website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik GSM Indonesia www.agennomor.com
vidinici banner www.vidinici.com

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
 
Pakai Google mencari seluruh web (search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab (Search verse by words)
Cari (words)
Terjemahan (translation)
Ayat Alkitab acak (random) untuk anda baca dan renungkan saat ini adalah:

Yeremia (Perjanjian Lama)
Yeremia 14 : 22 = Adakah yang dapat menurunkan hujan di antara dewa kesia-siaan bangsa-bangsa itu? Atau dapatkah langit sendiri memberi hujan lebat? Bukankah hanya Engkau saja, ya TUHAN Allah kami, Pengharapan kami, yang membuat semuanya itu?

Dibawah ini adalah seluruh isi kitab Amsal 4 (Amsal / AMS 4 / Proverbs 4 / 잠언 4)

Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
4:1-27 = Nasihat untuk mencari hikmat
(1) Dengarkanlah, hai anak-anak, didikan seorang ayah, dan perhatikanlah supaya engkau beroleh pengertian,
(1) Hai anak-anak, dengarkanlah nasihat ayahmu! Perhatikanlah itu, maka engkau akan menjadi arif.
(1) [Nasihat Ayah tentang Hikmat] Hai anak-anak muda, dengarkanlah ajaran ayahmu. Perhatikanlah itu agar kamu memahaminya.
(2) karena aku memberikan ilmu yang baik kepadamu; janganlah meninggalkan petunjukku.
(2) Yang kuajarkan kepadamu ini baik, sebab itu janganlah kau meremehkannya.
(2) Yang kuajarkan kepadamu baik dan berharga. Jadi, janganlah lupakan ajaranku.
(3) Karena ketika aku masih tinggal di rumah ayahku sebagai anak, lemah dan sebagai anak tunggal bagi ibuku,
(3) Ketika aku masih kecil, anak tunggal orang tuaku,
(3) Ketika aku masih anak kecil dari ayahku dan anak laki-laki satu-satunya dari ibuku,
(4) aku diajari ayahku, katanya kepadaku: "Biarlah hatimu memegang perkataanku; berpeganglah pada petunjuk-petunjukku, maka engkau akan hidup.
(4) aku diajar oleh ayahku. Ia berkata, "Ingatlah akan nasihat-nasihatku, janganlah sekali-kali kau melupakannya. Jalankanlah petunjuk-petunjukku, supaya hidupmu bahagia.
(4) ayahku telah mengajarkan kepadaku, “Perhatikanlah perkataanku. Taati perintah-perintahku dan engkau akan hidup dengan baik.
(5) Perolehlah hikmat, perolehlah pengertian, jangan lupa, dan jangan menyimpang dari perkataan mulutku.
(5) Jadilah bijaksana dan cerdas! Ingatlah selalu akan nasihat-nasihatku dan janganlah membuangnya."
(5) Usahakanlah mengambil hikmat dan pengertian. Jangan lupa akan ajaranku dan jangan abaikan perkataanku.
(6) Janganlah meninggalkan hikmat itu, maka engkau akan dipeliharanya, kasihilah dia, maka engkau akan dijaganya.
(6) Hargailah hikmat, maka hikmat akan melindungimu; cintailah dia maka ia akan menjaga engkau agar tetap aman.
(6) Jangan tinggalkan hikmat, dan dia akan melindungimu.
(7) Permulaan hikmat ialah: perolehlah hikmat dan dengan segala yang kauperoleh perolehlah pengertian.
(7) Hal terpenting yang harus pertama-tama kaulakukan ialah berusaha menjadi bijaksana. Apa pun yang kaukejar, yang terutama ialah berusahalah untuk mendapat pengertian.
(7) Hikmat dimulai ketika engkau memutuskan untuk mencarinya. Jadi, gunakanlah sesuatu yang engkau miliki untuk memperolehnya.
(8) Junjunglah dia, maka engkau akan ditinggikannya; engkau akan dijadikan terhormat, apabila engkau memeluknya.
(8) Junjunglah hikmat, maka engkau akan ditinggikan olehnya. Rangkullah dia, maka ia akan mendatangkan kehormatan kepadamu.
(8) Cintailah hikmat yang membuatmu besar. Berpeganglah pada hikmat, dan itu membuatmu terhormat.
(9) Ia akan mengenakan karangan bunga yang indah di kepalamu, mahkota yang indah akan dikaruniakannya kepadamu."
(9) Ia akan memberikan kepadamu karangan bunga yang elok untuk menjadi mahkotamu.
(9) Hikmat akan memberikan upah mahkota kehormatan dan kemuliaan kepadamu.”
(10) Hai anakku, dengarkanlah dan terimalah perkataanku, supaya tahun hidupmu menjadi banyak.
(10) Dengarkan aku, anakku! Perhatikanlah baik-baik nasihat-nasihatku, maka umurmu akan panjang.
(10) Hai anakku, dengarkanlah aku. Lakukanlah yang kukatakan, dan engkau akan panjang umur.
(11) Aku mengajarkan jalan hikmat kepadamu, aku memimpin engkau di jalan yang lurus.
(11) Aku sudah mengajarkan hikmat kepadamu dan menunjukkan cara hidup yang benar.
(11) Aku mengajarkan hikmat kepadamu dan membimbingmu pada jalan yang lurus.
(12) Bila engkau berjalan langkahmu tidak akan terhambat, bila engkau berlari engkau tidak akan tersandung.
