website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik GSM Indonesia www.agennomor.com
vidinici banner www.vidinici.com

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Dibawah ini ada menu membaca isi Alkitab beberapa terjemahan secara bersamaan untuk memudahkan pengartian isi Alkitab, jika hanya ingin membaca 1 terjemahan Alkitab saja maka disarankan agar klik salah satu terjemahan Alkitab diatas yang isi nya khusus hanya 1 terjemahan Alkitab saja.

 
Pakai Google mencari seluruh web (search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab (Search verse by words)
Cari (words)
Terjemahan (translation)
Ayat Alkitab acak (random) untuk anda baca dan renungkan saat ini adalah:

Kejadian (Perjanjian Lama)
Kejadian 15 : 8 = Kata Abram: "Ya Tuhan ALLAH, dari manakah aku tahu, bahwa aku akan memilikinya?"

Dibawah ini adalah seluruh isi kitab Ayub 9 (Ayub / AYB 9 / Job 9 / 욥기 9)

Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
9:1-35 = Jawab Ayub: Tidak seorangpun dapat bertahan di hadapan Allah
(1) Tetapi Ayub menjawab:
(1) Tapi Ayub menjawab, "Memang, aku tahu, kata-katamu itu tak salah. Tapi, mana mungkin manusia berperkara melawan Allah dan mengalahkan-Nya?
(1) [Ayub Menjawab Bildad] Kemudian Ayub menjawab,
(2) Sungguh, aku tahu, bahwa demikianlah halnya, masakan manusia benar di hadapan Allah?
(2) (9:1)
(2) “Memang, aku tahu yang kaukatakan itu benar, tetapi bagaimana orang dapat memenangkan alasan dengan Allah?
(3) Jikalau ia ingin beperkara dengan Allah satu dari seribu kali ia tidak dapat membantah-Nya.
(3) Dari seribu pertanyaan yang diajukan Allah, satu pun tak dapat dijawab oleh manusia.
(3) Orang yang ingin berperkara dengan Allah tidak dapat menjawab satu pertanyaan dalam 1.000 pertanyaan.
(4) Allah itu bijak dan kuat, siapakah dapat berkeras melawan Dia, dan tetap selamat?
(4) Allah itu sangat arif dan berkuasa; siapa dapat tahan melawan Dia?
(4) Allah sangat bijak dan kuasa-Nya sangat besar. Tidak ada yang dapat melawan Allah dan tidak terluka.
(5) Dialah yang memindahkan gunung-gunung dengan tidak diketahui orang, yang membongkar-bangkirkannya dalam murka-Nya;
(5) Allah memindahkan gunung tanpa diketahui orang, lalu menjungkirbalikkannya dengan murka dan berang.
(5) Apabila Allah marah, Ia memindahkan gunung sebelum mereka mengetahuinya.
(6) yang menggeserkan bumi dari tempatnya, sehingga tiangnya bergoyang-goyang;
(6) Allah membuat gempa sampai bumi berguncang, dan tiang penyangga dunia bergoyang-goyang,
(6) Ia mendatangkan gempa bumi untuk mengguncang bumi. Ia mengguncang alas bumi.
(7) yang memberi perintah kepada matahari, sehingga tidak terbit, dan mengurung bintang-bintang dengan meterai;
(7) Allah dapat melarang matahari terbit di waktu pagi, dan mencegah bintang-bintang bersinar di malam hari.
(7) Ia dapat berbicara kepada matahari dan membuatnya terbit. Ia dapat mengunci bintang-bintang sehingga tidak bersinar
(8) yang seorang diri membentangkan langit, dan melangkah di atas gelombang-gelombang laut;
(8) Dibentangkan-Nya angkasa tanpa bantuan; diinjak-injak-Nya punggung naga lautan.
(8) Ia sendiri membuat langit. Ia berjalan di atas ombak lautan.
(9) yang menjadikan bintang Biduk, bintang Belantik, bintang Kartika, dan gugusan-gugusan bintang Ruang Selatan;
(9) Dipasang-Nya gugusan bintang selatan di cakrawala, juga bintang Biduk, bintang Belantik dan bintang Kartika.
(9) Allah membuat bintang Biduk, bintang Belantik, dan bintang Kartika. Ia membuat planet yang menyeberangi langit selatan.
(10) yang melakukan perbuatan-perbuatan besar yang tidak terduga, dan keajaiban-keajaiban yang tidak terbilang banyaknya.
(10) Tak dapat kita memahami segala karya-Nya, tak sanggup kita menghitung mujizat-mujizat-Nya.
(10) Ia melakukan hal-hal yang terlalu ajaib untuk dimengerti orang. Tidak ada akhir dari tanda mukjizat yang dilakukan-Nya.
(11) Apabila Ia melewati aku, aku tidak melihat-Nya, dan bila Ia lalu, aku tidak mengetahui.
