website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik GSM Indonesia www.agennomor.com
vidinici banner www.vidinici.com

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Dibawah ini ada menu membaca isi Alkitab beberapa terjemahan secara bersamaan untuk memudahkan pengartian isi Alkitab, jika hanya ingin membaca 1 terjemahan Alkitab saja maka disarankan agar klik salah satu terjemahan Alkitab diatas yang isi nya khusus hanya 1 terjemahan Alkitab saja.

 
Pakai Google mencari seluruh web (search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab (Search verse by words)
Cari (words)
Terjemahan (translation)
Ayat Alkitab acak (random) untuk anda baca dan renungkan saat ini adalah:

Kejadian (Perjanjian Lama)
Kejadian 4 : 14 = Engkau menghalau aku sekarang dari tanah ini dan aku akan tersembunyi dari hadapan-Mu, seorang pelarian dan pengembara di bumi; maka barangsiapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku."

Dibawah ini adalah seluruh isi kitab Injil Matius 18 (Matius / MAT 18 / Matthew 18 / 마태복음 18)

Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
English Amplified 2015

[Versi Mudah Dibaca 2006]
18:1-5 = Siapa yang terbesar dalam Kerajaan Sorga
(Mr 9:33-37; Luk 9:46-48)
(1) Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: "Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?"
(1) Pada waktu itu pengikut-pengikut Yesus datang kepada-Nya dan bertanya, "Siapa yang dianggap terbesar di antara umat Allah?"
(1) {Rank in the Kingdom}At that time the disciples came to Jesus and asked, "Who is greatest in the kingdom of heaven?"
(2) Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka
(2) Yesus memanggil seorang anak kecil, dan membuat dia berdiri di depan mereka.
(2) He called a little child and set him before them,
(3) lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
(3) Lalu Yesus berkata, "Percayalah! Hanya kalau kalian berubah dan menjadi seperti anak-anak, kalian akan menjadi anggota umat Allah.
(3) and said, "I assure you and most solemnly say to you, unless you repent [that is, change your inner self—your old way of thinking, live changed lives] and become like children [trusting, humble, and forgiving], you will never enter the kingdom of heaven.
(4) Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga.
(4) Orang yang merendahkan dirinya dan menjadi seperti anak ini, dialah yang terbesar di antara umat Allah.
(4) Therefore, whoever humbles himself like this child is greatest in the kingdom of heaven.
(5) Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku."
(5) Dan orang yang menerima anak yang seperti ini karena Aku, berarti menerima Aku."
(5) Whoever receives and welcomes one child like this in My name receives Me;
18:6-11 = Siapa yang menyesatkan orang
(Mr 9:42-48; Luk 17:1-2)
(6) Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.
(6) "Siapa menyebabkan salah satu dari orang-orang yang kecil ini tidak percaya lagi kepada-Ku, lebih baik kalau batu penggilingan diikatkan pada lehernya dan ia ditenggelamkan di laut yang dalam.
(6) but whoever causes one of these little ones who believe in Me to stumble and sin [by leading him away from My teaching], it would be better for him to have a heavy millstone [as large as one turned by a donkey] hung around his neck and to be drowned in the depth of the sea.
(7) Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.
(7) Alangkah celakanya dunia ini karena hal-hal yang menyebabkan orang berdosa. Memang hal-hal seperti itu akan selalu ada, tetapi celakalah orang yang menyebabkannya!
(7) {Stumbling Blocks}"Woe (judgment is coming) to the world because of stumbling blocks and temptations to sin! It is inevitable that stumbling blocks come; but woe to the person on whose account or through whom the stumbling block comes!
(8) Jika tanganmu atau kakimu menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung atau timpang dari pada dengan utuh kedua tangan dan kedua kakimu dicampakkan ke dalam api kekal.
(8) Kalau tanganmu atau kakimu membuat engkau berdosa, potonglah dan buanglah. Lebih baik engkau hidup dengan Allah tanpa sebelah tangan atau kaki, daripada engkau dibuang ke dalam api neraka dengan kedua tangan dan kakimu.
(8) "If your hand or your foot causes you to stumble and sin, cut it off and throw it away from you [that is, remove yourself from the source of temptation]; it is better for you to enter life crippled or lame, than to have two hands or two feet and be thrown into everlasting fire.
(9) Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan bermata satu dari pada dicampakkan ke dalam api neraka dengan bermata dua.
(9) Dan kalau matamu menyebabkan engkau berbuat dosa, cungkillah dan buanglah. Lebih baik engkau hidup dengan Allah tanpa satu mata daripada dibuang ke dalam api neraka dengan kedua mata."
(9) If your eye causes you to stumble and sin, pluck it out and throw it away from you [that is, remove yourself from the source of temptation]; it is better for you to enter life with only one eye, than to have two eyes and be thrown into the fiery hell.
(10) Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga.
