website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik Indonesia terpercaya
vidinici pakaian dan lingerie wanita

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
Cari isi web dengan Google
(Search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab
(Search verses by keywords)
Terjemahan (translation)
Amos / Amos / 아모스
123456
- 7 -
89
Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
Penglihatan pertama: Belalang
(1) Inilah yang diperlihatkan Tuhan ALLAH kepadaku: Tampak Ia membentuk kawanan belalang, pada waktu rumput akhir mulai tumbuh, yaitu rumput akhir sesudah yang dipotong bagi raja.
(1) Aku mendapat suatu penglihatan dari TUHAN Yang Mahatinggi. Aku melihat Ia menciptakan suatu kawanan besar belalang pada waktu orang selesai memotong rumput untuk raja, dan rumput baru mulai tumbuh lagi.
(1) [Penglihatan tentang Belalang] Inilah yang diperlihatkan Tuhan ALLAH kepadaku: Ia sedang menyiapkan kerumunan belalang, pada waktu tanaman kedua sedang tumbuh, yaitu setelah tuaian untuk raja.
(2) Ketika belalang mulai menghabisi tumbuh-tumbuhan di tanah, berkatalah aku: "Tuhan ALLAH, berikanlah kiranya pengampunan! Bagaimanakah Yakub dapat bertahan? Bukankah ia kecil?"
(2) Belalang-belalang itu hampir memakan habis semua tumbuh-tumbuhan di tanah. Lalu aku berkata, "TUHAN Yang Mahatinggi, ampunilah umat-Mu! Mereka terlalu kecil dan lemah, bagaimana mungkin mereka bertahan?"
(2) Belalang memakan semua rerumputan di negeri itu. Setelah itu aku mengatakan, “Ya Tuhan ALLAH, aku mohon kepada-Mu, ampunilah kami. Yakub tidak dapat hidup. Ia begitu kecil.”
(3) Maka menyesallah TUHAN karena hal itu. "Itu tidak akan terjadi," firman TUHAN.
(3) TUHAN mengubah rencana-Nya dan berkata, "Yang kaulihat itu tidak akan terjadi."
(3) Kemudian TUHAN mengubah keputusan-Nya tentang itu. TUHAN berkata, “Itu tidak akan terjadi.”
Penglihatan kedua: Api
(4) Inilah yang diperlihatkan Tuhan ALLAH kepadaku: Tampak Tuhan ALLAH memanggil api untuk melakukan hukuman. Api itu memakan habis samudera raya dan akan memakan habis tanah ladang.
(4) Aku mendapat suatu penglihatan lagi dari TUHAN Yang Mahatinggi. Aku melihat Ia sedang bersiap-siap untuk menghukum umat-Nya dengan api. Api itu menjilat habis samudra di bawah bumi dan mulai menghanguskan ladang.
(4) [Penglihatan tentang Api] Inilah yang diperlihatkan Tuhan ALLAH kepadaku: Aku melihat Tuhan ALLAH mengadakan hukuman melalui api. Api membinasakan samudera raya, membakar habis ladang.
(5) Lalu aku berkata: "Tuhan ALLAH, hentikanlah kiranya! Bagaimanakah Yakub dapat bertahan? Bukankah ia kecil?"
(5) Aku berkata, "Ya TUHAN Yang Mahatinggi, hentikanlah kiranya api itu! Umat-Mu begitu kecil dan lemah, bagaimana mungkin mereka bertahan?"
(5) Namun, aku berkata, “Ya Tuhan ALLAH, hentikanlah itu, aku mohon kepada-Mu. Yakub tidak dapat bertahan, dia kecil.”
(6) Maka menyesallah TUHAN karena hal itu. "Inipun tidak akan terjadi," firman Tuhan ALLAH.
(6) TUHAN mengubah rencana-Nya lagi dan berkata, "Ini pun tidak akan terjadi."
