website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik GSM Indonesia www.agennomor.com
vidinici banner www.vidinici.com

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Dibawah ini ada menu membaca isi Alkitab beberapa terjemahan secara bersamaan untuk memudahkan pengartian isi Alkitab, jika hanya ingin membaca 1 terjemahan Alkitab saja maka disarankan agar klik salah satu terjemahan Alkitab diatas yang isi nya khusus hanya 1 terjemahan Alkitab saja.

 
Pakai Google mencari seluruh web (search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab (Search verse by words)
Cari (words)
Terjemahan (translation)
Ayat Alkitab acak (random) untuk anda baca dan renungkan saat ini adalah:

Yeremia (Perjanjian Lama)
Yeremia 52 : 10 = Raja Babel menyuruh menyembelih anak-anak Zedekia di depan matanya; juga semua pemuka Yehuda disembelihnya di Ribla.

Dibawah ini adalah seluruh isi kitab Pengkhotbah 10 (Pengkhotbah / PKH 10 / Ecclesiastes 10 / 전도서 10)

Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
English Amplified 2015

[Versi Mudah Dibaca 2006]
10:1-20 = Akibat-akibat kebodohan
(1) Lalat yang mati menyebabkan urapan dari pembuat urapan berbau busuk; demikian juga sedikit kebodohan lebih berpengaruh dari pada hikmat dan kehormatan.
(1) Bangkai lalat membusukkan sebotol minyak wangi, sedikit kebodohan menghilangkan hikmat yang tinggi.
(1) {A Little Foolishness}Dead flies make the oil of the perfumer give off a foul odor; so a little foolishness [in one who is esteemed] outweighs wisdom and honor.
(2) Hati orang berhikmat menuju ke kanan, tetapi hati orang bodoh ke kiri.
(2) Wajarlah kalau orang arif melakukan kebajikan, dan orang bodoh melakukan kejahatan.
(2) A wise man's heart turns him toward the right [which is the way of blessing], but a fool's heart turns him toward the left [which is the way of condemnation].
(3) Juga kalau ia berjalan di lorong orang bodoh itu tumpul pikirannya, dan ia berkata kepada setiap orang: "Orang itu bodoh!"
(3) Kebodohannya tampak pada segala gerak-geriknya. Dan kepada semua orang ditunjukkannya kedunguannya.
(3) Even when a fool walks along the road, his [common] sense and good judgment fail him and he demonstrates to everyone that he is a fool.
(4) Jika amarah penguasa menimpa engkau, janganlah meninggalkan tempatmu, karena kesabaran mencegah kesalahan-kesalahan besar.
(4) Jika engkau dimarahi penguasa, janganlah minta berhenti bekerja. Biarpun kesalahanmu besar, engkau dimaafkan bila tenang dan sabar.
(4) If the temper of the ruler rises against you, do not leave your post [showing resistance], because composure and calmness prevent great offenses.
(5) Ada suatu kejahatan yang kulihat di bawah matahari sebagai kekhilafan yang berasal dari seorang penguasa:
(5) Ada kejahatan lain yang kulihat di dunia, yaitu penyelewengan para penguasa.
(5) There is an evil I have seen under the sun, like an error which proceeds from the ruler—
(6) pada banyak tempat yang tinggi, didudukkan orang bodoh, sedangkan tempat yang rendah diduduki orang kaya.
(6) Orang bodoh diberi kedudukan yang mulia, sedangkan orang terkemuka tak mendapat apa-apa.
(6) folly is set in many exalted places and in great dignity while the rich sit in humble places.
(7) Aku melihat budak-budak menunggang kuda dan pembesar-pembesar berjalan kaki seperti budak-budak.
(7) Pernah kulihat budak-budak menunggang kuda sedangkan kaum bangsawan berjalan kaki seperti hamba.
(7) I have seen slaves riding on horses and princes walking like slaves on the ground.
(8) Barangsiapa menggali lobang akan jatuh ke dalamnya, dan barangsiapa mendobrak tembok akan dipagut ular.
(8) Siapa menggali lubang, akan jatuh ke dalamnya; siapa mendobrak tembok akan digigit ular berbisa.
(8) He who digs a pit [for others] may fall into it, and a serpent may bite him who breaks through a [stone] wall.
(9) Barangsiapa memecahkan batu akan dilukainya; barangsiapa membelah kayu akan dibahayakannya.
(9) Siapa bekerja di tambang batu, akan terbentur dan luka. Siapa membelah kayu, mungkin sekali mendapat cedera.
(9) He who quarries stones may be hurt with them, and he who splits logs may be endangered by them.
(10) Jika besi menjadi tumpul dan tidak diasah, maka orang harus memperbesar tenaga, tetapi yang terpenting untuk berhasil adalah hikmat.
