website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik Indonesia terpercaya
vidinici pakaian dan lingerie wanita

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
Cari isi web dengan Google
(Search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab
(Search verses by keywords)
Terjemahan (translation)
Yohanes / John / 요한복음
12345678910
- 11 -
12131415161718192021
Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
English Amplified 2015

[Versi Mudah Dibaca 2006]
11:1-44 = Lazarus dibangkitkan
(Mat 14:22-33; Mr 6:45-52)
(1) Ada seorang yang sedang sakit, namanya Lazarus. Ia tinggal di Betania, kampung Maria dan adiknya Marta.
(1) Seorang yang bernama Lazarus tinggal di Betania bersama-sama dengan saudaranya Maria dan Marta.
(1) {The Death and Resurrection of Lazarus}Now a certain man named Lazarus was sick. He was from Bethany, the village where Mary and her sister Martha lived.
(2) Maria ialah perempuan yang pernah meminyaki kaki Tuhan dengan minyak mur dan menyekanya dengan rambutnya.
(2) Maria ialah wanita yang menuang minyak wangi ke kaki Tuhan, dan menyekanya dengan rambutnya. Suatu ketika Lazarus jatuh sakit.
(2) It was the Mary who anointed the Lord with perfume and wiped His feet with her hair, whose brother Lazarus was sick.
(3) Dan Lazarus yang sakit itu adalah saudaranya. Kedua perempuan itu mengirim kabar kepada Yesus: "Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit."
(3) Kedua saudaranya mengabarkan kepada Yesus, "Tuhan, saudara kami yang Tuhan kasihi itu sakit."
(3) So the sisters sent word to Him, saying, "Lord, he [our brother and Your friend] whom You love is sick."
(4) Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan."
(4) Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata, "Penyakit ini tidak akan menyebabkan kematian. Ini terjadi supaya Allah diagungkan, dan supaya karenanya Anak Allah juga diagungkan."
(4) When Jesus heard this, He said, "This sickness will not end in death; but [on the contrary it is] for the glory and honor of God, so that the Son of God may be glorified by it."
(5) Yesus memang mengasihi Marta dan kakaknya dan Lazarus.
(5) Yesus mengasihi Marta, Maria dan Lazarus.
(5) Now Jesus loved and was concerned about Martha and her sister and Lazarus [and considered them dear friends].
(6) Namun setelah didengar-Nya, bahwa Lazarus sakit, Ia sengaja tinggal dua hari lagi di tempat, di mana Ia berada;
(6) Tetapi ketika Yesus mendapat berita bahwa Lazarus sakit, Ia sengaja tinggal di tempat-Nya dua hari lagi.
(6) So [even] when He heard that Lazarus was sick, He stayed in the same place two more days.
(7) tetapi sesudah itu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Mari kita kembali lagi ke Yudea."
(7) Sesudah itu baru Ia berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, "Mari kita kembali ke Yudea."
(7) Then He said to His disciples, "Let us go back to Judea."
(8) Murid-murid itu berkata kepada-Nya: "Rabi, baru-baru ini orang-orang Yahudi mencoba melempari Engkau, masih maukah Engkau kembali ke sana?"
(8) Mereka menjawab, "Bapak Guru, baru saja orang-orang Yahudi mau melempari Bapak dengan batu dan sekarang Bapak mau kembali lagi ke sana?"
(8) The disciples said to Him, "Rabbi (Teacher), the Jews were only recently going to stone You, and You are [thinking of] going back there again?"
(9) Jawab Yesus: "Bukankah ada dua belas jam dalam satu hari? Siapa yang berjalan pada siang hari, kakinya tidak terantuk, karena ia melihat terang dunia ini.
(9) "Bukankah siang hari lamanya dua belas jam?" kata Yesus. "Orang yang berjalan di waktu siang, tidak tersandung sebab ia melihat terang dunia ini.
(9) Jesus answered, "Are there not twelve hours [of light] in the day? Anyone who walks in the daytime does not stumble, because he sees [by] the light of this world.
