website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik GSM Indonesia www.agennomor.com
vidinici banner www.vidinici.com

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Dibawah ini ada menu membaca isi Alkitab beberapa terjemahan secara bersamaan untuk memudahkan pengartian isi Alkitab, jika hanya ingin membaca 1 terjemahan Alkitab saja maka disarankan agar klik salah satu terjemahan Alkitab diatas yang isi nya khusus hanya 1 terjemahan Alkitab saja.

 
Pakai Google mencari seluruh web (search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab (Search verse by words)
Cari (words)
Terjemahan (translation)
Ayat Alkitab acak (random) untuk anda baca dan renungkan saat ini adalah:

Kidung Agung (Perjanjian Lama)
Kidung Agung 8 : 5 = Siapakah dia yang muncul dari padang gurun, yang bersandar pada kekasihnya? --Di bawah pohon apel kubangunkan engkau, di sanalah ibumu telah mengandung engkau, di sanalah ia mengandung dan melahirkan engkau.

Dibawah ini adalah seluruh isi kitab Mazmur 49 (Mazmur / MZM 49 / Psalm 49 / 시편 49)

Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
49:1-20 = Kebahagiaan yang sia-sia
(1) Untuk pemimpin biduan. Dari bani Korah. Mazmur. (49-2) Dengarlah, hai bangsa-bangsa sekalian, pasanglah telinga, hai semua penduduk dunia,
(1) Mazmur kaum Korah. Untuk pemimpin kor. (49-2) Dengarlah, hai segala bangsa, pasanglah telinga, hai penduduk dunia,
(1) Kepada pemimpin koor. Nyanyian dari keluarga Korah. (49-2) Dengarkanlah ini, hai semua bangsa. Perhatikanlah, hai semua penduduk bumi.
(2) (49-3) baik yang hina maupun yang mulia, baik yang kaya maupun yang miskin bersama-sama!
(2) (49-3) baik orang sederhana, maupun orang terkemuka, baik orang miskin, maupun orang kaya.
(2) (49-3) Setiap orang, kaya atau miskin, harus mendengarkan aku.
(3) (49-4) Mulutku akan mengucapkan hikmat, dan yang direnungkan hatiku ialah pengertian.
(3) (49-4) Aku akan mengucapkan kata-kata bijaksana, buah pikiranku sangat dalam.
(3) (49-4) Aku akan mengatakan kepadamu beberapa hikmat. Ajaranku akan memberikan pengertian kepadamu.
(4) (49-5) Aku akan menyendengkan telingaku kepada amsal, akan mengutarakan peribahasaku dengan bermain kecapi.
(4) (49-5) Aku akan memperhatikan peribahasa, dan menerangkan artinya sambil memetik kecapi.
(4) (49-5) Aku telah mendengar perkataan itu. Dan sekarang, bersama kecapiku, aku bernyanyi dan membuat pengertian yang tersembunyi menjadi jelas.
(5) (49-6) Mengapa aku takut pada hari-hari celaka pada waktu aku dikepung oleh kejahatan pengejar-pengejarku,
(5) (49-6) Aku tidak takut di waktu kesesakan, waktu aku dikepung oleh musuh yang jahat.
(5) (49-6) Mengapa aku harus takut jika kesusahan terjadi? Tidak perlu takut bila orang jahat mengepung aku.
(6) (49-7) mereka yang percaya akan harta bendanya, dan memegahkan diri dengan banyaknya kekayaan mereka?
(6) (49-7) Mereka itu mengandalkan kekayaannya, dan menyombongkan harta bendanya.
(6) (49-7) Mereka menganggap bahwa kekayaannya akan melindunginya. Mereka membanggakan kekayaannya.
(7) (49-8) Tidak seorangpun dapat membebaskan dirinya, atau memberikan tebusan kepada Allah ganti nyawanya,
(7) (49-8) Sesungguhnya tak seorang pun dapat menyelamatkan saudaranya, atau membayar tebusannya kepada Allah.
(7) (49-8) Tidak ada orang yang mampu menebus hidupnya, dan kamu tidak dapat menyogok Allah.
(8) (49-9) karena terlalu mahal harga pembebasan nyawanya, dan tidak memadai untuk selama-lamanya--
(8) (49-9) Apa pun yang diberikannya tak akan mencukupi; terlalu mahal harga tebusan nyawanya,
(8) (49-9) Tidak akan pernah ada orang yang memiliki cukup uang membayar nyawanya sendiri.
(9) (49-10) supaya ia tetap hidup untuk seterusnya, dan tidak melihat lobang kubur.
(9) (49-10) agar ia terhindar dari mati dan dapat hidup selamanya.
(9) (49-10) Tidak pernah ada orang yang memiliki cukup uang membeli hak hidup untuk selamanya, dan mengeluarkan tubuhnya dari kubur.
(10) (49-11) Sungguh, akan dilihatnya: orang-orang yang mempunyai hikmat mati, orang-orang bodoh dan dungupun binasa bersama-sama dan meninggalkan harta benda mereka untuk orang lain.
(10) (49-11) Tidak, ia akan melihat bahwa orang bijaksana pun mati. Orang dungu dan bodoh sama-sama binasa, dan meninggalkan hartanya bagi orang lain.
(10) (49-11) Lihat, orang bijak mati sama seperti orang bodoh dan orang dungu. Mereka mati dan meninggalkan hartanya untuk orang lain.
