www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
Cari isi web dengan Google
(Search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab
(Search verses by keywords)
Terjemahan (translation)
Roma / Romans / 로마서
1234
- 5 -
678910111213141516
Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
5:1-11 = Hasil pembenaran
(1) Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.
(1) Sekarang kita sudah berbaik kembali dengan Allah, karena kita percaya. Dan oleh sebab itu kita hidup dalam kedamaian dengan Allah melalui Tuhan kita Yesus Kristus.
(1) [Berdamai dengan Allah] Kita telah benar di hadapan Allah karena iman kita. Jadi, kita berdamai dengan Allah melalui Tuhan kita Yesus Kristus.
(2) Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.
(2) Oleh sebab kita percaya kepada Yesus, maka Ia memungkinkan kita menghayati kasih Allah, dan dengan kasih itulah kita hidup sekarang. Karena itu kita bersuka hati karena kita mempunyai harapan bahwa kita akan merasakan kebahagiaan yang diberikan Allah!
(2) Melalui iman kita, Kristus telah membawa kita kepada berkat anugerah Allah, yang kita nikmati sekarang. Dan kita sangat bersukacita karena kita mempunyai pengharapan untuk menikmati kemuliaan Allah.
(3) Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,
(3) Dan lebih dari itu, kita pun gembira di dalam penderitaan, sebab kita tahu bahwa penderitaan membuat orang menjadi tekun,
(3) Kita juga bersukacita karena penderitaan yang kita alami. Mengapa kita bersukacita karena penderitaan itu? Karena kita tahu bahwa penderitaan itu membuat kita menjadi lebih sabar.
(4) dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.
(4) dan ketekunan akan membuat orang tahan uji; inilah yang menimbulkan pengharapan.
(4) Kesabaran itu membuat kita tahan uji. Dan tahan uji memberi pengharapan kepada kita.
(5) Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.
(5) Harapan yang seperti ini tidak akan mengecewakan kita, sebab hati kita sudah diisi oleh Allah dengan kasih-Nya. Allah melakukan itu dengan perantaraan Roh-Nya, yang sudah diberikan kepada kita.
(5) Dan pengharapan tidak pernah mengecewakan kita karena Allah telah mencurahkan kasih-Nya untuk mengisi hati kita. Allah memberikan kasih-Nya kepada kita melalui Roh Kudus. Roh Kudus adalah hadiah Allah bagi kita.
(6) Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah.
(6) Ketika kita dalam keadaan tidak berdaya, Kristus mati untuk kita pada waktu yang tepat yang ditentukan oleh Allah; padahal kita orang-orang yang jauh dari Allah.
(6) Kristus mati untuk kita ketika kita masih lemah. Dahulu kita hidup melawan Allah, tetapi pada saat yang tepat, Kristus telah mati untuk kita.
(7) Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar--tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati--.
(7) Untuk seseorang yang adil pun sukar orang mau mati. Barangkali untuk seseorang yang baik, ada juga orang yang berani mati.
(7) Sangat sedikit orang yang rela mati untuk menyelamatkan hidup orang lain, walaupun orang lain itu seorang yang baik. Jika orang itu sangat baik, mungkin ada yang mau mati untuknya.
(8) Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.
(8) Tetapi Allah menyatakan kasih-Nya kepada kita ketika Kristus mati untuk kita pada waktu kita masih orang berdosa.
(8) Tetapi Kristus mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Dengan jalan itu Allah telah menunjukkan bahwa Ia sangat mengasihi kita.
(9) Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.
(9) Sekarang kita sudah berbaik kembali dengan Allah melalui kematian Kristus; karena itu pasti kita akan diselamatkan juga dari murka Allah oleh Kristus.
(9) Kita telah dijadikan benar di hadapan Allah oleh kematian Kristus. Jadi, kita pasti diselamatkan dari kemarahan Allah melalui Kristus.
(10) Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!
(10) Kalau pada masa kita bermusuhan dengan Allah, kita didamaikan dengan-Nya melalui kematian Anak-Nya, apalagi sekarang sesudah hubungan kita dengan Allah baik kembali, tentu kita akan diselamatkan juga melalui hidup Kristus.
(10) Maksudku, ketika kita masih menjadi musuh Allah, Allah telah menjadikan kita sahabat-Nya melalui kematian Anak-Nya. Sekarang kita adalah sahabat Allah, pastilah Allah akan menyelamatkan kita melalui hidup Anak-Nya.
(11) Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu.
(11) Dan lebih daripada itu, kita pun bergembira juga atas kebaikan Allah melalui Tuhan kita Yesus Kristus. Sebab melalui Kristus, kita sekarang menikmati hubungan kita yang baik itu dengan Allah.
(11) Dan kita bukan hanya diselamatkan, tetapi kita juga sangat bersukacita sekarang. Kita bersukacita dalam Tuhan melalui Tuhan kita, Yesus Kristus, karena Dia kita menjadi sahabat Allah sekarang.
5:12-21 = Adam dan Kristus
(12) Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.
(12) Dosa masuk ke dalam dunia melalui satu orang, dan dari dosa itu timbullah kematian. Akibatnya, kematian menjalar pada seluruh umat manusia, sebab semua orang sudah berdosa.
(12) [Adam dan Kristus] Dosa masuk ke dunia karena perbuatan satu orang, dan bersama dosa datang kematian. Jadi, itulah sebabnya semua orang harus mati, sebab semua orang telah berdosa.
(13) Sebab sebelum hukum Taurat ada, telah ada dosa di dunia. Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan kalau tidak ada hukum Taurat.
(13) Sebelum hukum agama Yahudi diberikan, dosa sudah ada di dalam dunia. Tetapi dosa tidak dituntut, karena tidak ada hukum yang bisa dilanggar.
