website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik Indonesia terpercaya
vidinici pakaian dan lingerie wanita

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
Cari isi web dengan Google
(Search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab
(Search verses by keywords)
Terjemahan (translation)
Lukas / Luke / 누가복음
- 1 -
23456789101112131415161718192021222324
Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
English Amplified 2015

[Versi Mudah Dibaca 2006]
1:1-4 = Pendahuluan
(1) Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita,
(1) Teofilus yang budiman, Banyak orang sudah berusaha menulis dengan teratur mengenai peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di tengah-tengah kita.
(1) {Introduction}Since [as is well known] many have undertaken to compile an orderly account of the things which have been fulfilled among us [by God],
(2) seperti yang disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman.
(2) Mereka menulis sesuai dengan yang diceritakan kepada kita oleh orang-orang yang melihat sendiri peristiwa-peristiwa itu dari permulaan, dan kemudian menyiarkan kabarnya.
(2) exactly as they were handed down to us by those [with personal experience] who from the beginning [of Christ's ministry] were eyewitnesses and ministers of the word [that is, of the teaching concerning salvation through faith in Christ],
(3) Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu,
(3) Setelah saya dengan teliti menyelidiki semuanya itu dari permulaannya, saya menganggap baik untuk menulis sebuah laporan yang teratur untuk Tuan.
(3) it seemed fitting for me as well, [and so I have decided] after having carefully searched out and investigated all the events accurately, from the very beginning, to write an orderly account for you, most excellent Theophilus;
(4) supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar.
(4) Saya melakukan itu, supaya Tuan tahu bahwa apa yang telah diajarkan kepada Tuan memang benar.
(4) so that you may know the exact truth about the things you have been taught [that is, the history and doctrine of the faith].
1:5-25 = Pemberitahuan tentang kelahiran Yohanes Pembaptis
(5) Pada zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet.
(5) Ketika Herodes menjadi raja negeri Yudea, ada seorang imam bernama Zakharia. Ia termasuk golongan imam-imam Abia. Istrinya bernama Elisabet, juga keturunan imam.
(5) {Birth of John the Baptist Foretold}In the days of Herod [the Great], king of Judea, there was a certain priest whose name was Zacharias, of the division of Abijah. His wife was a descendant of Aaron [the first high priest of Israel], and her name was Elizabeth.
(6) Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat.
(6) Kehidupan suami istri itu menyenangkan hati Allah. Keduanya mentaati semua perintah dan Hukum Tuhan dengan sepenuhnya.
(6) They both were righteous (approved) in the sight of God, walking blamelessly in all the commandments and requirements of the Lord.
(7) Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya.
(7) Mereka tidak mempunyai anak sebab Elisabet mandul dan mereka kedua-duanya sudah tua.
(7) But they were childless, because Elizabeth was barren, and they were both far advanced in years.
(8) Pada suatu kali, waktu tiba giliran rombongannya, Zakharia melakukan tugas keimaman di hadapan Tuhan.
(8) Pada suatu hari, waktu golongan Abia mendapat giliran, Zakharia menjalankan tugas sebagai imam di hadapan Allah.
(8) Now it happened while Zacharias was serving as priest before God in the appointed order of his priestly division,
(9) Sebab ketika diundi, sebagaimana lazimnya, untuk menentukan imam yang bertugas, dialah yang ditunjuk untuk masuk ke dalam Bait Suci dan membakar ukupan di situ.
(9) Dengan undian, yang biasanya dilakukan oleh imam-imam, Zakharia ditunjuk untuk masuk ke dalam Rumah Tuhan dan membakar kemenyan.
(9) as was the custom of the priesthood, he was chosen by lot to enter [the sanctuary of] the temple of the Lord and burn incense [on the altar of incense].
(10) Sementara itu seluruh umat berkumpul di luar dan sembahyang. Waktu itu adalah waktu pembakaran ukupan.
(10) Sementara upacara pembakaran kemenyan diadakan, orang banyak berdoa di luar.
(10) And all the congregation was praying outside [in the court of the temple] at the hour of the incense offering.
(11) Maka tampaklah kepada Zakharia seorang malaikat Tuhan berdiri di sebelah kanan mezbah pembakaran ukupan.
(11) Pada waktu itu malaikat Tuhan menampakkan diri kepada Zakharia. Malaikat itu berdiri di sebelah kanan meja tempat membakar kemenyan.
