website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik GSM Indonesia www.agennomor.com
vidinici banner www.vidinici.com

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Dibawah ini ada menu membaca isi Alkitab beberapa terjemahan secara bersamaan untuk memudahkan pengartian isi Alkitab, jika hanya ingin membaca 1 terjemahan Alkitab saja maka disarankan agar klik salah satu terjemahan Alkitab diatas yang isi nya khusus hanya 1 terjemahan Alkitab saja.

 
Pakai Google mencari seluruh web (search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab (Search verse by words)
Cari (words)
Terjemahan (translation)
Ayat Alkitab acak (random) untuk anda baca dan renungkan saat ini adalah:

Surat Paulus Yang Kedua Kepada Jemaat Di Korintus (Perjanjian Baru)
2 Korintus 7 : 10 = Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian.

Dibawah ini adalah seluruh isi kitab Amsal 9 (Amsal / AMS 9 / Proverbs 9 / 잠언 9)

Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
9:1-18 = Undangan hikmat dan undangan kebodohan
(1) Hikmat telah mendirikan rumahnya, menegakkan ketujuh tiangnya,
(1) Hikmat telah mendirikan rumah, dan menegakkan ketujuh tiangnya.
(1) [Undangan Hikmat] Hikmat telah membangun rumahnya; ia telah membuatnya kokoh dengan tujuh tiang.
(2) memotong ternak sembelihannya, mencampur anggurnya, dan menyediakan hidangannya.
(2) Ia telah memotong ternak untuk pesta, mengolah air anggur dan menyediakan hidangan.
(2) Hikmat memasak daging dan membuat anggur, menaruh makanan di atas mejanya.
(3) Pelayan-pelayan perempuan telah disuruhnya berseru-seru di atas tempat-tempat yang tinggi di kota:
(3) Pelayan-pelayan wanita disuruhnya pergi untuk berseru-seru dari tempat-tempat tinggi di kota,
(3) Ia telah menyuruh hamba-hambanya perempuan mengumumkan dari bukit yang tertinggi di kota itu,
(4) Siapa yang tak berpengalaman, singgahlah ke mari
(4) "Siapa tak berpengalaman, silakan ke mari!" Kepada yang tidak berakal budi, hikmat berkata,
(4) “Siapa yang membutuhkan bimbingan datanglah.” Ia mengundang semua orang sederhana, katanya,
(5) Marilah, makanlah rotiku, dan minumlah anggur yang telah kucampur;
(5) "Mari menikmati makananku dan mengecap anggur yang telah kuolah.
(5) “Datanglah, makanlah makananku dan minumlah anggur yang telah kusediakan.
(6) buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian."
(6) Tinggalkanlah kebodohan, supaya engkau hidup bahagia. Turutilah jalan orang arif."
(6) Tinggalkanlah jalanmu yang lama dan yang bodoh supaya kamu hidup. Ikutilah jalan pengertian.”
(7) Siapa mendidik seorang pencemooh, mendatangkan cemooh kepada dirinya sendiri, dan siapa mengecam orang fasik, mendapat cela.
(7) Kalau orang yang tak mau diajar kautunjukkan kesalahannya, ia akan menertawakan engkau. Kalau orang jahat kaumarahi, ia akan mencaci makimu.
(7) Mengkritik orang yang tidak sopan dan tidak hormat, kamu hanya menerima penghinaan. Menegur orang jahat, dan kamu hanya akan mendapat siksaan.
(8) Janganlah mengecam seorang pencemooh, supaya engkau jangan dibencinya, kecamlah orang bijak, maka engkau akan dikasihinya,
(8) Jangan mencela orang yang tak mau diajar, ia akan membencimu. Tetapi kalau orang bijaksana kautunjukkan kesalahannya, ia akan menghargaimu.
(8) Janganlah menegur orang seperti itu. Mereka akan membencimu, tetapi menegur orang yang bijak, mereka akan mengasihimu.
