website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik Indonesia terpercaya
vidinici pakaian dan lingerie wanita

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
Cari isi web dengan Google
(Search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab
(Search verses by keywords)
Terjemahan (translation)
Yesaya / Isaiah / 이사야
12345678910111213141516171819202122232425262728293031323334353637383940414243444546474849505152535455565758
- 59 -
60616263646566
Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
59:1-21 = Dosa adalah penghambat keselamatan
(2Raj 20:12-19; 2Taw 32:27-31)
(1) Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;
(1) Jangan mengira TUHAN terlalu lemah untuk menyelamatkan kamu, atau terlalu tuli untuk mendengar seruanmu.
(1) [Orang Jahat Harus Bertobat] Lihatlah, kuasa TUHAN cukup menyelamatkan kamu. Ia dapat mendengar kamu apabila kamu minta tolong kepada-Nya.
(2) tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.
(2) Karena kejahatanmulah maka Ia tidak mendengarkan waktu kamu berdoa kepada-Nya. Dosa-dosamulah yang memisahkan kamu dari Allah.
(2) Dosamulah yang memisahkan kamu dari Allahmu. Tuhan berbalik dari kamu apabila Ia melihat kamu.
(3) Sebab tanganmu cemar oleh darah dan jarimu oleh kejahatan; mulutmu mengucapkan dusta, lidahmu menyebut-nyebut kecurangan.
(3) Kamu bersalah karena berdusta dan berbuat curang, karena melakukan tindak kekerasan dan membunuh.
(3) Itulah sebabnya, tanganmu kotor karena darah orang yang kamu bunuh. Kamu mengatakan dusta dan hal-hal yang jahat.
(4) Tidak ada yang mengajukan pengaduan dengan alasan benar, dan tidak ada yang menghakimi dengan alasan teguh; orang mengandalkan kesia-siaan dan mengucapkan dusta, orang mengandung bencana dan melahirkan kelaliman.
(4) Kamu mengadukan perkara tanpa alasan dan menghakimi dengan tidak adil. Kamu berdusta dan mengandalkan yang sia-sia; kamu membuat rencana untuk mencelakakan orang lain dan melakukan kejahatan.
(4) Kamu tidak dapat dipercayai, walaupun di pengadilan. Kamu berdusta satu sama lain dan bergantung pada penipuan untuk memenangkan perkaramu. Kamu membuat yang pedih dan mendatangkan kejahatan.
(5) Mereka menetaskan telur ular beludak, dan menenun sarang laba-laba; siapa yang makan dari telurnya itu akan mati, dan apabila sebutir ditekan pecah, keluarlah seekor ular beludak.
(5) Rencana-rencanamu yang jahat membawa maut seperti telur ular berbisa. Kalau telur itu dipecahkan, keluarlah ularnya. Rencana itu sama sekali tidak berguna bagimu, seperti pakaian yang ditenun dari sarang laba-laba!
(5) Kamu menetaskan yang jahat seperti telur dari ular berbisa. Siapa saja yang makan telur itu, ia akan mati. Dan jika kamu memecahkannya, ular berbisa datang ke luar. Dustamu seperti jaring labah-labah.
(6) Sarang yang ditenun itu tidak dapat dipergunakan sebagai pakaian, dan buatan mereka itu tidak dapat dipakai sebagai kain; perbuatan mereka adalah perbuatan kelaliman, dan yang dikerjakan tangan mereka adalah kekerasan belaka.
(6) (59:5)
(6) Tidak dapat dipakai untuk pakaian, dan kamu tidak dapat menutup dirimu sendiri dengan itu. Kamu memakai tanganmu melakukan kejahatan dan menyiksa orang lain.
(7) Mereka segera melakukan kejahatan, dan bersegera hendak menumpahkan darah orang yang tidak bersalah; rancangan mereka adalah rancangan kelaliman, dan ke mana saja mereka pergi mereka meninggalkan kebinasaan dan keruntuhan.
(7) Kamu terus-menerus merencanakan yang jahat, dan ingin segera melaksanakannya. Tanpa ragu-ragu kamu membunuh orang yang tak bersalah. Ke mana saja kamu pergi, kamu meninggalkan keruntuhan dan kebinasaan.
(7) Kakimu berlari menuju kesulitan. Kamu cepat membunuh orang yang tidak melakukan yang salah. Pikiranmu jahat. Mengacau dan mencuri adalah cara hidupmu yang biasa.
(8) Mereka tidak mengenal jalan damai, dan dalam jejak mereka tidak ada keadilan; mereka mengambil jalan-jalan yang bengkok, dan setiap orang yang berjalan di situ tidaklah mengenal damai.
