website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik GSM Indonesia www.agennomor.com
vidinici banner www.vidinici.com

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
 
Pakai Google mencari seluruh web (search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab (Search verse by words)
Cari (words)
Terjemahan (translation)
Ayat Alkitab acak (random) untuk anda baca dan renungkan saat ini adalah:

Ayub (Perjanjian Lama)
Ayub 15 : 12 = Mengapa engkau dihanyutkan oleh perasaan hatimu dan mengapa matamu menyala-nyala,

Dibawah ini adalah seluruh isi kitab Injil Lukas 20 (Lukas / LUK 20 / Luke 20 / 누가복음 20)

Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
English Amplified 2015

[Versi Mudah Dibaca 2006]
20:1-8 = Pertanyaan mengenai kuasa Yesus
(Mat 21:23-27; Mr 11:27-33)
(1) Pada suatu hari ketika Yesus mengajar orang banyak di Bait Allah dan memberitakan Injil, datanglah imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat serta tua-tua ke situ,
(1) Pada suatu hari, Yesus sedang mengajar dan memberitakan Kabar Baik dari Allah kepada orang-orang di dalam Rumah Tuhan. Imam-imam kepala, guru-guru agama, bersama pemimpin-pemimpin Yahudi, datang
(1) {Jesus' Authority Questioned}On one of the days, as Jesus was instructing the people in the temple [area] and preaching the good news (gospel), the chief priests and the scribes along with the elders confronted Him,
(2) dan mereka berkata kepada Yesus: "Katakanlah kepada kami dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu, dan siapa yang memberikan kuasa itu kepada-Mu!"
(2) dan berkata kepada Yesus, "Coba beritahukan kepada kami atas dasar apa Engkau melakukan semuanya ini? Siapa yang memberi hak itu kepada-Mu?"
(2) and said to Him, "Tell us by what kind of authority You are doing these things? Or who is the one who gave You this authority?"
(3) Jawab Yesus kepada mereka: "Aku juga akan mengajukan suatu pertanyaan kepada kamu. Katakanlah kepada-Ku:
(3) Yesus menjawab, "Aku ingin bertanya. Coba beritahukan kepada-Ku,
(3) Jesus replied, "I will also ask you a question. You tell Me:
(4) Baptisan Yohanes itu, dari sorga atau dari manusia?"
(4) Yohanes membaptis dengan hak siapa? Allah atau manusia?"
(4) The baptism of John [the Baptist]—was it from heaven [that is, ordained by God] or from men?"
(5) Mereka mempertimbangkannya di antara mereka, dan berkata: "Jikalau kita katakan: Dari sorga, Ia akan berkata: Mengapakah kamu tidak percaya kepadanya?
(5) Maka mulailah mereka berunding, "Kalau kita katakan, 'Dengan hak Allah,' Ia akan berkata, 'Kalau begitu, mengapa kalian tidak percaya kepadanya?'
(5) They discussed and debated it among themselves, saying, "If we say, 'From heaven,' He will say, 'Why did you not believe him?'
(6) Tetapi jikalau kita katakan: Dari manusia, seluruh rakyat akan melempari kita dengan batu, sebab mereka yakin, bahwa Yohanes adalah seorang nabi."
(6) Tetapi kalau kita katakan, 'Dengan hak manusia,' semua orang akan melempari kita dengan batu, sebab mereka percaya bahwa Yohanes seorang nabi."
(6) But if we say, 'From men,' all the people will stone us to death, for they are firmly convinced that John was a prophet."
(7) Lalu mereka menjawab, bahwa mereka tidak tahu dari mana baptisan itu.
(7) Jadi mereka menjawab, "Kami tidak tahu."
(7) So they replied that they did not know from where it came.
(8) Maka kata Yesus kepada mereka: "Jika demikian, Aku juga tidak mengatakan kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu."
(8) Maka Yesus berkata kepada mereka, "Kalau begitu Aku pun tidak akan mengatakan kepadamu dengan hak siapa Aku melakukan semuanya ini."
(8) Then Jesus said to them, "Nor am I telling you by what [kind of] authority I do these things."
20:9-19 = Perumpamaan tentang penggarap-penggarap kebun anggur
(Mat 21:33-46; Mr 12:1-12)
(9) Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini kepada orang banyak: "Seorang membuka kebun anggur; kemudian ia menyewakannya kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain untuk waktu yang agak lama.
