website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik Indonesia terpercaya
vidinici pakaian dan lingerie wanita

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
Cari isi web dengan Google
(Search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab
(Search verses by keywords)
Terjemahan (translation)
1 Raja Raja / 1 Kings / 열왕기상
1
- 2 -
345678910111213141516171819202122
Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
English Amplified 2015

[Versi Mudah Dibaca 2006]
2:1-12 = Pesan Daud yang terakhir sebelum meninggal
(1) Ketika saat kematian Daud mendekat, ia berpesan kepada Salomo, anaknya:
(1) Ketika telah dekat ajalnya, Daud memanggil Salomo, putranya, dan memberikan pesan-pesannya yang terakhir. Daud berkata,
(1) {David's Charge to Solomon}When David's time to die approached, he gave instructions to Solomon his son, saying,
(2) Aku ini akan menempuh jalan segala yang fana, maka kuatkanlah hatimu dan berlakulah seperti laki-laki.
(2) "Sudah saatnya aku meninggal dunia. Hendaklah engkau yakin dan berani.
(2) "I am going the way of all the earth [as dust to dust]. Be strong and prove yourself a man.
(3) Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa, supaya engkau beruntung dalam segala yang kaulakukan dan dalam segala yang kautuju,
(3) Lakukanlah apa yang diperintahkan TUHAN Allahmu kepadamu. Taatilah semua hukum-hukum dan perintah-perintah-Nya yang tertulis dalam Buku Musa, supaya ke mana pun engkau pergi engkau akan berhasil dalam segala usahamu.
(3) Keep the charge of the LORD your God, [that is, fulfill your obligation to] walk in His ways, keep His statutes, His commandments, His precepts, and His testimonies, as it is written in the Law of Moses, so that you may succeed in everything that you do and wherever you turn,
(4) dan supaya TUHAN menepati janji yang diucapkan-Nya tentang aku, yakni: Jika anak-anakmu laki-laki tetap hidup di hadapan-Ku dengan setia, dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa, maka keturunanmu takkan terputus dari takhta kerajaan Israel.
(4) Kalau engkau taat kepada TUHAN, Ia akan menepati janji-Nya bahwa keturunanku akan memerintah Israel, asal mereka dengan sepenuh hati dan segenap jiwa selalu setia mentaati perintah-perintah-Nya.
(4) so that the LORD may fulfill His promise concerning me, saying, 'If your sons are careful regarding their way [of life], to walk before Me in truth with all their heart and mind and with all their soul, you shall not fail to have a man (descendant) on the throne of Israel.'
(5) Dan lagi engkaupun mengetahui apa yang dilakukan kepadaku oleh Yoab, anak Zeruya, apa yang dilakukannya kepada kedua panglima Israel, yakni Abner bin Ner dan Amasa bin Yeter. Ia membunuh mereka dan menumpahkan darah dalam zaman damai seakan-akan ada perang, sehingga sabuk pinggangnya dan kasut kakinya berlumuran darah.
(5) Ada lagi satu hal! Kau pasti ingat apa yang telah dilakukan Yoab kepadaku dengan membunuh kedua perwira Israel, yaitu Abner anak Ner dan Amasa anak Yeter. Ia membunuh mereka pada masa damai untuk membalas pembunuhan yang mereka lakukan pada masa perang. Ia membunuh orang yang tidak bersalah tapi sekarang akulah yang harus menanggung perbuatannya dan akulah yang menderita.
(5) Now you also know what Joab the son of Zeruiah [my sister] did to me, and what he did to the two commanders of the armies of Israel, to Abner the son of Ner and to Amasa the son of Jether, [both of] whom he murdered; avenging the blood of war in [a time of] peace. And he put the [innocent] blood of war [of Abner and Amasa] on his belt that was around his waist, and on his sandals on his feet.
(6) Maka bertindaklah dengan bijaksana dan janganlah biarkan yang ubanan itu turun dengan selamat ke dalam dunia orang mati.
(6) Nah, anakku, kau harus bertindak terhadap dia menurut apa yang kauanggap baik; hanya jangan biarkan dia meninggal secara wajar.
