website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik Indonesia terpercaya
vidinici pakaian dan lingerie wanita

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
Cari isi web dengan Google
(Search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab
(Search verses by keywords)
Terjemahan (translation)
2 Korintus / 2 Corinthians / 고린도후서
1
- 2 -
345678910111213
Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
(sambungan dari) 1:12 - 2:4 = Perubahan dalam rencana Paulus
(1) Aku telah mengambil keputusan di dalam hatiku, bahwa aku tidak akan datang lagi kepadamu dalam dukacita.
(1) Oleh sebab itu saya sudah membuat keputusan untuk tidak datang lagi padamu dengan kunjungan yang membuat kalian sedih.
(1) Jadi, aku telah memutuskan, bahwa kunjunganku kepadamu selanjutnya bukan kunjungan yang membuat kamu sedih.
(2) Sebab, jika aku mendukakan hatimu, siapa lagi yang dapat membuat aku menjadi gembira selain dia yang berdukacita karena aku.
(2) Sebab kalau saya menyedihkan kalian, siapa pula yang dapat menghibur saya, kalau bukan orang-orang itu juga yang sudah saya sedihkan hatinya?
(2) Jika aku membuat kamu sedih, siapakah yang akan membuat aku bersukacita? Hanya kamu yang dapat membuat aku bersukacita, kamu yang telah kubuat sedih.
(3) Dan justru itulah maksud suratku ini, yaitu supaya jika aku datang, jangan aku berdukacita oleh mereka, yang harus membuat aku menjadi gembira. Sebab aku yakin tentang kamu semua, bahwa sukacitaku adalah juga sukacitamu.
(3) Itu sebabnya saya menulis surat itu kepadamu. Saya tidak mau mengunjungimu, lalu disedihkan oleh kalian padahal kalianlah yang seharusnya menggembirakan saya. Sebab saya yakin bahwa kalau saya gembira, maka Saudara semuanya gembira juga.
(3) Aku menulis surat ini dengan alasan supaya apabila aku datang kepadamu, kamu tidak akan membuat aku sedih, sebaliknya kamulah seharusnya membuat aku bersukacita. Aku yakin tentang kamu bahwa kamu akan bersukacita bersama aku.
(4) Aku menulis kepada kamu dengan hati yang sangat cemas dan sesak dan dengan mencucurkan banyak air mata, bukan supaya kamu bersedih hati, tetapi supaya kamu tahu betapa besarnya kasihku kepada kamu semua.
(4) Saya menulis kepadamu dengan hati yang sedih dan berat dan dengan banyak mencucurkan air mata. Maksud saya bukan supaya kalian menjadi sedih, tetapi supaya kalian menyadari bahwa saya sangat mengasihi kalian.
(4) Ketika aku menulis surat kepadamu sebelum ini, hatiku sangat terganggu dan sedih. Aku menulis dengan banyak air mata. Aku tidak bermaksud membuat kamu sedih, tetapi supaya kamu tahu betapa banyaknya kasihku terhadap kamu.
2:5-11 = Harus diampuni orang yang bersalah
(5) Tetapi jika ada orang yang menyebabkan kesedihan, maka bukan hatiku yang disedihkannya, melainkan hati kamu sekalian, atau sekurang-kurangnya--supaya jangan aku melebih-lebihkan--,hati beberapa orang di antara kamu.
(5) Kalau ada orang yang menyebabkan kesedihan, maka hal itu ia lakukan bukan terhadap saya, melainkan terhadap Saudara semuanya atau paling tidak terhadap sebagian dari Saudara. Saya tidak mau terlalu keras terhadap dia.
(5) [Ampunilah Orang yang Bersalah] Ada orang yang membuat kesedihan. Dia melakukannya bukan terhadap aku, tetapi terhadap kamu semua. Maksudku, ia membuat kamu semua sedih dengan berbagai cara. Aku tidak mau melebih-lebihkan hal itu.
(6) Bagi orang yang demikian sudahlah cukup tegoran dari sebagian besar dari kamu,
(6) Bagi orang yang semacam itu, hukuman yang dijatuhkan kepadanya oleh kebanyakan di antara Saudara, sudah cukup.
(6) Hukuman yang diberikan oleh sebagian besar dari kamu kepadanya sudah cukup baginya.
(7) sehingga kamu sebaliknya harus mengampuni dan menghibur dia, supaya ia jangan binasa oleh kesedihan yang terlampau berat.
(7) Sekarang kalian harus mengampuni dia dan memberi dorongan lagi kepadanya supaya ia jangan terlalu sedih hati sampai putus asa.
(7) Sekarang kamu harus mengampuni dan menghiburnya. Hal itu akan menolongnya supaya tidak terlalu diliputi kesedihan.
(8) Sebab itu aku menasihatkan kamu, supaya kamu sungguh-sungguh mengasihi dia.
(8) Sebab itu saya minta, supaya kalian menunjukkan kembali kepadanya bahwa kalian benar-benar mengasihinya.
(8) Jadi, aku mohon supaya kamu menunjukkan kasihmu kepadanya.
(9) Sebab justru itulah maksudnya aku menulis surat kepada kamu, yaitu untuk menguji kamu, apakah kamu taat dalam segala sesuatu.
