website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik GSM Indonesia www.agennomor.com
vidinici banner www.vidinici.com

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
 
Pakai Google mencari seluruh web (search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab (Search verse by words)
Cari (words)
Terjemahan (translation)
Ayat Alkitab acak (random) untuk anda baca dan renungkan saat ini adalah:

Injil Lukas (Perjanjian Baru)
Lukas 4 : 21 = Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya."

Dibawah ini adalah seluruh isi kitab Injil Lukas 19 (Lukas / LUK 19 / Luke 19 / 누가복음 19)

Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
19:1-10 = Zakheus
(Mat 20:29-34; Mr 10:46-52)
(1) Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu.
(1) Ketika Yesus sampai di Yerikho, Ia berjalan terus melintasi kota itu.
(1) [Zakheus] Yesus masuk ke Yerikho dan berjalan melalui kota itu.
(2) Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya.
(2) Di kota itu ada seorang kepala penagih pajak yang kaya. Namanya Zakheus.
(2) Di sana ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut pajak yang kaya.
(3) Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek.
(3) Ia ingin melihat siapa Yesus itu, tetapi karena orang terlalu banyak dan ia sendiri pendek, maka ia tidak berhasil melihat Yesus.
(3) Ia ingin melihat siapa Yesus, tetapi ia tidak dapat melihat Dia, karena begitu banyak orang di pinggir jalan, sedangkan dia sendiri pendek.
(4) Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ.
(4) Jadi, ia berlari mendahului orang-orang, lalu memanjat sebatang pohon, supaya dapat melihat Yesus yang sebentar lagi akan lewat di situ.
(4) Ia berlari-lari mendahului semua orang dan memanjat sebuah pohon ara, supaya ia dapat melihat Yesus yang akan lewat.
(5) Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu."
(5) Ketika Yesus sampai di pohon itu, Ia melihat ke atas lalu berkata, "Zakheus, turunlah cepat! Sebab Aku harus berkunjung ke rumahmu hari ini."
(5) Ketika Yesus sampai di dekat pohon itu, Ia melihat ke atas dan berkata kepada Zakheus, “Zakheus, cepat turun! Aku harus tinggal di rumahmu hari ini.”
(6) Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita.
(6) Zakheus cepat-cepat turun dan menyambut Yesus dengan gembira.
(6) Zakheus langsung turun dari pohon dan menyambut-Nya dengan senang hati.
(7) Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: "Ia menumpang di rumah orang berdosa."
(7) Semua orang yang melihat hal itu mulai menggerutu. Mereka berkata, "Cih! Ia pergi bertamu di rumah orang yang tidak baik!"
(7) Semua orang menyaksikan itu dan mereka mulai bersungut-sungut. Mereka mengatakan, “Ia sudah pergi menjadi tamu seorang yang berdosa.”
(8) Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat."
(8) Kemudian di rumahnya, Zakheus berdiri dan berkata kepada Yesus, "Tuhan, separuh dari harta saya akan saya sedekahkan kepada orang miskin; dan siapa saja yang pernah saya tipu, akan saya bayar kembali kepadanya empat kali lipat!"
(8) Zakheus berkata kepada Tuhan, “Lihatlah! Aku akan memberikan separuh dari milikku kepada orang miskin. Jika aku telah menipu orang, aku akan mengembalikannya kepada orang itu sampai empat kali lipat.”
(9) Kata Yesus kepadanya: "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham.
(9) Lalu kata Yesus, "Pada hari ini engkau dan seluruh keluargamu diselamatkan oleh Allah dan diberikan hidup yang baru, sebab engkau juga keturunan Abraham.
(9) Yesus berkata kepadanya, “Hari ini keselamatan sudah datang ke rumah ini karena dia juga adalah anak Abraham.
(10) Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."
(10) Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan orang yang sesat."
(10) Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.”
