website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik Indonesia terpercaya
vidinici pakaian dan lingerie wanita

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
Cari isi web dengan Google
(Search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab
(Search verses by keywords)
Terjemahan (translation)
Yesaya / Isaiah / 이사야
12345
- 6 -
789101112131415161718192021222324252627282930313233343536373839404142434445464748495051525354555657585960616263646566
Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
6:1-13 = Yesaya mendapat panggilan Allah
(1) Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.
(1) Dalam tahun Raja Uzia meninggal, saya melihat TUHAN. Ia duduk di atas takhta-Nya yang tinggi dan mulia. Jubah-Nya menutupi seluruh Rumah TUHAN.
(1) [Allah Memanggil Yesaya Menjadi Nabi] Pada tahun kematian Raja Uzia, aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang sangat tinggi dan indah. Jubah-Nya yang panjang menutupi Bait Tuhan.
(2) Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang.
(2) Di sekeliling-Nya berdiri makhluk-makhluk yang bernyala seperti api, masing-masing mempunyai enam sayap. Dua sayap menutupi muka, dua menutupi badannya, dan dua sayap lagi dipakai untuk terbang.
(2) Malaikat Serafim berdiri di atas-Nya. Setiap malaikat mempunyai 6 sayap, dua menutupi mukanya, dan dua menutupi badannya, dan dua untuk terbang.
(3) Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: "Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!"
(3) Mereka berseru satu kepada yang lain: "Kudus, kudus, kudus. Kuduslah TUHAN Yang Mahakuasa. Bumi penuh kehadiran-Nya yang mulia."
(3) Malaikat itu berseru satu sama lain, “Kudus, kudus, kudus, TUHAN Yang Mahakuasa sangat kudus. Kemuliaan-Nya memenuhi seluruh bumi.”
(4) Maka bergoyanglah alas ambang pintu disebabkan suara orang yang berseru itu dan rumah itupun penuhlah dengan asap.
(4) Suara mereka membuat alas Rumah TUHAN bergetar, dan Rumah TUHAN itu sendiri penuh asap.
(4) Suara itu sangat kuat sehingga pintu-pintu bergetar, dan Bait Tuhan penuh dengan asap.
(5) Lalu kataku: "Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam."
(5) Lalu saya berkata, "Celaka! Tak ada harapan lagi bagiku, sebab mulutku kotor karena dosa, dan aku tinggal di antara bangsa yang begitu juga. Walaupun begitu, dengan mata kepalaku sendiri aku telah melihat Raja, TUHAN Yang Mahakuasa!"
(5) Aku ketakutan dan mengatakan, “Ah, tidak! Celakalah aku. Aku tidak cukup kudus untuk berbicara dengan Allah, dan aku hidup di antara orang yang tidak cukup kudus untuk berbicara dengan Allah, tetapi mataku telah melihat Raja, TUHAN Yang Mahakuasa.”
(6) Tetapi seorang dari pada Serafim itu terbang mendapatkan aku; di tangannya ada bara, yang diambilnya dengan sepit dari atas mezbah.
(6) Kemudian salah satu makhluk itu terbang kepada saya membawa bara yang diambilnya dengan sepit dari mezbah.
(6) Ada api di atas mezbah. Salah satu dari malaikat Serafim terbang ke arahku, dan dia membawa bara api di tangannya, yang telah diambilnya dari mezbah dengan tang.
(7) Ia menyentuhkannya kepada mulutku serta berkata: "Lihat, ini telah menyentuh bibirmu, maka kesalahanmu telah dihapus dan dosamu telah diampuni."
(7) Disentuhnya bibir saya dengan bara itu dan berkata, "Bara ini telah menyentuh bibirmu. Sekarang kesalahanmu sudah dihapus dan dosamu sudah diampuni TUHAN."
(7) Kemudian dia menyentuh mulutku dengan bara api itu serta mengatakan, “Apabila bara panas ini telah menyentuh bibirmu, salahmu telah dibuang, dosamu diampuni.”
(8) Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"
(8) Lalu saya mendengar suara TUHAN berkata, "Siapa akan Kuutus? Siapa akan menjadi pembawa berita kita?" Saya menjawab, "Ini saya. Utuslah saya!"
