www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
Cari isi web dengan Google
(Search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab
(Search verses by keywords)
Terjemahan (translation)
Ayub / Job / 욥기
1234567891011121314151617
- 18 -
192021222324252627282930313233343536373839404142
Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
18:1-21 = Pendapat Bildad, bahwa orang fasik pasti akan binasa
(1) Maka Bildad, orang Suah, menjawab:
(1) Maka jawab Bildad, "Hai Ayub, kapankah kau habis bicara? Diamlah, dan dengarkanlah kini kami mau berkata-kata.
(1) [Bildad Menjawab Ayub] Kemudian Bildad dari Suah menjawab,
(2) Bilakah engkau habis bicara? Sadarilah, baru kami akan bicara.
(2) (18:1)
(2) “Kapan engkau akan berhenti bicara? Sadarlah, biarlah kami mengatakan sesuatu.
(3) Mengapa kami dianggap binatang? Mengapa kami bodoh dalam pandanganmu?
(3) Mengapa kauanggap kami dungu, dan kausamakan kami dengan lembu?
(3) Mengapa engkau pikir kami bodoh seperti lembu bisu?
(4) Engkau yang menerkam dirimu sendiri dalam kemarahan, demi kepentinganmukah bumi harus menjadi sunyi, dan gunung batu bergeser dari tempatnya?
(4) Kemarahanmu hanya menyakiti dirimu. Haruskah untuk kepentinganmu bumi kehilangan penduduknya, dan gunung-gunung dipindahkan dari tempatnya?
(4) Amarahmu hanya menyiksa dirimu sendiri. Apakah engkau pikir dunia ini hanya diciptakan untukmu sendiri? Apakah engkau pikir Allah harus memindahkan gunung hanya untuk memuaskan engkau?
(5) Bagaimanapun juga terang orang fasik tentu padam, dan nyala apinya tidak tetap bersinar.
(5) Pelita orang jahat pasti dipadamkan; apinya tak akan pernah lagi dinyalakan.
(5) Ya, terang orang jahat akan padam. Apinya berhenti menyala.
(6) Terang di dalam kemahnya menjadi gelap, dan pelita di atasnya padam.
(6) Terang dalam kemahnya menjadi pudar; pelita penerangnya tidak lagi bersinar.
(6) Terang dalam rumahnya menjadi gelap. Lampu yang dekat padanya akan padam.
(7) Langkahnya yang kuat terhambat, dan pertimbangannya sendiri menjatuhkan dia.
(7) Langkahnya yang mantap menjadi terhuyung-huyung; rancangannya sendiri menyebabkan ia tersandung.
(7) Langkahnya tidak kuat dan cepat, ia berjalan lambat dan lemah. Rencana buruknya membuatnya jatuh.
(8) Karena kakinya sendiri menyangkutkan dia dalam jaring, dan di atas tutup pelubang ia berjalan.
(8) Ia berjalan ke dalam jaring, maka tersangkutlah kakinya.
(8) Kakinya sendiri membawanya ke dalam jerat. Ia berjalan ke dalam jerat dan terjerat.
(9) Tumitnya tertangkap oleh jebak, dan ia tertahan oleh jerat.
(9) Tumitnya terjerat oleh perangkap, sehingga tertangkaplah ia.
(9) Jerat menangkap tumitnya dan mencengkramnya dengan kuat.
(10) Tali tersembunyi baginya dalam tanah, perangkap terpasang baginya pada jalan yang dilaluinya.
(10) Di tanah, tersembunyi tali jerat; di jalan, terpasang jebak dan pikat.
(10) Tali dalam tanah menjeratnya. Jerat menunggunya di jalannya.
(11) Kedahsyatan mengejutkan dia di mana-mana, dan mengejarnya di mana juga ia melangkah.
(11) Orang jahat dikejutkan oleh kengerian dari segala arah; ketakutan mengikutinya langkah demi langkah.
(11) Pengacau menunggunya di sekelilingnya. Ketakutan mengikuti setiap langkahnya.
(12) Bencana mengidamkan dia, kebinasaan bersiap-siap menantikan dia jatuh.
(12) Dahulu ia kuat, kini ia merana; bencana menemaninya di mana-mana.
(12) Kesusahan yang buruk menginginkannya. Keruntuhan dan bencana telah sedia baginya bila ia jatuh.
(13) Kulit tubuhnya dimakan penyakit, bahkan anggota tubuhnya dimakan oleh penyakit parah.
(13) Kulitnya dimakan penyakit parah; lengan dan kakinya busuk bernanah.
(13) Penyakit memakan kulitnya. Anak sulung kematian memakan lengan dan kakinya.
(14) Ia diseret dari kemahnya, tempat ia merasa aman, dan dibawa kepada raja kedahsyatan.
(14) Ia direnggut dari kemahnya, tempat ia merasa aman, lalu diseret untuk menghadap kematian.
(14) Orang jahat dibawa dari rumah perlindungannya sendiri. Ia dibawa kepada raja kedahsyatan.
(15) Dalam kemahnya tinggal apa yang tidak ada sangkut pautnya dengan dia, di atas tempat kediamannya ditaburkan belerang.
(15) Kini siapa saja boleh tinggal dalam kemahnya, dan di situ ditaburkan belerang, pembasmi penyakitnya.
(15) Ia berada di rumahnya yang baru tanpa sesuatu. Belerang ditaburkan di atas ladangnya yang baru.
(16) Di bawah keringlah akar-akarnya, dan di atas layulah rantingnya.
(16) Akar-akarnya gersang dan berkerut; ranting-rantingnya kering dan kisut.
(16) Akarnya di bawah kering, dan cabang-cabangnya di atas mati.
(17) Ingatan kepadanya lenyap dari bumi, namanya tidak lagi disebut di lorong-lorong.
(17) Ia tak dikenal lagi di dalam maupun di luar kota; tak ada seorang pun yang masih ingat namanya.
(17) Orang di bumi tidak mengingatnya. Namanya dilupakan.
(18) Ia diusir dari tempat terang ke dalam kegelapan, dan ia dienyahkan dari dunia.
(18) Dari terang ia diusir ke dalam kegelapan; dari dunia orang hidup ia dienyahkan.
(18) Orang mendorongnya dari terang ke dalam gelap. Mereka mengejarnya keluar dari dunia ini.
(19) Ia tidak akan mempunyai anak atau cucu cicit di antara bangsanya, dan tak seorangpun yang tinggal hidup di tempat kediamannya.
(19) Anak dan keturunan ia tak punya; di kampung halamannya seorang pun tak tersisa.
(19) Ia tidak mempunyai anak atau cucu. Tidak ada dari keluarganya yang tinggal hidup.
(20) Atas hari ajalnya orang-orang di Barat akan tercengang, dan orang-orang di Timur akan dihinggapi ketakutan.
(20) Mendengar nasibnya penduduk di barat terkejut, sedang penduduk di timur gemetar karena takut.
(20) Orang di barat terkejut bila mereka mendengar yang terjadi padanya. Orang di timur kaku dengan ketakutan.
(21) Sungguh, demikianlah tempat kediaman orang yang curang, begitulah tempat tinggal orang yang tidak mengenal Allah."
(21) Begitulah nasib orang durhaka, mereka yang tidak mengindahkan Allah."
(21) Hal itu sungguh-sungguh terjadi terhadap rumah orang jahat. Hal itu terjadi kepada siapa saja yang tidak peduli kepada Allah.”
Ayub / Job / 욥기
1234567891011121314151617
- 18 -
192021222324252627282930313233343536373839404142