www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
Cari isi web dengan Google
(Search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab
(Search verses by keywords)
Terjemahan (translation)
Wahyu / Revelation / 요한계시록
12345678
- 9 -
10111213141516171819202122
Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
9:1-12 = Sangkakala yang kelima
(1) Lalu malaikat yang kelima meniup sangkakalanya, dan aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit ke atas bumi, dan kepadanya diberikan anak kunci lobang jurang maut.
(1) Lalu malaikat kelima meniup trompetnya, dan saya melihat sebuah bintang jatuh dari langit ke atas bumi. Bintang itu diberi kunci jurang maut.
(1) Malaikat kelima meniup terompetnya lalu aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit ke atas bumi. Kepada bintang itu diberikan kunci lobang jurang maut.
(2) Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu.
(2) Maka bintang itu membuka jurang maut itu, lalu asap keluar dari dalamnya seperti asap dari tungku yang besar. Matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap dari jurang itu.
(2) Dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu lalu naiklah asap dari lobang itu seperti asap perapian besar. Matahari dan langit menjadi gelap oleh asap dari lobang itu.
(3) Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajengking di bumi.
(3) Lalu dari dalam asap itu keluarlah belalang-belalang yang turun ke bumi. Belalang-belalang itu diberi kuasa yang sama seperti yang diberi kepada kalajengking.
(3) Belalang keluar dari asap itu ke bumi. Kepada mereka diberikan kuasa untuk menyengat seperti kalajengking.
(4) Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya.
(4) Mereka dilarang merusak rumput, atau pohon-pohon, atau tanaman-tanaman lainnya. Mereka hanya boleh menyerang orang-orang yang pada dahinya tidak ada tanda segel dari Allah.
(4) Kepada mereka telah dikatakan supaya jangan merusakkan rumput, tumbuh-tumbuhan, ataupun pohon-pohon di bumi. Mereka hanya dapat menyakiti manusia yang tidak mempunyai meterai Allah pada dahinya.
(5) Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan hanya untuk menyiksa mereka lima bulan lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat manusia.
(5) Belalang-belalang itu tidak diizinkan membunuh orang-orang itu, melainkan hanya menyiksa mereka selama lima bulan. Nyeri yang diakibatkan oleh siksaan belalang-belalang itu sama seperti nyeri yang diakibatkan oleh sengat kalajengking.
(5) Belalang itu telah diizinkan untuk menyiksa manusia selama lima bulan, tetapi mereka tidak diberi kuasa membunuh manusia. Dan siksaan yang dirasakan manusia itu seperti siksaan kalajengking apabila menyengat.
(6) Dan pada masa itu orang-orang akan mencari maut, tetapi mereka tidak akan menemukannya, dan mereka akan ingin mati, tetapi maut lari dari mereka.
(6) Selama lima bulan itu, orang-orang itu berusaha supaya mati, tetapi mereka tidak bisa mati; mereka ingin mati, tetapi maut jauh dari mereka.
(6) Pada masa itu manusia akan mencari maut, tetapi mereka tidak akan menemukannya. Mereka ingin mati, tetapi maut lari dari mereka.
(7) Dan rupa belalang-belalang itu sama seperti kuda yang disiapkan untuk peperangan, dan di atas kepala mereka ada sesuatu yang menyerupai mahkota emas, dan muka mereka sama seperti muka manusia,
(7) Rupa belalang itu seperti kuda yang siap untuk berperang. Di kepala mereka ada sesuatu yang kelihatan seperti mahkota emas. Muka mereka seperti muka manusia.
(7) Belalang itu tampak seperti kuda yang disiapkan untuk berperang. Di atas kepalanya ada sesuatu yang menyerupai mahkota emas. Mukanya seperti muka manusia.
(8) dan rambut mereka sama seperti rambut perempuan dan gigi mereka sama seperti gigi singa,
(8) Rambut mereka seperti rambut wanita, dan gigi mereka seperti gigi singa.