(6) Kemudian TUHAN mengubah keputusan-Nya tentang itu. Tuhan ALLAH mengatakan, “Itu tidak akan terjadi.”
Penglihatan ketiga: Tali sipat
(7) Inilah yang diperlihatkan-Nya kepadaku: Tampak Tuhan berdiri dekat sebuah tembok yang tegak lurus, dan di tangan-Nya ada tali sipat.
(7) Aku mendapat suatu penglihatan lain dari TUHAN. Kulihat Ia berdiri di samping sebuah tembok yang dibangun dengan menggunakan tali pengukur tegak lurus. Di tangan-Nya Ia memegang tali pengukur itu untuk melihat apakah tembok itu tegak lurus atau tidak.
(7) [Penglihatan tentang Tali Sipat] Inilah yang Tuhan perlihatkan kepadaku, Tuhan sedang berdiri di sisi suatu tembok yang tegak lurus dengan tali sipat di tangan-Nya.
(8) Lalu berfirmanlah TUHAN kepadaku: "Apakah yang kaulihat, Amos?" Jawabku: "Tali sipat!" Berfirmanlah Tuhan: "Sesungguhnya, Aku akan menaruh tali sipat di tengah-tengah umat-Ku Israel; Aku tidak akan memaafkannya lagi.
(8) Ia bertanya kepadaku, "Kau melihat apa, Amos?" Aku menjawab, "Tali pengukur tegak lurus, TUHAN." Lalu TUHAN berkata, "Aku memakai tali pengukur ini untuk menunjukkan bahwa umat-Ku seperti tembok yang tidak lurus. Aku tak akan mengubah rencana-Ku lagi, Aku pasti akan menghukum mereka.
(8) TUHAN berkata kepadaku, “Amos, apa yang engkau lihat?” Aku mengatakan, “Sebuah tali sipat.” Kemudian Tuhanku mengatakan, “Lihatlah umat-Ku Israel telah melakukan banyak dosa. Mereka seperti dinding yang miring. Aku memakai tali sipat membuat garis lurus dan membuang bagian-bagian yang jelek.
(9) Bukit-bukit pengorbanan dari pada Ishak akan dilicintandaskan dan tempat-tempat kudus Israel akan diruntuhkan, dan Aku akan bangkit melawan keluarga Yerobeam dengan pedang."
(9) Tempat-tempat yang dipakai oleh keturunan Ishak untuk beribadat akan dihancurkan. Tempat-tempat suci orang Israel akan diruntuhkan. Aku akan memusnahkan keturunan Raja Yerobeam."
(9) Tempat-tempat tinggi Ishak akan dibinasakan, dan tempat-tempat kudus Israel menjadi tumpukan batu-batu. Aku akan membunuh keluarga Yerobeam dengan pedang-Ku.”
Amos diusir
(10) Lalu Amazia, imam di Betel, menyuruh orang menghadap Yerobeam, raja Israel, dengan pesan: "Amos telah mengadakan persepakatan melawan tuanku di tengah-tengah kaum Israel; negeri ini tidak dapat lagi menahan segala perkataannya.
(10) Amazia, imam di Betel, mengirim laporan ini kepada Yerobeam raja Israel, "Amos sedang berkomplot dengan rakyat melawan Baginda. Kata-katanya yang manghasut rakyat akan menyebabkan negeri ini hancur.
(10) [Amazia Berusaha Menghentikan Amos] Amazia, imam di Betel, mengirim pesan ini kepada Yerobeam raja Israel, “Amos telah membuat rencana melawanmu. Ia berusaha membuat orang Israel berperang melawanmu. Negeri ini tidak dapat memegang seluruh perkataannya.
(11) Sebab beginilah dikatakan Amos: Yerobeam akan mati terbunuh oleh pedang dan Israel pasti pergi dari tanahnya sebagai orang buangan."
(11) Ia berkata bahwa Baginda akan mati dalam pertempuran, dan orang Israel pasti diangkut ke pembuangan, jauh dari negerinya sendiri."