(11) And an angel of the Lord appeared to him, standing to the right of the altar of incense.
(12) Melihat hal itu ia terkejut dan menjadi takut.
(12) Ketika Zakharia melihat malaikat itu, ia bingung dan takut.
(12) When Zacharias saw the angel, he was troubled and overcome with fear.
(13) Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: "Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes.
(13) Tetapi malaikat itu berkata, "Jangan takut, Zakharia! Allah sudah mendengar doamu. Istrimu Elisabet akan melahirkan seorang anak laki-laki. Engkau harus memberi nama Yohanes kepadanya.
(13) But the angel said to him, "Do not be afraid, Zacharias, because your petition [in prayer] was heard, and your wife Elizabeth will bear you a son, and you will name him John.
(14) Engkau akan bersukacita dan bergembira, bahkan banyak orang akan bersukacita atas kelahirannya itu.
(14) Engkau akan sangat gembira dan banyak orang akan bersukaria bila anak itu lahir nanti!
(14) You will have great joy and delight, and many will rejoice over his birth,
(15) Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya;
(15) Ia akan menjadi orang besar menurut pandangan Tuhan, dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras. Sejak lahir ia akan dikuasai oleh Roh Allah.
(15) for he will be great and distinguished in the sight of the Lord; and will never drink wine or liquor, and he will be filled with and empowered to act by the Holy Spirit while still in his mother's womb.
(16) ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka,
(16) Banyak orang Israel akan dibimbingnya kembali kepada Allah, Tuhan mereka.
(16) He will turn many of the sons of Israel back [from sin] to [love and serve] the Lord their God.
(17) dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya."
(17) Ia akan menjadi utusan Tuhan yang kuat dan berkuasa seperti Elia. Ia akan mendamaikan bapak dengan anak, dan orang yang tidak taat akan dipimpinnya kembali pada jalan pikiran yang benar. Dengan demikian ia menyediakan suatu umat yang sudah siap untuk Tuhan."
(17) It is he who will go as a forerunner before Him in the spirit and power of Elijah, to turn the hearts of the fathers back to the children, and the disobedient to the attitude of the righteous [which is to seek and submit to the will of God]—in order to make ready a people [perfectly] prepared [spiritually and morally] for the Lord."
(18) Lalu kata Zakharia kepada malaikat itu: "Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya."
(18) "Bagaimana saya tahu bahwa hal itu akan terjadi?" tanya Zakharia kepada malaikat itu. "Saya sudah tua, dan istri saya juga sudah tua."
(18) And Zacharias said to the angel, "How will I be certain of this? For I am an old man and my wife is advanced in age."
(19) Jawab malaikat itu kepadanya: "Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu.
(19) Malaikat itu menjawab, "Saya ini Gabriel. Saya melayani Allah dan Ialah yang menyuruh saya menyampaikan kabar baik ini kepadamu.
(19) The angel replied and said to him, "I am Gabriel; I stand and minister in the [very] presence of God, and I have been sent [by Him] to speak to you and to bring you this good news.
(20) Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, di mana semuanya ini terjadi, karena engkau tidak percaya akan perkataanku yang akan nyata kebenarannya pada waktunya."
(20) Apa yang saya katakan, akan terjadi pada waktunya. Tetapi karena engkau tidak percaya, engkau nanti tidak dapat berbicara; engkau akan bisu sampai apa yang saya katakan itu terjadi."
(20) Listen carefully, you will be continually silent and unable to speak until the day when these things take place, because you did not believe what I told you; but my words will be fulfilled at their proper time."
(21) Sementara itu orang banyak menanti-nantikan Zakharia. Mereka menjadi heran, bahwa ia begitu lama berada dalam Bait Suci.
(21) Sementara itu, orang-orang terus menantikan Zakharia. Mereka heran mengapa ia begitu lama di dalam Rumah Tuhan.
(21) The people [outside in the court] were waiting for Zacharias, and were wondering about his long delay in the temple.
(22) Ketika ia keluar, ia tidak dapat berkata-kata kepada mereka dan mengertilah mereka, bahwa ia telah melihat suatu penglihatan di dalam Bait Suci. Lalu ia memberi isyarat kepada mereka, sebab ia tetap bisu.