19:11-27 = Perumpamaan tentang uang mina
(Mat 25:14-30)
(11) Untuk mereka yang mendengarkan Dia di situ, Yesus melanjutkan perkataan-Nya dengan suatu perumpamaan, sebab Ia sudah dekat Yerusalem dan mereka menyangka, bahwa Kerajaan Allah akan segera kelihatan.
(11) Sementara orang masih mendengarkan Yesus berbicara, Ia menceritakan sebuah perumpamaan. Sebab, pada waktu itu Ia berada dekat Yerusalem, dan orang menyangka bahwa Allah segera akan memerintah sebagai Raja di dunia.
(11) [Gunakanlah Pemberian Allah] Sementara mereka mendengarkan hal itu, Yesus menceritakan sebuah perumpamaan karena Ia sudah dekat ke Yerusalem. Dan mereka menyangka bahwa Kerajaan Allah segera muncul.
(12) Maka Ia berkata: "Ada seorang bangsawan berangkat ke sebuah negeri yang jauh untuk dinobatkan menjadi raja di situ dan setelah itu baru kembali.
(12) Yesus berkata, "Adalah seorang bangsawan yang pergi ke negeri jauh untuk dilantik menjadi raja, kemudian kembali.
(12) Yesus mengatakan, “Seorang bangsawan pergi ke negeri yang jauh untuk diangkat sebagai raja, sesudah itu ia kembali.
(13) Ia memanggil sepuluh orang hambanya dan memberikan sepuluh mina kepada mereka, katanya: Pakailah ini untuk berdagang sampai aku datang kembali.
(13) Sebelum berangkat, ia memanggil sepuluh orang pelayannya, lalu memberi kepada mereka masing-masing sekeping uang emas. 'Berdaganglah dengan uang ini sementara saya pergi,' katanya kepada mereka.
(13) Ia memanggil 10 dari hambanya dan dia memberi satu kantong uang kepada mereka masing-masing. Katanya kepada mereka, ‘Pakailah uang ini untuk berdagang sampai aku kembali.’
(14) Akan tetapi orang-orang sebangsanya membenci dia, lalu mengirimkan utusan menyusul dia untuk mengatakan: Kami tidak mau orang ini menjadi raja atas kami.
(14) Tetapi penduduk negerinya itu benci kepadanya. Jadi, sesudah ia berangkat, mereka mengirim utusan untuk mengatakan, 'Kami tidak mau orang ini menjadi raja kami.'
(14) Rakyat membenci dia. Mereka mengirim beberapa utusan untuk menyusul dia dan berkata, ‘Kami tidak mau orang ini memerintah sebagai raja kami.’
(15) Dan terjadilah, ketika ia kembali, setelah ia dinobatkan menjadi raja, ia menyuruh memanggil hamba-hambanya, yang telah diberinya uang itu, untuk mengetahui berapa hasil dagang mereka masing-masing.
(15) Tetapi bangsawan itu dilantik menjadi raja, kemudian kembali ke negerinya. Segera ia memanggil pelayan-pelayannya menghadap, untuk mengetahui berapa keuntungan yang telah mereka peroleh.
(15) Orang itu telah menjadi raja. Ketika ia kembali ke negerinya, ia menyuruh memanggil hamba-hamba yang diberinya uang itu. Ia ingin tahu berapa keuntungan yang diperoleh mereka.
(16) Orang yang pertama datang dan berkata: Tuan, mina tuan yang satu itu telah menghasilkan sepuluh mina.
(16) Pelayan pertama datang dan berkata, 'Tuan, satu uang emas yang Tuan berikan itu, sudah saya jadikan sepuluh.'
(16) Yang pertama datang dan berkata, ‘Tuan, dari satu kantong uang milikmu telah diperoleh 10 kantong uang lagi.’
(17) Katanya kepada orang itu: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik; engkau telah setia dalam perkara kecil, karena itu terimalah kekuasaan atas sepuluh kota.
(17) 'Bagus,' kata tuan itu, 'engkau pelayan yang baik! Karena dalam hal-hal yang kecil engkau bisa dipercayai, saya akan menjadikan engkau penguasa atas sepuluh kota.'
