website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik Indonesia terpercaya
vidinici pakaian dan lingerie wanita

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
Cari isi web dengan Google
(Search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab
(Search verses by keywords)
Terjemahan (translation)
Ibrani / Hebrews / 히브리서
12
- 3 -
45678910111213
Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
English Amplified 2015

[Versi Mudah Dibaca 2006]
3:1-6 = Yesus lebih tinggi dari Musa
(1) Sebab itu, hai saudara-saudara yang kudus, yang mendapat bagian dalam panggilan sorgawi, pandanglah kepada Rasul dan Imam Besar yang kita akui, yaitu Yesus,
(1) Saudara-saudara sesama Kristen yang sudah dipanggil juga oleh Allah! Coba pikirkan dalam-dalam mengenai Yesus ini! Allah mengutus Dia khusus untuk menjadi Imam Agung dalam agama yang kita anut.
(1) {Jesus Our High Priest}Therefore, holy brothers and sisters, who share in the heavenly calling, [thoughtfully and attentively] consider the Apostle and High Priest whom we confessed [as ours when we accepted Him as Savior], namely, Jesus;
(2) yang setia kepada Dia yang telah menetapkan-Nya, sebagaimana Musapun setia dalam segenap rumah-Nya.
(2) Ia setia kepada Allah yang sudah memilih Dia untuk pekerjaan itu, seperti juga Musa dahulu setia menunaikan tugasnya di Rumah Allah.
(2) He was faithful to Him who appointed Him [Apostle and High Priest], as Moses also was faithful in all God's house.
(3) Sebab Ia dipandang layak mendapat kemuliaan lebih besar dari pada Musa, sama seperti ahli bangunan lebih dihormati dari pada rumah yang dibangunnya.
(3) Tetapi Yesus patut mendapat kehormatan yang lebih besar daripada Musa. Sebab orang yang membangun rumah harus mendapat kehormatan lebih besar daripada rumah itu sendiri.
(3) Yet Jesus has been considered worthy of much greater glory and honor than Moses, just as the builder of a house has more honor than the house.
(4) Sebab setiap rumah dibangun oleh seorang ahli bangunan, tetapi ahli bangunan segala sesuatu ialah Allah.
(4) Memang setiap rumah ada yang membangunnya, tetapi yang membangun segala sesuatu adalah Allah sendiri.
(4) For every house is built by someone, but the builder of all things is God.
(5) Dan Musa memang setia dalam segenap rumah Allah sebagai pelayan untuk memberi kesaksian tentang apa yang akan diberitakan kemudian,
(5) Musa setia sebagai pelayan di dalam Rumah Allah dan menyampaikan hal-hal yang akan diberitahukan oleh Allah pada masa yang akan datang.
(5) Now Moses was faithful in [the administration of] all God's house, [but only] as a ministering servant, [his ministry serving] as a testimony of the things which were to be spoken afterward [the revelation to come in Christ];
(6) tetapi Kristus setia sebagai Anak yang mengepalai rumah-Nya; dan rumah-Nya ialah kita, jika kita sampai kepada akhirnya teguh berpegang pada kepercayaan dan pengharapan yang kita megahkan.
(6) Tetapi Kristus setia sebagai Anak yang bertanggung jawab atas Rumah Allah. Dan kita inilah Rumah Allah, kalau kita tetap bersemangat dan tetap yakin untuk mendapat apa yang kita harapkan.
(6) but Christ is faithful as a Son over His [Father's] house. And we are His house if we hold fast our confidence and sense of triumph in our hope [in Christ].
3:7-19 = Binasa karena murtad
(7) Sebab itu, seperti yang dikatakan Roh Kudus: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya,
(7) Sebab itu, seperti kata Roh Allah, "Kalau pada hari ini kamu mendengar suara Allah,
(7) Therefore, just as the Holy Spirit says, "Today if you hear His voice,
(8) janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman pada waktu pencobaan di padang gurun,
(8) janganlah kamu berkeras kepala, seperti leluhurmu, ketika mereka memberontak terhadap Allah, dan menguji Allah di padang pasir.
(8) Do not harden your hearts as [your fathers did] in the rebellion [of Israel at Meribah], On the day of testing in the wilderness,
(9) di mana nenek moyangmu mencobai Aku dengan jalan menguji Aku, sekalipun mereka melihat perbuatan-perbuatan-Ku, empat puluh tahun lamanya.
(9) 'Di sana leluhurmu mencobai Aku, dan menguji Aku,' kata Allah, 'padahal mereka sudah melihat perbuatan-Ku empat puluh tahun lamanya.'
(9) Where your fathers tried Me by testing [My forbearance and tolerance], And saw My works for forty years [And found I stood their test].