(8) Rambutnya seperti rambut seorang perempuan. Giginya seperti gigi singa.
(9) dan dada mereka sama seperti baju zirah, dan bunyi sayap mereka bagaikan bunyi kereta-kereta yang ditarik banyak kuda, yang sedang lari ke medan peperangan.
(9) Dada mereka ditutupi dengan sesuatu yang mirip baju besi. Suara sayap mereka seperti suara sejumlah besar kereta-kereta kuda yang sedang menyerbu dalam peperangan.
(9) Dadanya seperti baju zirah. Bunyi sayapnya seperti bunyi kuda yang banyak dan kereta-kereta yang lari menuju perang.
(10) Dan ekor mereka sama seperti kalajengking dan ada sengatnya, dan di dalam ekor mereka itu terdapat kuasa mereka untuk menyakiti manusia, lima bulan lamanya.
(10) Mereka mempunyai ekor dan sengat seperti kalajengking. Dan di dalam ekor mereka itulah terdapat kekuatan mereka untuk menyiksa manusia selama lima bulan.
(10) Ekornya bersengat seperti kalajengking. Di dalam ekornya terdapat kuasa untuk menyakiti manusia selama lima bulan.
(11) Dan raja yang memerintah mereka ialah malaikat jurang maut; namanya dalam bahasa Ibrani ialah Abadon dan dalam bahasa Yunani ialah Apolion.
(11) Mereka mempunyai raja yang memerintah mereka, dan raja itu ialah malaikat yang bertanggung jawab atas jurang maut. Namanya di dalam bahasa Ibrani ialah Abadon; dan di dalam bahasa Yunani Apolion (yang artinya "Perusak").
(11) Raja yang memerintahnya adalah malaikat jurang maut. Dalam bahasa Ibrani namanya “Abadon” dan dalam bahasa Yunani “Apolion.”
(12) Celaka yang pertama sudah lewat. Sekarang akan menyusul dua celaka lagi.
(12) Celaka yang pertama telah lalu. Sesudah itu ada dua celaka lagi yang harus datang.
(12) Bencana yang pertama sudah lewat, tetapi masih ada lagi dua bencana yang akan menyusul.
9:13-21 = Sangkakala yang keenam
(13) Lalu malaikat yang keenam meniup sangkakalanya, dan aku mendengar suatu suara keluar dari keempat tanduk mezbah emas yang di hadapan Allah,
(13) Kemudian malaikat yang keenam meniup trompetnya. Maka saya mendengar suara datang dari keempat sudut mezbah emas yang terdapat di depan Allah.
(13) Malaikat yang keenam meniup terompetnya. Aku mendengar suara keluar dari keempat tanduk mezbah emas yang ada di hadapan Allah.
(14) dan berkata kepada malaikat yang keenam yang memegang sangkakala itu: "Lepaskanlah keempat malaikat yang terikat dekat sungai besar Efrat itu."
(14) Suara itu berkata kepada malaikat keenam itu, "Lepaskanlah keempat malaikat yang terikat di Sungai Efrat itu!"
(14) Suara itu berkata kepada malaikat keenam yang memegang terompet itu, “Lepaskanlah keempat malaikat yang terikat dekat Sungai Efrat yang besar itu.”
(15) Maka dilepaskanlah keempat malaikat yang telah disiapkan bagi jam dan hari, bulan dan tahun untuk membunuh sepertiga dari umat manusia.
(15) Keempat malaikat itu pun dilepaskan. Mereka sudah disiapkan khusus bagi jam, hari, bulan dan tahun itu untuk membunuh sepertiga dari seluruh umat manusia.
(15) Keempat malaikat itu telah dipersiapkan untuk jam, hari, bulan, dan tahun. Para mailakat itu dilepaskan untuk membunuh sepertiga umat manusia di bumi.
(16) Dan jumlah tentara itu ialah dua puluh ribu laksa pasukan berkuda; aku mendengar jumlah mereka.
