website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik GSM Indonesia www.agennomor.com
vidinici banner www.vidinici.com

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Dibawah ini ada menu membaca isi Alkitab beberapa terjemahan secara bersamaan untuk memudahkan pengartian isi Alkitab, jika hanya ingin membaca 1 terjemahan Alkitab saja maka disarankan agar klik salah satu terjemahan Alkitab diatas yang isi nya khusus hanya 1 terjemahan Alkitab saja.

 
Pakai Google mencari seluruh web (search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab (Search verse by words)
Cari (words)
Terjemahan (translation)
Ayat Alkitab acak (random) untuk anda baca dan renungkan saat ini adalah:

Injil Markus (Perjanjian Baru)
Markus 11 : 31 = Mereka memperbincangkannya di antara mereka, dan berkata: "Jikalau kita katakan: Dari sorga, Ia akan berkata: Kalau begitu, mengapakah kamu tidak percaya kepadanya?

Dibawah ini adalah seluruh isi kitab Amsal 22 (Amsal / AMS 22 / Proverbs 22 / 잠언 22)

Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
(sambungan dari) 10:1 - 22:16 = Kumpulan amsal-amsal Salomo
(1) Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas.
(1) Nama baik lebih berharga daripada harta yang banyak; dikasihi orang lebih baik daripada diberi perak dan emas.
(1) Lebih baik dihormati orang daripada menjadi kaya. Nama baik lebih penting daripada perak atau emas.
(2) Orang kaya dan orang miskin bertemu; yang membuat mereka semua ialah TUHAN.
(2) Orang kaya dan orang miskin mempunyai satu hal yang sama: Tuhanlah yang menciptakan mereka semua.
(2) Orang kaya dan orang miskin sama saja. TUHANlah yang menciptakan semuanya.
(3) Kalau orang bijak melihat malapetaka, bersembunyilah ia, tetapi orang yang tak berpengalaman berjalan terus, lalu kena celaka.
(3) Orang bijaksana menghindar apabila melihat bahaya; orang bodoh berjalan terus lalu tertimpa malapetaka.
(3) Orang bijak melihat kesulitan datang dan keluar dari jalannya, tetapi orang bodoh pergi langsung ke dalam kesulitan dan menderita karenanya.
(4) Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan.
(4) Orang yang takwa kepada TUHAN dan merendahkan diri, akan bahagia, makmur dan dihormati.
(4) Hormatilah TUHAN dan rendahkan hatimu maka kamu akan mempunyai kekayaan, hormat, dan hidup yang benar.
(5) Duri dan perangkap ada di jalan orang yang serong hatinya; siapa ingin memelihara diri menjauhi orang itu.
(5) Perangkap dan jebakan terdapat pada jalan orang curang; jauhilah semua itu jika engkau ingin selamat.
(5) Orang jahat terperangkap oleh banyak kesulitan, tetapi orang yang memelihara hidupnya menjauhinya.
(6) Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.
(6) Ajarlah seorang anak cara hidup yang patut baginya, maka sampai masa tuanya ia akan hidup demikian.
(6) Didiklah anak-anak tentang yang dibutuhkannya, bahkan bila mereka sudah tua, mereka tidak meninggalkan jalan yang benar.
(7) Orang kaya menguasai orang miskin, yang berhutang menjadi budak dari yang menghutangi.
(7) Orang miskin dikuasai oleh orang kaya; orang yang meminjam dikuasai oleh orang yang meminjamkan.
(7) Orang miskin menjadi hamba orang kaya. Orang yang meminjam menjadi hamba dari yang meminjamkan.
(8) Orang yang menabur kecurangan akan menuai bencana, dan tongkat amarahnya akan habis binasa.
(8) Orang yang menabur kecurangan akan menuai bencana; akhirnya kuasanya untuk bertindak sewenang-wenang akan lenyap.
(8) Orang yang menabur kesulitan akan menuai kesulitan. Dan akhirnya, mereka binasa karena kesulitan yang dibuatnya terhadap orang lain.
