www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
Cari isi web dengan Google
(Search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab
(Search verses by keywords)
Terjemahan (translation)
Ester / Esther / 에스더
123456
- 7 -
8910
Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
7:1-10 = Haman diadukan oleh Ester dan dihukum mati
(1) Datanglah raja dengan Haman untuk dijamu oleh Ester, sang ratu.
(1) Maka untuk kedua kalinya raja dan Haman makan minum bersama-sama dengan Ester.
(1) [Haman Digantung] Jadi, raja dan Haman pergi ke jamuan makan Ratu Ester.
(2) Pada hari yang kedua itu, sementara minum anggur, bertanyalah pula raja kepada Ester: "Apakah permintaanmu, hai ratu Ester? Niscaya akan dikabulkan. Dan apakah keinginanmu? Sampai setengah kerajaan sekalipun akan dipenuhi."
(2) Sambil minum anggur, raja bertanya lagi kepada Ester, "Nah, Permaisuriku, apa yang kauinginkan? Katakanlah! Pasti akan kuberikan meskipun kauminta setengah dari kerajaanku."
(2) Pada hari kedua, ketika mereka minum anggur, raja kembali bertanya kepada Ester, “Apa yang hendak kauminta, Ratu Ester? Aku akan berikan kepadamu apa pun permintaanmu, bahkan sampai setengah dari kerajaanku.”
(3) Maka jawab Ester, sang ratu: "Ya raja, jikalau hamba mendapat kasih raja dan jikalau baik pada pemandangan raja, karuniakanlah kiranya kepada hamba nyawa hamba atas permintaan hamba, dan bangsa hamba atas keinginan hamba.
(3) Jawab Ratu Ester, "Kalau Baginda berkenan, hamba mohon supaya hamba dan bangsa hamba boleh hidup.
(3) Ratu Ester menjawab, “Raja, jika engkau berkenan kepadaku, dan jika itu baik bagi Tuanku, biarkanlah aku dan bangsaku hidup. Itulah permintaanku
(4) Karena kami, hamba serta bangsa hamba, telah terjual untuk dipunahkan, dibunuh dan dibinasakan. Jikalau seandainya kami hanya dijual sebagai budak laki-laki dan perempuan, niscaya hamba akan berdiam diri, tetapi malapetaka ini tiada taranya di antara bencana yang menimpa raja."
(4) Sebab hamba dan bangsa hamba telah dijual untuk dibunuh. Andaikata kami hanya dijual untuk dijadikan budak, hamba akan berdiam diri dan tidak mengganggu Baginda. Tetapi kini kami akan dibinasakan dan dimusnahkan!"
(4) karena aku dan bangsaku sudah dijual untuk ditindas, dibunuh, dan dibinasakan. Seandainya kami sekedar dijual untuk menjadi budak, aku berdiam diri, sebab tidak cukup alasan untuk menuntut Raja.”
(5) Maka bertanyalah raja Ahasyweros kepada Ester, sang ratu: "Siapakah orang itu dan di manakah dia yang hatinya mengandung niat akan berbuat demikian?"
(5) Lalu bertanyalah Raja Ahasyweros kepada Ratu Ester, "Siapa yang berani berbuat begitu? Di mana orangnya?"
(5) Kemudian Raja Ahasyweros bertanya kepada Ratu Ester, “Siapa yang melakukan itu terhadap engkau? Di mana orang yang berani berbuat demikian terhadap bangsamu?”
(6) Lalu jawab Ester: "Penganiaya dan musuh itu, ialah Haman, orang jahat ini!" Maka Hamanpun sangatlah ketakutan di hadapan raja dan ratu.
(6) Ester menjawab, "Haman yang jahat inilah musuh dan penganiaya kami!" Dengan sangat ketakutan Haman memandang raja dan ratu.
(6) Ester menjawab, “Musuh kami dan orang jahat itu ialah Haman.” Haman ketakutan di hadapan raja dan ratu.
(7) Lalu bangkitlah raja dengan panas hatinya dari pada minum anggur dan keluar ke taman istana; akan tetapi Haman masih tinggal untuk memohon nyawanya kepada Ester, sang ratu, karena ia melihat, bahwa telah putus niat raja untuk mendatangkan celaka kepadanya.
(7) Raja marah sekali, lalu bangkit meninggalkan meja dan langsung ke luar, ke taman istana. Haman tahu bahwa raja telah mengambil keputusan untuk menghukumnya, sebab itu ia tetap tinggal dengan Ratu Ester untuk memohon supaya diselamatkan.
(7) Bangkitlah amarah raja, ia berdiri meninggalkan anggurnya dan keluar memasuki taman, tetapi Haman tetap tinggal di dalam memohon belas kasihan Ratu Ester untuk menyelamatkan nyawanya. Ia memohon itu karena raja telah memutuskan untuk membunuhnya.
(8) Ketika raja kembali dari taman istana ke dalam ruangan minum anggur, maka Haman berlutut pada katil tempat Ester berbaring. Maka titah raja: "Masih jugakah ia hendak menggagahi sang ratu di dalam istanaku sendiri?" Tatkala titah raja itu keluar dari mulutnya, maka diselubungi oranglah muka Haman.
(8) Dengan putus asa Haman menjatuhkan dirinya ke atas dipan Ester untuk mohon ampun, tetapi tepat pada saat itu juga raja kembali dari taman istana. Melihat Haman begitu, raja berseru, "Apa? Masih juga ia berani memperkosa ratu di sini, di hadapanku dan di istanaku sendiri?" Segera setelah kata-kata itu diucapkan raja, para pejabat datang dan menyelubungi kepala Haman.
(8) Ketika raja kembali dari taman ke ruangan perjamuan, Haman sedang berlutut di depan sofa tempat Ester sedang berbaring. Raja berkata dengan marah, “Apakah engkau akan menyerang ratu walaupun aku masih di rumah ini?” Segera sesudah raja berkata demikian, para pelayan masuk dan membunuh Haman.
(9) Sembah Harbona, salah seorang sida-sida yang di hadapan raja: "Lagipula tiang yang dibuat Haman untuk Mordekhai, orang yang menyelamatkan raja dengan pemberitahuannya itu, telah berdiri di dekat rumah Haman, lima puluh hasta tingginya." Lalu titah raja: "Sulakan dia pada tiang itu."
(9) Lalu kata Harbona, seorang dari pejabat-pejabat itu, "Baginda, di dekat rumah Haman ada tiang gantungan setinggi dua puluh dua meter. Haman telah mendirikannya untuk menggantung Mordekhai, orang yang telah menyelamatkan nyawa Baginda." Lalu perintah raja, "Gantunglah Haman pada tiang itu!"
(9) Harbona, salah satu dari pegawai raja mengatakan, “Tiang gantungan yang disiapkan Haman untuk Mordekhai yang menyelamatkan raja, sudah berdiri di samping rumah Haman setinggi 25 meter.” Raja mengatakan, “Gantung Haman pada tiang itu!”
(10) Kemudian Haman disulakan pada tiang yang didirikannya untuk Mordekhai. Maka surutlah panas hati raja.
(10) Demikianlah Haman digantung pada tiang yang telah didirikannya untuk Mordekhai. Baru setelah itu redalah murka raja.
(10) Jadi, mereka menggantung Haman pada tiang yang dipersiapkan bagi Mordekhai, barulah amarah raja reda.
Ester / Esther / 에스더
123456
- 7 -
8910