(6) So act in accordance with your wisdom, but do not let his gray head go down to Sheol (the place of the dead) in peace.
(7) Tetapi kepada anak-anak Barzilai, orang Gilead itu, haruslah kautunjukkan kemurahan hati. Biarlah mereka termasuk golongan yang mendapat makanan dari mejamu, sebab merekapun menunjukkan kesetiaannya dengan menyambut aku pada waktu aku melarikan diri dari depan kakakmu Absalom.
(7) Tetapi terhadap anak-anak lelaki Barzilai dari Gilead hendaklah engkau berlaku baik. Kau harus menjamin kebutuhan mereka sehari-hari, sebab mereka telah berbuat baik kepadaku ketika aku melarikan diri dari abangmu, Absalom.
(7) But be gracious and kind to the sons of Barzillai the Gileadite, and let them be among those who [have the honor to] eat at your table; for they met me [with kindness] when I fled from your brother Absalom.
(8) Juga masih ada padamu Simei bin Gera, orang Benyamin, dari Bahurim. Dialah yang mengutuki aku dengan kutuk yang kejam pada waktu aku pergi ke Mahanaim, tetapi kemudian ia datang menyongsong aku di sungai Yordan dan aku telah bersumpah kepadanya demi TUHAN: Takkan kubunuh engkau dengan pedang!
(8) Mengenai Simei anak Gera dari kota Bahurim di wilayah Benyamin, ada pula pesanku kepadamu. Dalam perjalananku ke Mahanaim, Simei itu dahulu mengutuki aku dengan kejam. Tetapi kemudian, ketika ia datang menjemput aku di Sungai Yordan, aku bersumpah kepadanya demi TUHAN bahwa aku tidak akan membunuhnya.
(8) And look, you have with you Shimei the son of Gera, the Benjamite of Bahurim; he is the one who cursed me with a sinister curse the day I went to Mahanaim. But he came down to meet me at the Jordan [on my return], and I swore to him by the LORD, saying, 'I will not put you to death with the sword.'
(9) Sekarang janganlah bebaskan dia dari hukuman, sebab engkau seorang yang bijaksana dan tahu apa yang harus kaulakukan kepadanya untuk membuat yang ubanan itu turun dengan berdarah ke dalam dunia orang mati."
(9) Tetapi inilah pesanku kepadamu: jangan biarkan dia bebas dari hukuman. Aku tahu engkau bijaksana; jadi, meskipun ia sudah tua, usahakanlah supaya ia dihukum mati."
(9) But now do not let him go unpunished, for you are a wise man; and you will know what to do to him, and you will bring his gray head down to Sheol [covered] with blood."
(10) Kemudian Daud mendapat perhentian bersama-sama nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di kota Daud.
(10) Kemudian Daud meninggal dan dimakamkan di Kota Daud.
(10) {Death of David}So David lay down with his fathers [in death] and was buried in the City of David.
(11) Dan Daud memerintah orang Israel selama empat puluh tahun; di Hebron ia memerintah tujuh tahun, dan di Yerusalem ia memerintah tiga puluh tiga tahun.
(11) Ia menjadi raja Israel selama empat puluh tahun: tujuh tahun ia berkedudukan di Hebron, dan tiga puluh tiga tahun di Yerusalem.
(11) The time that David reigned over Israel was forty years: he reigned seven years in Hebron and thirty-three years in Jerusalem.
(12) Salomo duduk di atas takhta Daud, ayahnya, dan kerajaannya sangat kokoh.
(12) Kemudian Salomo menjadi raja menggantikan Daud, ayahnya. Kekuasaan Salomo sebagai raja sangat kukuh.
(12) Then Solomon sat on the throne of David his father, and his kingdom was firmly established.
2:13-46 = Tindakan-tindakan Salomo untuk mengokohkan takhtanya
(13) Pada suatu hari Adonia, anak Hagit, masuk menghadap Batsyeba, ibu Salomo, lalu perempuan itu berkata: "Apakah engkau datang dengan maksud damai?" Jawabnya: "Ya, damai!"
