website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik GSM Indonesia www.agennomor.com
vidinici banner www.vidinici.com

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
 
Pakai Google mencari seluruh web (search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab (Search verse by words)
Cari (words)
Terjemahan (translation)
Ayat Alkitab acak (random) untuk anda baca dan renungkan saat ini adalah:

Yosua (Perjanjian Lama)
Yosua 6 : 8 = Segera sesudah Yosua berkata kepada bangsa itu, maka berjalanlah maju ketujuh orang imam, yang membawa ketujuh sangkakala tanduk domba itu di hadapan TUHAN, lalu mereka meniup sangkakala, sedang tabut perjanjian TUHAN mengikut mereka.

Dibawah ini adalah seluruh isi kitab Ayub 29 (Ayub / AYB 29 / Job 29 / 욥기 29)

Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
29:1-25 = Kemuliaan yang dahulu dan kesengsaraan yang sekarang
(1) Maka Ayub melanjutkan uraiannya:
(1) Ayub melanjutkan uraiannya, katanya,
(1) [Ayub Melanjutkan Pembicaraannya] Ayub melanjutkan pembicaraannya,
(2) Ah, kiranya aku seperti dalam bulan-bulan yang silam, seperti pada hari-hari, ketika Allah melindungi aku,
(2) "Kiranya hidupku dapat lagi seperti dahulu, waktu Allah melindungi aku.
(2) “Semoga hidupku dapat seperti beberapa bulan yang lalu, ketika Allah memandang aku dan memelihara aku.
(3) ketika pelita-Nya bersinar di atas kepalaku, dan di bawah terang-Nya aku berjalan dalam gelap;
(3) Aku selalu diberi-Nya pertolongan, diterangi-Nya waktu berjalan dalam kegelapan.
(3) Terang Allah bersinar di atasku, jadi aku dapat berjalan melalui yang gelap.
(4) seperti ketika aku mengalami masa remajaku, ketika Allah bergaul karib dengan aku di dalam kemahku;
(4) Itulah hari-hari kejayaanku, ketika keakraban Allah menaungi rumahku.
(4) Semoga pada hari-hariku aku berhasil, ketika aku bersenang-senang dengan penyertaan dan berkat Allah di dalam rumahku.
(5) ketika Yang Mahakuasa masih beserta aku, dan anak-anakku ada di sekelilingku;
(5) Waktu itu, Yang Mahakuasa masih mendampingi aku, dan anak-anakku ada di sekelilingku.
(5) Allah Yang Mahakuasa masih bersama aku, dan anak-anakku semua ada di sekelilingku.
(6) ketika langkah-langkahku bermandikan dadih, dan gunung batu mengalirkan sungai minyak di dekatku.
(6) Ternakku menghasilkan banyak sekali susu. Banyak minyak dihasilkan oleh pohon-pohon zaitunku, meskipun ditanam di tanah berbatu.
(6) Hidup ini sangat baik sehingga aku membasuh kakiku dalam susu, dan mempunyai banyak minyak yang baik.
(7) Apabila aku keluar ke pintu gerbang kota, dan menyediakan tempat dudukku di tengah-tengah lapangan,
(7) Jika para tua-tua kota duduk bersama, dan kuambil tempatku di antara mereka,
(7) Itulah hari-hariku ketika aku pergi ke gerbang kota dan duduk bersama tua-tua di tempat pertemuan umum.
(8) maka ketika aku kelihatan, mundurlah orang-orang muda dan bangkitlah orang-orang yang sudah lanjut umurnya, lalu tinggal berdiri;
(8) minggirlah orang-orang muda, segera setelah aku dilihat mereka. Juga orang-orang tua bangkit dengan khidmat; untuk memberi hormat.
(8) Ketika orang yang muda melihat aku datang, mereka mundur dari jalanku. Dan orang yang tua berdiri menunjukkan bahwa mereka menghormati aku.
(9) para pembesar berhenti bicara, dan menutup mulut mereka dengan tangan;
(9) Bahkan para pembesar berhenti berkata-kata,
(9) Pemimpin umat berhenti bicara dan menutup mulutnya dengan tangannya.
(10) suara para pemuka membisu, dan lidah mereka melekat pada langit-langitnya;
(10) dan orang penting pun tidak berbicara.
(10) Bahkan pemimpin yang terpenting pun berdiam diri, seakan-akan lidahnya melekat pada langit-langit mulutnya.
(11) apabila telinga mendengar tentang aku, maka aku disebut berbahagia; dan apabila mata melihat, maka aku dipuji.
(11) Siapa pun kagum jika mendengar tentang aku; siapa yang melihat aku, memuji jasaku.
(11) Orang mendengarkan aku telah mengatakan yang baik tentang aku. Orang yang melihat yang telah kulakukan memuji aku,
(12) Karena aku menyelamatkan orang sengsara yang berteriak minta tolong, juga anak piatu yang tidak ada penolongnya;
(12) Sebab, kutolong orang miskin yang minta bantuan; kusokong yatim piatu yang tak punya penunjang.