(8) Kamu tidak mengusahakan kerukunan, dan semua perbuatanmu tidak adil. Jalanmu berbelit-belit, dan orang yang mengikuti jalan itu tidak akan bahagia.
(8) Kamu tidak kenal damai. Kamu tidak melakukan yang baik dan jujur. Kamu jahat. Dan siapa saja yang hidup seperti itu, tidak akan pernah mengenal damai yang sebenarnya.
(9) Sebab itu keadilan tetap jauh dari pada kami dan kebenaran tidak sampai kepada kami. Kami menanti-nantikan terang, tetapi hanya kegelapan belaka, menanti-nantikan cahaya, tetapi kami berjalan dalam kekelaman.
(9) Bangsa itu berkata kepada Allah, "Sekarang kami tahu mengapa Engkau tidak menyelamatkan kami dari orang-orang yang menindas kami. Kami menantikan terang, tetapi hanya ada kegelapan.
(9) [Dosa Israel Mendatangkan Kesulitan] Semua kejujuran dan kebaikan lenyap. Hanya gelap ada di sekeliling kami, jadi kami harus menunggu terang. Kami mengharapkan terang, tetapi kami semua gelap.
(10) Kami meraba-raba dinding seperti orang buta, dan meraba-raba seolah-olah tidak punya mata; kami tersandung di waktu tengah hari seperti di waktu senja, duduk di tempat gelap seperti orang mati.
(10) Kami meraba-raba seperti orang buta; di tengah hari kami tersandung seperti di tengah malam; di tengah orang hidup kami seperti orang mati.
(10) Kami seperti orang tanpa mata. Kami berjalan ke tembok seperti orang buta. Kami tersandung dan jatuh seperti pada malam. Bahkan pada siang hari kami tidak dapat melihat. Pada tengah hari kami jatuh seperti orang mati.
(11) Kami sekalian meraung seperti beruang; suara kami redup seperti suara burung merpati; kami menanti-nantikan keadilan, tetapi tidak ada, menanti-nantikan keselamatan, tetapi tetap jauh dari kami.
(11) Kami ketakutan dan kesedihan; kami mencari keadilan, tetapi tidak ada; kami mengharapkan keselamatan, tetapi sia-sia.
(11) Kami selalu mengeluh; kami meraung seperti beruang, dan mengerang seperti merpati. Kami menantikan kebenaran, tetapi tidak ada. Kami menantikan keselamatan, tetapi keselamatan masih jauh.
(12) Sungguh, dosa pemberontakan kami banyak di hadapan-Mu dan dosa kami bersaksi melawan kami; sungguh, kami menyadari pemberontakan kami dan kami mengenal kejahatan kami:
(12) Sungguh banyaklah kejahatan kami terhadap-Mu; dosa-dosa kami mempersalahkan kami. Kami sungguh-sungguh menyadari kejahatan kami, dan mengetahui dosa-dosa kami.
(12) Kami melakukan kejahatan terhadap Allah kami. Dosa kami sendiri berbicara melawan kami. Kami tahu kami bersalah. Kami tahu kami berdosa.
(13) kami telah memberontak dan mungkir terhadap TUHAN, dan berbalik dari mengikuti Allah kami, kami merancangkan pemerasan dan penyelewengan, mengandung dusta dalam hati dan melahirkannya dalam kata-kata.
(13) Kami telah mungkir dan memberontak terhadap TUHAN, dan tak mau mengikuti Allah kami. Kami telah menindas orang lain dan menyeleweng; pikiran kami sesat, dan kata-kata kami bohong.
(13) Kami memberontak terhadap TUHAN dan berdusta kepada-Nya. Kami berbalik dari Allah kami dan meninggalkan-Nya. Kami berencana untuk menyiksa yang lain dan memberontak terhadap Allah. Dari hati yang penuh dusta, kami berbicara tentang itu dan membuat rencana kami.
(14) Hukum telah terdesak ke belakang, dan keadilan berdiri jauh-jauh, sebab kebenaran tersandung di tempat umum dan ketulusan ditolak orang.
(14) Hukum yang adil sudah disingkirkan, dan keadilan dijauhkan. Kejujuran diremehkan di tempat-tempat umum, dan ketulusan dikesampingkan.
(14) Kami mendorong kebenaran keluar. Kejujuran berdiri di kejauhan. Kebenaran telah jatuh di jalan. Kebaikan tidak dibiarkan dalam kota.
(15) Dengan demikian kebenaran telah hilang, dan siapa yang menjauhi kejahatan, ia menjadi korban rampasan. Tetapi TUHAN melihatnya, dan adalah jahat di mata-Nya bahwa tidak ada hukum.
(15) Tak ada lagi orang yang jujur, dan siapa yang menjauhi kejahatan, ia sendiri menjadi korban kejahatan." TUHAN telah melihatnya, dan Ia tidak senang bahwa tak ada lagi keadilan.