(22) Dan pada waktu ia keluar, ia tidak dapat berbicara kepada mereka. Ia terus saja memberi isyarat dengan tangannya, dan tetap bisu. Maka orang-orang pun tahu bahwa ia sudah melihat suatu penglihatan di dalam Rumah Tuhan.
(22) But when he did come out, he was unable to speak to them. They realized that he had seen a vision in the temple; and he kept making signs to them, and remained mute.
(23) Ketika selesai jangka waktu tugas jabatannya, ia pulang ke rumah.
(23) Setelah habis masa tugasnya di Rumah Tuhan, Zakharia pun pulang ke rumah.
(23) When his time of priestly service was finished, he returned to his home.
(24) Beberapa lama kemudian Elisabet, isterinya, mengandung dan selama lima bulan ia tidak menampakkan diri, katanya:
(24) Tidak berapa lama kemudian, Elisabet istrinya mengandung, lalu mengurung diri di rumah lima bulan lamanya.
(24) Now after this his wife Elizabeth became pregnant, and for five months she secluded herself completely, saying,
(25) Inilah suatu perbuatan Tuhan bagiku, dan sekarang Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang.
(25) Ia berkata, "Akhirnya Tuhan menolong saya dan menghapuskan kehinaan saya."
(25) "This is how the Lord has dealt with me in the days when He looked with favor on me, to take away my disgrace among men."
1:26-38 = Pemberitahuan tentang kelahiran Yesus
(26) Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret,
(26) Ketika Elisabet sudah mengandung enam bulan, Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke Nazaret, sebuah kota di daerah Galilea.
(26) {Jesus' Birth Foretold}Now in the sixth month [of Elizabeth's pregnancy] the angel Gabriel was sent from God to a city in Galilee called Nazareth,
(27) kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.
(27) Gabriel diutus kepada seorang perawan, bernama Maria. Perawan itu sudah bertunangan dengan seorang yang bernama Yusuf, keturunan Raja Daud.
(27) to a virgin betrothed to a man whose name was Joseph, a descendant of the house of David; and the virgin's name was Mary.
(28) Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."
(28) Malaikat itu datang kepada Maria dan berkata, "Salam, engkau yang diberkati Tuhan secara istimewa! Tuhan bersama dengan engkau!"
(28) And coming to her, the angel said, "Greetings, favored one! The Lord is with you."
(29) Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.
(29) Mendengar perkataan malaikat itu Maria terkejut, sehingga bertanya-tanya dalam hati apa maksud salam itu.
(29) But she was greatly perplexed at what he said, and kept carefully considering what kind of greeting this was.
(30) Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
(30) Maka malaikat itu berkata kepadanya, "Jangan takut, Maria, sebab engkau berkenan di hati Allah.
(30) The angel said to her, "Do not be afraid, Mary, for you have found favor with God.
(31) Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
(31) Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak, yang harus engkau beri nama Yesus.
(31) Listen carefully: you will conceive in your womb and give birth to a son, and you shall name Him Jesus.
(32) Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
(32) Ia akan menjadi agung dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Tuhan Allah akan menjadikan Dia raja seperti Raja Daud, nenek moyang-Nya.
(32) He will be great and eminent and will be called the Son of the Most High; and the Lord God will give Him the throne of His father David;
(33) dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan."
(33) Dan Ia akan memerintah sebagai raja atas keturunan Yakub selama-lamanya. Kerajaan-Nya tidak akan berakhir."
(33) and He will reign over the house of Jacob (Israel) forever, and of His kingdom there shall be no end."
(34) Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?"
(34) "Tetapi saya masih perawan," kata Maria kepada malaikat itu, "bagaimana hal itu bisa terjadi?"
(34) Mary said to the angel, "How will this be, since I am a virgin and have no intimacy with any man?"
(35) Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
(35) Malaikat itu menjawab, "Roh Allah akan datang kepadamu, dan kuasa Allah akan meliputi engkau. Itulah sebabnya anak yang akan lahir itu akan disebut Kudus, Anak Allah.
(35) Then the angel replied to her, "The Holy Spirit will come upon you, and the power of the Most High will overshadow you [like a cloud]; for that reason the holy (pure, sinless) Child shall be called the Son of God.
(36) Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu.
(36) Ingat: Elisabet, sanak saudaramu itu sudah hamil enam bulan, walaupun ia sudah tua dan orang mengatakan bahwa ia mandul.
