www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
Cari isi web dengan Google
(Search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab
(Search verses by keywords)
Terjemahan (translation)
1 Tesalonika / 1 Thessalonians / 데살로니가전서
1
- 2 -
345
Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
English Amplified 2015

[Versi Mudah Dibaca 2006]
2:1-12 = Pelayanan Paulus di Tesalonika
(1) Kamu sendiripun memang tahu, saudara-saudara, bahwa kedatangan kami di antaramu tidaklah sia-sia.
(1) Saudara-saudara! Kalian sendiri tahu bahwa kunjungan kami kepadamu tidak percuma.
(1) {Paul's Ministry}For you know, brothers and sisters, that our coming to you has not been ineffective (fruitless, in vain),
(2) Tetapi sungguhpun kami sebelumnya, seperti kamu tahu, telah dianiaya dan dihina di Filipi, namun dengan pertolongan Allah kita, kami beroleh keberanian untuk memberitakan Injil Allah kepada kamu dalam perjuangan yang berat.
(2) Kalian tahu bahwa sebelum kami datang kepadamu di Tesalonika, kami sudah dianiaya dan dihina di Filipi. Tetapi meskipun banyak orang melawan kami, Allah kita sudah memberikan kami keberanian untuk memberitakan kepadamu Kabar Baik yang berasal daripada-Nya.
(2) but after we had already suffered and been outrageously treated in Philippi, as you know, yet in [the strength of] our God we summoned the courage to proclaim boldly to you the good news of God [regarding salvation] amid great opposition.
(3) Sebab nasihat kami tidak lahir dari kesesatan atau dari maksud yang tidak murni dan juga tidak disertai tipu daya.
(3) Ajakan kami kepadamu bukannya suatu kekeliruan; juga bukan dengan maksud yang tidak murni atau untuk menipu.
(3) For our appeal does not come from delusion or impure motives, nor [is it motivated] by deceit [our message is complete, accurate, and based on the truth—it does not change].
(4) Sebaliknya, karena Allah telah menganggap kami layak untuk mempercayakan Injil kepada kami, karena itulah kami berbicara, bukan untuk menyukakan manusia, melainkan untuk menyukakan Allah yang menguji hati kita.
(4) Tidak! Kami tidak berbicara untuk menyenangkan hati orang, melainkan untuk menyenangkan hati Allah, yang menguji hati kami. Sebab kami dianggap layak oleh Allah untuk menyebarkan Kabar Baik itu.
(4) But just as we have been approved by God to be entrusted with the gospel [that tells the good news of salvation through faith in Christ], so we speak, not as [if we were trying] to please people [to gain power and popularity], but to please God who examines our hearts [expecting our best].
(5) Karena kami tidak pernah bermulut manis--hal itu kamu ketahui--dan tidak pernah mempunyai maksud loba yang tersembunyi--Allah adalah saksi--
(5) Kalian sendiri tahu bahwa tidak pernah kami bermulut manis atau mengelabui kalian untuk menyembunyikan maksud-maksud serakah. Allah saksinya!
(5) For as you well know, we never came with words of flattery nor with a pretext for greed—God is our witness—
(6) juga tidak pernah kami mencari pujian dari manusia, baik dari kamu, maupun dari orang-orang lain, sekalipun kami dapat berbuat demikian sebagai rasul-rasul Kristus.
(6) Kami tidak juga berusaha untuk mendapat pujian dari orang--baik dari kalian maupun dari orang lain. Sebenarnya sebagai rasul Kristus, kami boleh saja menuntut sesuatu dari kalian.
(6) nor did we seek glory and honor from people, neither from you nor from anyone else, though as apostles of Christ we had the power to assert our authority.
(7) Tetapi kami berlaku ramah di antara kamu, sama seperti seorang ibu mengasuh dan merawati anaknya.
(7) Tetapi kami bersikap lemah lembut sewaktu berada di tengah-tengah kalian, seperti seorang ibu merawat anak-anaknya.
(7) But we behaved gently when we were among you, like a devoted mother tenderly caring for her own children.