(17) Maka tuan itu mengatakan, ‘Baik, engkau adalah hamba yang baik. Karena engkau setia dalam perkara kecil, engkau akan mengepalai 10 kota.’
(18) Datanglah yang kedua dan berkata: Tuan, mina tuan telah menghasilkan lima mina.
(18) Pelayan kedua datang dan berkata, 'Tuan, satu uang emas yang Tuan berikan itu, sudah saya jadikan lima.'
(18) Kemudian hamba kedua datang dan berkata, ‘Tuan, dari satu kantong uang milikmu telah diperoleh tambahan lima kantong uang lagi.’
(19) Katanya kepada orang itu: Dan engkau, kuasailah lima kota.
(19) Kepada pelayan itu raja itu berkata, 'Kau akan menjadi penguasa atas lima kota.'
(19) Tuannya berkata kepada hamba itu, ‘Engkau akan mengepalai lima kota.’
(20) Dan hamba yang ketiga datang dan berkata: Tuan, inilah mina tuan, aku telah menyimpannya dalam sapu tangan.
(20) Pelayan yang lain datang dan berkata, 'Tuan, ini uang Tuan; saya menyimpannya dalam sapu tangan.
(20) Kemudian datanglah hamba yang satu lagi, katanya, ‘Tuan, ini satu kantong uang milikmu. Aku menyimpannya dalam sapu tangan.
(21) Sebab aku takut akan tuan, karena tuan adalah manusia yang keras; tuan mengambil apa yang tidak pernah tuan taruh dan tuan menuai apa yang tidak tuan tabur.
(21) Saya takut kepada Tuan, sebab Tuan orang yang keras. Tuan mengambil apa yang bukan kepunyaan Tuan, dan Tuan memungut hasil di tempat yang tidak ditanami oleh Tuan.'
(21) Aku takut kepadamu sebab engkau orang yang kejam. Engkau mengambil uang yang bukan hasil usahamu. Dan engkau memanen yang engkau tidak taburkan.’
(22) Katanya kepada orang itu: Hai hamba yang jahat, aku akan menghakimi engkau menurut perkataanmu sendiri. Engkau sudah tahu bahwa aku adalah orang yang keras, yang mengambil apa yang tidak pernah aku taruh dan menuai apa yang tidak aku tabur.
(22) Raja itu berkata kepadanya, 'Kau pelayan yang jahat! Sesuai dengan kata-katamu sendiri saya akan menghukum engkau. Engkau tahu saya orang yang keras: saya mengambil apa yang bukan kepunyaan saya dan memungut hasil di tempat yang tidak saya tanami.
(22) Raja itu berkata kepadanya, ‘Aku akan mengadilimu sesuai dengan kata-katamu, hai hamba yang jahat. Engkau mengatakan, engkau tahu aku orang kejam, yang mengambil uang yang bukan hasil usahaku dan memanen yang tidak kutabur.
(23) Jika demikian, mengapa uangku itu tidak kauberikan kepada orang yang menjalankan uang? Maka sekembaliku aku dapat mengambilnya serta dengan bunganya.
(23) Kalau begitu mengapa kau tidak memasukkan uang itu ke bank supaya apabila saya kembali saya dapat menerima uang itu dengan bunganya?'
(23) Jika demikian, mengapa engkau tidak menabung uangku di bank? Jika aku kembali, aku mendapat uangku dengan bunganya.’
(24) Lalu katanya kepada orang-orang yang berdiri di situ: Ambillah mina yang satu itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh mina itu.
(24) Kemudian raja itu berkata kepada orang-orang yang berdiri di situ, 'Ambil uang itu dari dia dan berikanlah kepada pelayan yang mempunyai sepuluh uang emas itu.'
(24) Kemudian raja itu berkata kepada orang yang berdiri dekat dia, ‘Ambil kantong uang itu dari dia dan berikan kepada yang mempunyai 10 kantong uang.’
