website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik Indonesia terpercaya
vidinici pakaian dan lingerie wanita

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
Cari isi web dengan Google
(Search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab
(Search verses by keywords)
Terjemahan (translation)
1 Tesalonika / 1 Thessalonians / 데살로니가전서
123
- 4 -
5
Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
English Amplified 2015

[Versi Mudah Dibaca 2006]
4:1-12 = Nasihat supaya hidup kudus
(1) Akhirnya, saudara-saudara, kami minta dan nasihatkan kamu dalam Tuhan Yesus: Kamu telah mendengar dari kami bagaimana kamu harus hidup supaya berkenan kepada Allah. Hal itu memang telah kamu turuti, tetapi baiklah kamu melakukannya lebih bersungguh-sungguh lagi.
(1) Akhirnya Saudara-saudara, kami sudah memberikan teladan kepadamu mengenai bagaimana kalian harus hidup untuk menyenangkan hati Allah. Memang kalian sudah hidup seperti itu. Tetapi sekarang atas kuasa Tuhan Yesus, kami minta dengan sangat kepadamu dan mendesak supaya kalian lebih berusaha lagi dalam hal itu!
(1) {Sanctification and Love}Finally, believers, we ask and admonish you in the Lord Jesus, that you follow the instruction that you received from us about how you ought to walk and please God (just as you are actually doing) and that you excel even more and more [pursuing a life of purpose and living in a way that expresses gratitude to God for your salvation].
(2) Kamu tahu juga petunjuk-petunjuk mana yang telah kami berikan kepadamu atas nama Tuhan Yesus.
(2) Sebab kalian sudah mengetahui petunjuk-petunjuk yang telah kami berikan kepadamu atas kuasa Tuhan Yesus.
(2) For you know what commandments and precepts we gave you by the authority of the Lord Jesus.
(3) Karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan,
(3) Inilah kehendak Allah: Supaya kalian hidup khusus untuk Dia, suci, menjauhi segala perbuatan yang cabul.
(3) For this is the will of God, that you be sanctified [separated and set apart from sin]: that you abstain and back away from sexual immorality;
(4) supaya kamu masing-masing mengambil seorang perempuan menjadi isterimu sendiri dan hidup di dalam pengudusan dan penghormatan,
(4) Setiap lelaki di antara kalian harus tahu bagaimana hidup bersama istrinya dengan cara yang menyenangkan hati Allah dan manusia.
(4) that each of you know how to control his own body in holiness and honor [being available for God's purpose and separated from things profane],
(5) bukan di dalam keinginan hawa nafsu, seperti yang dibuat oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah,
(5) Jangan hidup mengikuti keinginan hawa nafsu terhadap istrimu, seperti yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah.
(5) not [to be used] in lustful passion, like the Gentiles who do not know God and are ignorant of His will;
(6) dan supaya dalam hal-hal ini orang jangan memperlakukan saudaranya dengan tidak baik atau memperdayakannya. Karena Tuhan adalah pembalas dari semuanya ini, seperti yang telah kami katakan dan tegaskan dahulu kepadamu.
(6) Dalam hal seperti itu, janganlah seorang pun berbuat salah kepada saudaranya, ataupun menipunya. Dahulu kami sudah memberi peringatan yang keras kepadamu, bahwa Tuhan akan menghukum orang-orang yang melakukan kesalahan-kesalahan seperti itu.
(6) and that [in this matter of sexual misconduct] no man shall transgress and defraud his brother because the Lord is the avenger in all these things, just as we have told you before and solemnly warned you.
(7) Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar, melainkan apa yang kudus.
(7) Allah memanggil kita, bukan supaya kita hidup cabul, melainkan supaya kita hidup dengan cara yang menyenangkan hati-Nya.
(7) For God has not called us to impurity, but to holiness [to be dedicated, and set apart by behavior that pleases Him, whether in public or in private].
(8) Karena itu siapa yang menolak ini bukanlah menolak manusia, melainkan menolak Allah yang telah memberikan juga Roh-Nya yang kudus kepada kamu.
(8) Orang yang menolak pengajaran ini, bukannya menolak manusia, melainkan menolak Allah yang memberikan Roh-Nya yang suci kepadamu.
(8) So whoever rejects and disregards this is not [merely] rejecting man but the God who gives His Holy Spirit to you [to dwell in you and empower you to overcome temptation].
(9) Tentang kasih persaudaraan tidak perlu dituliskan kepadamu, karena kamu sendiri telah belajar kasih mengasihi dari Allah.