(9) Yesus menceritakan kepada orang-orang itu, perumpamaan berikut, "Adalah seorang yang menanami sebidang kebun anggur. Ia menyewakan kebun itu kepada beberapa penggarap lalu berangkat ke negeri lain dan tinggal lama di sana.
(9) {Parable of the Vineyard Owner}Then He began to tell the people this parable: "A man planted a vineyard and leased it to tenant farmers, and went on a journey for a long time [to another country].
(10) Dan ketika sudah tiba musimnya, ia menyuruh seorang hamba kepada penggarap-penggarap itu, supaya mereka menyerahkan sebagian dari hasil kebun anggur itu kepadanya. Tetapi penggarap-penggarap itu memukul hamba itu dan menyuruhnya pulang dengan tangan hampa.
(10) Ketika sudah waktunya memetik buah anggur, pemilik kebun itu mengirim pelayannya kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima bagiannya. Tetapi penggarap-penggarap itu memukul pelayan itu dan menyuruh dia pulang dengan tangan kosong.
(10) At harvest time he sent a servant [as his representative] to the tenants, so that they would give him his share of the fruit of the vineyard; but the tenants beat the servant and sent him away empty-handed.
(11) Sesudah itu ia menyuruh seorang hamba yang lain, tetapi hamba itu juga dipukul dan dipermalukan oleh mereka, lalu disuruh pulang dengan tangan hampa.
(11) Maka pemilik kebun itu mengirim lagi seorang pelayan yang lain; tetapi pelayan itu pun dipukul juga dan dihina oleh penggarap-penggarap itu, lalu disuruh pulang dengan tangan kosong.
(11) So he again sent another servant; they also beat him and dishonored and treated him disgracefully and sent him away empty-handed.
(12) Selanjutnya ia menyuruh hamba yang ketiga, tetapi orang itu juga dilukai oleh mereka, lalu dilemparkan ke luar kebun itu.
(12) Kemudian pemilik kebun itu mengirim pelayan yang ketiga. Tetapi pelayan itu pun dipukul juga oleh penggarap-penggarap itu dan dibuang ke luar kebun itu.
(12) And he sent yet a third; and this one too they wounded and threw out [of the vineyard].
(13) Maka kata tuan kebun anggur itu: Apakah yang harus kuperbuat? Aku akan menyuruh anakku yang kekasih; tentu ia mereka segani.
(13) Akhirnya pemilik kebun itu berkata, 'Aku harus berbuat apa lagi? Aku akan mengirim anakku sendiri yang kukasihi. Pasti dia akan mereka hormati!'
(13) Then the owner of the vineyard said, 'What shall I do? I will send my beloved son; perhaps they will have respect for him.'
(14) Tetapi ketika penggarap-penggarap itu melihat anaknya itu, mereka berunding, katanya: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, supaya warisan ini menjadi milik kita.
(14) Tetapi ketika penggarap-penggarap kebun itu melihat anak pemilik kebun itu, mereka berkata satu sama lain, 'Ini dia ahli warisnya. Mari kita bunuh dia, supaya kita mendapat warisannya.'
(14) But when the tenants saw him, they discussed it among themselves, saying, 'This [man] is the heir; let us kill him so that the inheritance will be ours.'
(15) Lalu mereka melemparkan dia ke luar kebun anggur itu dan membunuhnya. Sekarang apa yang akan dilakukan oleh tuan kebun anggur itu dengan mereka?
(15) Maka mereka menyeret dia ke luar kebun itu lalu membunuhnya." Lalu Yesus bertanya, "Nah, kalau pemilik kebun itu kembali, ia akan berbuat apa terhadap penggarap-penggarap itu?
(15) So they threw the son out of the vineyard and killed him. What, then, will the owner of the vineyard do to them?
(16) Ia akan datang dan membinasakan penggarap-penggarap itu, dan mempercayakan kebun anggur itu kepada orang-orang lain." Mendengar itu mereka berkata: "Sekali-kali jangan!"
(16) Pasti ia akan datang dan membunuh penggarap-penggarap itu, lalu menyerahkan kebun itu kepada penggarap-penggarap yang lain." Mendengar itu, berkatalah orang-orang kepada Yesus, "Sekali-kali tidak!"
(16) He will come and put these tenants to death and will give the vineyard to others." When the chief priests, the scribes, and the elders heard this, they said, "May it never be!"