(13) Pada suatu hari, Adonia pergi kepada Batsyeba. Bertanyalah Batsyeba kepada Adonia, "Apakah kunjunganmu ini dengan maksud baik?" "Ya," jawab Adonia.
(13) Now Adonijah the son of [David and] Haggith came to Bathsheba the mother of Solomon. She said, "Do you come in peace?" And he said, "In peace."
(14) Kemudian katanya: "Ada sesuatu yang hendak kukatakan kepadamu." Jawab perempuan itu: "Katakanlah!"
(14) Lalu ia menambahkan, "Ada sesuatu yang saya ingin minta dari ibu." "Apa?" tanya Batsyeba.
(14) Then he said, "I have something to say to you." And she said, "Speak."
(15) Lalu katanya: "Engkau sendiri tahu bahwa akulah yang berhak atas kedudukan raja, dan bahwa seluruh Israel mengharapkan, supaya aku menjadi raja; tetapi sebaliknya kedudukan raja jatuh kepada adikku, sebab dari Tuhanlah ia mendapatnya.
(15) Adonia menjawab, "Ibu tahu bahwa sayalah yang seharusnya menjadi raja; itu sudah diharapkan oleh seluruh Israel. Tetapi yang terjadi adalah yang sebaliknya; adikku yang menjadi raja, karena TUHAN menghendaki demikian.
(15) So he said, "You know that the kingdom belonged to me [as the eldest living son] and all Israel looked to me and expected me to be king. However, the kingdom has passed [from me] and became my brother's, for it was his from the LORD.
(16) Dan sekarang, satu permintaan saja kusampaikan kepadamu; janganlah tolak permintaanku." Jawab perempuan itu kepadanya: "Katakanlah!"
(16) Sekarang ada satu permintaan saya, kiranya Ibu jangan menolaknya."
(16) So now I am making one request of you; do not refuse me." And she said to him, "Speak."
(17) Maka katanya: "Bicarakanlah kiranya dengan raja Salomo, sebab ia tidak akan menolak permintaanmu, supaya Abisag, gadis Sunem itu, diberikannya kepadaku menjadi isteriku."
(17) "Apa permintaanmu?" tanya Batsyeba. Adonia menjawab, "Saya mohon Ibu mau meminta kepada Raja Salomo untuk mengizinkan saya mengawini Abisag, gadis dari Sunem itu. Saya yakin Salomo tidak akan menolak permintaan Ibu."
(17) He said, "Please speak to King Solomon, for he will not refuse you; ask that he may give me Abishag the Shunammite as a wife."
(18) Jawab Batsyeba: "Baik, aku akan membicarakan hal itu untuk engkau dengan raja."
(18) "Ya, baiklah," jawab Batsyeba. "Saya akan membicarakan hal itu dengan raja untuk engkau."
(18) Bathsheba replied, "Very well; I will speak to the king for you."
(19) Batsyeba masuk menghadap raja Salomo untuk membicarakan hal itu untuk Adonia, lalu bangkitlah raja mendapatkannya serta tunduk menyembah kepadanya; kemudian duduklah ia di atas takhtanya dan ia menyuruh meletakkan kursi untuk bunda raja, lalu perempuan itu duduk di sebelah kanannya.
(19) Maka pergilah Batsyeba kepada raja dengan maksud membicarakan hal itu untuk Adonia. Raja berdiri menyambut ibunya dan sujud kepadanya, lalu duduk lagi di atas tahtanya. Kemudian ia menyuruh orang menyediakan kursi di sebelah kanannya untuk ibunya.
(19) {Adonijah Executed}So Bathsheba went to King Solomon to speak to him for Adonijah. And the king rose to meet her, bowed before her, and sat down on his throne; then he had a throne set for her, the king's mother, and she sat on his right.
(20) Berkatalah perempuan itu: "Suatu permintaan kecil saja yang kusampaikan kepadamu, janganlah tolak permintaanku." Jawab raja kepadanya: "Mintalah, ya ibu, sebab aku tidak akan menolak permintaanmu."
(20) Setelah duduk, berkatalah Batsyeba, "Ibu ingin meminta sesuatu yang kecil saja daripadamu. Ibu harap kau tidak akan menolaknya." "Apa itu, Ibu?" tanya Salomo. "Saya tidak akan menolak."