(8) Demikianlah kami, dalam kasih sayang yang besar akan kamu, bukan saja rela membagi Injil Allah dengan kamu, tetapi juga hidup kami sendiri dengan kamu, karena kamu telah kami kasihi.
(8) Karena kasih sayang kami, kami bersedia memberikan kepadamu bukan saja Kabar Baik yang dari Allah itu, tetapi hidup kamipun juga. Sebab kami sangat mengasihi kalian!
(8) Having such a deep affection for you, we were delighted to share with you not only God's good news but also our own lives, because you had become so very dear to us.
(9) Sebab kamu masih ingat, saudara-saudara, akan usaha dan jerih lelah kami. Sementara kami bekerja siang malam, supaya jangan menjadi beban bagi siapapun juga di antara kamu, kami memberitakan Injil Allah kepada kamu.
(9) Tentu kalian masih ingat bagaimana kerasnya kami berusaha dan berjuang. Siang malam kami bekerja supaya kami tidak menyusahkan seorang pun dari kalian sewaktu kami menyebarkan Kabar Baik yang dari Allah itu kepadamu.
(9) For you remember, believers, our labor and hardship. We worked night and day [practicing our trade] in order not to be a [financial] burden to any of you while we proclaimed the gospel of God to you.
(10) Kamu adalah saksi, demikian juga Allah, betapa saleh, adil dan tak bercacatnya kami berlaku di antara kamu, yang percaya.
(10) Kami hidup dengan suci, benar dan tanpa cela terhadap kalian yang sudah percaya kepada Kristus. Kalianlah saksi-saksi kami, begitu juga Allah.
(10) You are witnesses, and so is God, how unworldly and just and blameless was our behavior toward you who believe [in our Lord Jesus Christ].
(11) Kamu tahu, betapa kami, seperti bapa terhadap anak-anaknya, telah menasihati kamu dan menguatkan hatimu seorang demi seorang,
(11) Kalian tahu bahwa kami memperlakukan kalian masing-masing seperti seorang bapak memperlakukan anak-anaknya.
(11) For you know how we were exhorting and encouraging and imploring each one of you just as a father does [in dealing with] his own children, [guiding you]
(12) dan meminta dengan sangat, supaya kamu hidup sesuai dengan kehendak Allah, yang memanggil kamu ke dalam Kerajaan dan kemuliaan-Nya.
(12) Kami menasihati kalian, kami memberi dorongan kepadamu dan kami mendesak supaya kalian hidup demikian rupa sehingga menyenangkan hati Allah. Karena Allah sudah memanggil kalian untuk menjadi warga Dunia Baru Allah dan menikmati kebesaran-Nya.
(12) to live lives [of honor, moral courage, and personal integrity] worthy of the God who [saves you and] calls you into His own kingdom and glory.
2:13-20 = Sukacita atas jemaat
(13) Dan karena itulah kami tidak putus-putusnya mengucap syukur juga kepada Allah, sebab kamu telah menerima firman Allah yang kami beritakan itu, bukan sebagai perkataan manusia, tetapi--dan memang sungguh-sungguh demikian--sebagai firman Allah, yang bekerja juga di dalam kamu yang percaya.
(13) Ada lagi satu hal lain yang membuat kami selalu mengucapkan terima kasih kepada Allah. Hal itu ialah, bahwa pada waktu kami menyampaikan berita dari Allah kepadamu, kalian mendengar dan menerima berita itu bukan sebagai berita dari manusia, tetapi sebagai berita yang benar-benar dari Allah. Dialah yang sedang bekerja dalam dirimu yang percaya kepada Kristus.
(13) And we also thank God continually for this, that when you received the word of God [concerning salvation] which you heard from us, you welcomed it not as the word of [mere] men, but as it truly is, the word of God, which is effectually at work in you who believe [exercising its inherent, supernatural power in those of faith].
(14) Sebab kamu, saudara-saudara, telah menjadi penurut jemaat-jemaat Allah di Yudea, jemaat-jemaat di dalam Kristus Yesus, karena kamu juga telah menderita dari teman-teman sebangsamu segala sesuatu yang mereka derita dari orang-orang Yahudi.