(15) Kesetiaan telah lenyap, dan orang yang berusaha melakukan yang baik dirampok. TUHAN melihat tidak ada keadilan. Ia tidak suka terhadap yang dilihat-Nya.
(16) Ia melihat bahwa tidak seorangpun yang tampil, dan Ia tertegun karena tidak ada yang membela. Maka tangan-Nya sendiri memberi Dia pertolongan, dan keadilan-Nyalah yang membantu Dia.
(16) Ia heran bahwa tak ada yang tampil dan tak ada yang membela. Maka Ia memakai kuasa-Nya sendiri untuk menyelamatkan dan memberi mereka kemenangan.
(16) Ia melihat tidak ada orang berbicara demi umat. Ia terkejut melihat tidak ada yang berdiri demi mereka. Jadi, dengan kuasa-Nya sendiri Ia menolong mereka. Keinginan-Nya melakukan yang benar memberikan kepada-Nya kekuatan.
(17) Ia mengenakan keadilan sebagai baju zirah dan ketopong keselamatan ada di kepala-Nya; Ia mengenakan pakaian pembalasan dan menyelubungkan kecemburuan sebagai jubah.
(17) Ia memakai keadilan dan keselamatan sebagai baju besi dan topi baja. Ia bertekad untuk memulihkan keadaaan dan membalas ketidakadilan.
(17) Ia memakai baju zirah kebaikan, ketopong keselamatan, baju seragam hukuman, dan pakaian kasih yang kuat.
(18) Sesuai dengan perbuatan-perbuatan orang, demikianlah Ia memberi pembalasan: kehangatan murka kepada lawan-lawan-Nya, ganjaran kepada musuh-musuh-Nya; bahkan kepada pulau-pulau yang jauh Ia memberi ganjaran.
(18) Ia membalas musuh-musuh-Nya sesuai dengan perbuatan mereka. Bahkan bangsa-bangsa di pulau-pulau yang jauh tidak luput dari hukuman-Nya.
(18) Ia akan memberikan kepada musuh-Nya hukuman yang pantas. Musuh-Nya akan merasakan amarah-Nya. Ia menghukum mereka. Orang di sepanjang pantai mendapat hukuman yang sepantasnya.
(19) Maka orang akan takut kepada nama TUHAN di tempat matahari terbenam dan kepada kemuliaan-Nya di tempat matahari terbit, sebab Ia akan datang seperti arus dari tempat yang sempit, yang didorong oleh nafas TUHAN.
(19) Kuasa dan keagungan-Nya akan ditakuti semua orang dari timur sampai ke barat. Ia akan datang seperti sungai yang deras yang digelorakan angin yang kencang.
(19) Orang dari barat sampai ke timur akan takut kepada TUHAN dan menghormati kemuliaan-Nya. Ia akan datang segera seperti aliran sungai yang cepat didorong oleh angin dari TUHAN.
(20) Dan Ia akan datang sebagai Penebus untuk Sion dan untuk orang-orang Yakub yang bertobat dari pemberontakannya, demikianlah firman TUHAN.
(20) TUHAN berkata kepada umat-Nya, "Aku akan datang ke Yerusalem untuk menyelamatkan kamu semua yang bertobat dari dosa-dosamu.
(20) “Kemudian Juruselamat datang ke Sion menyelamatkan orang Yakub yang berbalik dari dosanya,” Demikian firman TUHAN.
(21) Adapun Aku, inilah perjanjian-Ku dengan mereka, firman TUHAN: Roh-Ku yang menghinggapi engkau dan firman-Ku yang Kutaruh dalam mulutmu tidak akan meninggalkan mulutmu dan mulut keturunanmu dan mulut keturunan mereka, dari sekarang sampai selama-lamanya, firman TUHAN.
(21) Aku membuat perjanjian dengan kamu: Kamu Kuberi kuasa-Ku dan ajaran-Ku untuk selama-lamanya. Ajarkanlah kepada anak-anakmu supaya mereka pun dapat mengajarkannya turun-temurun sekarang sampai selama-lamanya."
(21) “Aku akan membuat perjanjian ini dengan umat,” demikian firman TUHAN. “Aku berjanji, Roh-Ku yang Kutaruh ke atasmu dan firman-Ku yang Kutaruh ke mulutmu tidak akan pernah meninggalkan kamu. Roh dan firman-Ku bersama kamu, anak-anakmu, dan cucu-cucumu, sekarang dan selamanya.” Demikian firman TUHAN.
Yesaya / Isaiah / 이사야
12345678910111213141516171819202122232425262728293031323334353637383940414243444546474849505152535455565758
- 59 -
60616263646566