(11) Ia lewat di mukaku, tapi tidak tampak olehku; Ia lalu disampingku, tapi tidak nyata bagiku.
(11) Bila Ia melintas, aku tidak dapat melihat-Nya. Ia berjalan melewati aku, aku tidak memperhatikan-Nya.
(12) Apabila Ia merampas, siapa akan menghalangi-Nya? Siapa akan menegur-Nya: Apa yang Kaulakukan?
(12) Jika Ia merampas, siapa berani melarang-Nya? atau berani bertanya pada-Nya, 'Hai, Kau sedang apa?'
(12) Jika Ia mengambil sesuatu, tidak ada yang dapat menghentikan-Nya. Tidak ada yang dapat mengatakan kepada-Nya, ‘Apa yang Engkau kerjakan?’
(13) Allah tidak menahani murka-Nya, di bawah kuasa-Nya para pembantu Rahab membungkuk;
(13) Allah tidak menahan marah dan panas hati-Nya; para pembantu Rahab pun takluk kepada-Nya.
(13) Allah tidak akan menahan murka-Nya. Bahkan pembantu Rahab takut akan Allah.
(14) lebih-lebih aku, bagaimana aku dapat membantah Dia, memilih kata-kataku di hadapan Dia?
(14) Jadi, bagaimana aku dapat membantah Dia? Dengan kata-kata apa aku akan menjawab-Nya?
(14) Jadi, aku tidak dapat berperkara dengan Allah. Aku tidak tahu yang akan kukatakan kepada-Nya.
(15) Walaupun aku benar, aku tidak mungkin membantah Dia, malah aku harus memohon belas kasihan kepada yang mendakwa aku.
(15) Walaupun aku tidak bersalah, apa dayaku, kecuali mohon belas kasihan dari Allah hakimku?
(15) Aku tidak berdosa, namun aku tidak dapat memberi jawaban kepada-Nya. Semua yang dapat kulakukan adalah meminta belas kasihan dari Hakimku.
(16) Bila aku berseru, Ia menjawab; aku tidak dapat percaya, bahwa Ia sudi mendengarkan suaraku;
(16) Seandainya Ia menjawab bila aku berseru, aku ragu, benarkah Ia sudi mendengar suaraku?
(16) Bahkan jika aku memanggil dan Dia menjawab, aku masih belum yakin Dia sungguh mendengarkan aku.
(17) Dialah yang meremukkan aku dalam angin ribut, yang memperbanyak lukaku dengan tidak semena-mena,
(17) Dia meremukkan aku dalam angin topan, dan menambah deritaku tanpa alasan.
(17) Ia hanya mendatangkan angin ribut menindas aku. Ia hanya memberi lebih banyak luka kepadaku tanpa alasan.
(18) yang tidak membiarkan aku bernafas, tetapi mengenyangkan aku dengan kepahitan.
(18) Tak dibiarkan-Nya aku menghela napas barang sesaat; bahkan dilimpahi-Nya aku dengan kepahitan yang hebat.
(18) Ia tidak membiarkan aku bernafas lagi. Ia hanya memberi lebih banyak kesusahan kepadaku.
(19) Jika mengenai kekuatan tenaga, Dialah yang mempunyai! Jika mengenai keadilan, siapa dapat menggugat Dia?
(19) Haruskah aku adu tenaga dengan Dia? Tetapi lihat, betapa hebat kekuatan-Nya! Seandainya terhadap Dia aku mengajukan gugatan, siapa berani memanggil-Nya ke pengadilan?
(19) Aku tidak dapat mengalahkan Allah. Ia terlalu berkuasa! Aku tidak dapat membawa Dia ke pengadilan dan memaksa-Nya jujur kepadaku. Siapa yang dapat memaksa Allah datang ke pengadilan?
(20) Sekalipun aku benar, mulutku sendiri akan menyatakan aku tidak benar; sekalipun aku tidak bersalah, Ia akan menyatakan aku bersalah.
(20) Aku setia dan tak berbuat dosa, tetapi mulutku seakan berkata sebaliknya; setiap kata yang dibentuk bibirku, seolah-olah mempersalahkan diriku.
(20) Aku tidak berdosa, tetapi jika aku memperdebatkan kesalahanku, membuat aku tampaknya bersalah. Aku tidak berdosa, tetapi jika aku berbicara, mulutku membuktikan aku bersalah.
(21) Aku tidak bersalah! Aku tidak pedulikan diriku, aku tidak hiraukan hidupku!
(21) Aku tak bersalah, tapi aku tak perduli. Aku jemu hidup. Bagiku tak ada yang penting lagi; yang bersalah dan yang benar, sama saja nasibnya: Allah akan membinasakan kedua-duanya.
(21) Aku tidak berdosa, tetapi aku tidak tahu berpikir. Aku membenci hidupku sendiri.
(22) Semuanya itu sama saja, itulah sebabnya aku berkata: yang tidak bersalah dan yang bersalah kedua-duanya dibinasakan-Nya.
(22) (9:21)
(22) Jadi, aku mengatakan, ‘Apakah ada perbedaan? Allah membinasakan orang yang tidak berdosa maupun yang berdosa.’
