website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik GSM Indonesia www.agennomor.com
vidinici banner www.vidinici.com

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
 
Pakai Google mencari seluruh web (search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab (Search verse by words)
Cari (words)
Terjemahan (translation)
Ayat Alkitab acak (random) untuk anda baca dan renungkan saat ini adalah:

Hakim Hakim (Perjanjian Lama)
Hakim Hakim 19 : 13 = Lagi katanya kepada bujangnya: "Marilah kita berjalan sampai ke salah satu tempat yang di sana dan bermalam di Gibea atau di Rama."

Dibawah ini adalah seluruh isi kitab Surat Kepada Orang Ibrani 2 (Ibrani / IBR 2 / Hebrews 2 / 히브리서 2)

Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
2:1-4 = Keselamatan yang besar
(1) Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus.
(1) Itulah sebabnya kita harus lebih sungguh-sungguh berpegang pada ajaran-ajaran yang sudah kita dengar, supaya kita jangan meninggalkan kepercayaan kita.
(1) [Keselamatan Kita Lebih Besar daripada Hukum] Jadi, marilah kita lebih berhati-hati menaati yang telah diajarkan kepada kita. Marilah kita berhati-hati supaya kita tidak ditarik dari jalan yang benar.
(2) Sebab kalau firman yang dikatakan dengan perantaraan malaikat-malaikat tetap berlaku, dan setiap pelanggaran dan ketidaktaatan mendapat balasan yang setimpal,
(2) Pesan-pesan yang disampaikan oleh para malaikat kepada nenek moyang kita ternyata benar, dan orang yang tidak menuruti atau mentaatinya menerima hukuman yang setimpal.
(2) Ajaran yang dikatakan oleh Allah melalui malaikat-malaikat sudah nyata. Dan setiap kali orang melakukan sesuatu yang tidak dipatuhinya, mereka akan menerima hukuman yang pantas untuk perbuatannya. Mereka dihukum jika tidak taat kepada ajaran itu.
(3) bagaimanakah kita akan luput, jikalau kita menyia-nyiakan keselamatan yang sebesar itu, yang mula-mula diberitakan oleh Tuhan dan oleh mereka yang telah mendengarnya, kepada kita dengan cara yang dapat dipercayai, sedangkan
(3) Apalagi dengan keselamatan yang lebih hebat dari pesan-pesan itu! Kalau kita tidak menaruh perhatian terhadap keselamatan itu, kita tentu tidak akan terlepas dari hukuman. Sebab Tuhan sendirilah yang pertama-tama mengumumkan keselamatan itu, dan orang-orang yang mula-mula mendengarnya telah membuktikan kebenarannya kepada kita.
(3) Keselamatan yang diberikan kepada kita sangat besar, jadi pastilah kita juga akan dihukum, jika kita menganggap bahwa keselamatan itu tidak penting. Yang pertama kali memberitakan keselamatan itu adalah Tuhan Yesus. Dan orang yang mendengarkan-Nya membuktikan kepada kita bahwa keselamatan itu benar.
(4) Allah meneguhkan kesaksian mereka oleh tanda-tanda dan mujizat-mujizat dan oleh berbagai-bagai penyataan kekuasaan dan karena Roh Kudus, yang dibagi-bagikan-Nya menurut kehendak-Nya.
(4) Di samping itu, Allah turut menguatkan kesaksian orang-orang itu dengan mengadakan segala macam keajaiban dan hal-hal luar biasa serta membagi-bagikan pemberian-pemberian dari Roh Allah menurut kemauan-Nya sendiri.
(4) Allah juga membuktikannya dengan berbagai tanda ajaib, tanda-tanda besar, dan berbagai mukjizat. Dan Dia membuktikannya dengan memberikan pemberian kepada manusia melalui Roh Kudus dengan cara yang dikehendaki-Nya.
2:5-18 = Yesus seketika lebih rendah dari pada malaikat-malaikat
(5) Sebab bukan kepada malaikat-malaikat telah Ia taklukkan dunia yang akan datang, yang kita bicarakan ini.
(5) Malaikat-malaikat tidak mendapat kuasa dari Allah untuk memerintah dunia baru yang akan datang, yaitu dunia yang sedang kita bicarakan ini.
