website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik Indonesia terpercaya
vidinici pakaian dan lingerie wanita

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
Cari isi web dengan Google
(Search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab
(Search verses by keywords)
Terjemahan (translation)
Lukas / Luke / 누가복음
1234567
- 8 -
9101112131415161718192021222324
Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
English Amplified 2015

[Versi Mudah Dibaca 2006]
8:1-3 = Perempuan-perempuan yang melayani Yesus
(Mat 11:2-19)
(1) Tidak lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia,
(1) Tidak lama kemudian, Yesus pergi ke kota-kota dan kampung-kampung, untuk memberitakan Kabar Baik bahwa Allah mulai memerintah sebagai Raja. Dua belas pengikut-Nya ikut bersama Dia.
(1) {Ministering Women}Soon afterward, Jesus began going around from one city and village to another, preaching and proclaiming the good news of the kingdom of God. The twelve [disciples] were with Him,
(2) dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat,
(2) Begitu juga beberapa wanita yang sudah disembuhkan dari roh jahat dan penyakit. Mereka ialah Maria yang disebut Magdalena (tujuh roh jahat yang sudah dikeluarkan daripadanya);
(2) and also some women who had been healed of evil spirits and diseases: Mary, called Magdalene [from the city of Magdala in Galilee], from whom seven demons had come out,
(3) Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.
(3) juga Yohana, istri Khuza, pegawai istana Herodes; Susana, dan banyak lagi wanita lain. Dengan biaya sendiri, mereka membantu Yesus dan pengikut-pengikut-Nya.
(3) and Joanna, the wife of Chuza, Herod's household steward, and Susanna, and many others who were contributing to their support out of their private means [as was the custom for a rabbi's disciples].
8:4-15 = Perumpamaan tentang seorang penabur
(Mat 13:1-23; Mr 4:1-20)
(4) Ketika orang banyak berbondong-bondong datang, yaitu orang-orang yang dari kota ke kota menggabungkan diri pada Yesus, berkatalah Ia dalam suatu perumpamaan:
(4) Orang-orang terus saja datang kepada Yesus dari berbagai kota. Dan pada waktu sudah banyak orang berkumpul, Yesus menceritakan kepada mereka perumpamaan berikut ini:
(4) {Parable of the Sower}When a large crowd was gathering together, and people from city after city were coming to Him, He spoke [to them] using a parable:
(5) Adalah seorang penabur keluar untuk menaburkan benihnya. Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu diinjak orang dan burung-burung di udara memakannya sampai habis.
(5) "Seorang petani pergi menabur benih. Ketika ia sedang menabur, ada benih yang jatuh di jalan. Sebagian diinjak orang dan yang lainnya dimakan burung.
(5) "The sower went out to sow his seed; and as he sowed, some fell beside the road and it was trampled underfoot, and the birds of the sky ate it up.
(6) Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, dan setelah tumbuh ia menjadi kering karena tidak mendapat air.
(6) Ada juga yang jatuh di tempat berbatu-batu. Pada waktu tunas-tunasnya keluar tanaman itu layu sebab tanahnya kering.
(6) And some seed fell on [shallow soil covering] the rocks, and as soon as it sprouted, it withered away, because it had no moisture.
(7) Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, dan semak itu tumbuh bersama-sama dan menghimpitnya sampai mati.
(7) Ada pula benih yang jatuh di tengah semak berduri. Semak berduri itu tumbuh bersama benih itu, dan menghimpitnya sehingga mati.
(7) Other seed fell among the thorns, and the thorns grew up with it and choked it out.
(8) Dan sebagian jatuh di tanah yang baik, dan setelah tumbuh berbuah seratus kali lipat." Setelah berkata demikian Yesus berseru: "Siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!"
(8) Tetapi ada pula benih yang jatuh di tanah yang subur, lalu tumbuh dan menghasilkan buah seratus kali lipat." Sesudah menceritakan perumpamaan itu, Yesus berkata, "Kalau punya telinga, dengarkan!"
(8) And some fell into good soil, and grew up and produced a crop a hundred times as great." As He said these things, He called out, "He who has ears to hear, let him hear and heed My words."