(20) Then she said, "I am making one small request of you; do not refuse me." And the king said to her, "Ask, my mother, for I will not refuse you."
(21) Kata perempuan itu: "Biarlah Abisag, gadis Sunem itu, diberikan kepada kakakmu Adonia menjadi isterinya."
(21) Batsyeba menjawab, "Izinkanlah Adonia, abangmu itu mengawini Abisag."
(21) So she said, "Let Abishag the Shunammite be given to your brother Adonijah as a wife."
(22) Tetapi raja Salomo menjawab ibunya: "Mengapa engkau meminta hanya Abisag, gadis Sunem itu, untuk Adonia? Minta jugalah untuknya kedudukan raja! Bukankah dia saudaraku yang lebih tua, dan di pihaknya ada imam Abyatar dan Yoab, anak Zeruya?"
(22) "Mengapa Ibu meminta hal itu kepada saya?" tanya Salomo. "Itu sama saja dengan meminta supaya saya memberikan tahta kerajaan ini kepadanya. Bukankah dia abang saya? Lagi pula Imam Abyatar dan Yoab memihak dia!"
(22) King Solomon answered and said to his mother, "And why are you asking for Abishag the Shunammite for Adonijah? Ask the kingdom for him also—since he is my older brother—[ask it] for him and for Abiathar the priest and Joab the son of Zeruiah [his supporters]!"
(23) Lalu bersumpahlah raja Salomo demi TUHAN: "Beginilah kiranya Allah menghukum aku, bahkan lebih dari pada itu, jika Adonia tidak membayarkan nyawanya dengan permintaan ini!
(23) Setelah berkata begitu bersumpahlah Salomo demi TUHAN, "Biarlah saya terkena kutukan TUHAN, kalau saya tidak menghukum mati Adonia karena permintaannya itu!
(23) Then King Solomon swore by the LORD, saying, "May God do the same to me, and more also, if Adonijah has not requested this [deplorable] thing against his own life.
(24) Oleh sebab itu, demi TUHAN yang hidup, yang menegakkan aku dan mendudukkan aku di atas takhta Daud, ayahku, dan yang membuat bagiku suatu keluarga seperti yang dijanjikan-Nya: pada hari ini juga Adonia harus dibunuh."
(24) TUHAN telah mengukuhkan kedudukan saya pada tahta ayah saya, Daud. TUHAN telah menepati janji-Nya dan telah memberikan kerajaan ini kepada saya dan keturunan saya. Saya bersumpah demi TUHAN yang hidup bahwa Adonia akan mati hari ini juga!"
(24) So now, as the LORD lives, who has established me and set me on the throne of David my father, and who has made me a house as He promised, Adonijah shall indeed be put to death today."
(25) Lalu raja Salomo menyerahkan hal itu kepada Benaya bin Yoyada; orang ini memancung dia sehingga mati.
(25) Maka Raja Salomo memberi perintah kepada Benaya, lalu Benaya pergi membunuh Adonia.
(25) So King Solomon sent Benaiah the son of Jehoiada, and he struck Adonijah and he died.
(26) Dan kepada imam Abyatar raja berkata: "Pergilah ke Anatot, ke tanah milikmu, sebab engkau patut dihukum mati, tetapi pada hari ini aku tidak akan membunuh engkau, oleh karena engkau telah mengangkat tabut Tuhan ALLAH di depan Daud, ayahku, dan oleh karena engkau telah turut menderita dalam segala sengsara yang diderita ayahku."
(26) Kemudian berkatalah Raja Salomo kepada Imam Abyatar, "Pergilah ke kampung halamanmu di Anatot. Kau patut dihukum mati, tapi hari ini aku tak akan membunuhmu, karena ketika kau masih bersama ayahku, kau ikut merasakan segala penderitaannya. Dan kau juga yang mengurus Peti Perjanjian TUHAN."
(26) Then the king said to Abiathar the priest, "Go to Anathoth to your own fields, for you certainly deserve to die; but I will not put you to death this day, because you carried the ark of the Lord GOD before my father David, and you suffered everything that my father endured."
