www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
Cari isi web dengan Google
(Search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab
(Search verses by keywords)
Terjemahan (translation)
Wahyu / Revelation / 요한계시록
12345678910111213
- 14 -
1516171819202122
Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
English Amplified 2015

[Versi Mudah Dibaca 2006]
14:1-5 = Anak Domba dan pengikut-Nya yang ditebus-Nya
(1) Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya.
(1) Kemudian saya melihat, lalu nampak Anak Domba itu berdiri di atas Bukit Sion. Bersama Dia ada 144.000 orang yang pada dahi masing-masing tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya.
(1) {The Lamb and the 144,000 on Mount Zion}Then I looked, and this is what I saw: the Lamb stood [firmly established] on Mount Zion, and with Him a hundred and forty-four thousand who had His name and His Father's name inscribed on their foreheads [signifying God's own possession].
(2) Dan aku mendengar suatu suara dari langit bagaikan desau air bah dan bagaikan deru guruh yang dahsyat. Dan suara yang kudengar itu seperti bunyi pemain-pemain kecapi yang memetik kecapinya.
(2) Lalu saya mendengar suara dari langit menderu seperti bunyi air terjun yang besar dan seperti gemuruh guntur yang hebat. Suara itu terdengar seperti suara musik dari pemain-pemain kecapi yang sedang memainkan kecapinya.
(2) And I heard a voice from heaven, like the sound of great waters and like the rumbling of mighty thunder; and the voice that I heard [seemed like music and] was like the sound of harpists playing on their harps.
(3) Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorangpun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebus dari bumi itu.
(3) Di depan takhta dan keempat makhluk serta para pemimpin di sekeliling takhta itu, 144.000 orang itu menyanyikan suatu nyanyian yang baru. Nyanyian itu tidak dapat dipelajari oleh seorang pun selain oleh 144.000 orang itu yang sudah dibebaskan dari bumi.
(3) And they sang a new song before the throne [of God] and before the four living creatures and the elders; and no one could learn the song except the hundred and forty-four thousand who had been purchased (ransomed, redeemed) from the earth.
(4) Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.
(4) Mereka itu orang-orang yang tetap murni seperti perawan, karena tidak mengadakan hubungan dengan wanita. Mereka mengikuti Anak Domba itu ke mana saja ia pergi. Dari antara seluruh umat manusia, merekalah yang sudah dibebaskan sebagai persembahan pertama kepada Allah dan kepada Anak Domba.
(4) These are the ones who have not been defiled [by relations] with women, for they are celibate. These are the ones who follow the Lamb wherever He goes. These have been purchased and redeemed from among men [of Israel] as the first fruits [sanctified and set apart for special service] for God and the Lamb.
(5) Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.
(5) Tidak pernah mereka berdusta; dan tidak ada cela sedikit pun pada mereka.
(5) No lie was found in their mouth, for they are blameless (spotless, untainted, beyond reproach).
14:6-13 = Pemberitahuan tentang penghakiman
(6) Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum,
(6) Lalu saya melihat seorang malaikat lain yang terbang tinggi di langit. Malaikat itu membawa berita tentang Kabar Baik yang abadi untuk disampaikan kepada manusia di bumi yaitu kepada semua bangsa, suku, bahasa dan negara.
(6) {The Angel with the Gospel}Then I saw another angel flying in midheaven, with an eternal gospel to preach to the inhabitants of the earth, to every nation and tribe and language and people;
(7) dan ia berseru dengan suara nyaring: "Takutlah akan Allah dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air."
(7) Malaikat itu berseru dengan suara yang keras, "Takutlah kepada Allah, dan pujilah kebesaran-Nya! Sebab sudah waktunya Allah menghakimi manusia. Sembahlah Dia yang menjadikan langit, bumi, laut dan semua mata air!"
(7) and he said with a loud voice, "Fear God [with awe and reverence], and give Him glory [and honor and praise in worship], because the hour of His judgment has come; [with all your heart] worship Him who created the heaven and the earth, the sea and the springs of water."