(25) Kata mereka kepadanya: Tuan, ia sudah mempunyai sepuluh mina.
(25) Tetapi orang-orang itu berkata, 'Tuan, dia sudah mempunyai sepuluh.'
(25) Mereka berkata kepadanya, ‘Tuan, dia sudah mempunyai 10 kantong uang.’
(26) Jawabnya: Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ada padanya.
(26) Raja itu menjawab, 'Ingat: orang yang sudah mempunyai, kepadanya akan diberi lebih banyak lagi. Tetapi orang yang tidak mempunyai sesuatu, apa yang ada padanya akan diambil pula dari dia.
(26) Jawab raja itu, ‘Aku berkata kepadamu, bagi dia yang mempunyai lebih, akan diberikan lebih banyak lagi. Dan kepada dia yang tidak mempunyai, bahkan yang dimilikinya akan diambil dari dia.
(27) Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi rajanya, bawalah mereka ke mari dan bunuhlah mereka di depan mataku."
(27) Dan sekarang bawalah ke mari musuh-musuhku itu yang tidak mau aku menjadi rajanya. Bunuhlah mereka semua di hadapanku!'"
(27) Sekarang di mana musuh-musuhku? Di mana orang yang tidak menginginkan aku menjadi raja? Bawa musuh-musuhku kemari dan bunuh mereka di depanku.’”
19:28-44 = Yesus dielu-elukan di Yerusalem
(Mat 21:1-9; Mr 11:1-10; Yoh 12:12-15)
(28) Dan setelah mengatakan semuanya itu Yesus mendahului mereka dan meneruskan perjalanan-Nya ke Yerusalem.
(28) Setelah Yesus mengatakan semuanya itu Ia berjalan di depan mereka menuju Yerusalem.
(28) [Yesus ke Yerusalem] Setelah Yesus mengatakan itu, Ia melanjutkan perjalanan ke Yerusalem.
(29) Ketika Ia telah dekat Betfage dan Betania, yang terletak di gunung yang bernama Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya
(29) Ketika sampai dekat Betfage dan Betania di Bukit Zaitun, Ia menyuruh dua orang pengikut-Nya pergi lebih dahulu.
(29) Dan ketika Ia sudah dekat Betfage dan Betania, di bukit bernama Bukit Zaitun, Ia menyuruh dua murid-Nya, kata-Nya,
(30) dengan pesan: "Pergilah ke kampung yang di depanmu itu: Pada waktu kamu masuk di situ, kamu akan mendapati seekor keledai muda tertambat, yang belum pernah ditunggangi orang. Lepaskanlah keledai itu dan bawalah ke mari.
(30) "Pergilah ke kampung yang di depan itu," kata Yesus kepada mereka, "apabila kalian masuk di sana, kalian akan melihat seekor anak keledai terikat. Keledai itu belum pernah ditunggangi orang. Lepaskanlah keledai itu dan bawa ke mari.
(30) “Pergilah ke desa di depanmu. Ketika kamu masuk, kamu akan menemukan anak keledai yang terikat, yang belum pernah dikendarai orang. Lepaskan talinya dan bawa kemari.
(31) Dan jika ada orang bertanya kepadamu: Mengapa kamu melepaskannya? jawablah begini: Tuhan memerlukannya."
(31) Kalau orang bertanya kepadamu, 'Mengapa kalian melepaskan keledai itu?' katakan, 'Tuhan memerlukannya.'"
(31) Dan jika ada orang bertanya kepadamu, mengapa kamu melepaskan talinya, katakanlah, ‘Tuhan memerlukannya.’”
(32) Lalu pergilah mereka yang disuruh itu, dan mereka mendapati segala sesuatu seperti yang telah dikatakan Yesus.
(32) Kedua pengikut Yesus itu pergi, dan mendapati semuanya tepat seperti yang dikatakan-Nya.