(10) Tetapi jikalau seorang berjalan pada malam hari, kakinya terantuk, karena terang tidak ada di dalam dirinya."
(10) Tetapi orang yang berjalan di waktu malam tersandung, sebab tidak ada terang padanya."
(10) But if anyone walks in the night, he stumbles, because there is no light in him."
(11) Demikianlah perkataan-Nya, dan sesudah itu Ia berkata kepada mereka: "Lazarus, saudara kita, telah tertidur, tetapi Aku pergi ke sana untuk membangunkan dia dari tidurnya."
(11) Begitulah kata Yesus. Kemudian Ia berkata lagi, "Sahabat kita Lazarus sudah tidur, tetapi Aku akan pergi membangunkan dia."
(11) He said this, and after that said, "Our friend Lazarus has fallen asleep; but I am going there to wake him."
(12) Maka kata murid-murid itu kepada-Nya: "Tuhan, jikalau ia tertidur, ia akan sembuh."
(12) Pengikut-pengikut Yesus berkata, "Tuhan, kalau Lazarus tidur, nanti ia akan sembuh."
(12) The disciples answered, "Lord, if he has fallen asleep, he will recover."
(13) Tetapi maksud Yesus ialah tertidur dalam arti mati, sedangkan sangka mereka Yesus berkata tentang tertidur dalam arti biasa.
(13) Maksud Yesus ialah bahwa Lazarus sudah mati. Tetapi mereka menyangka maksud Yesus adalah bahwa Lazarus tidur biasa.
(13) However, Jesus had spoken of his death, but they thought that He was referring to natural sleep.
(14) Karena itu Yesus berkata dengan terus terang: "Lazarus sudah mati;
(14) Karena itu Yesus berkata kepada mereka dengan terus terang, "Lazarus sudah mati.
(14) So then Jesus told them plainly, "Lazarus is dead.
(15) tetapi syukurlah Aku tidak hadir pada waktu itu, sebab demikian lebih baik bagimu, supaya kamu dapat belajar percaya. Marilah kita pergi sekarang kepadanya."
(15) Tetapi Aku senang juga Aku tidak ada di sana, sebab lebih baik untuk kalian, supaya kalian dapat percaya. Marilah kita pergi sekarang kepada Lazarus."
(15) And for your sake I am glad that I was not there, so that you may believe. But let us go to him."
(16) Lalu Tomas, yang disebut Didimus, berkata kepada teman-temannya, yaitu murid-murid yang lain: "Marilah kita pergi juga untuk mati bersama-sama dengan Dia."
(16) Tomas yang disebut "Si Kembar" berkata kepada teman-temannya pengikut-pengikut Yesus, "Mari kita ikut, biar kita mati bersama Dia!"
(16) Then Thomas, who was called Didymus (the twin), said to his fellow disciples, "Let us go too, that we may die with Him."
(17) Maka ketika Yesus tiba, didapati-Nya Lazarus telah empat hari berbaring di dalam kubur.
(17) Ketika Yesus sampai di tempat itu, Lazarus sudah empat hari lamanya dikubur.
(17) So when Jesus arrived, He found that Lazarus had already been in the tomb four days.
(18) Betania terletak dekat Yerusalem, kira-kira dua mil jauhnya.
(18) Betania dekat Yerusalem, kira-kira tiga kilometer jauhnya.
(18) Bethany was near Jerusalem, about two miles away;
(19) Di situ banyak orang Yahudi telah datang kepada Marta dan Maria untuk menghibur mereka berhubung dengan kematian saudaranya.
(19) Banyak orang Yahudi telah datang mengunjungi Marta dan Maria untuk menghibur mereka karena kematian saudaranya.
(19) and many of the Jews had come to see Martha and Mary, to comfort them concerning [the loss of] their brother.
(20) Ketika Marta mendengar, bahwa Yesus datang, ia pergi mendapatkan-Nya. Tetapi Maria tinggal di rumah.