(23) Bila cemeti-Nya membunuh dengan tiba-tiba, Ia mengolok-olok keputusasaan orang yang tidak bersalah.
(23) Bila orang yang tak bersalah mati tiba-tiba, Allah hanya tertawa saja.
(23) Apakah Allah hanya tertawa bila pengacau membunuh orang yang tidak berdosa?
(24) Bumi telah diserahkan ke dalam tangan orang fasik, dan mata para hakimnya telah ditutup-Nya; kalau bukan oleh Dia, oleh siapa lagi?
(24) Bumi diserahkan Allah kepada pendurhaka, dan hakim-hakim telah dibuat-Nya buta semua. Allah melakukan semua ini, kalau bukan Dia, siapa lagi?
(24) Apakah Allah membiarkan pemimpin hanya melihat bila orang jahat memerintah? Jika Ia bukan Allah, siapa lagi Dia?
(25) Hari-hariku berlalu lebih cepat dari pada seorang pelari, lenyap tanpa melihat bahagia,
(25) Hari-hariku berlalu dengan kencang, lalu menghilang tanpa merasa senang.
(25) Hari-hariku berlalu lebih cepat daripada seorang pelari. Hari-hariku lenyap dan tidak ada kesenangan di dalamnya.
(26) meluncur lewat laksana perahu dari pandan, seperti rajawali yang menyambar mangsanya.
(26) Seperti perahu laju, hidupku lewat dengan segera, secepat burung elang menukik, menyambar mangsanya.
(26) Hari-hariku pergi dengan cepat seperti perahu pandan. Hari-hariku pergi secepat burung rajawali turun ke bawah menangkap binatang.
(27) Bila aku berpikir: Aku hendak melupakan keluh kesahku, mengubah air mukaku, dan bergembira,
(27) Jika aku mau tersenyum dan tertawa gembira, jika kucoba melupakan segala derita, maka dukaku datang kembali, memburu aku; sebab kutahu, Allah tetap mempersalahkan aku.
(27) Jika kukatakan, ‘Aku tidak mengeluh. Aku melupakan penderitaanku dan menunjukkan senyumku.’
(28) maka takutlah aku kepada segala kesusahanku; aku tahu, bahwa Engkau tidak akan menganggap aku tidak bersalah.
(28) (9:27)
(28) Itu tidak sungguh-sungguh mengubah sesuatu. Penderitaan masih membuat aku takut.
(29) Aku dinyatakan bersalah, apa gunanya aku menyusahkan diri dengan sia-sia?
(29) Nah, jika begitu, peduli apa aku?
(29) Aku akan dinyatakan bersalah, jadi mengapa harus aku memikirkannya?
(30) Walaupun aku membasuh diriku dengan salju dan mencuci tanganku dengan sabun,
(30) Tak ada sabun yang dapat menghilangkan dosaku!
(30) Meskipun aku membasuh diriku sendiri dengan salju dan membuat tanganku bersih dengan sabun,
(31) namun Engkau akan membenamkan aku dalam lumpur, sehingga pakaianku merasa jijik terhadap aku.
(31) Allah membenamkan aku dalam kotoran, sampai pakaianku pun menganggap aku menjijikkan.
(31) Allah akan mendorong aku masuk kuburan. Bahkan pakaianku membenci aku.
(32) Karena Dia bukan manusia seperti aku, sehingga aku dapat menjawab-Nya: Mari bersama-sama menghadap pengadilan.
(32) Seandainya Allah itu manusia, aku akan dapat menjawab Dia; lalu kami akan menghadap ke pengadilan untuk menyelesaikan segala pertengkaran.
(32) Allah bukan manusia seperti aku, jadi aku tidak dapat berdebat dengan Dia. Aku tidak dapat membawa-Nya ke pengadilan.
(33) Tidak ada wasit di antara kami, yang dapat memegang kami berdua!
(33) Tapi di antara kami tak ada jaksa yang dapat mengadili kami berdua.
(33) Semoga ada orang yang mendengar kedua belah pihak. Semoga ada orang yang menghakimi kami dengan jujur.
(34) Biarlah Ia menyingkirkan pentung-Nya dari padaku, jangan aku ditimpa kegentaran terhadap Dia,
(34) Semoga Allah berhenti menghukum aku dan menjauhkan kedahsyatan-Nya daripadaku!
(34) Semoga ada orang yang mengambil hukuman Allah. Dan Allah tidak membuat aku takut lagi.
(35) maka aku akan berbicara tanpa rasa takut terhadap Dia, karena aku tidak menyadari kesalahanku."
(35) Aku tidak takut kepada-Nya dan akan bicara kini, sebab aku mengenal hatiku sendiri.
(35) Kemudian aku dapat mengatakan yang ingin kukatakan tanpa takut kepada-Nya, tetapi aku tidak dapat melakukannya sekarang.
Ayub (Job) (욥기)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal)
12345678
- 9 -
101112131415161718192021222324252627282930313233343536373839404142