(10) "Awas! Jangan menghina salah satu dari orang-orang yang kecil ini. Sebab ingatlah, malaikat-malaikat mereka selalu ada di hadapan Bapa-Ku di surga.
(10) "See that you do not despise or think less of one of these little ones, for I say to you that their angels in heaven [are in the presence of and] continually look upon the face of My Father who is in heaven.
(11) (Karena Anak Manusia datang untuk menyelamatkan yang hilang.)"
(11) (Sebab Anak Manusia datang untuk menyelamatkan orang yang sesat!)
(11) [For the Son of Man has come to save that which was lost.]
18:12-14 = Perumpamaan tentang domba yang hilang
(Luk 15:3-7)
(12) Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu?
(12) Bagaimanakah pendapatmu? Seandainya ada seorang yang mempunyai seratus ekor domba, lalu seekor dari domba-domba itu hilang, apakah yang akan dibuat oleh orang itu? Pasti ia akan meninggalkan domba yang sembilan puluh sembilan ekor itu di bukit dan pergi mencari yang hilang itu.
(12) {Ninety-nine Plus One}"What do you think? If a man has a hundred sheep, and one of them gets lost, will he not leave the ninety-nine on the mountain and go in search of the one that is lost?
(13) Dan Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jika ia berhasil menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat.
(13) Dan kalau ia menemukan kembali domba itu--percayalah Aku--ia akan lebih gembira atas domba yang seekor itu daripada atas sembilan puluh sembilan ekor lainnya yang tidak hilang.
(13) And if it turns out that he finds it, I assure you and most solemnly say to you, he rejoices over it more than over the ninety-nine that did not get lost.
(14) Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang."
(14) Begitu juga Bapamu yang di surga tidak mau salah seorang dari orang-orang yang baru percaya kepada-Ku ini sesat."
(14) So it is not the will of your Father who is in heaven that one of these little ones be lost.
18:15-20 = Tentang menasihati sesama saudara
(Luk 15:3-7)
(15) Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali.
(15) "Kalau saudaramu berdosa terhadapmu, pergilah kepadanya dan tunjukkanlah kesalahannya. Lakukanlah itu dengan diam-diam antara kalian berdua saja. Kalau ia menurut kata-katamu, maka berhasillah engkau mendapat saudaramu itu kembali.
(15) {Discipline and Prayer}"If your brother sins, go and show him his fault in private; if he listens and pays attention to you, you have won back your brother.
(16) Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan.
(16) Tetapi kalau tidak, bawalah satu atau dua orang lagi. Sebab dalam Alkitab tertulis, 'Sekurang-kurangnya dua atau tiga saksi diperlukan untuk menyatakan seorang tertuduh bersalah.'
(16) But if he does not listen, take along with you one or two others, so that every word may be confirmed by the testimony of two or three witnesses.
(17) Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai.
(17) Kalau ia tidak menerima nasihat orang-orang itu, beritahukanlah hal itu kepada jemaat. Dan akhirnya, kalau ia tidak mau menerima nasihat jemaat, anggaplah ia sebagai penagih pajak dan seorang yang tidak mengenal Allah."
(17) If he pays no attention to them [refusing to listen and obey], tell it to the church; and if he refuses to listen even to the church, let him be to you as a Gentile (unbeliever) and a tax collector.
(18) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.
(18) "Ketahuilah: Apa yang kalian larang di dunia, juga dilarang di surga. Dan apa yang kalian benarkan di dunia, juga dibenarkan di surga.
(18) I assure you and most solemnly say to you, whatever you bind [forbid, declare to be improper and unlawful] on earth shall have [already] been bound in heaven, and whatever you loose [permit, declare lawful] on earth shall have [already] been loosed in heaven.
(19) Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.
(19) Dan ketahuilah juga: Kalau di antara kalian di dunia ini dua orang sepakat mengenai apa saja dan mendoakannya, doa itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku di surga.
(19) "Again I say to you, that if two believers on earth agree [that is, are of one mind, in harmony] about anything that they ask [within the will of God], it will be done for them by My Father in heaven.
(20) Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."
(20) Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul karena Aku, Aku berada di tengah-tengah mereka."
(20) For where two or three are gathered in My name [meeting together as My followers], I am there among them."
18:21-35 = Perumpamaan tentang pengampunan
(Luk 15:3-7)
(21) Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?"
(21) Kemudian Petrus datang kepada Yesus dan bertanya, "Tuhan, kalau saudara saya berdosa terhadap saya, sampai berapa kali saya harus mengampuni dia? Sampai tujuh kalikah?"
(21) {Forgiveness}Then Peter came to Him and asked, "Lord, how many times will my brother sin against me and I forgive him and let it go? Up to seven times?"
(22) Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.