(27) Lalu Salomo memecat Abyatar dari jabatannya sebagai imam TUHAN. Dengan demikian Salomo memenuhi firman TUHAN yang telah dikatakan-Nya di Silo mengenai keluarga Eli.
(27) Lalu Salomo memecat Abyatar sebagai imam. Dengan perbuatan Salomo itu apa yang telah dikatakan TUHAN di Silo tentang keturunan Imam Eli telah menjadi kenyataan.
(27) So Solomon dismissed Abiathar [a descendant of Eli] from being priest to the LORD, fulfilling the word of the LORD, which He had spoken concerning the house (descendants) of Eli in Shiloh.
(28) Ketika kabar itu sampai kepada Yoab--memang Yoab telah memihak kepada Adonia, sekalipun ia tidak memihak kepada Absalom--maka larilah Yoab ke kemah TUHAN, lalu memegang tanduk-tanduk mezbah.
(28) Yoab mendengar tentang semua yang telah terjadi itu. Ia menjadi takut karena ia memihak kepada Adonia. Tapi, dahulu ia tidak memihak kepada Absalom. Maka ia lari ke Kemah TUHAN dan memegang ujung-ujung mezbah.
(28) {Joab Executed}Now the news reached Joab, for Joab had supported and followed Adonijah, although he had not followed Absalom. So Joab fled to the [sacred] tent of the LORD and took hold of the horns of the altar [to seek asylum].
(29) Kemudian diberitahukanlah kepada Salomo, bahwa Yoab sudah lari ke kemah TUHAN, dan telah ada di samping mezbah. Lalu Salomo menyuruh Benaya bin Yoyada: "Pergilah, pancung dia."
(29) Berita ini disampaikan kepada Raja Salomo. Maka raja menyuruh Benaya membunuh Yoab.
(29) King Solomon was told that Joab had fled to the tent of the LORD and was at that moment beside the altar. Then Solomon sent Benaiah the son of Jehoiada, saying, "Go, strike him down."
(30) Benaya masuk ke dalam kemah TUHAN serta berkata kepadanya: "Beginilah kata raja: Keluarlah." Jawabnya: "Tidak, sebab di sinilah aku mau mati." Lalu Benaya menyampaikan jawab itu kepada raja, katanya: "Beginilah kata Yoab dan beginilah jawabnya kepadaku."
(30) Benaya pergi ke Kemah TUHAN dan berkata kepada Yoab, "Raja menyuruh engkau keluar dari situ!" "Tidak," jawab Yoab. "Saya mau mati di sini." Benaya kembali dan melaporkan hal itu kepada raja.
(30) So Benaiah came to the tent of the LORD and told Joab, "This is what the king commands, 'Come out of there.'" But Joab said, "No, for I will die here." Then Benaiah brought word to the king again, saying, "This is what Joab said, and this is how he answered me."
(31) Kata raja kepadanya: "Perbuatlah seperti yang dikatakannya; pancunglah dia dan kuburkanlah dia; dengan demikian engkau menjauhkan dari padaku dan dari pada kaumku noda darah yang ditumpahkan Yoab dengan tidak beralasan.
(31) Mendengar itu raja berkata, "Pergilah dan laksanakanlah apa yang dikatakannya itu. Bunuh dia dan kuburkan dia, supaya aku dan seluruh keturunan ayahku tidak bertanggung jawab lagi atas pembunuhan yang dilakukan Yoab terhadap orang yang tidak bersalah.
(31) The king said to him, "Do as he has said. Strike him down and bury him, so that you may remove from me and from my father's house the innocent blood which Joab shed.
(32) Dan TUHAN akan menanggungkan darahnya kepadanya sendiri, karena ia telah membunuh dua orang yang lebih benar dan lebih baik dari padanya. Ia membunuh mereka dengan pedang, dengan tidak diketahui ayahku Daud, yaitu Abner bin Ner, panglima Israel, dan Amasa bin Yeter, panglima Yehuda.
(32) TUHAN akan menghukum dia karena pembunuhan yang telah dilakukannya tanpa setahu ayahku. Abner perwira Israel, dan Amasa perwira Yehuda, kedua-duanya tidak bersalah. Mereka lebih baik daripada Yoab sendiri, tetapi ia membunuh mereka.
