website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik GSM Indonesia www.agennomor.com
vidinici banner www.vidinici.com

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Dibawah ini ada menu membaca isi Alkitab beberapa terjemahan secara bersamaan untuk memudahkan pengartian isi Alkitab, jika hanya ingin membaca 1 terjemahan Alkitab saja maka disarankan agar klik salah satu terjemahan Alkitab diatas yang isi nya khusus hanya 1 terjemahan Alkitab saja.

 
Pakai Google mencari seluruh web (search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab (Search verse by words)
Cari (words)
Terjemahan (translation)
Ayat Alkitab acak (random) untuk anda baca dan renungkan saat ini adalah:

2 Tawarikh (Perjanjian Lama)
2 Tawarikh 32 : 5 = Dengan sekuat tenaga Hizkia membangun kembali seluruh tembok yang telah terbongkar, mendirikan menara-menara di atasnya dan tembok yang lain di luarnya. Ia memperkuat juga Milo di kota Daud dan membuat lembing dan perisai dalam jumlah yang besar.

Dibawah ini adalah seluruh isi kitab Hakim Hakim 21 (Hakim Hakim / HAK 21 / Judges 21 / 사사기 21)

Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
21:1-25 = Suku Benyamin dapat tetap hidup
(1) Orang-orang Israel telah bersumpah di Mizpa, demikian: "Seorangpun dari kita takkan memberikan anaknya perempuan kepada seorang Benyamin menjadi isterinya."
(1) Pada waktu orang Israel berkumpul di Mizpa, mereka telah berjanji kepada TUHAN bahwa tidak seorang pun dari mereka yang akan mengizinkan anak gadisnya menjadi istri orang Benyamin.
(1) [Mendapatkan Istri untuk Orang Benyamin] Orang Israel telah membuat janji di Mizpa. Inilah perjanjian mereka, “Tidak seorang pun dari kita yang akan memberikan anaknya menjadi istri orang dari suku Benyamin.”
(2) Ketika bangsa itu datang ke Betel dan tinggal di situ di hadapan Allah sampai petang, maka merekapun menyaringkan suaranya menangis dengan sangat keras,
(2) Sekarang mereka pergi ke Betel dan duduk bersedih hati sampai malam di hadapan Tuhan. Mereka menangis dan berseru,
(2) Orang Israel pergi ke Betel. Di sana mereka duduk di hadapan Allah hingga malam hari. Mereka menangis dengan kuat ketika mereka duduk di sana.
(3) katanya: "Mengapa, ya TUHAN, Allah Israel, terjadi hal yang begini di antara orang Israel, yakni bahwa hari ini satu suku dari antara orang Israel hilang?"
(3) "Ya TUHAN, Allah Israel, mengapa semua ini harus terjadi? Suku Benyamin, salah satu suku bangsa kami, hampir lenyap!"
(3) Mereka berkata kepada Allah, “TUHAN, Engkau adalah Allah Israel, mengapa hal yang mengerikan ini menimpa kami? Mengapa satu suku hilang dari Israel?”
(4) Keesokan harinya pagi-pagi maka bangsa itu mendirikan mezbah di situ, lalu mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan.
(4) Keesokan harinya, pagi-pagi sekali, umat Israel mendirikan sebuah mezbah di situ, lalu mempersembahkan kepada TUHAN kurban bakaran dan kurban perdamaian.
(4) Pagi-pagi benar hari berikutnya, orang Israel membangun sebuah mezbah. Mereka mempersembahkan kurban bakaran dan kurban persekutuan di atas mezbah itu.
(5) Pada waktu itu berkatalah orang-orang Israel: "Siapakah dari seluruh suku Israel yang tidak ikut datang dengan jemaah ini untuk menghadap TUHAN?" Sebab mereka telah bersumpah dengan sungguh-sungguh mengenai orang yang tidak datang menghadap TUHAN di Mizpa, demikian: "Pastilah ia dihukum mati."
(5) Kemudian mereka menyelidiki di antara suku-suku bangsa Israel apakah ada yang tidak pergi berkumpul menghadap TUHAN di Mizpa dahulu. (Pada waktu itu mereka sudah bersumpah bahwa orang yang tidak memenuhi panggilan ke Mizpa harus dihukum mati.)
(5) Kemudian orang Israel mengatakan, “Apakah ada suku Israel yang tidak menghadiri pertemuan dengan TUHAN?” Mereka menanyakan itu karena mereka telah membuat suatu perjanjian yang sungguh-sungguh. Mereka telah berjanji bahwa siapa yang tidak hadir bersama suku-suku lainnya di kota Mizpa akan dibunuh.