(9) Murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya, apa maksud perumpamaan itu.
(9) Pengikut-pengikut Yesus menanyakan kepada-Nya arti dari perumpamaan itu.
(9) Now His disciples began asking Him what this parable meant.
(10) Lalu Ia menjawab: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang lain hal itu diberitakan dalam perumpamaan, supaya sekalipun memandang, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mengerti.
(10) Yesus menjawab, "Kalian sudah diberi anugerah untuk mengetahui rahasia tentang bagaimana Allah memerintah sebagai Raja. Tetapi orang-orang lain diajar dengan perumpamaan, supaya mereka memperhatikan, tetapi tidak tahu apa yang terjadi; dan mereka mendengar, tetapi tidak mengerti."
(10) And He said, "To you [who have been chosen] it has been granted to know and recognize the mysteries of the kingdom of God, but to the rest it is in parables, so that though seeing they may not see, and hearing they may not understand.
(11) Inilah arti perumpamaan itu: Benih itu ialah firman Allah.
(11) "Inilah arti perumpamaan itu: Benih itu ialah perkataan Allah.
(11) "Now [the meaning of] the parable is this: The seed is the word of God [concerning eternal salvation].
(12) Yang jatuh di pinggir jalan itu ialah orang yang telah mendengarnya; kemudian datanglah Iblis lalu mengambil firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan.
(12) Benih yang jatuh di jalan ibarat orang-orang yang mendengar perkataan itu. Tetapi Iblis datang dan merampas kabar itu dari hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan.
(12) Those beside the road are the people who have heard; then the devil comes and takes the message [of God] away from their hearts, so that they will not believe [in Me as the Messiah] and be saved.
(13) Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad.
(13) Benih yang jatuh di tempat yang berbatu ibarat orang yang pada waktu mendengar kabar itu, menerimanya dengan senang hati. Tetapi berita itu tidak berakar dalam hati mereka. Mereka percaya sebentar saja, dan pada waktu cobaan datang, mereka murtad.
(13) Those on the rocky soil are the people who, when they hear, receive and welcome the word with joy; but these have no firmly grounded root. They believe for a while, and in time of trial and temptation they fall away [from Me and abandon their faith].
(14) Yang jatuh dalam semak duri ialah orang yang telah mendengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya mereka terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup, sehingga mereka tidak menghasilkan buah yang matang.
(14) Benih yang jatuh di tengah semak berduri ibarat orang yang mendengar kabar itu, tetapi khawatir tentang hidup mereka serta ingin hidup mewah dan senang di dalam dunia ini. Semuanya itu menghimpit mereka sehingga tidak menghasilkan buah yang matang.
(14) The seed which fell among the thorns, these are the ones who have heard, but as they go on their way they are suffocated with the anxieties and riches and pleasures of this life, and they bring no fruit to maturity.
(15) Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan."
(15) Benih yang jatuh di tanah yang subur ibarat orang yang mendengar kabar itu, lalu menyimpannya di dalam hati yang baik dan jujur. Mereka bertahan sampai menghasilkan buah."
(15) But as for that seed in the good soil, these are the ones who have heard the word with a good and noble heart, and hold on to it tightly, and bear fruit with patience.
8:16-18 = Perumpamaan tentang pelita
(Mr 4:21-25)
(16) Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya.
(16) "Tidak ada orang yang menyalakan lampu lalu menutupnya dengan tempayan, atau meletakkannya di bawah tempat tidur. Ia akan menaruh lampu itu pada kaki lampu, supaya orang yang masuk dapat melihat terangnya.
(16) {Parable of the Lamp}"Now no one lights a lamp and then covers it with a container [to hide it], or puts it under a bed; instead, he puts it on a lampstand, so that those who come in may see the light.
(17) Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan.
(17) Tidak ada yang tersembunyi yang tidak akan kelihatan; dan tidak ada yang dirahasiakan yang tidak akan terbongkar dan diketahui.
(17) For there is nothing hidden that will not become evident, nor anything secret that will not be known and come out into the open.
(18) Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya."