(12) karena aku menolong orang miskin, bila mereka berseru. Aku telah menolong anak yatim piatu yang tidak ada orang yang memeliharanya.
(13) aku mendapat ucapan berkat dari orang yang nyaris binasa, dan hati seorang janda kubuat bersukaria;
(13) Aku dipuji oleh orang yang sangat kesusahan, kutolong para janda sehingga mereka tentram.
(13) Orang yang mau mati memohon kepada Allah untuk memberkati aku. Pertolonganku membawa kegembiraan bagi janda yang membutuhkan pertolongan.
(14) aku berpakaian kebenaran dan keadilan menutupi aku seperti jubah dan serban;
(14) Tindakanku jujur tanpa cela; kutegakkan keadilan senantiasa.
(14) Hidup yang benar adalah pakaianku. Kejujuran seperti pakaian dan serban.
(15) aku menjadi mata bagi orang buta, dan kaki bagi orang lumpuh;
(15) Bagi orang buta, aku menjadi mata; bagi orang lumpuh, aku adalah kakinya.
(15) Aku adalah seperti mata bagi orang buta, seperti kaki bagi orang pincang.
(16) aku menjadi bapa bagi orang miskin, dan perkara orang yang tidak kukenal, kuselidiki.
(16) Bagi orang miskin, aku menjadi ayah; bagi orang asing, aku menjadi pembela.
(16) Aku seperti bapa bagi orang miskin. Aku menolong orang bahkan yang tidak kukenal, memenangkan perkaranya di pengadilan.
(17) Geraham orang curang kuremuk, dan merebut mangsanya dari giginya.
(17) Tapi kuasa orang kejam, kupatahkan, dan kurban mereka kuselamatkan.
(17) Aku menghentikan orang jahat memakai kuasanya dan menyelamatkan orang yang tidak berdosa dari mereka.
(18) Pikirku: Bersama-sama dengan sarangku aku akan binasa, dan memperbanyak hari-hariku seperti burung feniks.
(18) Harapanku ialah mencapai umur yang tinggi, dan mati dengan tenang di rumahku sendiri.
(18) Aku selalu berpikir bahwa hidupku lama, dan menjadi tua dengan keluargaku di sekelilingku.
(19) Akarku mencapai air, dan embun bermalam di atas ranting-rantingku.
(19) Aku seperti pohon yang subur tumbuhnya, akarnya cukup air dan embun membasahi dahannya.
(19) Aku pikir aku selalu dapat berhasil seperti tanaman yang sehat dengan akar yang banyak airnya dan cabangnya basah kena embun.
(20) Kemuliaanku selalu baru padaku, dan busurku kuat kembali di tanganku.
(20) Aku selalu dipuji semua orang, dan tak pernah kekuatanku berkurang.
(20) Aku pikir setiap hari yang baru cerah dan penuh dengan kemungkinan baru.
(21) Kepadakulah orang mendengar sambil menanti, dengan diam mereka mendengarkan nasihatku.
(21) Orang-orang diam, jika aku memberi nasihat; segala perkataanku mereka dengarkan dengan cermat.
(21) Dahulu orang mendengarkan aku. Mereka diam ketika mereka menantikan nasihat dari aku.
(22) Sehabis bicaraku tiada seorangpun angkat bicara lagi, dan perkataanku menetes ke atas mereka.
(22) Sehabis aku bicara, tak ada lagi yang perlu ditambahkan; perkataan meresap seperti tetesan air hujan.
(22) Setelah aku selesai berbicara, tidak ada lagi yang ditambahkan untuk itu. Perkataanku menetes ke dalam telinga mereka dengan mulus.
(23) Orang menantikan aku seperti menantikan hujan, dan menadahkan mulutnya seperti menadah hujan pada akhir musim.
(23) Semua orang menyambut kata-kataku dengan gembira, seperti petani menyambut hujan di musim bunga.
(23) Orang menantikan aku berbicara seperti menantikan hujan. Mereka minum dari perkataanku seakan-akan seperti hujan pada musim semi.
(24) Aku tersenyum kepada mereka, ketika mereka putus asa, dan seri mukaku tidak dapat disuramkan mereka.
(24) Kutersenyum kepada mereka ketika mereka putus asa; air mukaku yang bahagia menambah semangat mereka.
(24) Aku tertawa terhadap mereka, dan mereka tidak percaya akan hal itu. Senyumku membuat mereka merasa lebih baik.
(25) Aku menentukan jalan mereka dan duduk sebagai pemimpin; aku bersemayam seperti raja di tengah-tengah rakyat, seperti seorang yang menghibur mereka yang berkabung."
(25) Akulah yang memegang pimpinan, dan mengambil segala keputusan. Kupimpin mereka seperti raja di tengah pasukannya, dan kuhibur mereka dalam kesedihannya.
(25) Akulah pemimpin mereka dan membuat keputusan tentang masa depannya. Aku seperti raja di antara pasukannya, menghibur mereka yang sedih.
Ayub (Job) (욥기)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal)
12345678910111213141516171819202122232425262728
- 29 -
30313233343536373839404142