(6) Orang-orang Israel merasa kasihan terhadap suku Benyamin, saudaranya itu, maka kata mereka: "Hari ini ada satu suku terputus dari orang Israel.
(6) Umat Israel kasihan kepada saudara-saudara mereka suku Benyamin; mereka berkata, "Hari ini Israel kehilangan salah satu sukunya.
(6) Kemudian orang Israel kasihan terhadap suku Benyamin sanak saudara mereka. Mereka berkata, “Hari ini satu suku telah terpisah dari Israel.
(7) Apakah yang dapat kita lakukan kepada orang-orang yang tinggal itu dalam hal mencarikan isteri, karena kitalah yang bersumpah demi TUHAN untuk tidak memberikan seorangpun dari anak-anak perempuan kita kepada mereka menjadi isterinya?"
(7) Kita harus berbuat apa supaya orang Benyamin yang sisa ini bisa mempunyai istri, karena kita sudah bersumpah kepada TUHAN bahwa kita tidak akan mengizinkan anak-anak gadis kita menjadi istri orang Benyamin?"
(7) Kita telah berjanji di hadapan TUHAN. Kita berjanji tidak mengizinkan anak perempuan kita kawin dengan orang Benyamin. Bagaimana kita menjamin bahwa orang-orang Benyamin akan mempunyai istri?”
(8) Sebab itu berkatalah mereka: "Dari suku-suku Israel adakah satu yang tidak datang menghadap TUHAN di Mizpa?" Lalu tampaklah, bahwa dari Yabesh-Gilead tidak ada seorangpun yang datang ke perkemahan jemaah itu.
(8) Maka mereka menyelidiki apakah ada satu golongan dari suku bangsa Israel yang tidak pergi berkumpul di Mizpa. Dan mereka mendapati bahwa dari orang-orang Yabes di Gilead, tidak ada seorang pun yang telah pergi ke Mizpa.
(8) Kemudian orang Israel bertanya, “Keluarga yang mana dari Israel yang tidak hadir di Mizpa? Kita telah berkumpul di hadapan TUHAN. Jelas satu suku tidak hadir.” Mereka menemukan bahwa tidak seorang pun dari keluarga Yabesy-Gilead yang datang berkumpul bersama orang Israel lainnya.
(9) Lalu diperiksa jumlah bangsa itu, dan tampaklah tidak hadir seorangpun dari penduduk Yabesh-Gilead.
(9) Karena, ketika diperiksa daftar hadir, ternyata tidak terdapat di situ seorang pun dari Yabes.
(9) Mereka menghitung setiap orang untuk melihat siapa yang datang dan siapa yang tidak. Mereka menemukan bahwa tidak seorang pun dari Yabesy-Gilead.
(10) Maka perkumpulan itu menyuruh ke situ dua belas ribu orang dari orang-orang gagah perkasa dengan memerintahkan kepada mereka, demikian: "Pergilah, pukullah penduduk Yabesh-Gilead dengan mata pedang, juga perempuan-perempuan dan anak-anak.
(10) Oleh sebab itu, orang-orang yang berkumpul di Betel itu mengirim 12.000 orang yang paling berani di antara mereka untuk membunuh setiap orang di Yabes, termasuk wanita dan anak-anak.
(10) Jadi, orang Israel mengirim 12.000 tentara ke kota Yabesy-Gilead. Mereka berkata kepada tentara itu, “Pergilah ke Yabesy-Gilead dan pakailah pedangmu membunuh setiap orang yang tinggal di sana, termasuk perempuan dan anak-anak.
(11) Tetapi perbuatlah begini: hanya semua laki-laki sajalah dan semua perempuan yang telah pernah tidur dengan laki-laki harus kamu tumpas."
(11) Mereka diperintahkan untuk membunuh semua orang laki-laki, dan juga setiap wanita yang bukan perawan lagi.
(11) Lakukanlah hal ini. Bunuhlah setiap orang di Yabesy-Gilead. Bunuh juga setiap perempuan yang pernah mengadakan hubungan suami istri dengan seorang laki-laki.” Namun, yang masih gadis, janganlah bunuh, jadi mereka melakukan demikian.
(12) Mereka menjumpai di antara penduduk Yabesh-Gilead empat ratus orang anak gadis, perawan yang belum pernah tidur dengan orang laki-laki, lalu gadis-gadis itu dibawa mereka ke perkemahan di Silo, di tanah Kanaan.
(12) Maka di antara orang-orang yang tinggal di Yabes itu, mereka mendapati 400 gadis yang masih perawan. Mereka membawa gadis-gadis itu ke perkemahan di Silo yang terletak di negeri Kanaan.