(17) Tetapi Yesus memandang mereka dan berkata: "Jika demikian apakah arti nas ini: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru?
(17) Yesus memandang mereka lalu berkata, "Kalau begitu, apa artinya ayat Alkitab ini? 'Batu yang tidak terpakai oleh tukang bangunan, sudah menjadi batu yang terutama.'
(17) But Jesus looked at them and said, "What then is [the meaning of] this that is written: 'The [very] Stone which the builders rejected, this became the chief Cornerstone'?
(18) Barangsiapa jatuh ke atas batu itu, ia akan hancur, dan barangsiapa ditimpa batu itu, ia akan remuk."
(18) Semua orang yang jatuh pada batu itu akan hancur; dan siapa yang ditimpa batu itu akan tergilas menjadi debu."
(18) Everyone who falls on that stone will be broken and shattered in pieces; and on whomever it falls, it will crush him."
(19) Lalu ahli-ahli Taurat dan imam-imam kepala berusaha menangkap Dia pada saat itu juga, sebab mereka tahu, bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya dengan perumpamaan itu, tetapi mereka takut kepada orang banyak.
(19) Guru-guru agama dan imam-imam kepala tahu bahwa perumpamaan itu ditujukan Yesus kepada mereka. Karena itu mereka ingin menangkap Dia saat itu juga, tetapi mereka takut kepada orang banyak.
(19) {Tribute to Caesar}The scribes and the chief priests tried to [find a way to] arrest Him at that very hour, but they were afraid of the people; because they understood that He spoke this parable against them.
20:20-26 = Tentang membayar pajak kepada Kaisar
(Mat 22:15-22; Mr 12:13-17)
(20) Ahli-ahli Taurat dan imam-imam kepala mengamat-amati Yesus. Mereka menyuruh kepada-Nya mata-mata yang berlaku seolah-olah orang jujur, supaya mereka dapat menjerat-Nya dengan suatu pertanyaan dan menyerahkan-Nya kepada wewenang dan kuasa wali negeri.
(20) Jadi mereka mencari kesempatan yang baik. Mereka menyuap orang untuk berlaku sebagai orang yang ikhlas, dan menyuruh orang-orang itu menjebak Yesus dengan pertanyaan-pertanyaan, supaya mereka dapat menyerahkan Dia kepada wewenang dan kekuasaan gubernur.
(20) So they watched [for a chance to trap] Him. They sent spies who pretended to be upright and sincere, in order that they might catch Him in some statement [that they could distort and use against Him], so that they could turn Him over to the control and authority of [Pilate] the governor.
(21) Orang-orang itu mengajukan pertanyaan ini kepada-Nya: "Guru, kami tahu, bahwa segala perkataan dan pengajaran-Mu benar dan Engkau tidak mencari muka, melainkan dengan jujur mengajar jalan Allah.
(21) Maka orang-orang yang sudah disuap itu berkata kepada Yesus, "Pak Guru, kami tahu bahwa semua yang Bapak katakan dan ajarkan itu benar. Kami tahu juga Bapak mengajar dengan terus terang mengenai kehendak Allah untuk manusia, sebab Bapak tidak pandang orang.
(21) They asked Him, "Teacher, we know that You speak and teach correctly, and that You show no partiality to anyone, but teach the way of God truthfully.
(22) Apakah kami diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?"
(22) Karena itu coba Bapak katakan kepada kami, menurut peraturan agama kita, bolehkah membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?"
(22) Is it lawful [according to Jewish law and tradition] for us to pay taxes (tribute money) to Caesar or not?"
(23) Tetapi Yesus mengetahui maksud mereka yang licik itu, lalu berkata kepada mereka:
(23) Tetapi Yesus tahu muslihat mereka. Karena itu Ia berkata,
(23) But He saw through their trickery and said to them,
(24) "Tunjukkanlah kepada-Ku suatu dinar; gambar dan tulisan siapakah ada padanya?" Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar."
(24) "Coba perlihatkan kepada-Ku sekeping uang perak. Gambar dan nama siapakah ini?" "Kaisar!" jawab mereka.
(24) "Show Me a [Roman] denarius. Whose image and inscription does the coin have?" They answered, "[the Emperor Tiberius] Caesar's."
(25) Lalu kata Yesus kepada mereka: "Kalau begitu berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!"