(8) Dan seorang malaikat lain, malaikat kedua, menyusul dia dan berkata: "Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, yang telah memabukkan segala bangsa dengan anggur hawa nafsu cabulnya."
(8) Malaikat kedua menyusul malaikat yang pertama sambil berseru, "Sudah jatuh! Kota Babel yang besar sudah jatuh! Ia sudah membuat segala bangsa menjadi mabuk dengan air anggur--yaitu anggur dari nafsu cabulnya!"
(8) {Doom for Proud Babylon}Then another angel, a second one, followed, saying, "Fallen, fallen is Babylon the great, she who has made all nations drink the wine of the passion of her immorality [corrupting them with idolatry]."
(9) Dan seorang malaikat lain, malaikat ketiga, menyusul mereka, dan berkata dengan suara nyaring: "Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya,
(9) Seorang malaikat ketiga menyusul dua malaikat itu, sambil berseru dengan suara yang keras, "Orang yang memuja binatang itu dengan patungnya, dan mempunyai tanda binatang itu pada dahi atau tangannya,
(9) {Doom for Worshipers of the Beast}Then another angel, a third one, followed them, saying with a loud voice, "Whoever worships the beast and his image and receives the mark [of the beast] on his forehead or on his hand,
(10) maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murka-Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba.
(10) orang itu akan minum anggur Allah, yaitu anggur amarah-Nya yang sudah dituang-Nya ke dalam wadahnya, tanpa dikurangi sedikit pun! Semua orang itu akan disiksa di dalam api dan belerang di hadapan malaikat-malaikat suci dan di hadapan Anak Domba itu.
(10) he too will [have to] drink of the wine of the wrath of God, mixed undiluted into the cup of His anger; and he will be tormented with fire and brimstone (flaming sulfur) in the presence of the holy angels and in the presence of the Lamb (Christ).
(11) Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya."
(11) Asap dari api yang menyiksa orang-orang itu akan mengepul terus-menerus untuk selama-lamanya. Siang malam tidak ada henti-hentinya mereka tersiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang itu dan patungnya, semua orang yang mempunyai tanda nama binatang itu."
(11) And the smoke of their torment ascends forever and ever; and they have no rest day and night—those who worship the beast and his image, and whoever receives the mark of his name."
(12) Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus.
(12) Dalam hal ini umat Allah yang taat kepada perintah-perintah Allah dan setia kepada Yesus, perlu menjadi tabah.
(12) Here is [encouragement for] the steadfast endurance of the saints (God's people), those who habitually keep God's commandments and their faith in Jesus.
(13) Dan aku mendengar suara dari sorga berkata: Tuliskan: "Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini." "Sungguh," kata Roh, "supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka."
(13) Lalu saya mendengar suara dari surga berkata, "Tulislah ini: Mulai sekarang, berbahagialah orang-orang yang mati selagi melayani Tuhan!" "Benar!" jawab Roh Allah. "Mereka akan berhenti bekerja keras, karena hasil pelayanan mereka selalu akan menyertai mereka."
(13) Then I heard [the distinct words of] a voice from heaven, saying, "Write, 'Blessed (happy, prosperous, to be admired) are the dead who die in the Lord from now on!'" "Yes, [blessed indeed]," says the Spirit, "so that they may rest and have relief from their labors, for their deeds do follow them."
14:14-20 = Tuaian di bumi
(14) Dan aku melihat: sesungguhnya, ada suatu awan putih, dan di atas awan itu duduk seorang seperti Anak Manusia dengan sebuah mahkota emas di atas kepala-Nya dan sebilah sabit tajam di tangan-Nya.
(14) Kemudian saya melihat, maka nampak suatu awan yang putih. Di atas awan itu duduk seorang yang kelihatannya seperti manusia. Di kepala-Nya ada sebuah mahkota emas, dan di tangan-Nya ada sebuah sabit yang tajam.