(12) Dan mereka menemukan di antara penduduk Yabesy-Gilead 400 gadis yang belum pernah mengalami hidup suami istri. Mereka dibawa ke perkemahan Silo yang terletak di tanah Kanaan.
(13) Sesudah itu segenap umat itu menyuruh orang membawa pesan kepada bani Benyamin yang ada di bukit batu Rimon, lalu memaklumkan damai kepada mereka.
(13) Kemudian seluruh umat Israel mengirim utusan kepada orang-orang Benyamin yang berada di gunung-gunung batu di Rimon untuk menawarkan perdamaian.
(13) Kemudian orang Israel mengirim pesan kepada orang Benyamin. Mereka menawarkan perdamaian dengan orang Benyamin. Orang Benyamin tinggal di Batu Karang Rimon.
(14) Pada waktu itu kembalilah suku Benyamin, dan kepada mereka diberikan perempuan-perempuan yang telah dibiarkan hidup dari antara perempuan Yabesh-Gilead; tetapi belum cukup juga jumlahnya bagi mereka.
(14) Oleh sebab itu orang-orang Benyamin itu kembali, lalu umat Israel memberikan kepada mereka gadis-gadis dari Yabes yang tidak dibunuh itu. Tetapi jumlah gadis-gadis itu tidak cukup untuk orang-orang Benyamin itu.
(14) Jadi, orang Benyamin kembali ke Israel. Orang Israel memberikan para gadis dari Yabesy-Gilead, yang tidak dibunuhnya, tetapi jumlahnya tidak cukup bagi laki-laki orang Benyamin.
(15) Maka bangsa itu merasa kasihan kepada suku Benyamin, karena TUHAN telah membuat keretakan di antara suku-suku Israel.
(15) Umat Israel merasa kasihan kepada orang Benyamin, karena TUHAN sudah meretakkan kesatuan suku-suku bangsa Israel.
(15) Orang Israel kasihan kepada orang Benyamin karena TUHAN telah memisahkan mereka dari suku-suku Israel lainnya.
(16) Kemudian berkatalah para tua-tua umat itu: "Apakah yang dapat kita lakukan kepada yang tinggal ini dalam hal mencarikan isteri? Sebab perempuan-perempuan telah punah dari antara suku Benyamin."
(16) Sebab itu, tokoh-tokoh yang berkumpul di Betel itu berkata, "Di dalam suku Benyamin tidak ada lagi wanita. Tetapi, apa boleh buat; kita tidak bisa mengizinkan anak-anak gadis kita kawin dengan mereka, karena kita sudah menyumpahi setiap orang dari antara kita yang mengizinkan anak gadisnya kawin dengan seorang Benyamin! Jadi, apakah yang harus kita lakukan untuk mereka yang sisa ini supaya mereka bisa mempunyai istri juga? Jangan sampai Israel kehilangan salah satu dari kedua belas sukunya. Kita harus mencari jalan supaya suku Benyamin dapat mempunyai keturunan seterusnya dan tetap memiliki seluruh tanahnya."
(16) Tua-tua Israel mengatakan, “Perempuan suku Benyamin sudah dibunuh. Dari mana kita dapat istri untuk orang Benyamin yang masih hidup?
(17) Lagi kata mereka: "Warisan orang-orang yang terluput itu haruslah tetap tinggal pada suku Benyamin, supaya jangan ada suku yang terhapus dari antara orang Israel.
(17) (21:16)
(17) Orang Benyamin yang masih hidup harus mempunyai anak untuk meneruskan keturunannya. Hal itu harus dilakukan supaya suku di Israel tidak punah.
(18) Tetapi kita ini tidak dapat memberikan isteri kepada mereka dari anak-anak perempuan kita." Sebab orang-orang Israel telah bersumpah, demikian: "Terkutuklah orang yang memberikan isteri kepada suku Benyamin!"
(18) (21:16)
(18) Namun, kita tidak dapat memberikan anak-anak kita menjadi istri mereka, karena kita telah membuat janji ini, ‘Terkutuklah setiap orang yang memberikan istri kepada orang Benyamin.’
(19) Lalu kata mereka pula: "Setiap tahun ada perayaan bagi TUHAN di Silo yang letaknya di sebelah utara Betel, di sebelah timur jalan raya yang menuju dari Betel ke Sikhem dan di sebelah selatan Lebona."
(19) "Begini," kata mereka, "ada satu jalan keluar, yaitu pada waktu perayaan tahunan untuk TUHAN di Silo." (Di sebelah selatan Silo ini terdapat kota Betel, dan di sebelah baratnya terdapat jalan raya Betel ke Sikhem, sedangkan di sebelah utaranya terdapat kota Lebona.)
