website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik GSM Indonesia www.agennomor.com
vidinici banner www.vidinici.com

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Dibawah ini ada menu membaca isi Alkitab beberapa terjemahan secara bersamaan untuk memudahkan pengartian isi Alkitab, jika hanya ingin membaca 1 terjemahan Alkitab saja maka disarankan agar klik salah satu terjemahan Alkitab diatas yang isi nya khusus hanya 1 terjemahan Alkitab saja.

 
Pakai Google mencari seluruh web (search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab (Search verse by words)
Cari (words)
Terjemahan (translation)
Ayat Alkitab acak (random) untuk anda baca dan renungkan saat ini adalah:

Surat Paulus Yang Pertama Kepada Jemaat Di Korintus (Perjanjian Baru)
1 Korintus 12 : 29 = Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar? Adakah mereka semua mendapat karunia untuk mengadakan mujizat,

Dibawah ini adalah seluruh isi kitab Surat Paulus Kepada Titus 2 (Titus / TIT 2 / Titus 2 / 디도서 2)

Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
2:1-10 = Kewajiban orang tua, pemuda dan hamba
(1) Tetapi engkau, beritakanlah apa yang sesuai dengan ajaran yang sehat:
(1) Tetapi engkau, Titus, hendaklah engkau mengajarkan ajaran yang tepat.
(1) [Menaati Ajaran yang Benar] Engkau harus mengatakan hal yang harus dilakukannya untuk mengikuti ajaran yang benar.
(2) Laki-laki yang tua hendaklah hidup sederhana, terhormat, bijaksana, sehat dalam iman, dalam kasih dan dalam ketekunan.
(2) Nasihatilah orang laki-laki yang tua, supaya mereka menahan diri, bijaksana dan hidup sebagai orang yang patut dihormati. Mereka harus juga berpegang pada ajaran yang benar dari Allah, mengasihi dengan sempurna dan menderita dengan tabah.
(2) Ajarlah laki-laki yang lebih tua untuk menguasai diri, menjadi orang yang sungguh-sungguh, dan bijaksana. Mereka harus kuat dalam iman, kasih, dan kesabaran.
(3) Demikian juga perempuan-perempuan yang tua, hendaklah mereka hidup sebagai orang-orang beribadah, jangan memfitnah, jangan menjadi hamba anggur, tetapi cakap mengajarkan hal-hal yang baik
(3) Begitu juga hendaklah engkau menasihati wanita-wanita yang tua supaya kelakuan mereka sesuai dengan apa yang patut bagi orang yang hidup khusus bagi Allah. Mereka tidak boleh memfitnah orang lain, dan tidak boleh ketagihan minuman keras. Mereka harus mengajarkan hal-hal yang baik,
(3) Juga, nasihatilah para perempuan yang lebih tua supaya menjadi kudus dalam hidupnya. Ajarlah mereka tidak memfitnah orang lain atau mempunyai kebiasaan minum anggur terlalu banyak. Para perempuan harus mengajarkan yang baik.
(4) dan dengan demikian mendidik perempuan-perempuan muda mengasihi suami dan anak-anaknya,
(4) supaya dengan itu mereka dapat mendidik wanita-wanita muda untuk mengasihi suami dan anak-anak,
(4) Dengan cara itu mereka dapat mengajar perempuan yang lebih muda untuk mengasihi suami dan anak-anaknya.
(5) hidup bijaksana dan suci, rajin mengatur rumah tangganya, baik hati dan taat kepada suaminya, agar Firman Allah jangan dihujat orang.
(5) menjadi bijaksana, hidup suci dan menjadi ibu rumah tangga yang baik yang tunduk kepada suaminya. Dengan demikian tidak ada orang yang dapat mencela berita dari Allah.
(5) Mereka dapat mengajar perempuan muda hidup bijaksana dan murni, mengurus rumah tangganya, baik hati, dan bersedia melayani suaminya. Dengan demikian, tidak ada orang yang dapat mencela ajaran yang sudah diberikan Allah kepada kita.
(6) Demikian juga orang-orang muda; nasihatilah mereka supaya mereka menguasai diri dalam segala hal
(6) Begitu juga, nasihatilah orang-orang muda supaya mereka menjadi bijaksana.
(6) Dengan cara yang sama, ajarlah orang-orang muda menjadi bijaksana.
(7) dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu,
(7) Dalam segala hal, hendaklah engkau menjadi teladan kelakuan yang baik. Kalau engkau mengajar, engkau harus jujur dan bersungguh-sungguh.
