website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik GSM Indonesia www.agennomor.com
vidinici banner www.vidinici.com

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
 
Pakai Google mencari seluruh web (search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab (Search verse by words)
Cari (words)
Terjemahan (translation)
Ayat Alkitab acak (random) untuk anda baca dan renungkan saat ini adalah:

1 Tawarikh (Perjanjian Lama)
1 Tawarikh 13 : 1 = Daud berunding dengan pemimpin-pemimpin pasukan seribu dan pasukan seratus dan dengan semua pemuka.

Dibawah ini adalah seluruh isi kitab 2 Raja Raja 11 (2 Raja Raja / 2RAJ 11 / 2 Kings 11 / 열왕기하 11)

Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
11:1-20 = Atalya dibunuh dan Yoas menjadi raja
(2Taw 22:10-23:21)
(1) Ketika Atalya, ibu Ahazia, melihat bahwa anaknya sudah mati, maka bangkitlah ia membinasakan semua keturunan raja.
(1) Ketika Atalya mengetahui bahwa Raja Ahazia, anaknya, sudah mati, ia memerintahkan supaya seluruh keluarga Ahazia dibunuh.
(1) [Atalya Membunuh Anak-anak Raja di Yehuda] Ketika Atalya ibu Ahazia melihat anaknya telah mati, maka ia maju membinasakan seluruh keturunan raja.
(2) Tetapi Yoseba, anak perempuan raja Yoram, saudara perempuan Ahazia, mengambil Yoas bin Ahazia, menculik dia dari tengah-tengah anak-anak raja yang hendak dibunuh itu, memasukkan dia dengan inang penyusunya ke dalam gudang tempat tidur, dan menyembunyikan dia terhadap Atalya, sehingga dia tidak dibunuh.
(2) Yoas anak Ahazia nyaris dibunuh juga bersama putra-putra raja yang lainnya, tetapi ia lolos karena diselamatkan oleh Yoseba bibinya. Yoas dan pengasuhnya dibawa dan disembunyikan di sebuah kamar tidur di Rumah TUHAN.
(2) Yoseba anak Raja Yoram, saudara perempuan dari Ahazia, mengambil Yoas anak Ahazia dan menculiknya dari tengah-tengah anak-anak raja yang akan dibunuh itu. Yoas dimasukkan bersama pengasuhnya ke dalam kamar tidur agar tersembunyi dari Atalya, sehingga ia selamat dari pembunuhan.
(3) Maka tinggallah dia enam tahun lamanya bersama-sama perempuan itu dengan bersembunyi di rumah TUHAN, sementara Atalya memerintah negeri.
(3) Enam tahun lamanya Yoseba memelihara anak itu di dalam Rumah TUHAN sewaktu Atalya memerintah sebagai ratu.
(3) Yoas disembunyikan bersama para imam di Bait TUHAN selama 6 tahun. Selama masa itu Atalya memerintah atas negeri itu sebagai ratu.
(4) Dalam tahun yang ketujuh Yoyada mengundang para kepala pasukan seratus dari orang Kari dan dari pasukan bentara penunggu. Disuruhnyalah mereka datang kepadanya di rumah TUHAN, lalu diikatnya perjanjian dengan mereka dengan menyuruh mereka bersumpah di rumah TUHAN. Kemudian diperlihatkannyalah anak raja itu kepada mereka.
(4) Pada tahun ketujuh, para perwira pengawal pribadi ratu dan para pengawal istana dipanggil oleh Imam Yoyada untuk bertemu dengan dia di Rumah TUHAN. Di sana ia menyuruh mereka bersumpah untuk melaksanakan rencananya. Ia memperlihatkan Yoas, putra Raja Ahazia, kepada mereka,
(4) Pada tahun ketujuh imam agung Yoyada mengundang para kepala pasukan orang Kari dan pasukan pengawal untuk pertemuan di dalam Bait TUHAN. Kemudian dia mengadakan suatu perjanjian dengan mereka dan mereka bersumpah dalam Bait TUHAN. Sesudah itu ia memperlihatkan Yoas anak raja kepada mereka.
