website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik GSM Indonesia www.agennomor.com
vidinici banner www.vidinici.com

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Dibawah ini ada menu membaca isi Alkitab beberapa terjemahan secara bersamaan untuk memudahkan pengartian isi Alkitab, jika hanya ingin membaca 1 terjemahan Alkitab saja maka disarankan agar klik salah satu terjemahan Alkitab diatas yang isi nya khusus hanya 1 terjemahan Alkitab saja.

 
Pakai Google mencari seluruh web (search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab (Search verse by words)
Cari (words)
Terjemahan (translation)
Ayat Alkitab acak (random) untuk anda baca dan renungkan saat ini adalah:

Surat Yakobus (Perjanjian Baru)
Yakobus 1 : 17 = Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.

Dibawah ini adalah seluruh isi kitab Ayub 37 (Ayub / AYB 37 / Job 37 / 욥기 37)

Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
37:1-24 = Kemuliaan Allah di alam semesta
(1) Sungguh, oleh karena itu hatiku berdebar-debar dan melonjak dari tempatnya.
(1) Badai membuat hatiku gentar dan jantungku berdebar-debar.
(1) “Guruh dan terang membuatku takut, hatiku berdebar-debar dalam dadaku.
(2) Dengar, dengarlah gegap gempita suara-Nya, guruh yang keluar dari dalam mulut-Nya.
(2) Dengarlah suara Allah, hai kamu semua; dengarlah guruh yang keluar dari mulut-Nya.
(2) Dengarkanlah bunyi gemuruh Allah. Dengarkanlah bunyi yang datang dari mulut-Nya.
(3) Ia melepaskannya ke seluruh kolong langit, dan juga kilat petir-Nya ke ujung-ujung bumi.
(3) Ke seluruh langit, dilepaskannya kilat-Nya; dikirim-Nya petir-Nya ke ujung-ujung dunia.
(3) Ia mengirim terang-Nya bersinar menembus segenap langit. Itu menyinari bumi dari ujung ke ujung.
(4) Kemudian suara-Nya menderu, Ia mengguntur dengan suara-Nya yang megah; Ia tidak menahan kilat petir, bila suara-Nya kedengaran.
(4) Kemudian, terdengar suara-Nya menderu, bunyi megah guntur dan guruh; dan di tengah suara yang menggelegar, petir berkilat sambar-menyambar.
(4) Setelah terang itu berkilat, terdengarlah guntur-Nya yang bergemuruh. Itu bergemuruh dengan suara yang indah. Sementara bunyinya bergemuruh, kilat sambung-menyambung.
(5) Allah mengguntur dengan suara-Nya yang mengagumkan; Ia melakukan perbuatan-perbuatan besar yang tidak tercapai oleh pengetahuan kita;
(5) Karena perintah Allah, maka mujizat terjadi, hal-hal ajaib yang tak dapat kita fahami.
(5) Suara Allah yang bergemuruh itu mengagumkan. Ia melakukan perkara-perkara besar agar kita tidak dapat mengerti.
(6) karena kepada salju Ia berfirman: Jatuhlah ke bumi, dan kepada hujan lebat dan hujan deras: Jadilah deras!
(6) Salju jatuh ke bumi atas perintah-Nya; hujan lebat turun atas suruhan-Nya.
(6) Ia berkata kepada salju, ‘Jatuhlah ke bumi.’ Dan Dia berkata kepada hujan, ‘Turunlah ke bumi.’
(7) Tangan setiap manusia diikat-Nya dengan dibubuhi meterai, agar semua orang mengetahui perbuatan-Nya.
(7) Dihentikan-Nya pekerjaan manusia, supaya mereka tahu bahwa Ia sedang bekerja.
(7) Allah melakukan itu untuk membuktikan kepada orang, bahwa Ia membuat yang dapat dilakukan-Nya.
(8) Maka binatang liar masuk ke dalam tempat persembunyiannya dan tinggal dalam sarangnya.
(8) Juga binatang liar masuk ke dalam lubang dan gua, dan berlindung di dalam sarangnya.
(8) Binatang berlari ke kandangnya dan tinggal di sana.
(9) Taufan keluar dari dalam perbendaharaan, dan hawa dingin dari sebelah utara.
(9) Dari selatan keluar angin taufan dan dari utara hawa dingin yang mencekam.
(9) Angin topan datang dari selatan. Hawa dingin datang dari utara.
(10) Oleh nafas Allah terjadilah es, dan permukaan air yang luas membeku.
(10) Napas Allah membekukan permukaan air yang luas, mengubahnya menjadi es yang keras.
(10) Nafas Allah membuat es dan membuat lautan beku.
(11) Awanpun dimuati-Nya dengan air, dan awan memencarkan kilat-Nya,
(11) Mega dimuati-Nya dengan air, dan awan bercahaya diterangi petir.
(11) Ia mengisi awan dengan air dan menyerakkan kilatnya.
(12) lalu kilat-Nya menyambar-nyambar ke seluruh penjuru menurut pimpinan-Nya untuk melakukan di permukaan bumi segala yang diperintahkan-Nya.
(12) Awan-awan melayang ke seluruh dunia, atas perintah Allah mereka bergerak ke mana-mana.