(10) Itulah sebabnya Aku murka kepada angkatan itu, dan berkata: Selalu mereka sesat hati, dan mereka tidak mengenal jalan-Ku,
(10) Itulah sebabnya Aku murka terhadap mereka dan Aku berkata, 'Mereka selalu tidak setia, dan enggan mentaati perintah-perintah-Ku.'
(10) "Therefore I was angered with this generation, And I said, 'They always go astray in their heart, And they did not know My ways [nor become progressively better and more intimately acquainted with them]';
(11) sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku: Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku."
(11) Aku marah dan bersumpah, 'Mereka tak akan masuk ke negeri itu untuk mendapat istirahat bersama Aku.'"
(11) So I swore [an oath] in My wrath, 'They shall not enter My rest [the promised land].'"
(12) Waspadalah, hai saudara-saudara, supaya di antara kamu jangan terdapat seorang yang hatinya jahat dan yang tidak percaya oleh karena ia murtad dari Allah yang hidup.
(12) Saudara-saudara, hati-hatilah jangan sampai ada di antaramu seorang yang hatinya begitu jahat dan tidak beriman, sehingga ia berbalik dan menjauhi Allah yang hidup!
(12) {The Peril of Unbelief}Take care, brothers and sisters, that there not be in any one of you a wicked, unbelieving heart [which refuses to trust and rely on the Lord, a heart] that turns away from the living God.
(13) Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan "hari ini", supaya jangan ada di antara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa.
(13) Jadi, supaya tidak ada seorang pun dari antaramu yang tertipu oleh dosa sehingga menentang Allah, hendaklah kalian saling menasihati setiap hari selama kita masih hidup dalam zaman yang disebut "Hari Ini" dalam Alkitab.
(13) But continually encourage one another every day, as long as it is called "Today" [and there is an opportunity], so that none of you will be hardened [into settled rebellion] by the deceitfulness of sin [its cleverness, delusive glamour, and sophistication].
(14) Karena kita telah beroleh bagian di dalam Kristus, asal saja kita teguh berpegang sampai kepada akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula.
(14) Kita semua adalah teman seperjuangan dengan Kristus, asal kita sampai akhir memegang teguh keyakinan yang kita miliki pada mulanya.
(14) For we [believers] have become partakers of Christ [sharing in all that the Messiah has for us], if only we hold firm our newborn confidence [which originally led us to Him] until the end,
(15) Tetapi apabila pernah dikatakan: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman",
(15) Inilah yang tertulis dalam Alkitab, "Kalau pada hari ini kamu mendengar suara Allah, janganlah kamu berkeras kepala, seperti leluhurmu, ketika mereka memberontak terhadap Allah."
(15) while it is said, "Today [while there is still opportunity] if you hear His voice, Do not harden your heart, as when they provoked Me [in the rebellion in the desert at Meribah]."
(16) siapakah mereka yang membangkitkan amarah Allah, sekalipun mereka mendengar suara-Nya? Bukankah mereka semua yang keluar dari Mesir di bawah pimpinan Musa?
(16) Nah, siapakah orang-orang yang mendengar suara Allah lalu memberontak terhadap-Nya? Itulah semua orang yang dipimpin oleh Musa keluar dari Mesir, bukan?
(16) For who were they who heard and yet provoked Him [with rebellious acts]? Was it not all those who came out of Egypt led by Moses?
(17) Dan siapakah yang Ia murkai empat puluh tahun lamanya? Bukankah mereka yang berbuat dosa dan yang mayatnya bergelimpangan di padang gurun?
(17) Dan terhadap siapakah Allah marah empat puluh tahun lamanya? Terhadap mereka yang berdosa, yang jatuh mati di padang gurun, bukan?
(17) And with whom was He angry for forty years? Was it not with those who sinned, whose dead bodies were scattered in the desert?
(18) Dan siapakah yang telah Ia sumpahi, bahwa mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Nya? Bukankah mereka yang tidak taat?
(18) Ketika Allah bersumpah begini, "Mereka tidak akan masuk ke negeri itu untuk mendapat istirahat bersama-Ku" --siapakah pula yang dimaksudkan oleh Allah? Yang dimaksudkan ialah orang-orang yang memberontak terhadap Allah, bukan?
(18) And to whom did He swear [an oath] that they would not enter His rest, but to those who disobeyed [those who would not listen to His word]?
(19) Demikianlah kita lihat, bahwa mereka tidak dapat masuk oleh karena ketidakpercayaan mereka.
(19) Sekarang kita mengerti bahwa mereka tidak dapat masuk, karena mereka tidak percaya kepada Allah.
(19) So we see that they were not able to enter [into His rest—the promised land] because of unbelief and an unwillingness to trust in God.
Ibrani / Hebrews / 히브리서
12
- 3 -
45678910111213