website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik GSM Indonesia www.agennomor.com
vidinici banner www.vidinici.com

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
 
Pakai Google mencari seluruh web (search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab (Search verse by words)
Cari (words)
Terjemahan (translation)
Ayat Alkitab acak (random) untuk anda baca dan renungkan saat ini adalah:

2 Tawarikh (Perjanjian Lama)
2 Tawarikh 24 : 27 = Tentang anak-anaknya dan ucapan-ucapan ilahi yang banyak terhadap dia, serta tentang perbaikan rumah Allah, semua itu tertulis dalam tafsiran kitab raja-raja. Maka Amazia, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.

Dibawah ini adalah seluruh isi kitab Ayub 33 (Ayub / AYB 33 / Job 33 / 욥기 33)

Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
33:1-33 = Allah berfirman kepada manusia dengan berbagai-bagai cara
(1) Akan tetapi sekarang, hai Ayub, dengarkanlah bicaraku, dan bukalah telingamu kepada segala perkataanku.
(1) Sekarang, hai Ayub, dengarkanlah dengan teliti kata-kata yang hendak kusampaikan ini.
(1) “Sekarang Ayub, dengarkan aku. Dengarkan baik-baik yang kukatakan.
(2) Ketahuilah, mulutku telah kubuka, lidahku di bawah langit-langitku berbicara.
(2) Aku sudah siap sedia hendak berkata-kata.
(2) Aku telah siap berbicara.
(3) Perkataanku keluar dari hati yang jujur, dan bibirku menyatakan dengan terang apa yang diketahui.
(3) Dengan tulus hati aku berbicara; yang kukatakan adalah yang sebenarnya.
(3) Hatiku jujur, jadi aku mengatakan kata-kata yang jujur. Aku mengatakan kebenaran tentang yang kuketahui.
(4) Roh Allah telah membuat aku, dan nafas Yang Mahakuasa membuat aku hidup.
(4) Roh Allah telah menciptakan aku dan memberikan hidup kepadaku.
(4) Roh Allah menciptakan aku. Hidupku datang dari Allah Yang Mahakuasa.
(5) Jikalau engkau dapat, jawablah aku, bersiaplah engkau menghadapi aku, pertahankanlah dirimu.
(5) Jadi, jika dapat, jawablah aku. Siapkanlah pembelaanmu.
(5) Ayub, dengarkan aku dan jika engkau dapat, jawablah aku. Persiapkan jawabanmu sehingga engkau dapat menjawab aku.
(6) Sesungguhnya, bagi Allah aku sama dengan engkau, akupun dibentuk dari tanah liat.
(6) Bagi Allah, kau dan aku tidak berbeda dari tanah liat kita dibentuk-Nya.
(6) Engkau dan aku sama di hadapan Allah. Allah memakai tanah liat membuat kita berdua.
(7) Jadi engkau tak usah ditimpa kegentaran terhadap aku, tekananku terhadap engkau tidak akan berat.
(7) Jadi, tak usah kau takut kepadaku; aku tidak bermaksud mengalahkanmu.
(7) Jangan takut kepadaku. Aku tidak memberatkanmu.
(8) Tetapi engkau telah berbicara dekat telingaku, dan ucapan-ucapanmu telah kudengar:
(8) Nah, telah kudengar apa yang kaukatakan, dan aku mengerti apa yang kaumaksudkan.
(8) Hai Ayub, aku mendengar yang engkau katakan. Engkau mengatakan,
(9) Aku bersih, aku tidak melakukan pelanggaran, aku suci, aku tidak ada kesalahan.
(9) Kau berkata, 'Aku bersih, tak melakukan pelanggaran. Aku tak bercela dan tak berbuat kesalahan.
(9) ‘Aku murni dan benar. Aku tidak melakukan yang salah. Aku tidak berdosa.
(10) Tetapi Ia mendapat alasan terhadap aku, Ia menganggap aku sebagai musuh-Nya.
(10) Tetapi Allah mencari-cari alasan melawan aku, dan diperlakukan-Nya aku sebagai seteru.
(10) Aku tidak melakukan yang salah, tetapi Allah mempunyai alasan memperlakukan aku seperti musuh.
(11) Ia memasukkan kakiku ke dalam pasung, Ia mengawasi segala jalanku.
(11) Ia mengenakan rantai pada kakiku; dan mengawasi segala gerak-gerikku.'