(20) Ketika Marta mendengar Yesus datang, ia keluar untuk menyambut Yesus, sedangkan Maria tinggal di rumah.
(20) So when Martha heard that Jesus was coming, she went to meet Him, while Mary remained sitting in the house.
(21) Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati.
(21) Kata Marta kepada Yesus, "Tuhan, sekiranya Tuhan ada di sini waktu itu, pasti saudara saya tidak meninggal.
(21) Then Martha said to Jesus, "Lord, if You had been here, my brother would not have died.
(22) Tetapi sekarangpun aku tahu, bahwa Allah akan memberikan kepada-Mu segala sesuatu yang Engkau minta kepada-Nya."
(22) Namun begitu saya tahu bahwa sekarang ini juga Allah akan memberi apa saja yang Tuhan minta kepada-Nya."
(22) Even now I know that whatever You ask of God, God will give to You."
(23) Kata Yesus kepada Marta: "Saudaramu akan bangkit."
(23) "Saudaramu akan hidup kembali," kata Yesus kepada Marta.
(23) Jesus told her, "Your brother will rise [from the dead]."
(24) Kata Marta kepada-Nya: "Aku tahu bahwa ia akan bangkit pada waktu orang-orang bangkit pada akhir zaman."
(24) Marta menjawab, "Saya tahu Lazarus akan hidup kembali bila orang mati dibangkitkan pada Hari Kiamat."
(24) Martha replied, "I know that he will rise [from the dead] in the resurrection on the last day."
(25) Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati,
(25) "Akulah yang memberi hidup dan membangkitkan orang mati," kata Yesus kepada Marta. "Orang yang percaya kepada-Ku akan hidup, walaupun ia sudah mati.
(25) Jesus said to her, "I am the Resurrection and the Life. Whoever believes in (adheres to, trusts in, relies on) Me [as Savior] will live even if he dies;
(26) dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?"
(26) Dan orang hidup yang percaya kepada-Ku, selama-lamanya tidak akan mati. Percayakah engkau akan hal itu?"
(26) and everyone who lives and believes in Me [as Savior] will never die. Do you believe this?"
(27) Jawab Marta: "Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia."
(27) "Tuhan," jawab Marta, "saya percaya Tuhan Anak Allah, Raja Penyelamat yang akan datang ke dunia ini."
(27) She said to Him, "Yes, Lord; I have believed and continue to believe that You are the Christ (the Messiah, the Anointed), the Son of God, He who was [destined and promised] to come into the world [and it is for You that the world has waited]."
(28) Dan sesudah berkata demikian ia pergi memanggil saudaranya Maria dan berbisik kepadanya: "Guru ada di sana dan Ia memanggil engkau."
(28) Setelah Marta berkata begitu, ia pergi memanggil Maria, saudaranya dan berbisik kepadanya, "Bapak Guru ada di sini; Ia menanyakan engkau."
(28) After she had said this, she left and called her sister Mary, privately whispering [to her], "The Teacher is here and is asking for you."
(29) Mendengar itu Maria segera bangkit lalu pergi mendapatkan Yesus.
(29) Mendengar itu, Maria cepat-cepat bangun, lalu pergi menemui Yesus.
(29) And when she heard this, she got up quickly and went to Him.
(30) Tetapi waktu itu Yesus belum sampai ke dalam kampung itu. Ia masih berada di tempat Marta menjumpai Dia.
(30) Waktu itu, Yesus belum masuk ke desa. Ia masih di tempat Marta menjumpai-Nya.
(30) Now Jesus had not yet entered the village, but was still at the place where Martha had met Him.
(31) Ketika orang-orang Yahudi yang bersama-sama dengan Maria di rumah itu untuk menghiburnya, melihat bahwa Maria segera bangkit dan pergi ke luar, mereka mengikutinya, karena mereka menyangka bahwa ia pergi ke kubur untuk meratap di situ.