(5) [Kristus Menjadi Manusia untuk Menyelamatkan Mereka] Allah tidak memilih malaikat menjadi pemimpin dunia yang akan datang. Dunia yang akan datang itulah yang sedang kita bicarakan.
(6) Ada orang yang pernah memberi kesaksian di dalam suatu nas, katanya: "Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya, atau anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?
(6) Sebaliknya, pada suatu bagian di dalam Alkitab tertulis begini, "Manusia itu apa, ya Allah, sehingga Engkau mau mengingatnya? Manusia hanya manusia saja, namun Engkau memperhatikannya!
(6) Ada tertulis dalam nas Kitab Suci, “Ya Allah, mengapa Engkau peduli terhadap manusia? Mengapa Engkau peduli terhadap anak manusia? Apakah ia begitu penting?
(7) Namun Engkau telah membuatnya untuk waktu yang singkat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat,
(7) Untuk waktu yang singkat Engkau menjadikan dia sedikit lebih rendah daripada malaikat. Engkau memberikan kepadanya kedudukan yang mulia dan terhormat
(7) Untuk waktu yang singkat Engkau telah membuat-Nya lebih rendah daripada malaikat. Engkau telah memberikan kemuliaan dan hormat untuk menjadi mahkota-Nya.
(8) segala sesuatu telah Engkau taklukkan di bawah kaki-Nya." Sebab dalam menaklukkan segala sesuatu kepada-Nya, tidak ada suatupun yang Ia kecualikan, yang tidak takluk kepada-Nya. Tetapi sekarang ini belum kita lihat, bahwa segala sesuatu telah ditaklukkan kepada-Nya.
(8) serta menjadikan dia penguasa atas segala sesuatu." Nah, kalau dikatakan bahwa Allah menjadikan manusia "penguasa atas segala sesuatu", itu berarti bahwa tidak ada sesuatu pun yang tidak di bawah kekuasaan manusia. Meskipun begitu, kita tidak melihat sekarang manusia berkuasa atas segala sesuatu.
(8) Engkau telah meletakkan semuanya di bawah kuasa-Nya.” Jika Allah telah meletakkan semuanya di bawah kuasa-Nya, maka tidak ada yang tidak dikuasai-Nya, tetapi sekarang kita belum melihat-Nya memerintah atas semuanya.
(9) Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia.
(9) Tetapi kita sudah melihat Yesus berkuasa! Ia dijadikan sedikit lebih rendah daripada malaikat untuk waktu yang singkat, supaya atas kebaikan hati Allah Ia dapat mati untuk seluruh umat manusia. Kita melihat Dia sekarang diberikan kedudukan yang mulia dan terhormat karena Ia sudah menderita sampai mati.
(9) Untuk waktu yang singkat Yesus dibuat lebih rendah daripada malaikat-malaikat, tetapi sekarang kita melihat-Nya memakai mahkota kemuliaan dan hormat karena Ia menderita dan mati. Karena anugerah Allah, Yesus mati untuk setiap orang.
(10) Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah--yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan--,yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan.
(10) Memang sudah sepatutnya Allah--yang menciptakan segala sesuatu untuk maksud-Nya sendiri--membuat Yesus penyelamat yang sempurna melalui penderitaan. Dengan itu Allah dapat mengajak banyak orang untuk turut diagungkan bersama Yesus. Sebab Dialah pembuka jalan bagi mereka untuk bisa diselamatkan.
(10) Allahlah satu-satunya yang membuat segala sesuatu. Dan semuanya itu untuk kemuliaan-Nya. Ia mau supaya banyak orang menjadi anak-Nya dan turut ambil bagian dalam kemuliaan-Nya, maka Ia melakukan yang perlu dilakukan-Nya. Ia telah menyempurnakan Yesus yang memimpin orang kepada keselamatan. Dia menjadikan Yesus Juruselamat yang sempurna melalui penderitaan-Nya.