(32) Mereka yang disuruh itu menemukan semua seperti yang dikatakan Yesus kepada mereka.
(33) Ketika mereka melepaskan keledai itu, berkatalah orang yang empunya keledai itu: "Mengapa kamu melepaskan keledai itu?"
(33) Sementara mereka melepaskan anak keledai itu, pemiliknya berkata kepada mereka, "Mengapa kalian melepaskan keledai itu?"
(33) Ketika mereka melepaskan tali anak keledai itu, pemiliknya bertanya, “Mengapa kamu melepaskan anak keledai itu?”
(34) Kata mereka: "Tuhan memerlukannya."
(34) Mereka menjawab, "Tuhan memerlukannya."
(34) Mereka mengatakan, “Tuhan memerlukannya.”
(35) Mereka membawa keledai itu kepada Yesus, lalu mengalasinya dengan pakaian mereka dan menolong Yesus naik ke atasnya.
(35) Lalu mereka membawa anak keledai itu kepada Yesus. Kemudian mereka menaruh jubah mereka di atas keledai itu dan menolong Yesus naik ke atasnya.
(35) Mereka membawa keledai itu kepada Yesus. Mereka meletakkan pakaian mereka di atas anak keledai itu, lalu mereka menaikkan Yesus ke atasnya.
(36) Dan sementara Yesus mengendarai keledai itu mereka menghamparkan pakaiannya di jalan.
(36) Sementara Ia lewat dengan menunggangi keledai itu, orang-orang membentangkan jubah mereka di jalan.
(36) Ketika Yesus mengendarai keledai itu, orang banyak menghamparkan pakaian-pakaian mereka di atas jalan.
(37) Ketika Ia dekat Yerusalem, di tempat jalan menurun dari Bukit Zaitun, mulailah semua murid yang mengiringi Dia bergembira dan memuji Allah dengan suara nyaring oleh karena segala mujizat yang telah mereka lihat.
(37) Ketika Yesus hampir sampai di Yerusalem, di jalan yang menurun pada Bukit Zaitun, semua pengikut-pengikut-Nya yang banyak itu mulai berseru-seru memuji Allah dan mengucap terima kasih kepada-Nya karena semua keajaiban yang telah mereka saksikan.
(37) Ketika Ia mendekati jalan turun dari Bukit Zaitun, semua pengikut-Nya dengan sukacita memuji Allah dengan kuat, karena semua mukjizat yang telah disaksikan mereka.
(38) Kata mereka: "Diberkatilah Dia yang datang sebagai Raja dalam nama Tuhan, damai sejahtera di sorga dan kemuliaan di tempat yang mahatinggi!"
(38) Mereka berseru, "Diberkatilah Raja yang datang atas nama Tuhan! Sejahtera di surga, dan terpujilah Allah!"
(38) Mereka mengatakan, “‘Selamat datang! Allah memberkati Raja yang datang di dalam nama Tuhan.’ Damai sejahtera di surga dan kemuliaan bagi Allah.”
(39) Beberapa orang Farisi yang turut dengan orang banyak itu berkata kepada Yesus: "Guru, tegorlah murid-murid-Mu itu."
(39) Beberapa orang Farisi dari antara orang banyak itu berkata kepada Yesus, "Bapak Guru, suruhlah pengikut-pengikut Bapak diam."
(39) Beberapa orang Farisi yang berada di tengah-tengah orang banyak itu berkata kepada Yesus, “Guru, tegurlah pengikut-pengikut-Mu itu.”
(40) Jawab-Nya: "Aku berkata kepadamu: Jika mereka ini diam, maka batu ini akan berteriak."
(40) Yesus menjawab, "Percayalah! Kalau mereka diam, batu-batu ini akan berteriak."
(40) Jawab-Nya, “Aku berkata kepadamu bahwa hal itu harus dikatakan. Jika para pengikut-Ku tidak mengatakan hal itu, maka batu-batu itu akan mengatakannya.”