(5) Sesudah itu ia memerintahkan kepada mereka: "Inilah yang harus kamu lakukan: sepertiga dari kamu, yakni yang selesai bertugas pada hari Sabat di sini, tetapi mengawal di istana raja--
(5) dan memberi perintah ini, "Apabila kalian bertugas pada hari Sabat, sepertiga dari kalian harus berjaga di istana,
(5) Setelah itu Yoyada memberikan perintah kepada mereka katanya, “Inilah yang harus kamu laksanakan, sepertiga dari kamu harus bertugas pada setiap Hari Sabat menjaga istana raja,
(6) sepertiga lagi ada di pintu gerbang Sur dan sepertiga pula di pintu gerbang di belakang para bentara penunggu--haruslah mengawal di istana;
(6) sepertiga lagi di pintu Gerbang Sur, dan selebihnya di pintu gerbang di belakang pengawal-pengawal yang lain.
(6) sepertiga lagi di pintu gerbang Sur, dan sepertiga lainnya berada di pintu gerbang di belakang para penjaga. Dengan cara demikian, kamu seakan-akan merupakan suatu tembok pelindung bagi Yoas.
(7) dan kedua regu dari pada kamu, yakni semua orang yang bertugas di sini pada hari Sabat dan mengawal di rumah TUHAN,
(7) Kedua regu yang lepas tugas pada hari Sabat, hendaklah berjaga di Rumah TUHAN dengan pedang terhunus untuk melindungi Raja Yoas. Kalian harus mengawal dia ke mana saja ia pergi, dan setiap orang yang mencoba mendekati kalian, harus kalian bunuh."
(7) Pada akhir setiap Hari Sabat dua per tiga dari kamu mengawasi Bait TUHAN dan melindungi raja.
(8) haruslah mengelilingi raja dari segala penjuru, masing-masing dengan senjatanya di tangannya, dan siapa yang mendatangi barisan haruslah mati dibunuh. Dan baiklah kamu menyertai raja setiap kali ia keluar atau masuk."
(8) (11:7)
(8) Kamu harus mendampingi raja ke mana pun dia pergi. Setiap kelompok harus mengelilingi raja, masing-masing pengawal dengan senjata di tangannya dan siapa pun yang datang mendekati barisanmu harus dibunuh.”
(9) Para kepala pasukan seratus itu melakukan tepat seperti yang diperintahkan imam Yoyada. Masing-masing mengambil orang-orangnya yang selesai bertugas pada hari Sabat bersama-sama dengan orang-orang yang masuk bertugas pada hari itu, lalu datanglah mereka kepada imam Yoyada.
(9) Para perwira itu mentaati perintah Yoyada dan membawa kepadanya anak buah mereka yang harus bertugas dan yang lepas tugas pada hari Sabat itu.
(9) Para komandan pasukan itu mematuhi perintah yang dikatakan Imam Yoyada. Masing-masing mengumpulkan anggota-anggota pengawalnya. Satu kelompok menjaga raja pada Hari Sabat, dan kelompok yang lain menjaga raja pada sisa minggu itu. Mereka semua pergi kepada Imam Yoyada.
(10) Imam memberikan kepada para kepala pasukan seratus itu tombak-tombak dan perisai-perisai kepunyaan raja Daud yang ada di rumah TUHAN.
(10) Yoyada memberikan kepada para perwira itu tombak-tombak dan perisai-perisai Raja Daud yang disimpan di Rumah TUHAN.
(10) Imam Yoyada menyerahkan kepada para komandan perisai dan tombak milik Raja Daud yang tersimpan dalam Bait TUHAN.
(11) Kemudian para bentara itu, masing-masing dengan senjatanya di tangannya, mengambil tempatnya di lambung kanan sampai ke lambung kiri rumah itu, dengan mengelilingi mezbah dan rumah itu untuk melindungi raja.