(18) Sebab itu perhatikanlah baik-baik apa yang kalian dengar. Sebab orang yang sudah mempunyai, akan diberi lebih banyak lagi; tetapi orang yang tidak mempunyai, sedikit yang masih ada padanya akan diambil juga."
(18) So be careful how you listen; for whoever has [a teachable heart], to him more [understanding] will be given; and whoever does not have [a longing for truth], even what he thinks he has will be taken away from him."
8:19-21 = Yesus dan sanak saudara-Nya
(Mat 12:46-50; Mr 3:31-35)
(19) Ibu dan saudara-saudara Yesus datang kepada-Nya, tetapi mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak.
(19) Ibu dan saudara-saudara Yesus datang kepada-Nya, tetapi mereka tidak dapat sampai kepada-Nya karena orang terlalu banyak.
(19) Then Jesus' mother and His brothers came up toward Him, but they could not reach Him because of the crowd.
(20) Orang memberitahukan kepada-Nya: "Ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan ingin bertemu dengan Engkau."
(20) Maka ada seorang yang berkata kepada Yesus, "Pak, ibu dan saudara-saudara Bapak ada di luar. Mereka ingin bertemu dengan Bapak."
(20) And He was told, "Your mother and Your brothers are standing outside, asking to see You."
(21) Tetapi Ia menjawab mereka: "Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya."
(21) Tetapi Yesus berkata kepada mereka, "Orang-orang yang mendengar perkataan Allah dan melakukannya, merekalah ibu dan saudara-saudara-Ku."
(21) But He answered, "My mother and My brothers are these who listen to the word of God and do it!"
8:22-25 = Angin ribut diredakan
(Mat 8:23-27; Mr 4:35-41)
(22) Pada suatu hari Yesus naik ke dalam perahu bersama-sama dengan murid-murid-Nya, dan Ia berkata kepada mereka: "Marilah kita bertolak ke seberang danau." Lalu bertolaklah mereka.
(22) Pada suatu hari Yesus dengan pengikut-pengikut-Nya naik perahu. "Mari kita pergi ke seberang danau," kata Yesus kepada mereka. Maka mereka pun berangkat.
(22) {Jesus Calms the Sea}Now on one of those days Jesus and His disciples got into a boat, and He said to them, "Let us cross over to the other side of the lake (Sea of Galilee)." So they set out.
(23) Dan ketika mereka sedang berlayar, Yesus tertidur. Sekonyong-konyong turunlah taufan ke danau, sehingga perahu itu kemasukan air dan mereka berada dalam bahaya.
(23) Pada waktu mereka sedang berlayar, Yesus tertidur. Tiba-tiba angin besar melanda danau itu. Air mulai masuk ke dalam perahu, sehingga membahayakan mereka semuanya.
(23) But as they were sailing, He fell asleep. And a fierce gale of wind swept down [as if through a wind tunnel] on the lake, and they began to be swamped, and were in great danger.
(24) Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: "Guru, Guru, kita binasa!" Iapun bangun, lalu menghardik angin dan air yang mengamuk itu. Dan angin dan air itupun reda dan danau itu menjadi teduh.
(24) Pengikut-pengikut Yesus pergi kepada-Nya dan membangunkan Dia. Mereka berkata, "Pak Guru, Pak Guru, kita celaka!" Yesus bangun lalu membentak angin dan ombak yang sedang bergelora itu. Angin dan ombak itu pun berhenti lalu danau menjadi sangat tenang.
(24) They came to Jesus and woke Him, saying, "Master, Master, we are about to die!" He got up and rebuked the wind and the raging, violent waves, and they ceased, and it became calm [a perfect peacefulness].
(25) Lalu kata-Nya kepada mereka: "Di manakah kepercayaanmu?" Maka takutlah mereka dan heran, lalu berkata seorang kepada yang lain: "Siapa gerangan orang ini, sehingga Ia memberi perintah kepada angin dan air dan mereka taat kepada-Nya?"
(25) Lalu Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, "Mengapa kalian tidak percaya kepada-Ku?" Mereka menjadi heran dan takut. Dan berkatalah mereka satu sama lain, "Siapa sebenarnya orang ini sampai memberi perintah kepada angin dan ombak, dan Ia pun ditaati!"
