website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik GSM Indonesia www.agennomor.com
vidinici banner www.vidinici.com

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Dibawah ini ada menu membaca isi Alkitab beberapa terjemahan secara bersamaan untuk memudahkan pengartian isi Alkitab, jika hanya ingin membaca 1 terjemahan Alkitab saja maka disarankan agar klik salah satu terjemahan Alkitab diatas yang isi nya khusus hanya 1 terjemahan Alkitab saja.

 
Pakai Google mencari seluruh web (search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab (Search verse by words)
Cari (words)
Terjemahan (translation)
Ayat Alkitab acak (random) untuk anda baca dan renungkan saat ini adalah:

Injil Matius (Perjanjian Baru)
Matius 4 : 2 = Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.

Dibawah ini adalah seluruh isi kitab Yesaya 44 (Yesaya / YES 44 / Isaiah 44 / 이사야 44)

Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
44:1-8 = TUHAN satu-satunya Allah
(2Raj 20:12-19; 2Taw 32:27-31)
(1) Tetapi sekarang, dengarlah, hai Yakub, hamba-Ku, dan hai Israel, yang telah Kupilih!
(1) TUHAN berkata, "Dengarlah, hai Yakub hamba-Ku, hai Israel, umat pilihan-Ku!
(1) [TUHAN Adalah Allah Yang Maha Esa] “Yakub, engkau adalah hamba-Ku. Israel, Aku telah memilihmu. Dengarkanlah Aku!
(2) Beginilah firman TUHAN yang menjadikan engkau, yang membentuk engkau sejak dari kandungan dan yang menolong engkau: Janganlah takut, hai hamba-Ku Yakub, dan hai Yesyurun, yang telah Kupilih!
(2) Akulah TUHAN yang menjadikan engkau, yang membentuk engkau sejak dari kandungan, dan yang menolong engkau. Jangan takut, engkaulah hamba-Ku, umat pilihan-Ku yang Kukasihi.
(2) Akulah TUHAN dan Aku yang menjadikan engkau. Akulah satu-satunya yang menciptakan engkau. Aku telah menolongmu sejak engkau di dalam kandungan ibumu. Yakub, hamba-Ku, jangan takut! Yesyurun, Aku telah memilihmu.
(3) Sebab Aku akan mencurahkan air ke atas tanah yang haus, dan hujan lebat ke atas tempat yang kering. Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas keturunanmu, dan berkat-Ku ke atas anak cucumu.
(3) Sebab Aku akan mencurahkan air ke tanah yang kering, dan mengalirkan sungai-sungai di tanah yang gersang. Aku akan memberikan kuasa-Ku kepada keturunanmu, dan memberkati anak cucumu.
(3) Aku akan mencurahkan air bagi orang yang haus, dan sungai mengalir melalui padang gurun. Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas anak-anakmu dan memberkati keluargamu.
(4) Mereka akan tumbuh seperti rumput di tengah-tengah air, seperti pohon-pohon gandarusa di tepi sungai.
(4) Mereka akan tumbuh subur seperti rumput di dekat air, seperti pohon gandarusa di tepi sungai.
(4) Mereka akan berkembang seperti rumput pada musim semi dan tumbuh seperti pohon dekat aliran air.
(5) Yang satu akan berkata: Aku kepunyaan TUHAN, yang lain akan menyebut dirinya dengan nama Yakub, dan yang ketiga akan menuliskan pada tangannya: Kepunyaan TUHAN, dan akan menggelari dirinya dengan nama Israel."
(5) Seorang demi seorang akan mengaku dirinya milik-Ku, dan datang bergabung dengan keturunan Yakub. Masing-masing menulis di tangannya: Milik TUHAN, dan menyebut dirinya anggota umat Allah."
(5) Yang satu akan mengatakan, ‘Aku adalah milik TUHAN.’ Yang lain memakai nama ‘Yakub.’ Orang yang lain menuliskan namanya sebagai ‘Tangan TUHAN.’ Dan yang lain memakai nama ‘Israel.’”
(6) Beginilah firman TUHAN, Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: "Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku.
(6) Inilah kata TUHAN Yang Mahakuasa, Raja dan pelindung Israel, "Aku Allah Yang Mahaesa, yang pertama dan yang terakhir.
(6) TUHAN adalah Raja Israel. Dia Yang Mahakuasa satu-satunya yang akan membebaskan Israel. Dan TUHAN berkata, “Akulah Allah Yang Maha Esa. Tidak ada Allah lain. Akulah Yang Terdahulu dan Yang Terkemudian.