(11) Allah memasang rantai pada kakiku. Ia memperhatikan segala sesuatu yang kulakukan.’
(12) Sesungguhnya, dalam hal itu engkau tidak benar, demikian sanggahanku kepadamu, karena Allah itu lebih dari pada manusia.
(12) Hai Ayub, pendapatmu salah belaka! Sebab Allah lebih besar daripada manusia.
(12) Engkau salah tentang hal itu. Dan aku membuktikan engkau salah karena Allah lebih mengetahui daripada siapa pun.
(13) Mengapa engkau berbantah dengan Dia, bahwa Dia tidak menjawab segala perkataanmu?
(13) Mengapa engkau menuduh Allah bahwa Ia tak mengindahkan keluhan manusia?
(13) Engkau berdebat dengan Allah. Engkau anggap Allah harus menerangkan segala sesuatu kepadamu.
(14) Karena Allah berfirman dengan satu dua cara, tetapi orang tidak memperhatikannya.
(14) Allah berbicara dengan berbagai cara, namun tak seorang pun memperhatikan perkataan-Nya.
(14) Mungkin Allah menerangkan yang dilakukan-Nya. Mungkin Dia berbicara dengan cara yang tidak dimengerti orang.
(15) Dalam mimpi, dalam penglihatan waktu malam, bila orang nyenyak tidur, bila berbaring di atas tempat tidur,
(15) Sedang orang tidur nyenyak di waktu malam, dalam mimpi dan penglihatan, Allah berbicara.
(15) Mungkin Dia berbicara kepada orang dalam mimpi, atau dalam penglihatan pada waktu malam, ketika mereka tidur nyenyak. Kemudian mereka sangat takut ketika mereka mendengar teguran-Nya.
(16) maka Ia membuka telinga manusia dan mengejutkan mereka dengan teguran-teguran
(16) Allah menyuruh mereka mendengarkan; dikejutkan-Nya mereka dengan teguran-teguran.
(16) (33:15)
(17) untuk menghalangi manusia dari pada perbuatannya, dan melenyapkan kesombongan orang,
(17) Maksud-Nya supaya mereka berhenti berdosa dan meninggalkan kesombongan mereka.
(17) Ia menegur orang supaya mereka berhenti melakukan yang salah, dan berhenti dari kesombongannya.
(18) untuk menahan nyawanya dari pada liang kubur, dan hidupnya dari pada maut oleh lembing.
(18) Tidak dibiarkan-Nya mereka mengalami kehancuran; dilindungi-Nya mereka dari kematian.
(18) Allah menegur supaya Ia dapat menyelamatkannya, tidak pergi ke tempat orang mati. Ia melakukan itu untuk menyelamatkan orang dari kebinasaan.
(19) Dengan penderitaan ia ditegur di tempat tidurnya, dan berkobar terus-menerus bentrokan dalam tulang-tulangnya;
(19) Allah menegur orang dengan mendatangkan penyakit sehingga tubuhnya penuh rasa sakit.
(19) Atau siapa saja yang sakit di tempat tidur mungkin menderita hukuman dari Allah. Penyakit itu membuat semua tulangnya sakit mungkin teguran dari Allah.
(20) perutnya bosan makanan, hilang nafsunya untuk makanan yang lezat-lezat;
(20) Si sakit kehilangan nafsu makan, makanan yang paling lezat pun memuakkan.
(20) Jadi ia tidak dapat makan, bahkan membenci makanan yang terbaik.
(21) susutlah dagingnya, sehingga tidak kelihatan lagi, tulang-tulangnya, yang mula-mula tidak tampak, menonjol ke luar,
(21) Tubuhnya menjadi kurus merana, tulang-tulangnya kelihatan semua.
(21) Tubuhnya mungkin susut hingga ia menjadi kurus dan semua tulangnya menonjol.
(22) sampai nyawanya menghampiri liang kubur, dan hidupnya mendekati mereka yang membawa maut.
(22) Ia sudah hampir pulang ke alam baka dunia orang mati telah dekat kepadanya.
(22) Orang itu mungkin sudah dekat sekali ke tempat kematian, hidupnya sudah mendekati ajal.
(23) Jikalau di sampingnya ada malaikat, penengah, satu di antara seribu, untuk menyatakan jalan yang benar kepada manusia,
(23) Mungkin satu di antara seribu malaikat Allah yang mengingatkan manusia akan tugasnya, akan datang menolong dia.