(13) Dosa sudah ada di dunia sebelum hukum Taurat ada, tetapi jika tidak ada hukum Taurat, Allah tidak memperhitungkan dosa itu.
(14) Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang.
(14) Namun, dari zaman Adam sampai pada zaman Musa, kematian menguasai seluruh umat manusia. Malah orang-orang yang tidak membuat pelanggaran dengan cara yang sama seperti yang dibuat oleh Adam, orang-orang itu pun turut juga dikuasai oleh kematian. Adam adalah gambaran daripada Dia yang akan datang kemudian.
(14) Sejak Adam sampai Musa, semua orang harus mati. Adam mati karena dosa, yaitu tidak menaati perintah Allah, tetapi orang yang berdosa bukan seperti cara Adam, juga harus mati. Adam dapat diperbandingkan dengan Kristus yang akan datang kemudian.
(15) Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus.
(15) Tetapi keduanya itu tidak sama; sebab pemberian Allah jauh lebih besar kalau dibandingkan dengan pelanggaran yang dibuat oleh Adam. Pelanggaran satu orang menyebabkan banyak orang mati. Betapa lebih besar lagi akibat dari rahmat Allah dan hadiah keselamatan yang diberikan-Nya kepada begitu banyak orang, melalui kebaikan hati satu orang, yaitu Yesus Kristus.
(15) Dan anugerah Allah tidak sama seperti dosa Adam. Banyak orang mati karena dosa orang yang satu itu, tetapi anugerah Allah yang diterima manusia jauh lebih besar. Banyak orang menerima anugerah Allah sebab anugerah satu orang, yaitu Yesus Kristus.
(16) Dan kasih karunia tidak berimbangan dengan dosa satu orang. Sebab penghakiman atas satu pelanggaran itu telah mengakibatkan penghukuman, tetapi penganugerahan karunia atas banyak pelanggaran itu mengakibatkan pembenaran.
(16) Hadiah Allah juga jauh lebih besar daripada dosa orang yang satu itu. Sebab sesudah satu orang melakukan pelanggaran, keluarlah vonis, "Bersalah". Tetapi sesudah banyak orang berbuat dosa datanglah hadiah dari Allah yang menyatakan, "Tidak bersalah".
(16) Setelah Adam berdosa satu kali, ia dihukum, tetapi anugerah dari Allah berbeda. Anugerah Allah datang setelah banyak dosa, itulah yang mengakibatkan orang benar di hadapan Allah.
(17) Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.
(17) Karena pelanggaran satu orang, kematian menjalar ke mana-mana melalui orang yang satu itu. Betapa lebih besar lagi akibat dari apa yang dilakukan oleh satu orang yang lain, yaitu Yesus Kristus. Melalui Dia, Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada begitu banyak orang, dan dengan cuma-cuma memungkinkan mereka berbaik kembali dengan Allah; mereka akan berkuasa di dunia ini melalui Kristus.
(17) Satu orang telah berdosa, kematian menguasai semua orang karena orang yang satu itu, tetapi sekarang beberapa orang menerima anugerah Allah dengan berkelimpahan dan pemberian-Nya yang besar, yang membenarkan mereka di hadapan Allah. Maka pastilah mereka akan menerima hidup yang benar dan berkuasa melalui satu orang, yaitu Yesus Kristus.
(18) Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup.
(18) Jadi, sebagaimana pelanggaran satu orang mengakibatkan seluruh umat manusia dihukum, begitu juga perbuatan satu orang yang mengikuti kehendak Allah, mengakibatkan semua orang dibebaskan dari kesalahan dan diberi hidup.
(18) Jadi, dosa satu orang membawa kebinasaan kepada semua orang, tetapi dengan cara yang sama, satu hal yang baik yang dilakukan Kristus membuat semua orang benar di hadapan Allah. Dan hal itu membawa hidup yang benar bagi semua orang.
(19) Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar.
(19) Dan sebagaimana banyak orang menjadi orang berdosa karena satu orang tidak taat, begitu juga banyak orang dimungkinkan berbaik kembali dengan Allah karena satu orang taat kepada Allah.
(19) Satu orang tidak taat pada Allah dan banyak orang menjadi berdosa, tetapi dengan cara yang sama, karena ketaatan satu Orang, banyak orang akan menjadi benar di hadapan Allah.
(20) Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah,
(20) Yang memberikan hukum agama Yahudi adalah Allah sendiri. Tetapi semakin manusia berusaha mentaati hukum itu, semakin mereka melanggarnya dan berdosa terhadap Allah. Namun semakin manusia berbuat dosa, Allah semakin pula mengasihi mereka.
(20) Hukum Taurat datang, pelanggaran orang semakin banyak, tetapi ketika orang semakin berdosa, Allah semakin melimpahkan anugerah-Nya.
(21) supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.
(21) Nah, kita harus mati karena kita berbuat dosa. Tetapi Allah mengasihi kita dan memberi jalan kepada kita untuk berbaik kembali dengan Dia. Dan karena hubungan kita dengan Allah sudah baik kembali, Ia memberikan juga hidup sejati dan kekal kepada kita melalui Yesus Kristus, Tuhan kita.
(21) Dosa pernah memakai kematian untuk menguasai kita, tetapi Allah telah memberikan lebih banyak anugerah-Nya kepada manusia, sehingga anugerah itu dapat menguasai dengan membuat manusia benar di hadapan-Nya. Itulah yang membawa hidup yang kekal melalui Yesus Kristus, Tuhan kita.
Roma / Romans / 로마서
1234
- 5 -
678910111213141516