(7) Siapakah seperti Aku? Biarlah ia menyerukannya, biarlah ia memberitahukannya dan membentangkannya kepada-Ku! Siapakah yang mengabarkan dari dahulu kala hal-hal yang akan datang? Apa yang akan tiba, biarlah mereka memberitahukannya kepada kami!
(7) Siapakah seperti Aku? Suruhlah ia mengaku! Biarlah ia memberitahukan dan membuktikannya kepada-Ku! Siapa telah meramalkan masa depan sejak permulaan sampai akhir zaman?
(7) Tidak ada Allah lain seperti Aku. Jika ada, maka Allah itu harus berbicara sekarang. Biarlah ia menyusun segala sesuatu yang dilakukannya sejak Aku membuat orang purba kala. Biarlah ia menunjukkan tanda kepada-Ku, yang diberikannya dahulu yang membuktikan bahwa ia tahu apa yang akan terjadi kelak.
(8) Janganlah gentar dan janganlah takut, sebab memang dari dahulu telah Kukabarkan dan Kuberitahukan hal itu kepadamu. Kamulah saksi-saksi-Ku! Adakah Allah selain dari pada-Ku? Tidak ada Gunung Batu yang lain, tidak ada Kukenal!"
(8) Bangsa-Ku, jangan takut atau terkejut; bukankah dari dahulu sampai sekarang Aku sudah meramalkan apa yang terjadi? Kamulah saksi-saksi-Ku. Pelindung yang lain tidak ada dan tidak Kukenal."
(8) Jangan takut! Jangan khawatir! Akulah satu-satunya yang selalu berkata kepadamu apa yang akan terjadi. Kamu adalah bukti bagi-Ku. Apakah ada allah yang lain? Tidak ada Gunung Batu yang lain; Aku tahu Akulah Yang Maha Esa.”
44:9-20 = Kebodohan pemujaan patung
(2Raj 20:12-19; 2Taw 32:27-31)
(9) Orang-orang yang membentuk patung, semuanya adalah kesia-siaan, dan barang-barang kesayangan mereka itu tidaklah memberi faedah. Penyembah-penyembah patung itu tidaklah melihat dan tidaklah mengetahui apa-apa; oleh karena itu mereka akan mendapat malu.
(9) Orang-orang yang membuat patung berhala itu tidak berguna, dan dewa-dewa yang mereka puja itu tidak berfaedah. Orang-orang yang menyembah patung itu buta dan tidak tahu apa-apa, sebab itu mereka akan mendapat malu.
(9) [Dewa Tidak Berguna] Ada orang yang membuat berhala-berhala, tetapi tidak berguna. Orang mengasihi patung itu, tetapi tidak berguna. Sebagai bukti, patung itu tidak dapat melihat dan tidak tahu malu.
(10) Siapakah yang membentuk allah dan menuang patung yang tidak memberi faedah?
(10) Sia-sialah membuat patung tuangan dan menyembahnya sebagai dewa!
(10) Siapa yang membuat dewa itu? Siapa melapisi patung yang tidak berguna itu?
(11) Sesungguhnya, semua pengikutnya akan mendapat malu, dan tukang-tukangnya adalah manusia belaka. Biarlah mereka semua berkumpul dan bangkit berdiri! Mereka akan gentar dan mendapat malu bersama-sama.
(11) Sungguh, semua orang yang menyembah patung mendapat malu. Orang yang membuat patung itu manusia biasa. Suruhlah mereka tampil bersama-sama; pasti mereka akan takut dan malu.
(11) Para pekerja membuatnya dan mereka adalah manusia belaka. Jika mereka semua datang bersama-sama ke hadapan-Ku, maka kami dapat membicarakannya. Kemudian mereka semua malu dan takut.
(12) Tukang besi membuatnya dalam bara api dan menempanya dengan palu, ia mengerjakannya dengan segala tenaga yang ada di tangannya. Bahkan ia menahan lapar sehingga habislah tenaganya, dan ia tidak minum air sehingga ia letih lesu.
(12) Tukang besi mengambil sepotong logam lalu membentuknya dalam api dan menempanya dengan palu. Ia mengerjakannya dengan segala tenaga yang ada padanya. Sementara bekerja, ia menjadi lapar, haus, dan lelah.
(12) Seorang pekerja memakai perkakasnya memanaskan besi di atas bara yang panas. Kemudian dia memakai martilnya memukul logam untuk membentuknya menjadi patung. Ia memakai tangannya sekuat tenaga, tetapi apabila ia lapar, ia kehilangan kekuatannya. Jika ia tidak minum air, ia menjadi lemah.