(12) Kalau engkau hidup demikian, maka engkau tidak akan terhalang pada waktu berjalan, dan tak akan tersandung pada waktu berlari.
(12) Jika engkau berjalan di situ, langkahmu tidak akan terperangkap. Biarpun engkau berlari, engkau tidak tersandung dan jatuh.
(13) Berpeganglah pada didikan, janganlah melepaskannya, peliharalah dia, karena dialah hidupmu.
(13) Ingatlah selalu akan ajaran yang sudah kauterima daripadaku. Jagalah itu baik-baik, sebab dengan ajaran itu hidupmu akan berhasil.
(13) Ingatlah selalu ajaran itu. Jangan lupakan itu. Itulah kunci kehidupan, jagalah itu baik-baik.
(14) Janganlah menempuh jalan orang fasik, dan janganlah mengikuti jalan orang jahat.
(14) Jangan menuruti cara hidup orang jahat, dan jangan meniru perbuatan mereka.
(14) Jangan ikuti jalan orang jahat. Jangan ikuti orang yang melakukan kejahatan.
(15) Jauhilah jalan itu, janganlah melaluinya, menyimpanglah dari padanya dan jalanlah terus.
(15) Janganlah menaruh perhatianmu kepada mereka. Jauhilah mereka dan jalanlah terus!
(15) Hindarilah jalan itu. Jangan menghampirinya. Ambillah jalan yang lain.
(16) Karena mereka tidak dapat tidur, bila tidak berbuat jahat; kantuk mereka lenyap, bila mereka tidak membuat orang tersandung;
(16) Orang jahat tidak dapat tidur sebelum melakukan yang tidak baik. Mereka tidak mengantuk sebelum mencelakakan orang lain.
(16) Orang jahat tidak dapat tidur sebelum berbuat jahat. Mereka tidak mengantuk sebelum menyakiti seseorang.
(17) karena mereka makan roti kefasikan, dan minum anggur kelaliman.
(17) Kejahatan dan kekejaman adalah seperti makanan dan minuman bagi mereka.
(17) Kejahatan dan kekerasanlah makanan dan minuman baginya.
(18) Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari.
(18) Jalan orang jahat gelap seperti kelamnya malam. Mereka tersandung dan jatuh tanpa mengetahuinya. Sebaliknya, jalan yang dilalui orang baik adalah seperti terbitnya matahari; makin lama makin terang, sampai akhirnya menjadi terang benderang.
(18) Jalan orang baik bagaikan terang di pagi hari, yang semakin terang sampai rembang tengah hari.
(19) Jalan orang fasik itu seperti kegelapan; mereka tidak tahu apa yang menyebabkan mereka tersandung.
(19) (4:18)
(19) Orang jahat bagaikan gelap pada malam hari, tetapi jalan orang jahat seperti malam gelap. Mereka tersandung dan jatuh karena tidak dapat melihat.
(20) Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku;
(20) Perhatikanlah kata-kataku, anakku! Dengarkan nasihat-nasihatku.
(20) Hai anakku, perhatikanlah yang kukatakan. Dengarlah baik-baik perkataanku.
(21) janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu.
(21) Janganlah membuangnya, melainkan simpanlah selalu di dalam hatimu.
(21) Jangan biarkan hal itu berlalu dari pandanganmu. Ingatlah selalu semuanya itu.
(22) Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka.
(22) Orang yang memahaminya akan hidup dan menjadi sehat.
(22) Kata-kata itu adalah rahasia hidup dan kesehatan bagi semua yang menemukannya.
(23) Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
(23) Jagalah hatimu baik-baik, sebab hatimu menentukan jalan hidupmu.
(23) Di atas segala-galanya, hati-hatilah terhadap yang kaupikirkan karena pikiranmu mengendalikan hidupmu.
(24) Buanglah mulut serong dari padamu dan jauhkanlah bibir yang dolak-dalik dari padamu.
(24) Janganlah sekali-kali mengucapkan sesuatu yang tidak benar. Jauhkanlah ucapan-ucapan dusta dan kata-kata yang dimaksud untuk menyesatkan orang.
(24) Jangan belokkan kebenaran dan jangan katakan yang kautahu tidak benar.
(25) Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatapan matamu tetap ke muka.
(25) Hendaklah wajahmu memancarkan kejujuran hatimu; tak perlu engkau berlaku seolah-olah ada udang di balik batu.
(25) Perhatikanlah jalan dan tataplah ke muka.
(26) Tempuhlah jalan yang rata dan hendaklah tetap segala jalanmu.
(26) Pikirlah baik-baik sebelum berbuat, maka engkau akan berhasil dalam segala usahamu.
(26) Pastikan bahwa engkau berada pada jalan yang benar, dan tidak ada yang menjatuhkanmu.
(27) Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, jauhkanlah kakimu dari kejahatan.
(27) Jauhilah yang jahat, dan hiduplah dengan jujur. Janganlah sekali-kali menyimpang dari jalan yang benar.
(27) Jangan menyimpang ke kanan atau ke kiri supaya engkau jauh dari yang jahat.
Amsal (Proverbs) (잠언)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal)
123
- 4 -
5678910111213141516171819202122232425262728293031