(7) Engkau harus melakukan yang baik agar menjadi contoh bagi orang-orang muda. Bila engkau mengajar haruslah dengan jujur dan sungguh-sungguh.
(8) sehat dan tidak bercela dalam pemberitaanmu sehingga lawan menjadi malu, karena tidak ada hal-hal buruk yang dapat mereka sebarkan tentang kita.
(8) Pakailah kata-kata yang bijaksana, yang tidak dapat dicela orang, supaya lawan-lawanmu menjadi malu karena tidak ada hal-hal buruk yang dapat mereka katakan tentang kita.
(8) Dan ajaranmu haruslah benar sehingga engkau tidak dapat dicela, maka orang yang melawanmu akan malu dan tidak ada sesuatu yang buruk yang dapat dikatakannya melawan kita.
(9) Hamba-hamba hendaklah taat kepada tuannya dalam segala hal dan berkenan kepada mereka, jangan membantah,
(9) Hamba-hamba harus tunduk kepada tuannya, dan menyenangkan hatinya dalam segala hal. Mereka tidak boleh membantah,
(9) Dan katakan hal-hal ini kepada para hamba: Mereka haruslah selalu bersedia melayani tuannya; haruslah berusaha menyenangkan tuannya; tidak boleh membantah tuannya;
(10) jangan curang, tetapi hendaklah selalu tulus dan setia, supaya dengan demikian mereka dalam segala hal memuliakan ajaran Allah, Juruselamat kita.
(10) atau mencuri. Hendaklah mereka menunjukkan bahwa mereka selalu bersikap baik dan setia, supaya dengan sikap mereka itu orang memuji ajaran tentang Allah, Penyelamat kita.
(10) tidak boleh mencuri harta tuannya; dan haruslah menunjukkan sikap bahwa mereka betul-betul dapat dipercaya. Para hamba haruslah melakukan itu supaya dalam setiap pekerjaannya, mereka menunjukkan, bahwa ajaran Allah, Juruselamat kita itu baik.
2:11-15 = Kasih karunia Allah menyelamatkan semua manusia
(11) Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata.
(11) Sebab Allah sudah menunjukkan rahmat-Nya guna menyelamatkan seluruh umat manusia.
(11) Itulah cara hidup yang seharusnya sebab anugerah Allah sudah datang menyelamatkan setiap orang.
(12) Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini
(12) Rahmat Allah itu mendidik kita supaya tidak lagi hidup berlawanan dengan kehendak Allah dan tidak menuruti keinginan duniawi. Kita dididik untuk hidup dalam dunia ini dengan tahu menahan diri, tulus dan setia kepada Allah.
(12) Anugerah itu mengajar kita hidup tidak melawan Allah dan tidak melakukan kejahatan yang suka dilakukan oleh dunia. Anugerah itu mengajar kita untuk hidup di bumi saat ini dengan bijaksana dan dalam jalan yang benar; yaitu menunjukkan bahwa kita melayani Allah.
(13) dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus,
(13) Sekarang kita sedang menantikan Hari yang kita harap-harapkan itu; pada Hari itu dunia akan melihat keagungan Yesus Kristus, yaitu Allah Mahabesar dan Raja Penyelamat kita.
(13) Kita harus hidup seperti itu sementara kita menunggu kedatangan Yesus Kristus, Allah Yang Mahabesar dan Juruselamat kita. Dialah pengharapan kita yang besar yang akan datang dengan kemuliaan.
(14) yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik.
(14) Ia sudah mengurbankan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan, dan menjadikan kita suatu umat yang bebas dari dosa dan yang menjadi milik-Nya saja, serta yang rajin berbuat baik.
(14) Ia telah memberikan diri-Nya untuk kita. Ia telah mati untuk membebaskan kita dari semua kejahatan. Dia telah mati untuk menjadikan kita suci, yang menjadi milik-Nya sendiri, yang selalu mau melakukan yang baik.
(15) Beritakanlah semuanya itu, nasihatilah dan yakinkanlah orang dengan segala kewibawaanmu. Janganlah ada orang yang menganggap engkau rendah.
(15) Ajarkanlah semuanya itu, dan nasihatilah serta tegurlah para pendengarmu dengan penuh wibawa. Janganlah membiarkan seorang pun memandang engkau rendah.
(15) Katakan kepada orang tentang hal itu dengan penuh wibawa untuk menolong dan memperbaiki mereka bila mereka salah. Dan jangan biarkan seorang pun memperlakukan engkau seolah-olah engkau tidak penting.
Titus (Titus) (디도서)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal)
1
- 2 -
3