(36) And listen, even your relative Elizabeth has also conceived a son in her old age; and she who was called barren is now in her sixth month.
(37) Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."
(37) Sebab untuk Allah tidak ada yang mustahil."
(37) For with God nothing [is or ever] shall be impossible."
(38) Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.
(38) Lalu Maria berkata, "Saya ini hamba Tuhan; biarlah terjadi pada saya seperti yang engkau katakan." Lalu malaikat itu pergi meninggalkan Maria.
(38) Then Mary said, "Behold, I am the servant of the Lord; may it be done to me according to your word." And the angel left her.
1:39-45 = Maria dan Elisabet
(39) Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda.
(39) Segera sesudah itu, Maria pergi ke sebuah kota di Yudea di daerah pegunungan.
(39) {Mary Visits Elizabeth}Now at this time Mary arose and hurried to the hill country, to a city of Judah (Judea),
(40) Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet.
(40) Ia pergi ke rumah Zakharia, dan ketika masuk, ia memberi salam kepada Elisabet.
(40) and she entered the house of Zacharias and greeted Elizabeth.
(41) Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus,
(41) Dan begitu Elisabet mendengar salam Maria, anak yang di dalam kandungan Elisabet itu bergerak. Maka Elisabet dikuasai oleh Roh Allah,
(41) When Elizabeth heard Mary's greeting, her baby leaped in her womb; and Elizabeth was filled with the Holy Spirit and empowered by Him.
(42) lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu.
(42) lalu berseru, "Engkaulah yang paling diberkati di antara semua wanita! Diberkatilah anak yang akan kaulahirkan itu!
(42) And she exclaimed loudly, "Blessed [worthy to be praised] are you among women, and blessed is the fruit of your womb!
(43) Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
(43) Siapa saya sehingga ibu Tuhan datang kepada saya?
(43) And how has it happened to me, that the mother of my Lord would come to me?
(44) Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan.
(44) Begitu saya mendengar salammu, anak dalam kandungan saya bergerak kegirangan.
(44) For behold, when the sound of your greeting reached my ears, the baby in my womb leaped for joy.
(45) Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana."
(45) Bahagialah engkau, karena percaya bahwa apa yang dikatakan Tuhan kepadamu itu akan terjadi!"
(45) And blessed [spiritually fortunate and favored by God] is she who believed and confidently trusted that there would be a fulfillment of the things that were spoken to her [by the angel sent] from the Lord."
1:46-56 = Nyanyian pujian Maria
(46) Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan,
(46) Maria berkata, "Hatiku memuji Tuhan,
(46) {The Magnificat}And Mary said, "My soul magnifies and exalts the Lord,
(47) dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku,
(47) dan jiwaku bersukaria karena Allah Penyelamatku.
(47) And my spirit has rejoiced in God my Savior.
(48) sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,
(48) Ia ingat daku, hamba-Nya yang hina! Mulai sekarang semua bangsa mengatakan aku bahagia.
(48) "For He has looked [with loving care] on the humble state of His maidservant; For behold, from now on all generations will count me blessed and happy and favored by God!
(49) karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.
(49) Karena Allah Yang Mahakuasa melakukan hal-hal besar padaku. Sucilah nama-Nya.
(49) "For He who is mighty has done great things for me; And holy is His name [to be worshiped in His purity, majesty, and glory].
(50) Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia.
(50) Keturunan demi keturunan Tuhan menaruh belas kasihan kepada orang yang takut kepada-Nya.
(50) "And His mercy is upon generation after generation Toward those who [stand in great awe of God and] fear Him. from generation to generation.
(51) Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya;
(51) Dengan tangan-Nya yang perkasa Ia menceraiberaikan orang sombong, dan mengacaukan rencana mereka.
(51) "He has done mighty deeds with His [powerful] arm; He has scattered those who were proud in the thoughts of their heart.
(52) Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah;
(52) Raja-raja diturunkan-Nya dari takhta dan orang hina ditinggikan.
(52) "He has brought down rulers from their thrones, And exalted those who were humble.
(53) Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa;
(53) Orang lapar dipuaskan-Nya dengan segala kebaikan, si kaya diusir dengan hampa.
(53) "He has filled the hungry with good things; And sent the rich away empty-handed.
(54) Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya,
(54) Ia menolong Israel hamba-Nya, menurut janji yang dibuat-Nya dengan nenek moyang kita.