(9) Orang yang baik hati akan diberkati, karena ia membagi rezekinya dengan si miskin.
(9) Orang yang baik hati diberkati TUHAN, karena ia membagi rezeki dengan orang yang berkekurangan.
(9) Orang dermawan akan diberkati karena mereka membagikan makanannya kepada orang miskin.
(10) Usirlah si pencemooh, maka lenyaplah pertengkaran, dan akan berhentilah perbantahan dan cemooh.
(10) Usirlah orang yang suka menghina, maka berhentilah pertikaian, permusuhan dan cela-mencela.
(10) Lepaskanlah dirimu dari orang sombong, dan kesulitan yang dibuatnya akan menjauh bersamanya. Penghinaan dan pertengkaran akan berakhir.
(11) Orang yang mencintai kesucian hati dan yang manis bicaranya menjadi sahabat raja.
(11) Orang yang menyukai ketulusan dan yang manis bicaranya, akan menjadi sahabat raja.
(11) Raja akan menjadi temanmu jika kamu mencintai hati yang suci dan kata-kata yang ramah.
(12) Mata TUHAN menjaga pengetahuan, tetapi Ia membatalkan perkataan si pengkhianat.
(12) Dengan membongkar kebohongan orang yang curang, TUHAN menjaga agar pengetahuan yang benar tetap terpelihara.
(12) TUHAN memperhatikan pengetahuan yang benar dan melawan orang yang menipu orang lain.
(13) Si pemalas berkata: "Ada singa di luar, aku akan dibunuh di tengah jalan."
(13) Si pemalas suka tinggal di rumah; ia berkata, "Ada singa di luar, aku bisa diterkam di tengah jalan."
(13) Orang yang malas dan ingin tinggal di rumah akan mengatakan, “Ada singa di luar mungkin aku diterkamnya di jalan.”
(14) Mulut perempuan jalang adalah lobang yang dalam; orang yang dimurkai TUHAN akan terperosok ke dalamnya.
(14) Rayuan wanita pelacur merupakan jebakan; orang yang dimurkai TUHAN terperosok ke dalamnya.
(14) Dosa pelacuran adalah jerat, dan TUHAN sangat marah terhadap orang yang jatuh ke dalamnya.
(15) Kebodohan melekat pada hati orang muda, tetapi tongkat didikan akan mengusir itu dari padanya.
(15) Sudah sewajarnya anak-anak berbuat hal-hal yang bodoh, tetapi rotan dapat mengajar mereka mengubah kelakuan.
(15) Anak-anak bertindak dengan bodoh, tetapi jika kamu menghukumnya, mereka akan belajar untuk tidak melakukannya.
(16) Orang yang menindas orang lemah untuk menguntungkan diri atau memberi hadiah kepada orang kaya, hanya merugikan diri saja.
(16) Siapa mau menjadi kaya dengan menindas orang miskin dan memberi hadiah kepada orang berada pada akhirnya akan melarat.
(16) Kedua hal ini membuat kamu miskin: menyiksa orang miskin untuk membuatmu sendiri kaya dan memberikan hadiah kepada orang kaya.
22:17 - 24:34 = Amsal-amsal orang bijak
(17) Pasanglah telingamu dan dengarkanlah amsal-amsal orang bijak, berilah perhatian kepada pengetahuanku.
(17) Dengarkan, aku akan mengajarkan kepadamu petuah orang arif! Perhatikanlah pengajaranku.
(17) [Tiga Puluh Kata Bijak] Dengarkanlah baik-baik kata-kata yang kuterima dari orang bijak. Perhatikanlah apa yang telah kupelajari.
(18) Karena menyimpannya dalam hati akan menyenangkan bagimu, bila semuanya itu tersedia pada bibirmu.
(18) Engkau akan senang apabila pengajaranku itu kausimpan dalam hatimu. Karena dengan demikian kau telah siap apabila kau hendak memakainya.
(18) Adalah baik bagimu untuk mengingat kata-kata ini dan memilikinya bila diperlukan.
(19) Supaya engkau menaruh kepercayaanmu kepada TUHAN, aku mengajarkannya kepadamu sekarang, ya kepadamu.
(19) Aku mengajarkannya kepadamu sekarang karena aku ingin kau menaruh kepercayaanmu kepada TUHAN.