(23) Mungkin satu dari ribuan malaikat Allah memperhatikan orang itu, berbicara demi mereka dan mengatakan tentang yang baik yang dilakukannya.
(24) maka Ia akan mengasihaninya dengan berfirman: Lepaskan dia, supaya jangan ia turun ke liang kubur; uang tebusan telah Kuperoleh.
(24) Dengan iba malaikat itu akan berkata, 'Lepaskanlah dia, tak boleh ia turun ke dunia orang mati. Inilah uang tebusan, agar ia bebas lagi.'
(24) Mungkin malaikat itu baik terhadap dia dan berkata, ‘Selamatkan orang itu dari tempat kematian. Aku telah menemukan jalan menebus hidupnya.’
(25) Tubuhnya mengalami kesegaran seorang pemuda, ia seperti pada masa mudanya.
(25) Tubuhnya akan menjadi kuat perkasa segar seperti orang muda.
(25) Kemudian tubuh orang itu menjadi muda dan kuat lagi. Ia seperti ketika masih muda.
(26) Ia berdoa kepada Allah, dan Allah berkenan menerimanya; ia akan memandang wajah-Nya dengan bersorak-sorai, dan Allah mengembalikan kebenaran kepada manusia.
(26) Bila ia berdoa, Allah akan mengasihaninya, maka ia akan memuji Allah dengan gembira dan Allah akan memulihkan keadaannya.
(26) Dia berdoa dan Allah menjawab doanya. Orang itu berseru dengan sukacita dan menyembah Allah. Ia hidup dengan sejahtera lagi.
(27) Ia akan bernyanyi di depan orang: Aku telah berbuat dosa, dan yang lurus telah kubengkokkan, tetapi hal itu tidak dibalaskan kepadaku.
(27) Maka di depan umum ia akan berkata, 'Yang jahat kuanggap baik, besarlah dosaku, namun Allah tidak menghukum aku.'
(27) Kemudian dia mengaku kepada orang lain, ‘Aku berdosa. Aku mengubah yang baik menjadi buruk, tetapi Allah tidak memberi hukuman kepadaku sesuai dengan perbuatanku.
(28) Ia telah membebaskan nyawaku dari jalan ke liang kubur, dan hidupku akan melihat terang.
(28) Allah mencegah aku pergi ke dunia orang mati, sehingga aku masih hidup kini.
(28) Allah menyelamatkan jiwaku dari jalan ke tempat kematian. Sekarang aku dapat hidup senang lagi.’
(29) Sesungguhnya, semuanya ini dilakukan Allah dua, tiga kali terhadap manusia:
(29) Dengan berulang kali, Allah telah melakukan semua ini,
(29) Allah mungkin melakukan semua hal itu baginya beberapa kali.
(30) mengembalikan nyawanya dari liang kubur, sehingga ia diterangi oleh cahaya hidup.
(30) supaya Ia dapat menyelamatkan manusia dan memberi kebahagiaan dalam hidupnya.
(30) Allah melakukan itu untuk menegur dan menyelamatkan jiwanya dari kematian, sehingga mereka dapat senang dalam hidupnya.
(31) Perhatikanlah, hai Ayub, dengarkanlah aku, diamlah, akulah yang berbicara.
(31) Maka dengarlah Ayub, pasanglah telinga diamlah, kini akulah yang berbicara.
(31) Perhatikanlah aku. Dengarkan aku. Diamlah dan biarkan aku bicara.
(32) Jikalau ada yang hendak kaukatakan, jawablah aku; berkatalah, karena aku rela membenarkan engkau.
(32) Tetapi jika ada yang hendak kaukatakan, silakan bicara; dan jika engkau benar, aku akan rela mengakuinya.
(32) Jika engkau tidak setuju dengan aku, silahkan dan bicaralah. Katakan kepadaku pendapatmu. Aku senang mengetahui bahwa engkau benar.
(33) Jikalau tidak, hendaklah engkau mendengarkan aku; diamlah, aku hendak mengajarkan hikmat kepadamu."
(33) Tetapi jika tidak, diamlah dan dengarkanlah aku, aku hendak mengajarkan hikmat kepadamu.
(33) Jika tidak ada yang engkau katakan, dengarkanlah aku. Diamlah, dan aku akan mengajarkan hikmat kepadamu.”
Ayub (Job) (욥기)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal)
1234567891011121314151617181920212223242526272829303132
- 33 -
343536373839404142