(32) The LORD will return his bloody deeds upon his own head, because he struck down two men more righteous and honorable than he and killed them with the sword, without my father David knowing: Abner the son of Ner, commander of the army of Israel, and Amasa the son of Jether, commander of the army of Judah.
(33) Demikianlah darah mereka akan ditanggungkan kepada Yoab dan keturunannya untuk selama-lamanya, tetapi Daud dan keturunannya dan keluarganya dan takhtanya akan mendapat selamat dari pada TUHAN sampai selama-lamanya."
(33) Hukuman karena kematian kedua perwira itu akan ditanggung oleh Yoab dan keturunannya untuk selama-lamanya. Tetapi seluruh keturunan ayahku yang menjadi raja, selalu akan diberkati TUHAN--mereka akan beruntung."
(33) So shall their blood return on the head of Joab and the heads of his descendants forever. But for David, his descendants, his house, and his throne, may there be peace from the LORD forever."
(34) Maka berangkatlah Benaya bin Yoyada, lalu memancung dan membunuh Yoab, kemudian dia dikuburkan di rumahnya sendiri di padang gurun.
(34) Maka pergilah Benaya ke Kemah TUHAN dan membunuh Yoab di situ. Lalu Yoab dikuburkan di rumahnya di luar kota.
(34) So Benaiah the son of Jehoiada went up [to the tabernacle] and struck and killed Joab, and he was buried at his own house in the wilderness [of Judah].
(35) Raja mengangkat Benaya bin Yoyada menggantikan Yoab menjadi kepala tentara; dan raja mengangkat imam Zadok menggantikan Abyatar.
(35) Kemudian raja mengangkat Benaya menjadi panglima angkatan bersenjata menggantikan Yoab, dan Zadok diangkat menjadi imam menggantikan Abyatar.
(35) The king appointed Benaiah the son of Jehoiada over the army in Joab's place, and appointed Zadok the priest in place of Abiathar.
(36) Kemudian raja menyuruh memanggil Simei, dan berkata kepadanya: "Dirikanlah bagimu sebuah rumah di Yerusalem, diamlah di sana, dan janganlah keluar dari sana ke mana-manapun.
(36) Sesudah itu raja memanggil Simei lalu berkata kepadanya, "Buatlah rumah untuk dirimu di Yerusalem ini. Tinggallah di situ dan jangan keluar dari kota.
(36) {Shimei Executed}Now the king sent word and called for Shimei and said to him, "Build yourself a house in Jerusalem and live there. Do not go from there to any other place.
(37) Sebab ketahuilah sungguh-sungguh, bahwa pada waktu engkau keluar dan menyeberangi sungai Kidron, pastilah engkau mati dibunuh dan darahmu akan ditanggungkan kepadamu sendiri."
(37) Kalau kau berani keluar dan pergi melewati anak Sungai Kidron, kau harus dibunuh; dan kau sendirilah yang menanggung kesalahan itu."
(37) For on the day you leave and cross over the Brook Kidron, know for certain that you shall surely die; your blood shall be on your own head."
(38) Lalu berkatalah Simei kepada raja: "Baiklah demikian! Seperti yang tuanku raja katakan, demikianlah akan dilakukan hambamu ini." Lalu Simei diam di Yerusalem beberapa waktu lamanya.
(38) "Baik, Paduka Yang Mulia," jawab Simei. "Saya akan menuruti perintah Baginda." Maka tinggallah Simei di Yerusalem beberapa waktu lamanya.
(38) Shimei said to the king, "The word (ruling) is good. As my lord the king has said, so will your servant do." So Shimei lived in Jerusalem for many days.
(39) Dan sesudah lewat tiga tahun, terjadilah bahwa dua orang hamba Simei lari kepada Akhis bin Maakha, raja Gat, lalu diberitahukan kepada Simei: "Ketahuilah, kedua orang hambamu ada di Gat."