(16) Saya diberitahukan bahwa jumlah pasukan-pasukan berkuda itu adalah sebanyak dua ratus juta.
(16) Aku mendengar jumlah tentaranya yang berkuda sebanyak 200 juta.
(17) Maka demikianlah aku melihat dalam penglihatan ini kuda-kuda dan orang-orang yang menungganginya; mereka memakai baju zirah, merah api dan biru dan kuning belerang warnanya; kepala kuda-kuda itu sama seperti kepala singa, dan dari mulutnya keluar api, dan asap dan belerang.
(17) Dan dalam penglihatan, saya melihat kuda-kuda itu dan penunggang-penunggangnya memakai baju besi yang berwarna merah menyala, biru seperti batu nilam, dan kuning belerang. Kepala kuda-kuda itu seperti kepala singa, dan dari mulutnya keluar api, asap, dan belerang.
(17) Dalam penglihatanku aku melihat kuda-kuda dan orang yang menunggangnya. Mereka memakai baju zirah yang berwarna merah menyala, biru gelap, dan kuning seperti belerang. Kepala kuda-kuda itu seperti kepala singa. Dari mulutnya keluar api, asap, dan belerang.
(18) Oleh ketiga malapetaka ini dibunuh sepertiga dari umat manusia, yaitu oleh api, dan asap dan belerang, yang keluar dari mulutnya.
(18) Sepertiga dari umat manusia terbunuh oleh tiga bencana itu; yaitu api, asap, dan belerang yang keluar dari mulut kuda-kuda itu.
(18) Sepertiga umat manusia dibunuh oleh ketiga malapetaka yang keluar dari mulut kuda-kuda itu, yaitu api, asap, dan belerang.
(19) Sebab kuasa kuda-kuda itu terdapat di dalam mulutnya dan di dalam ekornya. Sebab ekornya sama seperti ular; mereka berkepala dan dengan kepala mereka itu mereka mendatangkan kerusakan.
(19) Kekuatan kuda-kuda itu terdapat pada mulutnya dan juga pada ekornya. Ekor-ekornya seperti ular berkepala. Dengan ekornya itu, kuda-kuda itu menyiksa manusia.
(19) Kekuatan kuda-kuda itu terdapat di dalam mulutnya dan di dalam ekornya. Ekornya seperti ular yang mempunyai kepala untuk menggigit dan menyiksa manusia.
(20) Tetapi manusia lain, yang tidak mati oleh malapetaka itu, tidak juga bertobat dari perbuatan tangan mereka: mereka tidak berhenti menyembah roh-roh jahat dan berhala-berhala dari emas dan perak, dari tembaga, batu dan kayu yang tidak dapat melihat atau mendengar atau berjalan,
(20) Tetapi sisa dari umat manusia yang tidak terbunuh oleh bencana-bencana itu pun, tidak pula meninggalkan perbuatan tangan mereka sendiri. Mereka tidak berhenti menyembah roh-roh jahat dan berhala-berhala emas, perak, tembaga, batu dan kayu yang tidak dapat melihat atau mendengar, ataupun berjalan.
(20) Manusia lain tidak mati oleh malapetaka itu. Namun, mereka masih tidak mau bertobat dari perbuatan yang dilakukannya dengan tangannya. Mereka tidak berhenti menyembah roh-roh jahat dan berhala-berhala dari emas, perak, tembaga, batu, dan kayu — berhala yang tidak dapat melihat, mendengar, atau berjalan.
(21) dan mereka tidak bertobat dari pada pembunuhan, sihir, percabulan dan pencurian.
(21) Mereka tidak pula meninggalkan perbuatan-perbuatan mereka yang jahat, yaitu pembunuhan, ilmu-ilmu gaib, percabulan dan pencurian.
(21) Dan mereka tidak bertobat dari pembunuhan, maupun dari sihir, percabulan, dan pencurian.
Wahyu / Revelation / 요한계시록
12345678
- 9 -
10111213141516171819202122