(11) (49-12) Kubur mereka ialah rumah mereka untuk selama-lamanya, tempat kediaman mereka turun-temurun; mereka menganggap ladang-ladang milik mereka.
(11) (49-12) Mereka akan tinggal di kuburan selama-lamanya; itulah kediaman mereka untuk seterusnya, walaupun dahulu mereka memiliki banyak tanah.
(11) (49-12) Kubur akan menjadi rumah baru mereka selama-lamanya. Dan berapa luas tanah miliknya sama saja artinya.
(12) (49-13) Tetapi dengan segala kegemilangannya manusia tidak dapat bertahan, ia boleh disamakan dengan hewan yang dibinasakan.
(12) (49-13) Manusia tak dapat hidup terus dalam kemewahan; seperti binatang, ia pun akan binasa.
(12) (49-13) Manusia dapat makmur, tetapi mereka tidak dapat tinggal di sini selama-lamanya. Mereka akan mati sama seperti binatang.
(13) (49-14) Inilah jalannya orang-orang yang percaya kepada dirinya sendiri, ajal orang-orang yang gemar akan perkataannya sendiri. Sela
(13) (49-14) Begitulah nasib orang yang mengandalkan dirinya, dan masa depan orang yang puas dengan perkataannya.
(13) (49-14) Demikianlah akhir dari semua yang percaya pada diri sendiri dan setiap orang yang hidup menurut caranya sendiri. Sela
(14) (49-15) Seperti domba mereka meluncur ke dalam dunia orang mati, digembalakan oleh maut; mereka turun langsung ke kubur, perawakan mereka hancur, dunia orang mati menjadi tempat kediaman mereka.
(14) (49-15) Seperti domba, mereka ditentukan untuk mati; maut akan menjadi gembala mereka. Pagi-pagi mereka dikalahkan oleh orang jujur; tubuh mereka segera membusuk di dunia orang mati, jauh dari kediaman yang mewah.
(14) (49-15) Mereka sama seperti domba, kuburan akan menjadi kandangnya. Maut menjadi gembalanya. Bila pagi sudah datang, orang baik akan menikmati kemenangan, sedangkan tubuh orang yang tinggi hati pelan-pelan membusuk dalam kubur, jauh dari rumahnya yang indah.
(15) (49-16) Tetapi Allah akan membebaskan nyawaku dari cengkeraman dunia orang mati, sebab Ia akan menarik aku. Sela
(15) (49-16) Tetapi Allah akan membebaskan aku, Ia akan melepaskan aku dari kuasa maut.
(15) (49-16) Dan Allah akan menebus jiwaku dan menyelamatkan aku dari kubur. Ia mengambil aku untuk bersama-sama dengan Dia. Sela
(16) (49-17) Janganlah takut, apabila seseorang menjadi kaya, apabila kemuliaan keluarganya bertambah,
(16) (49-17) Jangan takut kalau seorang menjadi kaya, dan hartanya bertambah banyak.
(16) (49-17) Janganlah takut kepada orang hanya karena mereka kaya. Janganlah takut kepada orang hanya karena mereka mempunyai banyak rumah yang besar dan indah.
(17) (49-18) sebab pada waktu matinya semuanya itu tidak akan dibawanya serta, kemuliaannya tidak akan turun mengikuti dia.
(17) (49-18) Sebab waktu mati ia tak dapat membawa apa-apa, hartanya tak akan turun ke kubur bersama dia.
(17) (49-18) Mereka tidak akan membawa apa pun bersamanya apabila mereka mati. Mereka tidak akan membawa hartanya bersamanya.
(18) (49-19) Sekalipun ia menganggap dirinya berbahagia pada masa hidupnya, sekalipun orang menyanjungnya, karena ia berbuat baik terhadap dirinya sendiri,
(18) (49-19) Bahkan apabila seorang beruntung dalam hidupnya, dan disanjung-sanjung karena keberhasilannya,
(18) (49-19) Orang kaya dapat mengatakan pada dirinya betapa baik yang telah dilakukannya dalam hidup ini. Dan orang lain dapat memujinya,
(19) (49-20) namun ia akan sampai kepada angkatan nenek moyangnya, yang tidak akan melihat terang untuk seterusnya.
(19) (49-20) ia akan menyusul nenek moyangnya juga ke tempat yang gelap untuk selama-lamanya.
(19) (49-20) tetapi waktunya akan datang untuk mati, dan pergi kepada nenek moyangnya. Dan dia tidak akan pernah lagi melihat terang.
(20) (49-21) Manusia, yang dengan segala kegemilangannya tidak mempunyai pengertian, boleh disamakan dengan hewan yang dibinasakan.
(20) (49-21) Manusia tak dapat terus hidup dalam kemewahan, seperti binatang, ia pun akan binasa.
(20) (49-21) Orang makmur tampaknya masih belum mengerti bahwa mereka akan mati sama seperti binatang.
Mazmur (Psalm) (시편)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal)
123456789101112131415161718192021222324252627282930313233343536373839404142434445464748
- 49 -
5051525354555657585960616263646566676869707172737475767778798081828384858687888990919293949596979899100101102103104105106107108109110111112113114115116117118119120121122123124125126127128129130131132133134135136137138139140141142143144145146147148149150