(54) "He has helped His servant Israel, In remembrance of His mercy,
(55) seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya."
(55) Tuhan tidak lupa janji-Nya, Ia bermurah hati kepada Abraham dan keturunannya sampai selamanya."
(55) Just as He promised to our fathers, To Abraham and to his descendants forever."
(56) Dan Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama dengan Elisabet, lalu pulang kembali ke rumahnya.
(56) Kira-kira tiga bulan lamanya Maria tinggal dengan Elisabet, baru ia pulang ke rumahnya.
(56) And Mary stayed with Elizabeth for about three months, and then returned to her home.
1:57-66 = Kelahiran Yohanes Pembaptis
(57) Kemudian genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin dan iapun melahirkan seorang anak laki-laki.
(57) Sampailah waktunya bagi Elisabet untuk bersalin. Ia melahirkan seorang anak laki-laki.
(57) {John Is Born}Now the time had come for Elizabeth to give birth, and she gave birth to a son.
(58) Ketika tetangga-tetangganya serta sanak saudaranya mendengar, bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepadanya, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia.
(58) Tetangga-tetangga dan sanak saudaranya mendengar betapa baiknya Tuhan terhadap Elisabet, dan mereka pun ikut bergembira dengan dia.
(58) Her neighbors and relatives heard that the Lord had shown His great mercy toward her, and they were rejoicing with her.
(59) Maka datanglah mereka pada hari yang kedelapan untuk menyunatkan anak itu dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama bapanya,
(59) Waktu bayi itu berumur delapan hari, mereka datang untuk menyunat dia. Mereka mau menamakan bayi itu Zakharia menurut nama ayahnya,
(59) It happened that on the eighth day they came to circumcise the child [as required by the Law], and they intended to name him Zacharias, after his father;
(60) tetapi ibunya berkata: "Jangan, ia harus dinamai Yohanes."
(60) tetapi ibunya berkata, "Tidak! Ia harus diberi nama Yohanes."
(60) but his mother answered, "No indeed; instead he will be called John."
(61) Kata mereka kepadanya: "Tidak ada di antara sanak saudaramu yang bernama demikian."
(61) "Tidak seorang pun dari sanak saudaramu bernama begitu," kata mereka kepadanya.
(61) And they said to her, "None of your relatives is called by that name."
(62) Lalu mereka memberi isyarat kepada bapanya untuk bertanya nama apa yang hendak diberikannya kepada anaknya itu.
(62) Lalu dengan isyarat, mereka bertanya kepada Zakharia nama apa yang mau diberikannya kepada anaknya.
(62) Then they made signs to his father, as to what he wanted him called.
(63) Ia meminta batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini: "Namanya adalah Yohanes." Dan merekapun heran semuanya.
(63) Zakharia meminta sebuah batu tulis lalu menulis, "Namanya Yohanes." Mereka semua heran.
(63) And he asked for a writing tablet and wrote as follows, "His name is John." And they were all astonished.
(64) Dan seketika itu juga terbukalah mulutnya dan terlepaslah lidahnya, lalu ia berkata-kata dan memuji Allah.
(64) Pada waktu itu juga Zakharia dapat berbicara lagi dan memuji Allah.
(64) At once Zacharias' mouth was opened and his tongue freed, and he began speaking, praising and blessing and thanking God.
(65) Maka ketakutanlah semua orang yang tinggal di sekitarnya, dan segala peristiwa itu menjadi buah tutur di seluruh pegunungan Yudea.
(65) Tetangga-tetangganya semua takut, dan kabar itu tersebar ke seluruh daerah pegunungan Yudea.
(65) Then fear came on all their neighbors; and all these things were discussed throughout the hill country of Judea.
(66) Dan semua orang, yang mendengarnya, merenungkannya dan berkata: "Menjadi apakah anak ini nanti?" Sebab tangan Tuhan menyertai dia.
(66) Semua orang yang mendengar hal itu bertanya dalam hati, "Menjadi apakah anak itu nanti?" Sebab Tuhan menyertai dia.
(66) All who heard these things kept them in mind, saying, "What then will this little boy turn out to be?" For the hand of the Lord was certainly with him [to bring about his birth].