(31) Orang-orang Yahudi yang sedang menghibur Maria di rumah, melihat Maria bangun dan cepat-cepat keluar; jadi mereka pergi mengikuti dia, sebab mereka menyangka ia pergi ke kubur untuk menangis.
(31) So when the Jews who were with her in the house comforting her, saw how quickly Mary got up and left, they followed her, assuming that she was going to the tomb to weep there.
(32) Setibanya Maria di tempat Yesus berada dan melihat Dia, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan berkata kepada-Nya: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati."
(32) Waktu Maria sampai di tempat Yesus dan melihat Dia, berlututlah Maria di depan-Nya dan berkata, "Tuhan, sekiranya Tuhan ada di sini waktu itu, pasti saudara saya tidak meninggal."
(32) When Mary came [to the place] where Jesus was and saw Him, she fell at His feet, saying to Him, "Lord, if You had been here, my brother would not have died."
(33) Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu dan berkata:
(33) Ketika Yesus melihat Maria menangis, dan orang-orang Yahudi yang datang bersama Maria itu juga menangis, hati-Nya sedih, dan Ia tampak terharu sekali.
(33) When Jesus saw her sobbing, and the Jews who had come with her also sobbing, He was deeply moved in spirit [to the point of anger at the sorrow caused by death] and was troubled,
(34) "Di manakah dia kamu baringkan?" Jawab mereka: "Tuhan, marilah dan lihatlah!"
(34) Maka bertanyalah Ia kepada mereka, "Di mana kalian menguburkan dia?" "Mari lihat, Tuhan," jawab mereka.
(34) and said, "Where have you laid him?" They said, "Lord, come and see."
(35) Maka menangislah Yesus.
(35) Lalu Yesus menangis.
(35) Jesus wept.
(36) Kata orang-orang Yahudi: "Lihatlah, betapa kasih-Nya kepadanya!"
(36) Maka orang-orang Yahudi itu berkata, "Lihat, bukan main kasih-Nya kepada Lazarus!"
(36) So the Jews were saying, "See how He loved him [as a close friend]!"
(37) Tetapi beberapa orang di antaranya berkata: "Ia yang memelekkan mata orang buta, tidak sanggupkah Ia bertindak, sehingga orang ini tidak mati?"
(37) Tetapi ada di antara mereka yang berkata, "Ia membuat orang buta melihat, mengapa Ia tidak bisa mencegah supaya Lazarus jangan mati?"
(37) But some of them said, "Could not this Man, who opened the blind man's eyes, have kept this man from dying?"
(38) Maka masygullah pula hati Yesus, lalu Ia pergi ke kubur itu. Kubur itu adalah sebuah gua yang ditutup dengan batu.
(38) Yesus sangat terharu lagi, lalu pergi ke kuburan. Kuburan itu adalah sebuah gua yang ditutup dengan batu besar.
(38) So Jesus, again deeply moved within [to the point of anger], approached the tomb. It was a cave, and a boulder was lying against it [to cover the entrance].
(39) Kata Yesus: "Angkat batu itu!" Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada-Nya: "Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati."
(39) "Singkirkan batu itu," kata Yesus. Marta, saudara orang yang meninggal itu, menjawab, "Tetapi, Tuhan, ia sudah empat hari dikubur. Tentu sudah berbau busuk!"
(39) Jesus said, "Take away the stone." Martha, the sister of the dead man, said to Him, "Lord, by this time there will be an offensive odor, for he has been dead four days! [It is hopeless!]"
(40) Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"
(40) Yesus berkata kepada Marta, "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Kalau engkau percaya, engkau akan melihat betapa besar kuasa Allah!"
(40) Jesus said to her, "Did I not say to you that if you believe [in Me], you will see the glory of God [the expression of His excellence]?"
(41) Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: "Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku.
(41) Maka mereka menyingkirkan batu itu. Kemudian Yesus menengadah ke langit dan berkata, "Terima kasih, Bapa, karena Engkau telah mendengarkan Aku.