(9) Saya menulis surat itu kepadamu dengan maksud untuk menguji kalian, apakah kalian selalu mau menuruti petunjuk-petunjuk dari saya.
(9) Itulah alasanku menulis kepadamu. Aku telah mengujimu dan melihat apakah kamu patuh dalam segala sesuatu.
(10) Sebab barangsiapa yang kamu ampuni kesalahannya, aku mengampuninya juga. Sebab jika aku mengampuni, --seandainya ada yang harus kuampuni--,maka hal itu kubuat oleh karena kamu di hadapan Kristus,
(10) Kalau kalian mengampuni orang yang sudah berbuat salah terhadapmu maka saya pun mengampuni orang itu. Sebab apa yang sudah saya ampuni--kalau memang ada yang perlu diampuni--itu saya ampuni di hadapan Kristus untuk kebaikan kalian.
(10) Jika kamu mengampuninya, aku juga mengampuninya. Jika aku mengampuni — seandainya ada hal yang telah kuampuni — aku telah melakukan itu untukmu dan Kristus bersamaku.
(11) supaya Iblis jangan beroleh keuntungan atas kita, sebab kita tahu apa maksudnya.
(11) Saya lakukan itu supaya Iblis jangan mengambil kesempatan untuk menguasai kita; sebab kita tahu rencana-rencananya.
(11) Aku telah melakukan hal itu supaya setan tidak memenangkan apa pun dari kita, karena kita tahu yang direncanakannya.
2:12-17 = Kecemasan dan kelegaan Paulus di Troas dan di Makedonia
(12) Ketika aku tiba di Troas untuk memberitakan Injil Kristus, aku dapati, bahwa Tuhan telah membuka jalan untuk pekerjaan di sana.
(12) Pada waktu saya sampai di Troas dengan maksud untuk memberitakan Kabar Baik tentang Kristus, Tuhan sudah membuka jalan bagi saya untuk bekerja di tempat itu.
(12) [Kekhawatiran Paulus di Troas] Aku pergi ke Troas untuk memberitakan Kabar Baik tentang Kristus. Di sana Tuhan memberikan kesempatan besar bagiku.
(13) Tetapi hatiku tidak merasa tenang, karena aku tidak menjumpai saudaraku Titus. Sebab itu aku minta diri dan berangkat ke Makedonia.
(13) Tetapi saya tidak tenang sebab tidak bertemu dengan saudara kita Titus di sana. Maka saya minta diri kepada orang-orang di tempat itu lalu pergi ke Makedonia.
(13) Aku tidak merasa tenang karena tidak bertemu dengan saudaraku Titus di sana. Jadi, aku mengucapkan selamat tinggal dan pergi ke Makedonia.
(14) Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya. Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana.
(14) Tetapi syukur kepada Allah! Ia selalu memimpin kami untuk ikut dalam pawai kemenangan Kristus karena kami hidup bersatu dengan Dia. Allah memakai kami supaya berita mengenai Kristus tersebar seperti bau harum yang semerbak ke mana-mana.
(14) [Kemenangan Melalui Kristus] Syukur kepada Allah sebab Ia selalu memimpin kita dalam kemenangan melalui Kristus. Allah memakai kita untuk menyebarkan pengetahuan-Nya di mana-mana, seperti harumnya wangi-wangian.
(15) Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa.
(15) Sebab kami adalah seperti bau kemenyan yang harum, yang dibakar oleh Kristus untuk Allah. Terhadap orang-orang yang sedang menuju kehancuran, kami ini seperti bau kematian yang membunuh; tetapi terhadap orang-orang yang sedang diselamatkan, kami seperti bau harum yang membawa kehidupan. Nah, siapakah yang dapat memenuhi tugas ini?
(15) Persembahan kami kepada Allah adalah: Kami, yang merupakan bau yang harum dari Kristus di antara orang yang sedang diselamatkan dan yang menuju kebinasaan.
(16) Bagi yang terakhir kami adalah bau kematian yang mematikan dan bagi yang pertama bau kehidupan yang menghidupkan. Tetapi siapakah yang sanggup menunaikan tugas yang demikian?
(16) (2:15)
(16) Kepada orang yang sedang menuju kebinasaan, kami adalah bau kematian yang membawa kematian. Kepada orang yang sedang diselamatkan, kami merupakan bau kehidupan yang membawa hidup. Jadi, siapakah yang layak untuk melakukan pekerjaan itu?
(17) Sebab kami tidak sama dengan banyak orang lain yang mencari keuntungan dari firman Allah. Sebaliknya dalam Kristus kami berbicara sebagaimana mestinya dengan maksud-maksud murni atas perintah Allah dan di hadapan-Nya.
(17) Kami tidak seperti banyak orang yang memperlakukan berita dari Allah seperti barang dagangan saja. Tujuan-tujuan kami adalah murni, sebab kami ditugaskan oleh Allah. Dan Allah sendiri melihat bahwa kami menyampaikan berita itu sebagai hamba-hamba Kristus.
(17) Kami tidak menjual firman Allah untuk mendapat keuntungan, seperti yang dilakukan beberapa orang, tetapi dalam Kristus kami memberitakan kebenaran di hadapan Allah. Kami berbicara seperti orang yang telah diutus dari Allah.
2 Korintus / 2 Corinthians / 고린도후서
1
- 2 -
345678910111213