(13) Tukang kayu merentangkan tali pengukur dan membuat bagan sebuah patung dengan kapur merah; ia mengerjakannya dengan pahat dan menggarisinya dengan jangka, lalu ia memberi bentuk seorang laki-laki kepadanya, seperti seorang manusia yang tampan, dan selanjutnya ditempatkan dalam kuil.
(13) Tukang kayu mengukur kayu. Ia menggambar bagan dengan kapur, mengukirnya dengan alat-alatnya dan menjadikannya patung manusia yang tampan, lalu menempatkannya di dalam rumahnya.
(13) Pekerja yang lain memakai tali pengukurnya dan jangka untuk membuat garis pada kayu menunjukkan apa yang harus dipotongnya. Kemudian dia memakai pahatnya dan memotong patung dari kayu. Ia memakai jangka lengkungnya mengukur patung itu. Dengan cara itu dia membuat kayu itu tampak persis seperti orang, dan patung orang itu tidak melakukan apa-apa kecuali duduk di rumah.
(14) Mungkin ia menebang pohon-pohon aras atau ia memilih pohon saru atau pohon tarbantin, lalu membiarkannya tumbuh menjadi besar di antara pohon-pohon di hutan, atau ia menanam pohon salam, lalu hujan membuatnya besar.
(14) Barangkali kayu yang dipakainya berasal dari pohon cemara, pohon eru atau pohon terpentin yang ditebangnya di hutan. Mungkin juga ia menanam pohon salam lalu menunggu sampai hujan membuatnya tumbuh.
(14) Untuk membelah kayu cedar, pekerja mengambil beberapa kayu ek atau cemara. Untuk menjaminnya mempunyai banyak kayu, ia menanam beberapa pohon eru, tetapi hujanlah yang membuatnya tumbuh.
(15) Dan kayunya menjadi kayu api bagi manusia, yang memakainya untuk memanaskan diri; lagipula ia menyalakannya untuk membakar roti. Tetapi juga ia membuatnya menjadi allah lalu menyembah kepadanya; ia mengerjakannya menjadi patung lalu sujud kepadanya.
(15) Sebagian dari pohon itu dijadikan kayu bakar untuk berdiang dan membakar roti dan memanggang daging, lalu puaslah ia. Ia berdiang dan berkata, "Wah, enak benar dan hangat! Sungguh menyenangkan api ini!" Sisa kayu itu dipakainya untuk membuat patung. Ia tunduk menyembahnya dan berdoa, "Engkaulah ilahku, selamatkanlah aku!"
(15) Apabila orang menginginkan ada api, ia mengambil beberapa potong kayu untuk membuatnya panas dan dengan itu pula ia membakar rotinya, tetapi kemudian dia memakai kayu yang sama membuat patung yang disembah selaku dewa. Dewa itu hanya patung buatannya, namun dia sujud kepadanya.
(16) Setengahnya dibakarnya dalam api dan di atasnya dipanggangnya daging. Lalu ia memakan daging yang dipanggang itu sampai kenyang; ia memanaskan diri sambil berkata: "Ha, aku sudah menjadi panas, aku telah merasakan kepanasan api."
(16) (44:15)
(16) Ia membakar sebagian kayu dalam api. Ia memakai api memasak makanannya dan memakannya hingga ia kenyang. Ia membakar kayu untuk memanaskan dirinya sendiri. Ia berkata, “Baik! Sekarang aku panas dan aku dapat melihat karena terang api.”
(17) Dan sisa kayu itu dikerjakannya menjadi allah, menjadi patung sembahannya; ia sujud kepadanya, ia menyembah dan berdoa kepadanya, katanya: "Tolonglah aku, sebab engkaulah allahku!"
(17) (44:15)
(17) Di sana ada sedikit kayu yang tinggal, jadi ia membuat patung dan menyebutnya dewanya. Ia sujud di depannya dan menyembahnya. Ia berdoa kepadanya dan mengatakan, “Engkaulah allahku, selamatkanlah aku!”
(18) Orang seperti itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak mengerti apa-apa, sebab matanya melekat tertutup, sehingga tidak dapat melihat, dan hatinya tertutup juga, sehingga tidak dapat memahami.
(18) Sungguh bodohlah orang-orang seperti itu! Mereka menutup mata dan hati mereka sehingga tidak mengerti apa-apa.