(41) Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya,
(41) Ketika Yesus makin dekat dengan Yerusalem, dan melihat kota itu, Ia menangisinya.
(41) [Yesus Menangisi Yerusalem] Ketika Yesus sudah dekat ke kota Yerusalem, Ia melihat kota itu dan mulai menangisinya.
(42) kata-Nya: "Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu.
(42) Kata-Nya, "Kasihan, alangkah baiknya kalau hari ini engkau tahu apa yang dapat mendatangkan perdamaian! Tetapi sekarang engkau tidak dapat melihatnya.
(42) Kata-Nya, “Aku ingin engkau mengetahui hari ini apa yang membawa damai sejahtera bagimu, tetapi engkau tidak tahu, karena hal itu tersembunyi dari engkau.
(43) Sebab akan datang harinya, bahwa musuhmu akan mengelilingi engkau dengan kubu, lalu mengepung engkau dan menghimpit engkau dari segala jurusan,
(43) Engkau akan mengalami suatu masa, di mana musuhmu membuat rintangan-rintangan di sekelilingmu; mereka akan mengepungmu dan mendesakmu dari segala sudut.
(43) Akan datang waktunya ketika musuh-musuhmu akan datang menghadang, membuat kubu di sekitarmu, mereka akan mengepungmu dari semua jurusan.
(44) dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batupun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau."
(44) Mereka akan menghancurkan engkau bersama seluruh pendudukmu; dan tidak satu batu pun akan mereka biarkan tinggal tersusun pada tempatnya, sebab engkau tidak memperhatikan saat ketika Allah datang untuk menyelamatkan engkau!"
(44) Mereka akan membinasakanmu beserta semua penghunimu. Musuh itu akan meratakanmu sampai ke tanah dan tidak ada lagi batu bertindih. Semua hal itu terjadi karena engkau tidak tahu kapan waktunya Allah menyelamatkan engkau.”
19:45-48 = Yesus menyucikan Bait Allah
(Mat 21:12-13; Mr 11:15-18; Yoh 2:13-16)
(45) Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia mengusir semua pedagang di situ,
(45) Yesus masuk ke Rumah Tuhan dan mulai mengusir pedagang-pedagang di situ.
(45) [Yesus Pergi ke Bait] Yesus masuk ke pelataran Bait. Ia mengusir orang yang berjualan di sana.
(46) kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun."
(46) "Di dalam Alkitab," kata-Nya kepada mereka, "tertulis begini: Allah berkata, 'Rumah-Ku akan menjadi rumah tempat berdoa.' Tetapi kalian menjadikannya sarang penyamun!"
(46) Yesus berkata kepada mereka, “Kitab Suci mengatakan, ‘Rumah-Ku akan menjadi rumah doa,’ tetapi kamu sudah mengubahnya ‘menjadi tempat persembunyian pencuri.’”
(47) Tiap-tiap hari Ia mengajar di dalam Bait Allah. Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat serta orang-orang terkemuka dari bangsa Israel berusaha untuk membinasakan Dia,
(47) Setiap hari Yesus mengajar di dalam Rumah Tuhan. Imam-imam kepala, dan guru-guru agama, serta pemimpin-pemimpin Yahudi ingin membunuh Dia,
(47) Setiap hari Ia mengajar di pelataran Bait. Imam-imam kepala, guru Taurat, dan para pemimpin rakyat mencari jalan untuk membunuh Dia.
(48) tetapi mereka tidak tahu, bagaimana harus melakukannya, sebab seluruh rakyat terpikat kepada-Nya dan ingin mendengarkan Dia.
(48) tetapi tidak menemukan jalan untuk melakukan hal itu, karena semua orang terus saja mendengarkan Dia, dan terpikat pada kata-kata-Nya.
(48) Mereka tidak menemukan jalan untuk melakukannya, sebab semua orang tertarik mendengarkan yang dikatakan-Nya.
Lukas (Luke) (누가복음)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal)
123456789101112131415161718
- 19 -
2021222324