(25) And He said to them, "Where is your faith [your confidence in Me]?" They were afraid and astonished, saying to one another, "Who then is this, that He commands even the winds and the sea, and they obey Him?"
8:26-39 = Yesus mengusir roh jahat dari orang Gerasa
(Mat 8:28-34; Mr 5:1-20)
(26) Lalu mendaratlah Yesus dan murid-murid-Nya di tanah orang Gerasa yang terletak di seberang Galilea.
(26) Yesus dan pengikut-pengikut-Nya terus berlayar sampai ke daerah Gerasa di seberang Danau Galilea.
(26) {The Demoniac Cured}Then they sailed to the country of the Gerasenes, which is east of Galilee.
(27) Setelah Yesus naik ke darat, datanglah seorang laki-laki dari kota itu menemui Dia; orang itu dirasuki oleh setan-setan dan sudah lama ia tidak berpakaian dan tidak tinggal dalam rumah, tetapi dalam pekuburan.
(27) Pada waktu Yesus turun ke darat, Ia didatangi seorang laki-laki yang kemasukan roh jahat. Orang itu dari kota. Sudah lama ia tidak berpakaian dan tidak mau tinggal di rumah. Ia hanya mau tinggal di gua-gua tempat kuburan.
(27) Now when Jesus stepped out on land, He was met by a man from the city [of Gerasa] who was possessed with demons. For a long time he had worn no clothes, and was not living in a house, but among the tombs.
(28) Ketika ia melihat Yesus, ia berteriak lalu tersungkur di hadapan-Nya dan berkata dengan suara keras: "Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus Anak Allah Yang Mahatinggi? Aku memohon kepada-Mu, supaya Engkau jangan menyiksa aku."
(28) Ketika melihat Yesus, ia berteriak lalu sujud di hadapan Yesus dan berseru, "Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi! Akan Kauapakan saya ini? Saya mohon jangan menyiksa saya!"
(28) Seeing Jesus, he cried out [with a terrible voice from the depths of his throat] and fell down before Him [in dread and terror], and shouted loudly, "What business do we have [in common] with each other, Jesus, Son of the Most High God? I beg You, do not torment me [before the appointed time of judgment]!"
(29) Ia berkata demikian sebab Yesus memerintahkan roh jahat itu keluar dari orang itu. Karena sering roh itu menyeret-nyeret dia, maka untuk menjaganya, ia dirantai dan dibelenggu, tetapi ia memutuskan segala pengikat itu dan ia dihalau oleh setan itu ke tempat-tempat yang sunyi.
(29) Orang itu berkata begitu sebab Yesus memerintahkan roh jahat itu keluar daripadanya. Sudah seringkali ia dikuasai roh jahat itu sehingga walaupun tangan dan kakinya sudah diikat dengan rantai dan ia dijaga ketat, ia masih juga dapat memutuskan rantai itu lalu dibawa roh jahat ke padang pasir.
(29) Now He was [already] commanding the unclean spirit to come out of the man. For it had seized him [violently] many times; and he was kept under guard and bound with chains and shackles, but he would break the bonds and be driven by the demon into the desert.
(30) Dan Yesus bertanya kepadanya: "Siapakah namamu?" Jawabnya: "Legion," karena ia kerasukan banyak setan.
(30) Yesus bertanya kepada orang itu, "Siapa namamu?" "Nama saya 'Legiun'," jawab orang itu--sebab ada banyak roh jahat yang sudah masuk ke dalam dirinya.
(30) Then Jesus asked him, "What is your name?" And he answered, "Legion"; because many demons had entered him.
(31) Lalu setan-setan itu memohon kepada Yesus, supaya Ia jangan memerintahkan mereka masuk ke dalam jurang maut.
(31) Roh-roh jahat itu minta dengan sangat supaya Yesus jangan mengusir mereka ke dalam Jurang Maut.
(31) They continually begged Him not to command them to go into the abyss.
(32) Adalah di sana sejumlah besar babi sedang mencari makan di lereng gunung, lalu setan-setan itu meminta kepada Yesus, supaya Ia memperkenankan mereka memasuki babi-babi itu. Yesus mengabulkan permintaan mereka.