(22) Yesus menjawab, "Tidak, bukan sampai tujuh kali, tetapi tujuh puluh kali tujuh kali!
(22) Jesus answered him, "I say to you, not up to seven times, but seventy times seven.
(23) Sebab hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya.
(23) Sebab apabila Allah memerintah, keadaannya seperti dalam perumpamaan ini: Seorang raja mau menyelesaikan utang-utang hamba-hambanya.
(23) "Therefore the kingdom of heaven is like a king who wished to settle accounts with his slaves.
(24) Setelah ia mulai mengadakan perhitungan itu, dihadapkanlah kepadanya seorang yang berhutang sepuluh ribu talenta.
(24) Waktu ia mulai mengadakan pemeriksaan, dihadapkan kepadanya seorang hamba yang berutang berjuta-juta,
(24) When he began the accounting, one who owed him 10,000 talents was brought to him.
(25) Tetapi karena orang itu tidak mampu melunaskan hutangnya, raja itu memerintahkan supaya ia dijual beserta anak isterinya dan segala miliknya untuk pembayar hutangnya.
(25) dan tidak dapat melunasinya. Jadi, raja itu memerintahkan supaya hamba itu dijual bersama-sama dengan anak istrinya, dan segala harta miliknya untuk membayar utangnya.
(25) "But because he could not repay, his master ordered him to be sold, with his wife and his children and everything that he possessed, and payment to be made.
(26) Maka sujudlah hamba itu menyembah dia, katanya: Sabarlah dahulu, segala hutangku akan kulunaskan.
(26) Hamba itu sujud di depan raja itu, dan memohon, 'Tuan, sabarlah terhadap hamba. Hamba akan melunasi semua utang hamba.'
(26) So the slave fell on his knees and begged him, saying, 'Have patience with me and I will repay you everything.'
(27) Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya.
(27) Raja itu kasihan kepadanya, sehingga ia menghapuskan semua utangnya.
(27) And his master's heart was moved with compassion and he released him and forgave him [canceling] the debt.
(28) Tetapi ketika hamba itu keluar, ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berhutang seratus dinar kepadanya. Ia menangkap dan mencekik kawannya itu, katanya: Bayar hutangmu!
(28) Ketika hamba itu keluar, ia berjumpa dengan kawannya, seorang hamba juga, yang berutang kepadanya beberapa ribu. Ia menangkap kawannya itu, mencekiknya, dan berkata, 'Bayarlah semua utangmu!'
(28) But that same slave went out and found one of his fellow slaves who owed him a hundred denarii; and he seized him and began choking him, saying, 'Pay what you owe!'
(29) Maka sujudlah kawannya itu dan memohon kepadanya: Sabarlah dahulu, hutangku itu akan kulunaskan.
(29) Lalu kawannya itu sujud di depannya sambil memohon, 'Sabarlah dulu kawan, semuanya akan saya bayar!'
(29) So his fellow slave fell on his knees and begged him earnestly, 'Have patience with me and I will repay you.'
(30) Tetapi ia menolak dan menyerahkan kawannya itu ke dalam penjara sampai dilunaskannya hutangnya.
(30) Tetapi hamba itu menolak. Sebaliknya, ia memasukkan dia ke dalam penjara sampai ia membayar utangnya.
(30) But he was unwilling and he went and had him thrown in prison until he paid back the debt.
(31) Melihat itu kawan-kawannya yang lain sangat sedih lalu menyampaikan segala yang terjadi kepada tuan mereka.
(31) Ketika hamba-hamba yang lain melihat apa yang sudah terjadi, mereka sedih dan melaporkan hal itu kepada raja.
(31) When his fellow slaves saw what had happened, they were deeply grieved and they went and reported to their master [with clarity and in detail] everything that had taken place.
(32) Raja itu menyuruh memanggil orang itu dan berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat, seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonkannya kepadaku.
(32) Maka raja itu memanggil hamba yang jahat itu dan berkata kepadanya, 'Hamba yang jahat! Seluruh utangmu sudah kuhapuskan hanya karena engkau memohon kepadaku.
(32) Then his master called him and said to him, 'You wicked and contemptible slave, I forgave all that [great] debt of yours because you begged me.
(33) Bukankah engkaupun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau?
(33) Bukankah engkau pun harus menaruh kasihan kepada kawanmu seperti aku pun sudah menaruh kasihan kepadamu?'
(33) Should you not have had mercy on your fellow slave [who owed you little by comparison], as I had mercy on you?'
(34) Maka marahlah tuannya itu dan menyerahkannya kepada algojo-algojo, sampai ia melunaskan seluruh hutangnya.
(34) Raja itu sangat marah. Hamba yang jahat itu dimasukkannya ke dalam penjara sampai ia melunasi semua utangnya."
(34) And in wrath his master turned him over to the torturers (jailers) until he paid all that he owed.
(35) Maka Bapa-Ku yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu."
(35) Yesus mengakhiri cerita-Nya dengan kata-kata ini, "Begitu juga Bapa-Ku di surga akan memperlakukan kalian masing-masing, kalau kalian tidak mengampuni saudaramu dengan ikhlas."
(35) My heavenly Father will also do the same to [every one of] you, if each of you does not forgive his brother from your heart."
Matius (Matthew) (마태복음)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal)
1234567891011121314151617
- 18 -
19202122232425262728