(9) Tidak perlu lagi kami menulis kepadamu tentang bagaimana kalian harus mengasihi saudara-saudara yang seiman. Kalian sendiri sudah diajari oleh Allah untuk saling mengasihi.
(9) Now concerning brotherly love, you have no need for anyone to write you, for you have been [personally] taught by God to love one another [that is, to have an unselfish concern for others and to do things for their benefit].
(10) Hal itu kamu lakukan juga terhadap semua saudara di seluruh wilayah Makedonia. Tetapi kami menasihati kamu, saudara-saudara, supaya kamu lebih bersungguh-sungguh lagi melakukannya.
(10) Dan hal ini sudah kalian tunjukkan terhadap semua saudara seiman di seluruh Makedonia. Tetapi, Saudara-saudara, kami minta dengan sangat, supaya hidupmu menjadi lebih baik lagi.
(10) For indeed you already do practice it toward all the believers throughout Macedonia [by actively displaying your love and concern for them]. But we urge you, brothers and sisters, that you excel [in this matter] more and more,
(11) Dan anggaplah sebagai suatu kehormatan untuk hidup tenang, untuk mengurus persoalan-persoalan sendiri dan bekerja dengan tangan, seperti yang telah kami pesankan kepadamu,
(11) Berusahalah hidup dengan tenang dan tidak mencampuri persoalan orang lain. Hendaklah kalian bekerja mencari nafkah sendiri, sebagaimana kami dahulu sudah perintahkan kepadamu.
(11) and to make it your ambition to live quietly and peacefully, and to mind your own affairs and work with your hands, just as we directed you,
(12) sehingga kamu hidup sebagai orang-orang yang sopan di mata orang luar dan tidak bergantung pada mereka.
(12) Kalau kalian hidup demikian, kalian tidak bergantung kepada siapapun juga, dan orang-orang yang tidak percaya kepada Kristus, akan menghormati kalian.
(12) so that you will behave properly toward outsiders [exhibiting good character, personal integrity, and moral courage worthy of the respect of the outside world], and be dependent on no one and in need of nothing [be self-supporting].
4:13-18 = Kedatangan Tuhan
(13) Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan.
(13) Saudara-saudara, kami ingin supaya kalian mengetahui yang sebenarnya mengenai orang-orang yang sudah meninggal; supaya kalian tidak bersedih hati seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan.
(13) {Those Who Died in Christ}Now we do not want you to be uninformed, believers, about those who are asleep [in death], so that you will not grieve [for them] as the others do who have no hope [beyond this present life].
(14) Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia.
(14) Kita percaya bahwa Yesus sudah mati dan hidup kembali. Itu sebabnya kita percaya juga bahwa Allah akan menghidupkan kembali semua orang yang percaya kepada Yesus dan telah meninggal, supaya mereka hidup bersama Dia.
(14) For if we believe that Jesus died and rose again [as in fact He did], even so God [in this same way—by raising them from the dead] will bring with Him those [believers] who have fallen asleep in Jesus.
(15) Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal.
(15) Mengenai hal itu, inilah ajaran Tuhan yang kami mau sampaikan kepadamu: Pada waktu Tuhan Yesus datang, kita yang masih hidup tidak akan mendahului orang-orang yang sudah meninggal lebih dahulu.
(15) For we say this to you by the Lord's [own] word, that we who are still alive and remain until the coming of the Lord, will in no way precede [into His presence] those [believers] who have fallen asleep [in death].
(16) Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;
(16) Nanti malaikat agung akan berseru dengan suara yang keras dan trompet Allah dibunyikan sebagai tanda aba-aba. Lalu Tuhan Yesus sendiri akan turun dari surga, dan orang-orang Kristen yang telah meninggal akan dihidupkan terlebih dahulu.
(16) For the Lord Himself will come down from heaven with a shout of command, with the voice of the archangel and with the [blast of the] trumpet of God, and the dead in Christ will rise first.
(17) sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.
(17) Sesudah itu, kita yang masih hidup pada waktu itu akan bersama-sama diangkat dengan mereka ke dalam awan-awan untuk berjumpa dengan Tuhan di udara. Lalu kita akan tinggal dengan Tuhan selama-lamanya.
(17) Then we who are alive and remain [on the earth] will simultaneously be caught up (raptured) together with them [the resurrected ones] in the clouds to meet the Lord in the air, and so we will always be with the Lord!
(18) Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini.
(18) Sebab itu, hendaklah kalian saling menguatkan hati dengan memakai kata-kata ini.
(18) Therefore comfort and encourage one another with these words [concerning our reunion with believers who have died].
1 Tesalonika / 1 Thessalonians / 데살로니가전서
123
- 4 -
5