(32) Dekat tempat itu ada banyak sekali babi yang sedang mencari makan di lereng bukit. Roh-roh jahat itu minta dengan sangat kepada Yesus supaya diizinkan masuk ke dalam babi-babi itu. Dan Yesus setuju.
(32) Now a large herd of pigs was feeding there on the mountain. The demons begged Jesus to allow them to enter the pigs, and He gave them permission.
(33) Lalu keluarlah setan-setan itu dari orang itu dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau lalu mati lemas.
(33) Maka roh-roh jahat itu keluar dari orang itu dan masuk ke dalam babi-babi itu. Lalu babi-babi itu lari dan terjun dari pinggir jurang ke dalam danau, kemudian tenggelam.
(33) Then the demons came out of the man and entered the pigs; and the herd rushed down the steep bank into the lake and was drowned.
(34) Setelah penjaga-penjaga babi itu melihat apa yang telah terjadi, mereka lari lalu menceritakan hal itu di kota dan di kampung-kampung sekitarnya.
(34) Penjaga-penjaga babi itu melihat apa yang telah terjadi. Maka mereka lari dan menyiarkan kabar itu di kota dan di desa sekitarnya.
(34) When the herdsmen saw what had happened, they ran away and told it in the city and out in the country.
(35) Dan keluarlah orang-orang untuk melihat apa yang telah terjadi. Mereka datang kepada Yesus dan mereka menjumpai orang yang telah ditinggalkan setan-setan itu duduk di kaki Yesus; ia telah berpakaian dan sudah waras. Maka takutlah mereka.
(35) Lalu orang-orang keluar untuk melihat apa yang terjadi. Mereka datang kepada Yesus, dan di situ mereka mendapati orang yang sudah terlepas dari roh-roh jahat itu sedang duduk dekat kaki Yesus. Ia sudah berpakaian dan pikirannya sudah waras. Mereka menjadi takut.
(35) And people came out to see what had happened. They came to Jesus, and found the man from whom the demons had gone out, sitting at Jesus' feet, clothed and in his right mind (mentally healthy); and they were frightened.
(36) Orang-orang yang telah melihat sendiri hal itu memberitahukan kepada mereka, bagaimana orang yang dirasuk setan itu telah diselamatkan.
(36) Mereka yang melihat kejadian itu menceritakan kepada orang-orang bagaimana orang itu disembuhkan.
(36) Those who had seen it told them how the man who had been demon-possessed had been healed.
(37) Lalu seluruh penduduk daerah Gerasa meminta kepada Yesus, supaya Ia meninggalkan mereka, sebab mereka sangat ketakutan. Maka naiklah Ia ke dalam perahu, lalu berlayar kembali.
(37) Lalu seluruh penduduk daerah Gerasa itu minta dengan sangat supaya Yesus meninggalkan tempat itu, sebab mereka semua takut sekali. Jadi Yesus naik perahu hendak pulang.
(37) Then all the people of the country of the Gerasenes and the surrounding district asked Him to leave them, because they were overwhelmed with fear. So Jesus got into the boat and returned [to the west side of the Sea of Galilee].
(38) Dan orang yang telah ditinggalkan setan-setan itu meminta supaya ia diperkenankan menyertai-Nya. Tetapi Yesus menyuruh dia pergi, kata-Nya:
(38) Orang yang sudah terlepas dari roh-roh jahat itu mohon kepada Yesus supaya ia boleh ikut. Tetapi Yesus menyuruh dia pergi, kata-Nya,
(38) But the man from whom the demons had gone out kept begging Him, pleading to go with Him; but Jesus sent him away, saying,
(39) "Pulanglah ke rumahmu dan ceriterakanlah segala sesuatu yang telah diperbuat Allah atasmu." Orang itupun pergi mengelilingi seluruh kota dan memberitahukan segala apa yang telah diperbuat Yesus atas dirinya.
(39) "Pulanglah dan kabarkanlah apa yang sudah dilakukan Allah kepadamu." Maka orang itu pergi memberitahukan ke seluruh pelosok kota, apa yang sudah dilakukan Yesus kepadanya.