(11) Amos telah mengatakan, ‘Yerobeam akan mati oleh pedang, dan Israel dibawa ke pembuangan dari negerinya.’”
(12) Lalu berkatalah Amazia kepada Amos: "Pelihat, pergilah, enyahlah ke tanah Yehuda! Carilah makananmu di sana dan bernubuatlah di sana!
(12) Lalu Amazia berkata kepada Amos, "Hai nabi, pulanglah ke Yehuda! Berkhotbalah di sana. Biarlah mereka yang memberi nafkah kepadamu!
(12) Amazia juga berkata kepada Amos, “Hai pelihat, pergilah ke Yehuda dan makanlah di sana. Bernubuatlah di sana,
(13) Tetapi jangan lagi bernubuat di Betel, sebab inilah tempat kudus raja, inilah bait suci kerajaan."
(13) Jangan lagi berkhotbah di Betel. Kota ini khusus untuk raja, dan tempat ibadah nasional."
(13) tetapi jangan lagi bernubuat di Betel. Ini adalah tempat kudus raja Yerobeam. Ini tempat ibadah nasional untuk Israel.”
(14) Jawab Amos kepada Amazia: "Aku ini bukan nabi dan aku ini tidak termasuk golongan nabi, melainkan aku ini seorang peternak dan pemungut buah ara hutan.
(14) Amos menjawab, "Aku bukan nabi karena jabatan. Sebenarnya aku peternak dan pemetik buah ara.
(14) Kemudian Amos menjawab Amazia, “Aku bukan seorang nabi dan bukan anggota keluarga nabi, melainkan seorang peternak dan pemetik buah ara hutan.
(15) Tetapi TUHAN mengambil aku dari pekerjaan menggiring kambing domba, dan TUHAN berfirman kepadaku: Pergilah, bernubuatlah terhadap umat-Ku Israel.
(15) Tapi TUHAN mengambil aku dari pekerjaanku, dan menyuruh aku menyampaikan pesan-Nya kepada orang Israel.
(15) Aku gembala dan TUHAN mengambil aku ketika menjaga kawanan domba. Dan TUHAN berkata kepadaku, ‘Pergi, bernubuatlah terhadap umat-Ku Israel.’
(16) Maka sekarang, dengarlah firman TUHAN! Engkau berkata: Janganlah bernubuat menentang Israel, dan janganlah ucapkan perkataan menentang keturunan Ishak.
(16) Maka itu dengarlah apa yang dikatakan TUHAN kepadamu. Karena engkau melarang aku berkhotbah menentang bangsa Israel.
(16) Jadi, dengarlah pesan TUHAN. Engkau berkata kepadaku, ‘Jangan bernubuat menentang Israel dan jangan berbicara menentang keluarga Ishak.’
(17) Sebab itu beginilah firman TUHAN: Isterimu akan bersundal di kota, dan anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan tewas oleh pedang; tanahmu akan dibagi-bagikan dengan memakai tali pengukur, engkau sendiri akan mati di tanah yang najis, dan Israel pasti pergi dari tanahnya sebagai orang buangan."
(17) TUHAN berkata bahwa istrimu akan menjadi pelacur di jalan-jalan kota, dan anak-anakmu dibunuh dalam perang. Tanahmu akan dibagi-bagi kepada orang lain, dan engkau sendiri akan mati di negeri orang yang tidak mengenal TUHAN. Penduduk Israel pasti akan diangkut ke pembuangan, jauh dari negerinya sendiri."
(17) TUHAN berkata, ‘Istrimu akan menjadi pelacur di kota itu, dan anak-anakmu laki-laki dan perempuan dibunuh oleh pedang, lalu bangsa lain mengukur dan membagi-bagi tanahmu di antara sesama mereka. Engkau akan mati di negeri asing. Dan Israel pasti terbuang dari negeri ini.’”
Amos / Amos / 아모스
123456
- 7 -
89