(11) Sebab Ia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan, mereka semua berasal dari Satu; itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara,
(11) Yesus membersihkan manusia dari dosa-dosa mereka; dan Dia yang membersihkan, serta mereka yang dibersihkan itu, sama-sama mempunyai satu Bapa. Itulah sebabnya Yesus tidak malu mengaku mereka itu sebagai saudara-saudara-Nya.
(11) Yesuslah yang membuat orang menjadi kudus, dan mereka berasal dari keluarga yang sama. Oleh sebab itu, Yesus tidak malu menyebut mereka itu saudara-Nya.
(12) kata-Nya: "Aku akan memberitakan nama-Mu kepada saudara-saudara-Ku, dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaat,"
(12) Yesus berkata kepada Allah, "Aku akan memberitakan kepada saudara-saudara-Ku tentang Engkau. Aku akan memuji Engkau di dalam pertemuan mereka."
(12) Yesus mengatakan, “Ya Allah, Aku akan memberitakan Engkau kepada saudara-saudara-Ku. Di hadapan semua umat-Mu, Aku akan menyanyikan pujian bagi-Mu.”
(13) dan lagi: "Aku akan menaruh kepercayaan kepada-Nya," dan lagi: "Sesungguhnya, inilah Aku dan anak-anak yang telah diberikan Allah kepada-Ku."
(13) Yesus berkata juga, "Aku akan menaruh harapan-Ku kepada Allah." Dan Ia berkata juga, "Inilah Aku, bersama anak-anak yang sudah diberikan Allah kepada-Ku."
(13) Ia juga mengatakan, “Aku akan percaya kepada Allah.” Dan Dia mengatakan, “Aku ada di sini dan bersama Aku ada anak-anak yang diberikan Allah kepada-Ku.”
(14) Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;
(14) Oleh sebab orang-orang yang Ia sebut anak itu, adalah makhluk manusia yang dapat mati, maka Yesus sendiri menjadi sama dengan mereka dan hidup dalam keadaan manusia. Ia berbuat begitu, supaya dengan kematian-Nya Ia dapat menghancurkan Iblis yang menguasai kematian.
(14) Anak-anak itu berasal dari darah dan daging. Oleh sebab itu, Yesus sendiri menjadi manusia dan mempunyai pengalaman yang sama seperti manusia. Yesus melakukan hal itu sehingga dengan kematian-Nya, Ia dapat membinasakan iblis yang berkuasa atas kematian.
(15) dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut.
(15) Dengan cara itu Ia membebaskan orang-orang yang seumur hidup diperbudak karena takut kepada kematian.
(15) Ia menjadi manusia dan mati sehingga Ia dapat membebaskan orang. Sebelumnya mereka sama seperti hamba seumur hidup karena takut akan kematian.
(16) Sebab sesungguhnya, bukan malaikat-malaikat yang Ia kasihani, tetapi keturunan Abraham yang Ia kasihani.
(16) Nyatalah bahwa bukan malaikat yang ditolong-Nya, melainkan keturunan Abraham.
(16) Sudah jelas, bukan malaikat yang ditolong-Nya, melainkan manusia yang berasal dari Abraham.
(17) Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.
(17) Ini berarti bahwa Ia harus menjadi sama dengan saudara-saudara-Nya dalam segala hal. Dan dengan itu Ia dapat menjadi Imam Agung yang setia dan berbelaskasihan. Dengan pelayanan-Nya itu dosa manusia dapat diampuni.
(17) Untuk alasan itulah, Ia harus menjadi manusia seperti saudara-saudara-Nya dalam segala hal supaya Ia dapat menjadi Imam Besar yang penuh belas kasihan dan setia dalam melayani Allah, sehingga Ia dapat membawa pengampunan atas dosa-dosa manusia.
(18) Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.
(18) Dan karena Ia sendiri pernah menderita dan dicobai, Ia dapat menolong orang-orang yang terkena cobaan, sebab Ia sendiri pernah dicobai dan menderita.
(18) Dan sekarang Ia dapat menolong orang yang dicobai karena Ia sendiri juga telah menderita dan telah dicobai.
Ibrani (Hebrews) (히브리서)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal)
1
- 2 -
345678910111213