1:67-80 = Nyanyian pujian Zakharia
(67) Dan Zakharia, ayahnya, penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat, katanya:
(67) Zakharia, ayah dari anak itu, dikuasai oleh Roh Allah sehingga ia menyampaikan pesan dari Tuhan. Ia berkata,
(67) {Zacharias' Prophecy}Now Zacharias his father was filled with the Holy Spirit and empowered by Him, and he prophesied, saying,
(68) Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya,
(68) "Mari kita memuji Tuhan, Allah bangsa Israel! Ia telah datang menolong umat-Nya dan membebaskan mereka.
(68) "Blessed (praised, glorified) be the Lord, the God of Israel, Because He has visited us and brought redemption to His people,
(69) Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud, hamba-Nya itu,
(69) Ia memberi kita penyelamat yang perkasa, keturunan Daud, hamba-Nya.
(69) And He has raised up a horn of salvation [a mighty and valiant Savior] for us In the house of David His servant—
(70) --seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala oleh mulut nabi-nabi-Nya yang kudus--
(70) Dahulu kala melalui nabi-nabi pilihan-Nya, Tuhan telah memberi janji-Nya
(70) Just as He promised by the mouth of His holy prophets from the most ancient times—
(71) untuk melepaskan kita dari musuh-musuh kita dan dari tangan semua orang yang membenci kita,
(71) untuk menyelamatkan kita dari musuh kita dan dari kuasa orang-orang yang membenci kita.
(71) Salvation from our enemies, And from the hand of all who hate us;
(72) untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada nenek moyang kita dan mengingat akan perjanjian-Nya yang kudus,
(72) Untuk menunjukkan kemurahan hati-Nya kepada leluhur kita, janji-Nya yang suci itu akan ditepati-Nya.
(72) To show mercy [as He promised] to our fathers, And to remember His holy covenant [the promised blessing],
(73) yaitu sumpah yang diucapkan-Nya kepada Abraham, bapa leluhur kita, bahwa Ia mengaruniai kita,
(73) Ia bersumpah kepada Abraham bapak kita, dan berjanji untuk menyelamatkan kita dari musuh kita, supaya kita tanpa takut melayani Dia
(73) The oath which He swore to Abraham our father,
(74) supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut,
(74) (1:73)
(74) To grant us that we, being rescued from the hand of our enemies, Might serve Him without fear,
(75) dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan-Nya seumur hidup kita.
(75) selalu mengabdi kepada-Nya dan menyenangkan hati-Nya sepanjang hidup kita.
(75) In holiness [being set apart] and righteousness [being upright] before Him all our days.
(76) Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya,
(76) Engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi. Engkau diutus mendahului Tuhan untuk merintis jalan bagi-Nya,
(76) "And you, child, will be called a prophet of the Most High; For you will go on before the Lord (the Messiah) to prepare His ways;
(77) untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka,
(77) untuk mewartakan kepada umat-Nya bahwa mereka akan diselamatkan, kalau Allah sudah mengampuni dosa-dosa mereka.
(77) To give His people the knowledge of salvation By the forgiveness of their sins,
(78) oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah kita, dengan mana Ia akan melawat kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi,
(78) Tuhan kita murah hati lagi penyayang; guna menyelamatkan kita Ia datang. Seperti matahari terbit di pagi hari,
(78) Because of the tender mercy of our God, With which the Sunrise (the Messiah) from on high will dawn and visit us,
(79) untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan dalam naungan maut untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera."
(79) demikianlah Ia memberikan terang-Nya kepada semua orang yang hidup di dalam kegelapan dan ketakutan. Ia membimbing kita pada jalan yang menuju kedamaian."
(79) To shine upon those who sit in darkness and in the shadow of death, To guide our feet [in a straight line] into the way of peace and serenity."
(80) Adapun anak itu bertambah besar dan makin kuat rohnya. Dan ia tinggal di padang gurun sampai kepada hari ia harus menampakkan diri kepada Israel.
(80) Anak Zakharia itu bertambah besar dan bertambah kuat rohnya. Ia tinggal di padang gurun, sampai tiba waktunya ia menyatakan dirinya kepada bangsa Israel.
(80) The child continued to grow and to become strong in spirit, and he lived in the deserts until the day of his public appearance to Israel [as John the Baptist, the forerunner of the Messiah].
Lukas / Luke / 누가복음
- 1 -
23456789101112131415161718192021222324