(12) Ia menyuruh awan berembus ke sekeliling bumi. Awan melakukan apa saja yang diperintahkan-Nya.
(13) Ia membuatnya mencapai tujuannya, baik untuk menjadi pentung bagi isi bumi-Nya maupun untuk menyatakan kasih setia.
(13) Allah memberi hujan untuk membasahi tanah, atau juga untuk menghukum umat manusia; mungkin pula untuk memperlihatkan kepada mereka, betapa besar kasih-Nya yang tetap untuk selamanya.
(13) Allah membawa awan menghukum orang dengan banjir atau air kepada bumi-Nya, menunjukkan kasih-Nya.
(14) Berilah telinga kepada semuanya itu, hai Ayub, diamlah, dan perhatikanlah keajaiban-keajaiban Allah.
(14) Diamlah sebentar, hai Ayub, dan dengarkanlah; perhatikanlah keajaiban-keajaiban Allah.
(14) Berhentilah sebentar dan dengarkanlah. Pikirkan tentang hal yang indah yang dilakukan Allah.
(15) Tahukah engkau, bagaimana Allah memberi tugas kepadanya, dan menyinarkan cahaya dari awan-Nya?
(15) Tahukah engkau bagaimana Allah memberi aba-aba, sehingga kilat memancar dari awan dan mega?
(15) Apakah engkau tahu bagaimana Allah menguasai awan? Apakah engkau tahu bagaimana Allah membuat cahaya terang-Nya?
(16) Tahukah engkau tentang melayangnya awan-awan, tentang keajaiban-keajaiban dari Yang Mahatahu,
(16) Tahukah engkau bagaimana awan-awan melayang hasil keahlian Allah yang mengagumkan?
(16) Apakah engkau tahu bagaimana awan tergantung di langit? Baiklah, awan hanya satu hal saja yang dibuat oleh Yang Maha Esa, yang mengetahui segala sesuatu.
(17) hai engkau, yang pakaiannya menjadi panas, jika bumi terdiam karena panasnya angin selatan?
(17) Tidak, engkau hanya dapat mengeluh kepanasan apabila bumi dilanda oleh angin selatan.
(17) Semua engkau tahu bahwa engkau berkeringat, pakaianmu lengket padamu, dan segala sesuatu diam, bila gelombang panas datang dari selatan.
(18) Dapatkah engkau seperti Dia menyusun awan menjadi cakrawala, keras seperti cermin tuangan?
(18) Dapatkah engkau seperti Allah membentangkan cakrawala dan mengeraskannya seperti logam tuangan atau kaca?
(18) Apakah engkau dapat menolong Allah mengembangkan langit, dan membuatnya bersinar seperti kuningan yang dibersihkan?
(19) Beritahukanlah kepada kami apa yang harus kami katakan kepada-Nya: tak ada yang dapat kami paparkan oleh karena kegelapan.
(19) Ajarlah kami apa yang harus kami katakan kepada Allah; tak ada yang dapat kami jelaskan, pikiran kami hampa.
(19) Katakan kepada kami yang harus kami katakan kepada Allah! Kami tidak dapat memikirkan yang akan dikatakan karena kebodohan kami.
(20) Apakah akan diberitahukan kepada-Nya, bahwa aku akan bicara? Pernahkah orang berkata, bahwa ia ingin dibinasakan?
(20) Tak mau aku memohon bicara kepada Allah jangan-jangan Ia mendapat alasan membuat aku celaka.
(20) Aku tidak mengatakan kepada Allah bahwa aku mau berbicara kepada-Nya. Hal itu seperti meminta kebinasaan.
(21) Seketika terang tidak terlihat, karena digelapkan mendung; lalu angin berembus, maka bersihlah cuaca.
(21) Kini cahaya langit sangat terang sehingga menyilaukan mata; angin membersihkan cuaca dengan hembusannya.
(21) Orang tidak dapat memandang matahari karena sangat cerah dan bersinar di langit setelah angin mengembuskan awan.
(22) Dari sebelah utara muncul sinar keemasan; Allah diliputi oleh keagungan yang dahsyat.
(22) Sinar keemasan muncul di utara, dan kemuliaan Allah mengagumkan hati kita.
(22) Kemuliaan keemasan Allah bersinar dari Gunung Kudus. Terang-benderang mengelilingi-Nya.
(23) Yang Mahakuasa, yang tidak dapat kita pahami, besar kekuasaan dan keadilan-Nya; walaupun kaya akan kebenaran Ia tidak menindasnya.
(23) Sungguh besar kuasa Allah kita; tak sanggup kita menghampiri-Nya, Ia jujur dan adil senantiasa; tak pernah Ia menindas manusia.
(23) Kita melihat Allah Yang Mahakuasa sangat berkuasa! Ia tidak menjawab kita bila kita berusaha menuntut-Nya demi kebenaran!
(24) Itulah sebabnya Ia ditakuti orang; setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya."
(24) Itulah sebabnya Ia patut dihormati oleh siapa saja, dan orang yang mengaku arif, tak dihiraukan-Nya."
(24) Oleh sebab itu, orang takut dan menghormati-Nya. Ia tidak menghormati mereka yang menganggap dirinya bijak.”
Ayub (Job) (욥기)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal)
123456789101112131415161718192021222324252627282930313233343536
- 37 -
3839404142