(39) Setelah tiga tahun terjadilah hal berikut ini: Dua orang hamba Simei lari ke Gat, kepada Raja Akhis putra Maakha. Ketika Simei diberitahu tentang hal itu, ia
(39) But it happened after three years, that two of Shimei's servants ran away to Achish the son of Maacah, the king of Gath. And Shimei was told, "Behold, your [runaway] servants are in Gath."
(40) Maka berkemaslah Simei, dipelanainya keledainya, dan pergilah ia ke Gat, kepada Akhis, untuk mencari hambanya itu. Lalu Simei pulang dan membawa mereka dari Gat.
(40) memasang pelana pada keledainya lalu pergi kepada Raja Akhis di Gat untuk mencari kedua hambanya itu. Ia menemukan mereka lalu membawa mereka pulang.
(40) So Shimei arose, saddled his donkey, and went to Gath to [King] Achish to look for his servants. And Shimei went and brought them back from Gath.
(41) Ketika diberitahukan kepada Salomo, bahwa tadinya Simei pergi dari Yerusalem ke Gat dan sekarang sudah pulang,
(41) Ketika Salomo mendengar apa yang telah dilakukan oleh Simei,
(41) Now Solomon was told that Shimei had gone from Jerusalem to Gath, and had returned.
(42) maka raja menyuruh memanggil Simei dan berkata kepadanya: "Bukankah aku telah menyuruh engkau bersumpah demi TUHAN dan telah memperingatkan engkau, begini: Ketahuilah sungguh-sungguh, bahwa pada waktu engkau keluar dan pergi ke mana-manapun, pastilah engkau mati dibunuh! Dan engkau telah menjawab: Baiklah demikian, aku akan mentaatinya.
(42) ia menyuruh memanggil Simei lalu berkata, "Aku sudah membuat engkau berjanji demi TUHAN bahwa engkau tidak akan meninggalkan Yerusalem. Dan aku juga sudah memperingatkan engkau bahwa apabila engkau keluar dari Yerusalem, engkau harus mati. Nah, engkau sudah berjanji dan setuju untuk mentaati perintahku itu, bukan?
(42) So the king sent word and called for Shimei and said to him, "Did I not make you swear by the LORD and solemnly warn you, saying, 'Know for certain that on the day you leave [Jerusalem] and go anywhere, you shall surely die'? And you said to me, 'The word (ruling) I have heard is good.'
(43) Mengapa engkau tidak menepati sumpah demi TUHAN itu dan juga perintah yang kuperintahkan kepadamu?"
(43) Tetapi sekarang mengapa kauingkari janjimu itu dan kaulanggar perintahku?
(43) Why then have you not kept the oath of the LORD, and the command which I gave you?"
(44) Kemudian kata raja kepada Simei: "Engkau sendiri tahu dalam hatimu segala kejahatan yang kauperbuat kepada Daud, ayahku, maka TUHAN telah menanggungkan kejahatanmu itu kepadamu sendiri.
(44) Kau tahu betul semua kejahatanmu terhadap ayahku. Untuk itu TUHAN akan menghukummu,
(44) The king also said to Shimei, "You are aware in your own heart of all the evil you did to my father David; so the LORD shall return your evil on your own head.
(45) Tetapi diberkatilah kiranya raja Salomo dan kokohlah takhta Daud di hadapan TUHAN sampai selama-lamanya."
(45) tetapi aku akan diberkati-Nya dan kerajaan ayahku akan dikukuhkan-Nya sampai selama-lamanya."
(45) But King Solomon shall be blessed, and the throne of David shall be established before the LORD forever."
(46) Raja memberi perintah kepada Benaya bin Yoyada, lalu keluarlah Benaya, dipancungnya Simei sehingga mati. Demikianlah kerajaan itu kokoh di tangan Salomo.
(46) Setelah berkata begitu, raja memberi perintah kepada Benaya lalu pergilah Benaya membunuh Simei. Kini Salomo berkuasa penuh di dalam kerajaannya.
(46) So the king commanded Benaiah the son of Jehoiada, and he went out and struck down Shimei, and he died. So the kingdom was established in the hands of Solomon.
1 Raja Raja / 1 Kings / 열왕기상
1
- 2 -
345678910111213141516171819202122