(25) "Kalau begitu," kata Yesus kepada mereka, "berilah kepada Kaisar, apa yang milik Kaisar dan kepada Allah, apa yang milik Allah."
(25) He said to them, "Then pay to Caesar the things that are Caesar's, and to God the things that are God's."
(26) Dan mereka tidak dapat menjerat Dia dalam perkataan-Nya di depan orang banyak. Mereka heran akan jawab-Nya itu dan mereka diam.
(26) Ternyata di depan orang banyak itu mereka tidak bisa mendapat satu kesalahan pun pada Yesus. Mereka hanya diam saja dan kagum atas jawaban-Nya itu.
(26) They were not able to seize on anything He said in the presence of the people; and being unnerved at His reply, they were silent.
20:27-40 = Pertanyaan orang Saduki tentang kebangkitan
(Mat 22:23-33; Mr 12:18-27)
(27) Maka datanglah kepada Yesus beberapa orang Saduki, yang tidak mengakui adanya kebangkitan. Mereka bertanya kepada-Nya:
(27) Beberapa orang dari golongan Saduki datang kepada Yesus. (Mereka adalah golongan yang berpendapat bahwa orang mati tidak akan bangkit kembali.) Mereka bertanya kepada Yesus,
(27) {Is There a Resurrection?}Now some of the Sadducees (who say that there is no resurrection) came to Him
(28) Guru, Musa menuliskan perintah ini untuk kita: Jika seorang, yang mempunyai saudara laki-laki, mati sedang isterinya masih ada, tetapi ia tidak meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan isterinya itu dan membangkitkan keturunan bagi saudaranya itu.
(28) "Bapak Guru, Musa menulis hukum ini untuk kita: Kalau seorang laki-laki mati dan ia tidak punya anak, maka saudaranya harus kawin dengan jandanya supaya memberi keturunan kepada orang yang sudah mati itu.
(28) and they questioned Him, saying, "Teacher, Moses wrote for us [a law that] if a man's brother dies, leaving a wife and no children, his brother should marry the wife and raise children for his brother.
(29) Adalah tujuh orang bersaudara. Yang pertama kawin dengan seorang perempuan lalu mati dengan tidak meninggalkan anak.
(29) Pernah ada tujuh orang bersaudara. Yang sulung kawin, lalu mati tanpa mempunyai anak.
(29) Now there were seven brothers; and the first took a wife and died childless.
(30) Lalu perempuan itu dikawini oleh yang kedua,
(30) Kemudian yang kedua kawin dengan jandanya, tetapi ia pun mati tanpa mempunyai anak.
(30) And the second,
(31) dan oleh yang ketiga dan demikianlah berturut-turut oleh ketujuh saudara itu, mereka semuanya mati dengan tidak meninggalkan anak.
(31) Hal yang sama terjadi juga dengan saudara yang ketiga dan seterusnya sampai yang ketujuh.
(31) and the third married her, and in the same way all seven died, leaving no children.
(32) Akhirnya perempuan itupun mati.
(32) Akhirnya wanita itu meninggal juga.
(32) Finally the woman also died.
(33) Bagaimana sekarang dengan perempuan itu, siapakah di antara orang-orang itu yang menjadi suaminya pada hari kebangkitan? Sebab ketujuhnya telah beristerikan dia."
(33) Pada hari orang mati dibangkitkan kembali, istri siapakah wanita itu? Sebab ketujuh-tujuhnya sudah kawin dengan dia."
(33) So in the [life after] resurrection, whose wife does she become? For all seven had married her."
(34) Jawab Yesus kepada mereka: "Orang-orang dunia ini kawin dan dikawinkan,
(34) Yesus menjawab, "Orang-orang yang hidup sekarang ini kawin,
(34) Jesus said to them, "The sons of this [world and present] age marry and [the women] are given in marriage;
(35) tetapi mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dalam dunia yang lain itu dan dalam kebangkitan dari antara orang mati, tidak kawin dan tidak dikawinkan.
(35) tetapi orang-orang yang layak untuk dibangkitkan sesudah mati, dan hidup di zaman yang akan datang, mereka tidak kawin.
(35) but those who are considered worthy to gain that [other world and that future] age and the resurrection from the dead, neither marry nor are given in marriage;
(36) Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat-malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan.
(36) Keadaan mereka seperti malaikat, dan tidak dapat mati. Mereka adalah anak-anak Allah, sebab mereka sudah dibangkitkan kembali dari kematian.