(14) Saudara-saudara, hal yang kalian alami telah dialami juga oleh jemaat-jemaat Allah di Yudea yang menjadi milik Kristus Yesus. Kalian mengalami penderitaan dari pihak bangsamu sendiri, sama seperti yang dialami oleh jemaat-jemaat Allah di Yudea itu dari pihak orang-orang Yahudi.
(14) For you, brothers and sisters, became imitators of the churches of God in Christ Jesus that are in Judea, because you too suffered the same [kind of] persecution from your own countrymen, as they did from the Jews,
(15) Bahkan orang-orang Yahudi itu telah membunuh Tuhan Yesus dan para nabi dan telah menganiaya kami. Apa yang berkenan kepada Allah tidak mereka pedulikan dan semua manusia mereka musuhi,
(15) Orang-orang itu yang membunuh Tuhan Yesus dan nabi-nabi, serta menganiaya kami. Mereka memusuhi semua orang, dan Allah sama sekali tidak senang kepada mereka.
(15) who killed both the Lord Jesus and the prophets, and harassed and drove us out; and [they] continue to be highly displeasing to God and [to show themselves] hostile to all people,
(16) karena mereka mau menghalang-halangi kami memberitakan firman kepada bangsa-bangsa lain untuk keselamatan mereka. Demikianlah mereka terus-menerus menambah dosa mereka sampai genap jumlahnya dan sekarang murka telah menimpa mereka sepenuh-penuhnya.
(16) Bahkan mereka menghalang-halangi kami untuk memberitakan kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi berita yang dapat menyelamatkan bangsa-bangsa itu. Dengan demikian orang-orang Yahudi itu menambah terus dosa-dosa mereka sampai jumlahnya lengkap. Dan sekarang mereka akhirnya ditimpa murka Allah!
(16) forbidding us from speaking to the Gentiles (non-Jews) so that they may be saved. So, as always, they fill up [to the brim] the measure of their sins [allotted to them by God]. But [God's] wrath has come upon them at last [completely and forever].
(17) Tetapi kami, saudara-saudara, yang seketika terpisah dari kamu, jauh di mata, tetapi tidak jauh di hati, sungguh-sungguh, dengan rindu yang besar, telah berusaha untuk datang menjenguk kamu.
(17) Tetapi Saudara-saudara, sejak kami terpisah sementara waktu dari kalian--terpisah di mata tetapi tidak di hati--kami semakin rindu kepadamu dan berusaha sungguh-sungguh untuk bertemu lagi dengan kalian!
(17) But since we were taken away from you, believers, for a little while—in person, but not in heart—we endeavored, with great longing to see you face to face.
(18) Sebab kami telah berniat untuk datang kepada kamu--aku, Paulus, malahan lebih dari sekali--,tetapi Iblis telah mencegah kami.
(18) Kami berniat pergi mengunjungi kalian; dan saya, sudah mencobanya satu dua kali, tetapi Iblis menghalangi kami.
(18) For we wanted to come to you—I, Paul, again and again [wanted to come], but Satan hindered us.
(19) Sebab siapakah pengharapan kami atau sukacita kami atau mahkota kemegahan kami di hadapan Yesus, Tuhan kita, pada waktu kedatangan-Nya, kalau bukan kamu?
(19) Sungguh kalianlah harapan dan kegembiraan kami. Sebab nanti kalau Tuhan Yesus datang, dan kita menghadap-Nya, maka kalianlah yang akan menjadi kebanggaan kami!
(19) For who is [the object of] our hope or joy or our victor's wreath of triumphant celebration [when we stand] in the presence of our Lord Jesus at His coming? Is it not you?
(20) Sungguh, kamulah kemuliaan kami dan sukacita kami.
(20) Memang kalianlah kebanggaan dan kegembiraan kami!
(20) For you are [indeed] our glory and our joy!
1 Tesalonika / 1 Thessalonians / 데살로니가전서
1
- 2 -
345