(41) So they took away the stone. And Jesus raised His eyes [toward heaven] and said, "Father, I thank You that You have heard Me.
(42) Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku."
(42) Aku tahu Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi Aku mengatakan ini, untuk orang-orang yang ada di sini; supaya mereka percaya bahwa Engkaulah yang mengutus Aku."
(42) I knew that You always hear Me and listen to Me; but I have said this because of the people standing around, so that they may believe that You have sent Me [and that You have made Me Your representative]."
(43) Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: "Lazarus, marilah ke luar!"
(43) Sesudah berkata begitu, Yesus berseru dengan suara keras, "Lazarus, keluar!"
(43) When He had said this, He shouted with a loud voice, "Lazarus, come out!"
(44) Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka: "Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi."
(44) Maka keluarlah orang yang sudah mati itu. Tangan dan kakinya masih terbungkus kain kafan, dan mukanya tertutup dengan kain penutup muka. "Lepaskan kain kafannya supaya ia bebas berjalan," kata Yesus kepada orang-orang di situ.
(44) Out came the man who had been dead, his hands and feet tightly wrapped in burial cloths (linen strips), and with a [burial] cloth wrapped around his face. Jesus said to them, "Unwrap him and release him."
11:45-57 = Persepakatan untuk membunuh Yesus
(Mat 26:1-5; Mr 14:1-2; Luk 22:1-2)
(45) Banyak di antara orang-orang Yahudi yang datang melawat Maria dan yang menyaksikan sendiri apa yang telah dibuat Yesus, percaya kepada-Nya.
(45) Banyak dari orang-orang Yahudi yang datang mengunjungi Maria, percaya kepada Yesus waktu mereka melihat kejadian itu.
(45) So then, many of the Jews who had come to [be with] Mary and who were eyewitnesses to what Jesus had done, believed in Him.
(46) Tetapi ada yang pergi kepada orang-orang Farisi dan menceriterakan kepada mereka, apa yang telah dibuat Yesus itu.
(46) Tetapi beberapa di antara mereka pergi kepada orang Farisi dan melaporkan apa yang sudah dilakukan oleh Yesus.
(46) But some of them went back to the Pharisees and told them what Jesus had done.
(47) Lalu imam-imam kepala dan orang-orang Farisi memanggil Mahkamah Agama untuk berkumpul dan mereka berkata: "Apakah yang harus kita buat? Sebab orang itu membuat banyak mujizat.
(47) Karena itu orang-orang Farisi dan imam-imam kepala mengadakan rapat dengan Mahkamah Agama. Mereka berkata, "Kita harus berbuat apa? Orang ini membuat banyak keajaiban!
(47) {Conspiracy to Kill Jesus}So the chief priests and Pharisees convened a council [of the leaders in Israel], and said, "What are we doing? For this man performs many signs (attesting miracles).
(48) Apabila kita biarkan Dia, maka semua orang akan percaya kepada-Nya dan orang-orang Roma akan datang dan akan merampas tempat suci kita serta bangsa kita."
(48) Kalau kita membiarkan Dia terus begini semua orang akan percaya kepada-Nya. Dan akhirnya penguasa Roma akan datang dan menghancurkan Rumah Tuhan dan seluruh bangsa kita!"
(48) If we let Him go on like this, everyone will believe in Him, and the Romans will come and take away both our [holy] place (the temple) and our nation."
(49) Tetapi seorang di antara mereka, yaitu Kayafas, Imam Besar pada tahun itu, berkata kepada mereka: "Kamu tidak tahu apa-apa,
(49) Seorang dari mereka yang bernama Kayafas, imam agung pada tahun itu, berkata, "Kalian tidak tahu apa-apa.
(49) But one of them, Caiaphas, who was the high priest that year [the year of Christ's crucifixion], said to them, "You know nothing at all!
(50) dan kamu tidak insaf, bahwa lebih berguna bagimu, jika satu orang mati untuk bangsa kita dari pada seluruh bangsa kita ini binasa."