(19) Aku akan mengajarkannya kepadamu sekarang. Aku mau engkau percaya kepada TUHAN.
(20) Bukankah aku telah menulisnya kepadamu dulu dengan nasihat dan pengetahuan,
(20) Tiga puluh petuah sudah kutuliskan untukmu--petuah-petuah yang mengandung pengetahuan dan nasihat yang baik;
(20) Aku telah menulis 30 kata bijak untukmu. Itulah kata-kata nasihat dan hikmat.
(21) untuk mengajarkan kepadamu apa yang benar dan sungguh, supaya engkau dapat memberikan jawaban yang tepat kepada yang menyuruh engkau.
(21) dan yang akan mengajarkan kepadamu apa yang sungguh-sungguh benar. Nanti, jika kau ditanyai, kau dapat memberi jawaban yang tepat.
(21) Kata-kata itu akan mengajar engkau tentang hal-hal yang benar dan yang penting. Kemudian engkau dapat memberikan jawaban yang benar kepada orang yang mengutusmu.
(22) Janganlah merampasi orang lemah, karena ia lemah, dan janganlah menginjak-injak orang yang berkesusahan di pintu gerbang.
(22) Janganlah merugikan orang miskin, hanya karena ia lemah; dan di sidang pengadilan janganlah memperkosa hak orang yang tak berdaya.
(22) [—1—] Mencuri dari orang miskin mudah, tetapi jangan lakukan itu. Dan jangan mengambil keuntungan dari mereka di pengadilan.
(23) Sebab TUHAN membela perkara mereka, dan mengambil nyawa orang yang merampasi mereka.
(23) Sebab, TUHAN akan membela perkara mereka dan mencabut nyawa orang yang menindas mereka.
(23) TUHAN berada di pihak mereka. Ia membela mereka, dan Dia akan mengambil dari orang yang merampas dari mereka.
(24) Jangan berteman dengan orang yang lekas gusar, jangan bergaul dengan seorang pemarah,
(24) Janganlah bergaul dengan orang yang suka marah dan cepat naik darah.
(24) [—2—] Janganlah bergaul dengan orang yang mudah marah. Dan janganlah mendekati orang yang cepat marah.
(25) supaya engkau jangan menjadi biasa dengan tingkah lakunya dan memasang jerat bagi dirimu sendiri.
(25) Nanti engkau akan meniru dia, dan tidak bisa lagi menghilangkan kebiasaan itu.
(25) Jika engkau melakukan itu, engkau belajar menjadi seperti mereka. Kemudian engkau mempunyai masalah yang sama seperti yang dialaminya.
(26) Jangan engkau termasuk orang yang membuat persetujuan, dan yang menjadi penanggung hutang.
(26) Janganlah berjanji untuk menanggung utang orang lain.
(26) [—3—] Jangan berjanji bertanggung jawab atas utang orang lain.
(27) Mengapa orang akan mengambil tempat tidurmu dari bawahmu, bila engkau tidak mempunyai apa-apa untuk membayar kembali?
(27) Nanti jika engkau tidak sanggup melunasinya, tempat tidurmu pun akan disita.
(27) Jika engkau tidak dapat membayarnya, engkau akan kehilangan segala sesuatu yang kaumiliki. Mengapa engkau harus kehilangan tempat tidurmu?
(28) Jangan engkau memindahkan batas tanah yang lama, yang ditetapkan oleh nenek moyangmu.
(28) Janganlah sekali-kali memindahkan batas tanah yang sudah ditetapkan oleh nenek moyangmu.
(28) [—4—] Jangan pindahkan batas tanah yang lama yang telah dipancang oleh nenek moyangmu.
(29) Pernahkah engkau melihat orang yang cakap dalam pekerjaannya? Di hadapan raja-raja ia akan berdiri, bukan di hadapan orang-orang yang hina.
(29) Pernahkah engkau melihat orang yang cakap melakukan pekerjaannya? Orang itu akan dipekerjakan di istana raja-raja, bukan di rumah orang biasa.
(29) [—5—] Orang yang ahli dalam pekerjaannya senantiasa melayani raja-raja. Mereka tidak harus bekerja untuk orang yang tidak penting.
Amsal (Proverbs) (잠언)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal)
123456789101112131415161718192021
- 22 -
232425262728293031