others were years older than he.
(5) Tetapi setelah dilihatnya, bahwa mulut ketiga orang itu tidak lagi memberi sanggahan, maka marahlah ia.
(5) Setelah melihat bahwa ketiga orang itu tidak dapat menjawab, ia menjadi marah,
(5) And when Elihu saw that there was no answer in the mouths of these three men, he burned with anger.
(6) Lalu berbicaralah Elihu bin Barakheel, orang Bus itu: "Aku masih muda dan kamu sudah berumur tinggi; oleh sebab itu aku malu dan takut mengemukakan pendapatku kepadamu.
(6) dan berkata demikian, "Aku masih muda, sedangkan kamu sudah tua, sebab itu aku takut dan ragu mengemukakan pendapatku.
(6) Then Elihu the son of Barachel the Buzite said, "I am young, and you are aged; For that reason I was anxious and dared not tell you what I think.
(7) Pikirku: Biarlah yang sudah lanjut usianya berbicara, dan yang sudah banyak jumlah tahunnya memaparkan hikmat.
(7) Pikirku, kamulah yang harus berbicara, yang lebih tua harus membagikan hikmatnya.
(7) "I thought age should speak, And a multitude of years should teach wisdom.
(8) Tetapi roh yang di dalam manusia, dan nafas Yang Mahakuasa, itulah yang memberi kepadanya pengertian.
(8) Tetapi yang memberi hikmat kepada manusia, hanyalah Roh Allah Yang Mahakuasa.
(8) "But there is [a vital force and] a spirit [of intelligence] in man, And the breath of the Almighty gives them understanding.
(9) Bukan orang yang lanjut umurnya yang mempunyai hikmat, bukan orang yang sudah tua yang mengerti keadilan.
(9) Orang menjadi bijak, bukan karena lanjut umurnya; orang mengerti yang benar, bukan karena tinggi usianya.
(9) "Those [who are] abundant in years may not [always] be wise, Nor may the elders [always] understand justice.
(10) Oleh sebab itu aku berkata: Dengarkanlah aku, akupun akan mengemukakan pendapatku.
(10) Sebab itu, dengarkanlah aku; izinkanlah aku mengatakan pendapatku.
(10) "Therefore I say, 'Listen to me; I also will give you my opinion [about Job's situation] and tell you plainly what I think.'
(11) Ketahuilah, aku telah menantikan kata-katamu, aku telah memperhatikan pemikiranmu, hingga kamu menemukan kata-kata yang tepat.
(11) Dengan sabar aku mendengarkan ketika kamu berbicara, dan menanti ketika kamu mencari kata-kata yang bijaksana.
(11) "You see, I waited for your words, I listened to your [wise] reasons, While you pondered and searched out what to say.
(12) Kepadamulah kupusatkan perhatianku, tetapi sesungguhnya, tiada seorangpun yang mengecam Ayub, tiada seorangpun di antara kamu menyanggah perkataannya.
(12) Kuperhatikan dengan saksama; kudengar kamu menemui kegagalan. Kesalahan dalam kata-kata Ayub tak dapat kamu buktikan.
(12) "I even paid close attention to [what] you [said], Indeed, not one of you convinced Job [nor could you refute him], Not one of you supplied [satisfactory] answers to his words.
(13) Jangan berkata sekarang: Kami sudah mendapatkan hikmat; hanya Allah yang dapat mengalahkan dia, bukan manusia.
(13) Bagaimana dapat kamu katakan bahwa hikmat telah kamu temukan? Karena kamu terpaksa menyerah. Yang bisa menjawab Ayub hanyalah Allah.
(13) "Beware if you say, 'We have found wisdom; God thrusts Job down [justly], not man [for God alone is dealing with him].'
(14) Perkataannya tidak tertuju kepadaku, dan aku tidak akan menjawabnya dengan perkataanmu.
(14) Kepadamulah Ayub berbicara, dan bukan kepadaku, tetapi aku tak akan memberi jawaban seperti kamu.
(14) "Now Job has not directed his words against me [therefore I have no reason to be offended], Nor will I answer him with arguments like yours. [I speak for truth, not for revenge.]
(15) Mereka bingung, mereka tidak dapat memberi sanggahan lagi, mereka tidak dapat berbicara lagi.
(15) Ayub, mereka bingung dan tak dapat memberi jawaban; tak ada yang dapat mereka katakan.
(15) "They (Job's friends) are dismayed and embarrassed, they no longer answer; The words have moved away and failed them," [says Elihu].
(16) Haruskah aku menunggu, karena mereka putus bicara, karena mereka berdiri di sana dan tidak memberi sanggahan lagi?
(16) Mereka berdiri saja, tak dapat berbicara lagi. Haruskah aku menunggu meskipun mereka berdiam diri?
(16) "And shall I wait, because they say nothing, But stand still and say no more?
(17) Akupun hendak memberi sanggahan pada giliranku, akupun akan mengemukakan pendapatku.
(17) Tidak, sekarang akan kuberi jawaban; pendapatku akan kusampaikan.
(17) "I too will give my share of answers; I too will express my opinion and share my knowledge.
(18) Karena aku tumpat dengan kata-kata, semangat yang ada dalam diriku mendesak aku.
(18) Tak sabar lagi aku menunggu. Tak dapat lagi kutahan kata-kataku.
(18) "For I am full of words; The spirit within me constrains me.
(19) Sesungguhnya, batinku seperti anggur yang tidak mendapat jalan hawa, seperti kirbat baru yang akan meletup.
(19) Jika aku diam saja, akan pecahlah aku, seperti kantong yang penuh dengan anggur baru.
(19) "My belly is like unvented wine; Like new wineskins it is about to burst.
(20) Aku harus berbicara, supaya merasa lega, aku harus membuka mulutku dan memberi sanggahan.
(20) Aku harus berbicara, supaya hatiku tenang; aku harus membuka mulutku dan memberi jawaban.
(20) "I must speak so that I may get relief; I will open my lips and answer.
(21) Aku tidak akan memihak kepada siapapun dan tidak akan menyanjung-nyanjung siapapun,
(21) Tak akan kubela siapa pun dalam sengketa ini dan tak seorang pun akan kupuji-puji.
(21) "I will not [I warn you] be partial to any man [that is, let my respect for you mitigate what I say]; Nor flatter any man.
(22) karena aku tidak tahu menyanjung-nyanjung; jika demikian, maka segera Pembuatku akan mencabut nyawaku."
(22) Cara menyanjung-nyanjung pun, aku tidak tahu, dan seandainya aku melakukan itu, Allah akan segera menghukum aku.
(22) "For I do not know how to flatter, [in an appropriate way, and I fear that], My Maker would soon take me away.
Ayub / Job / 욥기
12345678910111213141516171819202122232425262728293031
- 32 -
33343536373839404142