(50) Apakah kalian tidak menyadari bahwa demi rakyat, lebih baik satu orang mati daripada seluruh bangsa hancur?"
(50) Nor do you understand that it is expedient and politically advantageous for you that one man die for the people, and that the whole nation not perish."
(51) Hal itu dikatakannya bukan dari dirinya sendiri, tetapi sebagai Imam Besar pada tahun itu ia bernubuat, bahwa Yesus akan mati untuk bangsa itu,
(51) Sebenarnya Kayafas mengatakan itu, bukan dari pikirannya sendiri. Tetapi sebagai imam agung tahun itu ia menubuatkan bahwa Yesus akan mati untuk bangsa Yahudi.
(51) Now he did not say this [simply] on his own initiative; but being the high priest that year, he [was unknowingly used by God and] prophesied that Jesus was going to die for the nation,
(52) dan bukan untuk bangsa itu saja, tetapi juga untuk mengumpulkan dan mempersatukan anak-anak Allah yang tercerai-berai.
(52) Dan bukan untuk bangsa Yahudi saja, tetapi juga untuk mengumpulkan dan mempersatukan anak-anak Allah yang tercerai-berai.
(52) and not only for the nation, but also for the purpose of gathering together into one body the children of God who have been scattered abroad.
(53) Mulai dari hari itu mereka sepakat untuk membunuh Dia.
(53) Mulai hari itu para penguasa Yahudi bersekongkol untuk membunuh Yesus.
(53) So from that day on they planned together to kill Him.
(54) Karena itu Yesus tidak tampil lagi di muka umum di antara orang-orang Yahudi, Ia berangkat dari situ ke daerah dekat padang gurun, ke sebuah kota yang bernama Efraim, dan di situ Ia tinggal bersama-sama murid-murid-Nya.
(54) Karena itu Yesus tidak lagi tampil di muka umum di kalangan orang Yahudi. Ia meninggalkan Yudea, lalu pergi ke kota yang bernama Efraim dekat padang gurun. Di situ Ia tinggal bersama pengikut-pengikut-Nya.
(54) For that reason Jesus no longer walked openly among the Jews, but left there and went to the district that borders on the uninhabited wilderness, to a town called Ephraim; and He stayed there with the disciples.
(55) Pada waktu itu hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat dan banyak orang dari negeri itu berangkat ke Yerusalem untuk menyucikan diri sebelum Paskah itu.
(55) Pada waktu itu sudah dekat Hari Raya Paskah Yahudi. Banyak orang dari desa-desa sudah pergi ke Yerusalem untuk menjalankan upacara pembersihan diri sebelum perayaan itu.
(55) Now the Passover of the Jews was approaching, and many from the country went up to Jerusalem before Passover to purify themselves [ceremonially, so that they would be able to participate in the feast].
(56) Mereka mencari Yesus dan sambil berdiri di dalam Bait Allah, mereka berkata seorang kepada yang lain: "Bagaimana pendapatmu? Akan datang jugakah Ia ke pesta?"
(56) Mereka mencari Yesus, dan waktu berkumpul di Rumah Tuhan, mereka berkata satu sama lain, "Bagaimana pendapatmu? Mungkin Ia tidak datang ke perayaan ini."
(56) So they were looking for Jesus as they stood in the temple [area], and saying among themselves, "What do you think? Will He not come to the feast at all?"
(57) Sementara itu imam-imam kepala dan orang-orang Farisi telah memberikan perintah supaya setiap orang yang tahu di mana Dia berada memberitahukannya, agar mereka dapat menangkap Dia.
(57) Mereka mengatakan itu sebab imam-imam kepala dan orang-orang Farisi sudah mengeluarkan perintah bahwa orang yang tahu di mana Yesus berada, harus melaporkannya supaya Ia dapat ditangkap.
(57) Now the chief priests and Pharisees had given orders that if anyone knew where He was, he was to report it so that they might arrest Him.
Yohanes / John / 요한복음
12345678910
- 11 -
12131415161718192021