(8) Kemudian aku mendengar suara Tuhanku, “Siapa yang dapat Kuutus? Siapa akan pergi untuk Kami?” Jadi, aku mengatakan, “Di sini aku. Utuslah aku!”
(9) Kemudian firman-Nya: "Pergilah, dan katakanlah kepada bangsa ini: Dengarlah sungguh-sungguh, tetapi mengerti: jangan! Lihatlah sungguh-sungguh, tetapi menanggap: jangan!
(9) Lalu Ia menyuruh saya pergi membawa pesan ini kepada umat: "Kamu akan terus mendengarkan, tetapi tidak mengerti. Kamu akan terus memperhatikan, tetapi tidak tahu apa yang terjadi."
(9) Kemudian Tuhan mengatakan, “Pergi dan katakan kepada umat, ‘Dengarlah baik-baik, namun jangan mengerti. Lihatlah baik-baik, namun jangan pelajari.’
(10) Buatlah hati bangsa ini keras dan buatlah telinganya berat mendengar dan buatlah matanya melekat tertutup, supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik dan menjadi sembuh."
(10) Lalu berkatalah Ia kepada saya, "Tumpulkanlah pikiran orang-orang itu, tulikan telinganya dan butakan matanya, supaya mereka jangan melihat, mendengar atau mengerti, lalu berbalik kepada-Ku dan menjadi sembuh."
(10) Buatlah mereka bingung. Buatlah mereka tidak dapat mengerti apa yang didengar dan dilihatnya. Jika engkau tidak melakukannya, mereka mungkin dapat melihat dengan matanya, mendengar dengan telinganya, dan mengerti dengan pikirannya. Dan jika mereka melakukan itu, mereka mungkin dapat kembali kepada-Ku dan disembuhkan.”
(11) Kemudian aku bertanya: "Sampai berapa lama, ya Tuhan?" Lalu jawab-Nya: "Sampai kota-kota telah lengang sunyi sepi, tidak ada lagi yang mendiami, dan di rumah-rumah tidak ada lagi manusia dan tanah menjadi sunyi dan sepi.
(11) Saya bertanya, "Berapa lama keadaan ini akan berlangsung, TUHAN?" Jawab-Nya, "Sampai kota-kota menjadi reruntuhan tanpa penghuni, rumah-rumah tidak didiami lagi, dan tanah menjadi kosong dan tandus,
(11) Sesudah itu aku bertanya, “Berapa lama aku harus melakukan itu, TUHAN?” Dia menjawab, “Lakukan itu sampai binasa kota-kota dan semua orang pergi. Lakukan itu sampai tidak ada yang tinggal di rumah dan negeri itu sunyi ditinggalkan.”
(12) TUHAN akan menyingkirkan manusia jauh-jauh, sehingga hampir seluruh negeri menjadi kosong.
(12) penduduk kota-kota itu akan Kuusir ke tempat yang jauh, sehingga seluruh tanah menjadi sunyi sepi.
(12) TUHAN membuang jauh orang itu, dan ada daerah yang luas yang sunyi di negeri itu.
(13) Dan jika di situ masih tinggal sepersepuluh dari mereka, mereka harus sekali lagi ditimpa kebinasaan, namun keadaannya akan seperti pohon beringin dan pohon jawi-jawi yang tunggulnya tinggal berdiri pada waktu ditebang. Dan dari tunggul itulah akan keluar tunas yang kudus!"
(13) Bahkan kalau di antara sepuluh orang masih ada satu yang tinggal di negeri itu, ia pun akan dibinasakan. Tetapi seperti pohon beringin bila ditebang masih ada tunggulnya, begitu juga masih akan ada sisa dari bangsa itu yang menjadi permulaan umat yang suci."
(13) Sepersepuluh umat akan dibiarkan tinggal di negeri itu, tetapi itu pun akan binasa, seperti pohon ek. Walaupun pohon itu ditebang, tunggul masih tinggal. Tunggul itu menjadi bibit yang sangat khusus.
Yesaya / Isaiah / 이사야
12345
- 6 -
789101112131415161718192021222324252627282930313233343536373839404142434445464748495051525354555657585960616263646566