(10) Apabila parangmu tumpul dan tidak kauasah, engkau harus bekerja dengan lebih bersusah payah. Pakailah akal sehatmu, dan buatlah rencana lebih dahulu.
(10) If the axe is dull and he does not sharpen its edge, then he must exert more strength; but wisdom [to sharpen the axe] helps him succeed [with less effort].
(11) Jika ular memagut sebelum mantera diucapkan, maka tukang mantera tidak akan berhasil.
(11) Kalau ular menggigit sebelum dijinakkan dengan mantera, maka pawang ular tak ada lagi gunanya.
(11) If the serpent bites before being charmed, then there is no profit for the charmer.
(12) Perkataan mulut orang berhikmat menarik, tetapi bibir orang bodoh menelan orang itu sendiri.
(12) Ucapan orang arif membuat ia dihormati, tetapi orang bodoh binasa karena kata-katanya sendiri.
(12) The words of a wise man's mouth are gracious and win him favor, but the lips of a fool consume him;
(13) Awal perkataan yang keluar dari mulutnya adalah kebodohan, dan akhir bicaranya adalah kebebalan yang mencelakakan.
(13) Ia mulai dengan omong kosong biasa, tetapi akhirnya bicaranya seperti orang gila.
(13) the beginning of his talking is foolishness and the end of his talk is wicked madness.
(14) Orang yang bodoh banyak bicaranya, meskipun orang tidak tahu apa yang akan terjadi, dan siapakah yang akan mengatakan kepadanya apa yang akan terjadi sesudah dia?
(14) Memang, orang bodoh banyak bicara. Hari depan tersembunyi bagi kita semua. Tak ada yang dapat meramalkan kejadian setelah kita tiada.
(14) Yet the fool multiplies words, though no man knows what will happen, and who can tell him what will come after he is gone?
(15) Jerih payah orang bodoh melelahkan orang itu sendiri, karena ia tidak mengetahui jalan ke kota.
(15) Cuma orang bodoh yang tak tahu jalan ke rumahnya, ia bekerja keras dengan tak henti-hentinya.
(15) The labor of a fool so wearies him [because he is ignorant] that he does not even know how to go to a city.
(16) Wahai engkau tanah, kalau rajamu seorang kanak-kanak, dan pemimpin-pemimpinmu pagi-pagi sudah makan!
(16) Celakalah negeri yang rajanya muda belia, dan para pembesarnya semalam suntuk berpesta pora.
(16) Woe to you, O land, when your king is a child and when your [incompetent] officials and princes feast in the morning.
(17) Berbahagialah engkau tanah, kalau rajamu seorang yang berasal dari kaum pemuka, dan pemimpin-pemimpinmu makan pada waktunya dalam keperkasaan dan bukan dalam kemabukan!
(17) Mujurlah negeri yang rajanya berwibawa, yang pembesarnya makan pada waktunya, tak suka mabuk dan pandai menahan dirinya.
(17) Blessed [prosperous and admired] are you, O land, when your king is a man of noble birth, and your princes and officials feast at the proper time—for strength and not for drunkenness.
(18) Oleh karena kemalasan runtuhlah atap, dan oleh karena kelambanan tangan bocorlah rumah.
(18) Atap rumah akan bocor kalau tidak dibetulkan, dan akhirnya rumah itu lapuk akibat kemalasan.
(18) Through laziness the rafters [of state affairs] decay and the roof sags, and through idleness [the roof of] the house leaks.
(19) Untuk tertawa orang menghidangkan makanan; anggur meriangkan hidup dan uang memungkinkan semuanya itu.
(19) Pesta membuat tertawa, dan anggur membuat gembira. Tapi perlu ada uang untuk membayarnya.
(19) The officials make a feast for enjoyment [instead of repairing what is broken], and serve wine to make life merry, and money is the answer to everything.
(20) Dalam pikiranpun janganlah engkau mengutuki raja, dan dalam kamar tidur janganlah engkau mengutuki orang kaya, karena burung di udara mungkin akan menyampaikan ucapanmu, dan segala yang bersayap dapat menyampaikan apa yang kauucapkan.
(20) Jangan mengecam raja, biar di dalam hati. Jangan mengumpat orang kaya, biar di kamar tidur pribadi. Mungkin seekor burung mendengar apa yang kaukatakan, lalu menyampaikannya kepada yang bersangkutan.
(20) Moreover, do not curse the king, even in your bedroom, and in your sleeping rooms do not curse the rich, for a bird of the air will carry the sound and a winged creature will make the matter known.
Pengkhotbah (Ecclesiastes) (전도서)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal)
123456789
- 10 -
1112