(14) {The Reapers}Again I looked, and this is what I saw: a white cloud, and sitting on the cloud was One like the Son of Man, with a crown of gold on His head and a sharp sickle [of swift judgment] in His hand.
(15) Maka keluarlah seorang malaikat lain dari Bait Suci; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada Dia yang duduk di atas awan itu: "Ayunkanlah sabit-Mu itu dan tuailah, karena sudah tiba saatnya untuk menuai; sebab tuaian di bumi sudah masak."
(15) Kemudian seorang malaikat lain keluar dari Rumah Allah. Dengan suara yang keras, ia berseru kepada Dia yang duduk di atas awan itu, "Ayunkanlah sabit-Mu itu dan tuailah sekarang, sebab sudah waktunya untuk panen; bumi sudah matang untuk dituai!"
(15) And another angel came out of the temple, calling with a loud voice to Him who was sitting upon the cloud, "Put in Your sickle and reap [at once], for the hour to reap [in judgment] has arrived, because the earth's harvest is fully ripened."
(16) Dan Ia, yang duduk di atas awan itu, mengayunkan sabit-Nya ke atas bumi, dan bumipun dituailah.
(16) Lalu Dia yang duduk di atas awan itu mengayunkan sabit-Nya ke bumi, maka bumi pun dituai.
(16) So He who was sitting on the cloud cast His sickle over the earth, and the earth was reaped (judged).
(17) Dan seorang malaikat lain keluar dari Bait Suci yang di sorga; juga padanya ada sebilah sabit tajam.
(17) Kemudian saya melihat seorang malaikat yang lain lagi keluar dari Rumah Allah di surga. Ia pun memegang sebuah sabit yang tajam.
(17) Then another angel came out of the temple (sanctuary) in heaven, and he also had a sharp sickle.
(18) Dan seorang malaikat lain datang dari mezbah; ia berkuasa atas api dan ia berseru dengan suara nyaring kepada malaikat yang memegang sabit tajam itu, katanya: "Ayunkanlah sabitmu yang tajam itu dan potonglah buah-buah pohon anggur di bumi, karena buahnya sudah masak."
(18) Setelah itu, seorang malaikat lain, yang berkuasa atas api, datang dari mezbah. Dengan suara yang kuat ia berseru kepada malaikat yang memegang sabit yang tajam itu, "Ayunkanlah sabitmu itu dan keratlah buah-buah pohon anggur di bumi, karena buah-buahnya sudah matang!"
(18) And another angel came from the altar, the one who has power over fire; and he called with a loud voice to him who had the sharp sickle, saying, "Put in your sharp sickle and reap the clusters of grapes from the vine of the earth, because her grapes are ripe [for judgment]."
(19) Lalu malaikat itu mengayunkan sabitnya ke atas bumi, dan memotong buah pohon anggur di bumi dan melemparkannya ke dalam kilangan besar, yaitu murka Allah.
(19) Maka malaikat itu mengayunkan sabitnya ke bumi dan menyabit buah-buah anggur dari batangnya, lalu melemparkannya ke dalam alat pemeras anggur amarah Allah yang meluap-luap.
(19) So the angel swung his sickle to the earth and harvested the grapevine of the earth, and threw the grapes into the great wine press of the wrath and indignation of God [as judgment of the rebellious world].
(20) Dan buah-buah anggur itu dikilang di luar kota dan dari kilangan itu mengalir darah, tingginya sampai ke kekang kuda dan jauhnya dua ratus mil.
(20) Buah-buah anggur itu diperas di luar kota, dan dari alat pemeras anggur itu mengalirlah darah seperti sungai, sejauh tiga ratus kilometer, dan sedalam hampir dua meter.
(20) And the grapes in the wine press were trampled and crushed outside the city, and blood poured from the wine press, reaching up to the horses' bridles, for a distance of sixteen hundred stadia.
Wahyu / Revelation / 요한계시록
12345678910111213
- 14 -
1516171819202122