(11) Lalu para pengawal, masing-masing dengan pedang terhunus, mengambil tempat mereka di sekeliling bagian depan Rumah TUHAN untuk melindungi raja.
(11) Para pengawal dengan senjata di tangan masing-masing berjaga-jaga di sebelah kiri dan kanan Bait Tuhan, sekitar mezbah dan gedung ibadat itu dan di sekeliling raja ketika ia masuk ke Bait Tuhan.
(12) Sesudah itu Yoyada membawa anak raja itu ke luar, mengenakan jejamang kepadanya dan memberikan hukum Allah kepadanya. Mereka menobatkan dia menjadi raja serta mengurapinya, dan sambil bertepuk tangan berserulah mereka: "Hiduplah raja!"
(12) Setelah itu Yoyada membawa Yoas ke luar, lalu meletakkan mahkota di kepalanya, dan menyerahkan kepadanya buku Hukum Allah. Yoas dilantik sebagai raja dan hal itu diumumkan kepada rakyat. Semua bertepuk tangan dan bersorak, "Hidup raja!"
(12) Setelah itu Yoyada mengantar anak raja itu ke luar dan meletakkan mahkota ke atas kepalanya serta memberikan kepadanya suatu perjanjian. Kemudian mereka mengurapinya dan membuatnya menjadi raja yang baru. Mereka bertepuk tangan sambil berseru, “Hiduplah Raja!”
(13) Ketika Atalya mendengar suara bentara-bentara penunggu dan rakyat, pergilah ia mendapatkan rakyat itu ke dalam rumah TUHAN.
(13) Ratu Atalya mendengar sorak sorai para pengawal dan rakyat. Cepat-cepat ia pergi ke Rumah TUHAN, di mana orang banyak berkerumun.
(13) Ketika Ratu Atalya mendengar keributan yang dibuat oleh para pengawal dan orang itu, ia datang menjumpai mereka ke Bait TUHAN.
(14) Lalu dilihatnyalah raja berdiri dekat tiang menurut kebiasaan, sedang para pemimpin dengan para pemegang nafiri ada dekat raja. Dan seluruh rakyat negeri bersukaria sambil meniup nafiri. Maka Atalya mengoyakkan pakaiannya sambil berseru: "Khianat, khianat!"
(14) Ia melihat raja yang baru itu berdiri di pintu masuk Rumah TUHAN di mana ia dinobatkan, dikelilingi oleh perwira-perwira dan peniup trompet. Seluruh rakyat bersorak gembira sambil trompet dibunyikan. Dengan cemas Atalya merobek pakaiannya, dan berteriak, "Khianat! Khianat!"
(14) Ia melihat raja berdiri dekat tiang tempat raja biasanya berada. Para pemimpin dan peniup terompet berdiri di samping raja. Dan dia melihat semua orang bersukacita dan meniup terompet. Atalya mengoyakkan pakaiannya untuk menunjukkan kemarahannya sambil berteriak, “Pengkhianatan. Pengkhianatan.”
(15) Tetapi imam Yoyada memerintahkan para kepala pasukan seratus, yakni orang-orang yang mengepalai tentara, katanya kepada mereka: "Bawalah dia keluar dari barisan! Siapa yang memihak kepadanya bunuhlah dengan pedang!" Sebab tadinya imam itu telah berkata: "Janganlah ia dibunuh di rumah TUHAN!"
(15) Yoyada tidak mengizinkan Atalya dibunuh di sekitar Rumah TUHAN, jadi ia berkata kepada para perwira, "Bawalah dia keluar melalui barisan pengawal dan bunuh siapa saja yang berusaha menyelamatkan dia."
(15) Imam Yoyada memberi perintah kepada para pemimpin pasukan, katanya, “Bawalah perempuan itu keluar dari Rumah Tuhan dan bunuh juga siapa saja yang memihak kepadanya. Tetapi jangan bunuh dia di dalam Bait TUHAN.”