(18) Orang seperti itu tidak tahu apa yang dilakukannya. Mereka tidak mengerti. Seakan-akan ada lumpur di matanya sehingga mereka tidak dapat melihat, dan pikiran mereka tidak dapat mengerti.
(19) Tidak ada yang mempertimbangkannya, tidak ada cukup pengetahuan atau pengertian untuk mengatakan: "Setengahnya sudah kubakar dalam api dan di atas baranya juga sudah kubakar roti, sudah kupanggang daging, lalu kumakan. Masakan sisanya akan kubuat menjadi dewa kekejian? Masakan aku akan menyembah kepada kayu kering?"
(19) Pembuat patung itu tidak sampai berpikir, "Kayu itu sebagian kubakar, dan arangnya kupakai untuk membakar roti dan memanggang daging bagi makananku. Lalu sisa kayu itu kujadikan patung. Jadi sekarang aku menyembah sepotong kayu!"
(19) Mereka tidak sadar apa yang dilakukannya. Mereka tidak cukup bijak untuk berpikir, “Aku membakar sebagian kayu dalam api. Aku memakai arang yang panas membakar rotiku dan memasak makanan yang kumakan. Dan aku memakai kayu yang masih sisa untuk membuat hal yang mengerikan itu. Aku menyembah sepotong kayu.”
(20) Orang yang sibuk dengan abu belaka, disesatkan oleh hatinya yang tertipu; ia tidak dapat menyelamatkan jiwanya atau mengatakan: "Bukankah dusta yang menjadi peganganku?"
(20) Perbuatan itu sama saja dengan makan abu. Orang itu disesatkan oleh pikirannya yang bodoh, sehingga ia tidak tertolong lagi. Ia tak dapat mengakui bahwa patung yang ada di tangannya itu penipuan belaka.
(20) Orang seperti itu tertipu. Mereka tidak tahu apa yang dilakukannya. Mereka tidak dapat menyelamatkan diri sendiri dan tidak akan mengaku, “Patung yang kupegang ini adalah dusta!”
44:21-28 = TUHAN Penebus Israel
(2Raj 20:12-19; 2Taw 32:27-31)
(21) Ingatlah semuanya ini, hai Yakub, sebab engkaulah hamba-Ku, hai Israel. Aku telah membentuk engkau, engkau adalah hamba-Ku; hai Israel, engkau tidak Kulupakan.
(21) TUHAN berkata, "Ingatlah semuanya ini, hai Israel, sebab engkaulah hamba-Ku. Aku membentuk engkau, dan engkau hamba-Ku, Israel, Aku tak akan lupa padamu!
(21) [Tuhan Allah, Allah Yang Benar, Menolong Israel] “Yakub, ingatlah hal ini! Israel, ingat, engkau adalah hamba-Ku. Aku menjadikanmu, engkau adalah hamba-Ku. Israel, jangan lupakan Aku.
(22) Aku telah menghapus segala dosa pemberontakanmu seperti kabut diterbangkan angin dan segala dosamu seperti awan yang tertiup. Kembalilah kepada-Ku, sebab Aku telah menebus engkau!
(22) Kesalahanmu Kuhalaukan seperti awan, dosamu Kuenyahkan seperti kabut. Kembalilah kepada-Ku, sebab Aku telah membebaskan engkau!"
(22) Dosamu seperti awan tebal, tetapi Aku telah menghembuskannya. Dosamu telah lenyap seperti awan yang telah menghilang ke dalam udara yang tipis. Aku telah menyelamatkan dan melindungimu, jadi kembalilah kepada-Ku.”
(23) Bersorak-sorailah, hai langit, sebab TUHAN telah bertindak, bertempiksoraklah, hai rahim bumi! Bergembiralah dengan sorak-sorai, hai gunung-gunung, hai hutan serta segala pohon di dalamnya! Sebab TUHAN telah menebus Yakub, dan Ia telah memperlihatkan keagungan-Nya dalam hal Israel.
(23) Bersoraklah gembira, hai langit, bersoraksorailah, hai bagian dalam bumi! Bersoraklah gembira, hai gunung-gunung! juga hutan dan setiap pohon di dalamnya! Sebab TUHAN sudah menunjukkan keagungan-Nya dengan menebus Israel umat-Nya.
(23) Langit bergembira karena TUHAN melakukan perkara besar. Bumi senang, bahkan hingga jauh ke dalam di bawah bumi. Gunung-gunung bernyanyi mengucap syukur kepada Allah. Semua pohon di hutan senang. Mereka bernyanyi karena TUHAN menyelamatkan Yakub. Ia telah melakukan perkara-perkara besar bagi Israel.