(39) "Return home and tell [about] all the great things God has done for you." So the man went away, proclaiming throughout the whole city what great things Jesus had done for him.
8:40-56 = Yesus membangkitkan anak Yairus dan menyembuhkan seorang perempuan yang sakit pendarahan
(Mat 9:18-26; Mr 5:21-43)
(40) Ketika Yesus kembali, orang banyak menyambut Dia sebab mereka semua menanti-nantikan Dia.
(40) Ketika Yesus kembali di seberang danau, Ia disambut dengan gembira oleh orang-orang karena mereka sedang menunggu-nunggu Dia.
(40) {Miracles of Healing}Now as Jesus was returning [to Galilee], the people welcomed Him, for they had all been expecting Him.
(41) Maka datanglah seorang yang bernama Yairus. Ia adalah kepala rumah ibadat. Sambil tersungkur di depan kaki Yesus ia memohon kepada-Nya, supaya Yesus datang ke rumahnya,
(41) Lalu datang seorang kepala rumah ibadat setempat. Namanya Yairus. Ia sujud di depan Yesus dan minta dengan sangat supaya Yesus datang ke rumahnya,
(41) Now a man named Jairus, a synagogue official, came [to Him]; and he fell at Jesus' feet and began begging Him to come to his house;
(42) karena anaknya perempuan yang satu-satunya, yang berumur kira-kira dua belas tahun, hampir mati. Dalam perjalanan ke situ Yesus didesak-desak orang banyak.
(42) karena satu-satunya anak perempuannya yang berumur dua belas tahun hampir mati. Sementara Yesus berjalan ke rumah Yairus, orang-orang mendesak-desak Dia dari segala jurusan.
(42) for he had an only daughter, about twelve years old, and she was dying. But as Jesus went, the people were crowding against Him [almost crushing Him].
(43) Adalah seorang perempuan yang sudah dua belas tahun menderita pendarahan dan yang tidak berhasil disembuhkan oleh siapapun.
(43) Di antaranya ada pula seorang wanita yang sudah dua belas tahun sakit pendarahan yang berhubungan dengan haidnya. Ia telah menghabiskan segala miliknya untuk berobat pada dokter, tetapi tidak ada yang dapat menyembuhkannya.
(43) And a woman who had [suffered from] a hemorrhage for twelve years [and had spent all her money on physicians], and could not be healed by anyone,
(44) Ia maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya, dan seketika itu juga berhentilah pendarahannya.
(44) Wanita itu mendekati Yesus dari belakang, lalu menyentuh ujung jubah-Nya. Seketika itu pendarahan wanita itu berhenti.
(44) came up behind Him and touched the fringe of His outer robe, and immediately her bleeding stopped.
(45) Lalu kata Yesus: "Siapa yang menjamah Aku?" Dan karena tidak ada yang mengakuinya, berkatalah Petrus: "Guru, orang banyak mengerumuni dan mendesak Engkau."
(45) Yesus bertanya, "Siapa yang menyentuh Aku?" Semua orang menyangkal. Lalu Petrus berkata, "Pak, ada banyak sekali orang di sekeliling Bapak; mereka mendesak-desak Bapak!"
(45) Jesus said, "Who touched Me?" While they all were denying it, Peter [and those who were with him] said, "Master, the people are crowding and pushing against You!"
(46) Tetapi Yesus berkata: "Ada seorang yang menjamah Aku, sebab Aku merasa ada kuasa keluar dari diri-Ku."
(46) Yesus berkata, "Tetapi ada orang yang menyentuh Aku. Aku tahu itu, sebab ada kekuatan yang keluar dari-Ku."
(46) But Jesus said, "Someone did touch Me, because I was aware that power [to heal] had gone out of Me."
(47) Ketika perempuan itu melihat, bahwa perbuatannya itu ketahuan, ia datang dengan gemetar, tersungkur di depan-Nya dan menceriterakan kepada orang banyak apa sebabnya ia menjamah Dia dan bahwa ia seketika itu juga menjadi sembuh.
(47) Wanita itu sadar bahwa perbuatannya sudah ketahuan. Jadi ia datang dengan gemetar lalu sujud di depan Yesus. Maka ia menceritakan di hadapan semua orang, mengapa ia menyentuh Yesus, dan bahwa penyakitnya sembuh pada saat itu juga.