(36) and they cannot die again, because they are [immortal] like the angels (equal to, angel-like). And they are children of God, being participants in the resurrection.
(37) Tentang bangkitnya orang-orang mati, Musa telah memberitahukannya dalam nas tentang semak duri, di mana Tuhan disebut Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.
(37) Musa sendiri menyatakan dengan jelas bahwa orang mati akan dibangkitkan kembali. Dalam tulisannya mengenai belukar yang menyala itu ia menyebut Tuhan sebagai 'Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub'.
(37) But [as for the fact] that the dead are raised [from death], even Moses showed, in the passage about the burning bush, when he calls the Lord the God of Abraham, the God of Isaac, and the God of Jacob.
(38) Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Dia semua orang hidup."
(38) Nah, Allah itu bukan Allah orang mati! Ia Allah orang-orang yang hidup! Sebab untuk Allah, semua orang hidup."
(38) Now He is not the God of the dead, but of the living [so these forefathers will be among the resurrected]; for all live [in a definite relationship] to Him."
(39) Mendengar itu beberapa ahli Taurat berkata: "Guru, jawab-Mu itu tepat sekali."
(39) Beberapa guru agama berkata, "Jawaban Bapak Guru baik sekali."
(39) Some of the scribes replied, "Teacher, you have spoken well [so that there is no room for blame]."
(40) Sebab mereka tidak berani lagi menanyakan apa-apa kepada Yesus.
(40) Sebab itu mereka tidak berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus.
(40) And they did not dare to question Him further about anything [because of the wisdom He displayed in His answers].
20:41-44 = Hubungan antara Yesus dan Daud
(Mat 22:41-46; Mr 12:35-37)
(41) Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Bagaimana orang dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah Anak Daud?
(41) Yesus bertanya kepada mereka, "Bagaimanakah dapat dikatakan bahwa Raja Penyelamat keturunan Daud?
(41) Then He said to them, "How is it that people say that the Christ (the Messiah, the Anointed) is David's son?
(42) Sebab Daud sendiri berkata dalam kitab Mazmur: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku,
(42) Padahal Daud sendiri berkata di dalam buku Mazmur, 'Tuhan berkata kepada Tuhanku: Duduklah di sebelah kanan-Ku,
(42) For David himself says in the book of Psalms, 'The Lord (the Father) said to my Lord (the Son, the Messiah), "Sit at My right hand,
(43) sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu.
(43) sampai Aku membuat musuh-musuh-Mu takluk kepada-Mu.'
(43) Until I make Your enemies a footstool for Your feet."'
(44) Jadi Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?"
(44) Jadi kalau Daud menyebut Raja Penyelamat itu 'Tuhan', bagaimana mungkin Ia keturunan Daud?"
(44) So David calls Him (the Son) 'Lord,' and how then is He David's son?"
20:45-47 = Yesus menasihatkan supaya waspada terhadap ahli-ahli Taurat
(Mat 23:5-7; Mr 12:38-40)
(45) Ketika semua orang banyak mendengarkan, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya:
(45) Sementara orang-orang mendengar Yesus berbicara, Ia berkata kepada pengikut-pengikut-Nya,
(45) And with all the people listening, He said to His disciples,
(46) Waspadalah terhadap ahli-ahli Taurat yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang dan suka menerima penghormatan di pasar, yang suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadat dan di tempat terhormat dalam perjamuan,
(46) "Hati-hatilah terhadap guru-guru agama. Mereka suka berjalan-jalan dengan jubah yang panjang, dan suka dihormati di pasar-pasar. Mereka suka tempat-tempat terhormat di dalam rumah ibadat dan di pesta-pesta.
(46) "Beware of the scribes, who like to walk around in long robes [displaying their prominence], and love respectful greetings in the [crowded] market places, and chief seats in the synagogues and places of honor at banquets.
(47) yang menelan rumah janda-janda dan yang mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Mereka itu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat."
(47) Mereka menipu janda-janda dan merampas rumahnya. Dan untuk menutupi kejahatan mereka itu, mereka berdoa panjang-panjang! Hukuman mereka nanti berat!"
(47) These [men] who confiscate and devour widows' houses, and for a pretense [to appear devout] offer long prayers. These [men] will receive the greater [sentence of] condemnation."
Lukas (Luke) (누가복음)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal)
12345678910111213141516171819
- 20 -
21222324