(24) Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, yang membentuk engkau sejak dari kandungan; "Akulah TUHAN, yang menjadikan segala sesuatu, yang seorang diri membentangkan langit, yang menghamparkan bumi--siapakah yang mendampingi Aku? --
(24) Beginilah kata TUHAN Penyelamatmu yang membentuk engkau sejak dalam kandungan, "Akulah TUHAN yang menjadikan segala-galanya, yang sendirian membentangkan langit, dan tanpa bantuan menjadikan bumi.
(24) TUHAN membuatmu sebagaimana engkau ada. Ia melakukan itu ketika engkau masih dalam kandungan ibumu. Kata-Nya, “Aku, TUHAN, membuat segala sesuatu! Aku sendiri membuat langit di sana. Aku membentangkan bumi di hadapan-Ku.”
(25) Akulah yang meniadakan tanda-tanda peramal pembohong dan mempermain-mainkan tukang-tukang tenung; yang membuat orang-orang bijaksana mundur ke belakang, dan membalikkan pengetahuan mereka menjadi kebodohan;
(25) Akulah yang menggagalkan ramalan tukang peramal, dan mempermainkan tukang-tukang tenung. Kata-kata orang bijak Kubantah, kebijaksanaan mereka Kujadikan kebodohan.
(25) Nabi-nabi palsu mengatakan dusta, tetapi Tuhan menunjukkan bahwa dusta mereka palsu. Ia membuat mereka yang melakukan ramalan bodoh. Ia membuat orang bijak pun bingung. Mereka mengira bahwa mereka tahu banyak hal, tetapi Ia membuat mereka tampaknya bodoh.
(26) Akulah yang menguatkan perkataan hamba-hamba-Ku dan melaksanakan keputusan-keputusan yang diberitakan utusan-utusan-Ku; yang berkata tentang Yerusalem: Baiklah ia didiami! dan tentang kota-kota Yehuda: Baiklah ia dibangun, Aku mau mendirikan kembali reruntuhannya!
(26) Akulah yang meneguhkan perkataan hamba-Ku, dan melakukan rencana yang dinyatakan utusan-Ku, Aku berkata bahwa Yerusalem akan didiami lagi, dan kota-kota Yehuda akan Kubangun kembali; puing-puingnya akan dipulihkan.
(26) Tuhan menyuruh hamba-hamba-Nya mengatakan pesan-Nya kepada orang dan membuat pesan itu benar terjadi. Ia menyuruh para utusan mengatakan apa yang harus dilakukan orang, dan Dia membuktikan nasihat-Nya baik. [Allah Memilih Koresy untuk Membangun Yehuda Kembali] Tuhan berkata kepada Yerusalem, “Orang akan mendiami engkau.” Ia berkata kepada kota-kota Yehuda, “Kamu akan dibangun kembali.” Ia berkata kepadanya, “Aku akan membuatmu kembali menjadi kota.”
(27) Akulah yang berkata kepada tubir lautan: Jadilah kering, Aku mau mengeringkan sungai-sungaimu!
(27) Akulah yang berkata kepada dasar laut: Surutlah! Aku mau mengeringkan sungai-sungaimu.
(27) Tuhan berkata kepada air yang dalam, “Keringlah! Aku akan membuat aliran sungaimu kering.”
(28) Akulah yang berkata tentang Koresh: Dia gembala-Ku; segala kehendak-Ku akan digenapinya dengan mengatakan tentang Yerusalem: Baiklah ia dibangun! dan tentang Bait Suci: Baiklah diletakkan dasarnya!"
(28) Akulah yang berkata kepada Kores, 'Engkaulah yang akan memerintah untuk-Ku, dan melakukan segala kehendak-Ku. Perintahkanlah supaya Yerusalem dibangun lagi, dan Rumah TUHAN diletakkan dasarnya.'"
(28) Tuhan berkata kepada Koresy, “Engkau adalah gembala-Ku. Engkau akan melakukan yang Kuinginkan. Engkau mengatakan kepada Yerusalem, ‘Engkau akan dibangun kembali!’ Engkau mengatakan kepada Bait Tuhan, ‘Alasmu akan dibangun kembali!’”
Yesaya (Isaiah) (이사야)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal)
12345678910111213141516171819202122232425262728293031323334353637383940414243
- 44 -
45464748495051525354555657585960616263646566