(47) When the woman saw that she had not escaped notice, she came up trembling and fell down before Him. She declared in the presence of all the people the reason why she had touched Him, and how she had been immediately healed.
(48) Maka kata-Nya kepada perempuan itu: "Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!"
(48) Yesus berkata kepadanya, "Anak-Ku, karena engkau percaya kepada-Ku, engkau sembuh. Pergilah dengan selamat."
(48) He said to her, "Daughter, your faith [your personal trust and confidence in Me] has made you well. Go in peace (untroubled, undisturbed well-being)."
(49) Ketika Yesus masih berbicara, datanglah seorang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata: "Anakmu sudah mati, jangan lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru!"
(49) Sementara Yesus masih berbicara, seorang pesuruh datang dari rumah Yairus. Ia berkata kepada Yairus, "Putri Tuan sudah meninggal. Tak usah Tuan menyusahkan Bapak Guru lagi."
(49) While He was still speaking, someone from the synagogue official's house came and said [to Jairus], "Your daughter is dead; do not inconvenience the Teacher any further."
(50) Tetapi Yesus mendengarnya dan berkata kepada Yairus: "Jangan takut, percaya saja, dan anakmu akan selamat."
(50) Ketika Yesus mendengar itu, Ia berkata kepada Yairus, "Jangan takut. Percaya saja dan anakmu akan sembuh."
(50) But Jesus, hearing this, answered him, "Do not be afraid any longer; only believe and trust [in Me and have faith in My ability to do this], and she will be made well."
(51) Setibanya di rumah Yairus, Yesus tidak memperbolehkan seorangpun ikut masuk dengan Dia, kecuali Petrus, Yohanes dan Yakobus dan ayah anak itu serta ibunya.
(51) Setelah sampai di rumah Yairus, Yesus tidak mengizinkan seorang pun masuk dengan Dia kecuali Petrus, Yohanes, Yakobus dan ibu bapak anak itu saja.
(51) When He came to the house, He allowed no one to enter with Him, except Peter and John and James, and the girl's father and mother.
(52) Semua orang menangis dan meratapi anak itu. Akan tetapi Yesus berkata: "Jangan menangis; ia tidak mati, tetapi tidur."
(52) Semua orang sedang menangis dan meratap karena kematian anak itu. Tetapi Yesus berkata, "Jangan menangis. Anak itu tidak mati, ia hanya tidur!"
(52) Now they were all weeping loudly and mourning for her; but He said, "Do not weep, for she is not dead, but is sleeping."
(53) Mereka menertawakan Dia, karena mereka tahu bahwa anak itu telah mati.
(53) Mereka menertawakan Yesus, sebab mereka tahu anak perempuan itu sudah mati.
(53) Then they began laughing scornfully at Him and ridiculing Him, knowing [without any doubt] that she was dead.
(54) Lalu Yesus memegang tangan anak itu dan berseru, kata-Nya: "Hai anak bangunlah!"
(54) Kemudian Yesus memegang tangan anak itu dan berkata, "Bangunlah, Nak!"
(54) But Jesus took hold of her hand and spoke, saying, "Child, arise!"
(55) Maka kembalilah roh anak itu dan seketika itu juga ia bangkit berdiri. Lalu Yesus menyuruh mereka memberi anak itu makan.
(55) Nyawa anak itu kembali kepada anak itu, dan seketika itu juga ia bangun. Sesudah itu Yesus menyuruh mereka memberi makan kepada anak itu.
(55) And her spirit returned, and she got up immediately; and He ordered that she be given something to eat.
(56) Dan takjublah orang tua anak itu, tetapi Yesus melarang mereka memberitahukan kepada siapapun juga apa yang terjadi itu.
(56) Orang tua anak itu heran sekali. Tetapi Yesus melarang mereka memberitahukan peristiwa itu kepada siapa pun.
(56) Her parents were greatly astonished [by the miracle]; but He instructed them to tell no one what had happened.
Lukas / Luke / 누가복음
1234567
- 8 -
9101112131415161718192021222324