(9) berilah orang bijak nasihat, maka ia akan menjadi lebih bijak, ajarilah orang benar, maka pengetahuannya akan bertambah.
(9) Kalau orang bijaksana kaunasihati, ia akan menjadi lebih bijaksana. Dan kalau orang yang taat kepada Allah kauajar, pengetahuannya akan bertambah.
(9) Ajarlah orang bijak, mereka akan menjadi lebih bijak. Bimbinglah orang yang hidupnya benar, dan mereka akan memperoleh lebih banyak lagi pengetahuan.
(10) Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian.
(10) Untuk menjadi bijaksana, pertama-tama orang harus mempunyai rasa hormat dan takut kepada TUHAN. Jika engkau mengenal Yang Mahasuci, engkau akan mendapat pengertian.
(10) Hormat akan TUHAN adalah permulaan hikmat. Pengetahuan tentang Yang Mahakudus menuntun kepada pengertian.
(11) Karena oleh aku umurmu diperpanjang, dan tahun-tahun hidupmu ditambah.
(11) Hikmat akan memberikan kepadamu umur panjang.
(11) Hikmat akan menolong engkau untuk hidup lebih lama, tahun-tahunmu akan ditambahkannya kepada hidupmu.
(12) Jikalau engkau bijak, kebijakanmu itu bagimu sendiri, jikalau engkau mencemooh, engkau sendirilah orang yang akan menanggungnya.
(12) Apabila hikmat kaumiliki, engkau sendiri yang beruntung. Tetapi jika hikmat kautolak, engkau sendiri pula yang dirugikan.
(12) Jika kamu menjadi bijaksana, itu adalah untuk kebaikanmu sendiri. Jika kamu tidak sopan dan tidak hormat, kamulah satu-satunya yang akan menderita.
(13) Perempuan bebal cerewet, sangat tidak berpengalaman ia, dan tidak tahu malu.
(13) Kebodohan adalah seperti wanita cerewet yang tidak berpengalaman dan tidak tahu malu.
(13) [Kebodohan — Perempuan yang Lain] Kebodohan adalah seperti perempuan yang lain, yang cerewet, bodoh, dan tidak tahu apa-apa.
(14) Ia duduk di depan pintu rumahnya di atas kursi di tempat-tempat yang tinggi di kota,
(14) Tempatnya ialah di pintu rumahnya atau di pintu gerbang kota.
(14) Ia duduk di kursinya dekat pintu rumahnya, di tempat tertinggi di kota.
(15) dan orang-orang yang berlalu di jalan, yang lurus jalannya diundangnya dengan kata-kata:
(15) Dari situ ia berseru kepada orang yang lewat. Orang yang tulus hati dibujuknya,
(15) Apabila orang melintas, ia memanggil-manggilnya. Mereka tidak tertarik sama dia, namun dia mengatakan,
(16) Siapa yang tak berpengalaman, singgahlah ke mari
(16) "Mari singgah, hai kamu yang belum berpengalaman!" Dan kepada orang yang tak berakal budi ia berkata,
(16) “Siapa yang perlu belajar datanglah kemari.” Kepada mereka yang tidak mengerti, dikatakannya,
(17) Air curian manis, dan roti yang dimakan dengan sembunyi-sembunyi lezat rasanya.
(17) "Air curian rasanya manis, dan makan sembunyi-sembunyi lebih enak."
(17) “Air curian rasanya lebih sedap daripada milikmu sendiri. Dan roti curian lebih enak daripada roti buatanmu sendiri.”
(18) Tetapi orang itu tidak tahu, bahwa di sana ada arwah-arwah dan bahwa orang-orang yang diundangnya ada di dalam dunia orang mati.
(18) Mereka yang menjadi mangsanya tidak tahu bahwa orang yang mengunjungi dia menemui ajalnya di situ; dan mereka yang telah masuk ke dalam rumahnya, sekarang berada di dalam dunia orang mati.
(18) Orang sederhana tidak tahu bahwa rumah perempuan itu penuh dengan hantu dan para tamunya telah memasuki dunia orang mati.
Amsal (Proverbs) (잠언)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal)
12345678
- 9 -
10111213141516171819202122232425262728293031