(16) Lalu mereka menangkap perempuan itu. Pada waktu ia masuk ke istana raja dengan melalui pintu bagi kuda, dibunuhlah dia di situ.
(16) Mereka menangkap dia, lalu membawanya ke istana. Di sana ia dibunuh di depan pintu Gerbang Kuda.
(16) Para tentara menangkap Atalya. Mereka membunuhnya segera setelah dia melalui pintu masuk kuda ke istana raja.
(17) Kemudian Yoyada mengikat perjanjian antara TUHAN dengan raja dan rakyat, bahwa mereka menjadi umat TUHAN; juga antara raja dengan rakyat.
(17) Imam Yoyada menyuruh Raja Yoas dan rakyat membuat perjanjian dengan TUHAN bahwa mereka akan menjadi umat TUHAN. Ia juga menyuruh raja membuat perjanjian dengan rakyat.
(17) Yoyada membuat satu perjanjian antara TUHAN dengan raja dan rakyat. Perjanjian itu menunjukkan bahwa raja dan rakyat adalah milik TUHAN. Yoyada juga membuat perjanjian antara raja dan rakyat.
(18) Sesudah itu masuklah seluruh rakyat negeri ke rumah Baal, lalu merobohkannya; mereka memecahkan sama sekali mezbah-mezbahnya dan patung-patung dan membunuh Matan, imam Baal, di depan mezbah-mezbah itu. Kemudian imam Yoyada mengangkat penjaga-penjaga untuk rumah TUHAN.
(18) Setelah itu rakyat menyerbu dan meruntuhkan kuil Baal. Mezbah serta patung-patungnya dihancurkan, dan Matan, imam Baal dibunuh di depan mezbah-mezbah itu. Yoyada menugaskan pengawal untuk menjaga Rumah TUHAN,
(18) Setelah itu semua orang pergi ke bait Baal. Mereka membinasakan patung-patung Baal dan mezbahnya sampai berkeping-keping. Mereka juga membunuh Matan imam Baal di depan mezbah. Imam Yoyada mengangkat pengawas untuk menjaga Bait TUHAN.
(19) Sesudah itu ia mengajak para kepala pasukan seratus orang-orang Kari dan para bentara penunggu dan seluruh rakyat negeri, lalu mereka membawa raja turun dari rumah TUHAN; mereka masuk ke istana raja melalui pintu gerbang para bentara; kemudian duduklah raja di atas takhta kerajaan.
(19) lalu ia bersama para perwira, para pengawal pribadi raja dan para pengawal istana serta seluruh rakyat mengarak Raja Yoas dari Rumah TUHAN ke istana. Yoas masuk melalui Gerbang Pengawal, lalu duduk di atas singgasana.
(19) Imam memimpin semua orang. Mereka pergi dari Bait TUHAN ke istana raja. Pengawas khusus raja dan komandan pergi bersama raja. Dan semua yang lain mengikut mereka. Mereka pergi ke jalan masuk istana raja. Raja Yoas duduk di atas takhta kerajaan.
(20) Bersukarialah seluruh rakyat negeri dan amanlah kota itu, setelah Atalya mati dibunuh dengan pedang di istana raja.
(20) Seluruh rakyat gembira, kota pun tenteram dan Atalya sudah dibunuh.
(20) Seluruh rakyat bersukaria, dan kota itu aman. Dan Ratu Atalya telah dibunuh dengan pedang dekat istana raja.
11:21 - 12:21 = Yoas, raja Yehuda
(2Taw 24:1-27)
(21) Yoas berumur tujuh tahun pada waktu ia menjadi raja.
(21) Yoas berumur tujuh tahun pada waktu ia menjadi raja Yehuda.
(21) Yoas berumur 7 tahun ketika menjadi raja.
2 Raja Raja (2 Kings) (열왕기하)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal)
12345678910
- 11 -
1213141516171819202122232425