(19) Kita mempunyai suatu pikiran. Inilah waktunya untuk perayaan bagi TUHAN di kota Silo. Pesta itu dirayakan di sana setiap tahun.” Silo terletak di sebelah utara Betel, sebelah timur jalan raya yang menghubungkan Betel dan Sikhem. Dan juga sebelah selatan kota Lebona.
(20) Maka mereka berpesan kepada bani Benyamin, demikian: "Pergilah menghadang di kebun-kebun anggur.
(20) Maka tokoh-tokoh pertemuan di Betel itu berkata kepada orang-orang Benyamin yang sisa itu, "Pergilah kalian bersembunyi di kebun-kebun anggur di Silo,
(20) Jadi para pemimpin mengatakan pendapat itu kepada orang Benyamin. Mereka berkata, “Pergi dan bersembunyilah di kebun-kebun anggur.
(21) Perhatikanlah baik-baik; maka apabila anak-anak perempuan Silo keluar untuk menari-nari, baiklah kamu keluar dari kebun-kebun anggur itu, dan masing-masing melarikan seorang dari anak-anak perempuan Silo itu menjadi isterinya dan pergi ke tanah Benyamin.
(21) dan berjaga-jagalah di situ. Nanti kalau gadis-gadis Silo keluar untuk menari selama perayaan tahunan untuk TUHAN, kalian harus keluar dari kebun-kebun anggur itu. Lalu masing-masing harus menangkap seorang gadis dari antara mereka dan melarikannya ke wilayah Benyamin untuk dijadikan istrimu.
(21) Perhatikanlah waktunya pada masa perayaan itu ketika anak-anak perempuan Silo keluar untuk menari. Dan keluarlah dari kebun anggur, tempat persembunyianmu itu. Setiap orang dari kamu menangkap seorang perempuan muda dari kota Silo. Bawalah perempuan muda itu ke tanah Benyamin lalu kawini.
(22) Apabila ayah atau saudaranya laki-laki datang untuk menuntutnya kepada kami, maka kami akan berkata kepada mereka: Serahkanlah mereka itu kepada kami dengan rela hati, sebab dalam pertempuran kita tidak dapat menangkap seorang perempuan untuk menjadi isteri mereka masing-masing. Memang kamu ini tidak memberikan anak-anak gadis itu kepada mereka; sebab seandainya demikian, kamu bersalah."
(22) Kalau ayah atau saudaranya yang laki-laki datang dan menuntut dia, kalian dapat mengatakan, 'Kami mohon, biarkanlah mereka pada kami. Kami tidak merampas mereka dalam pertempuran. Dan karena kalian tidak memberikan mereka kepada kami, kalian tidak melanggar janji, jadi tidak bersalah.'"
(22) Ayah atau saudara mereka datang dan menuntut kami, tetapi kami akan mengatakan, ‘Kasihanilah mereka. Biarlah mereka mengawini perempuan itu. Mereka telah membawa perempuan dari kamu, tetapi mereka tidak mengadakan perang terhadap kamu. Mereka telah mengambil perempuan itu, jadi kamu tidak melanggar perjanjianmu terhadap Allah. Kamu telah berjanji untuk tidak memberikan perempuan kepada mereka untuk dikawini. Kamu tidak memberikan perempuanmu kepada orang Benyamin, mereka yang mengambilnya dari kamu, jadi kamu tidak melanggar perjanjianmu.’”
(23) Jadi bani Benyamin berbuat demikian; dari gadis-gadis yang menari-nari yang dirampas itu mereka mengambil perempuan, jumlahnya sama dengan jumlah mereka, kemudian pulanglah mereka ke milik pusakanya lalu membangun kota-kotanya kembali dan diam di sana.
(23) Maka orang-orang Benyamin itu melakukan apa yang dikatakan kepada mereka. Mereka masing-masing melarikan seorang gadis dari antara gadis-gadis yang menari di Silo. Kemudian mereka kembali ke wilayah mereka sendiri dan membangun kembali kota-kotanya lalu menetap di sana.
(23) Jadi, itulah yang dilakukan oleh orang Benyamin. Ketika perempuan-perempuan muda itu menari, masing-masing menangkap seorang perempuan. Mereka membawanya pergi lalu mengawininya. Mereka kembali ke daerahnya. Mereka membangun kembali kota-kota di daerah itu dan tinggal di sana.
(24) Pada waktu itu pergilah orang Israel dari sana, masing-masing menurut suku dan kaumnya; mereka masing-masing berangkat dari sana ke milik pusakanya.
(24) Orang-orang Israel yang lainnya itu pun berangkat pula. Mereka kembali ke tanah milik mereka di dalam wilayah mereka masing-masing, menurut kaum dan suku-sukunya.
(24) Kemudian orang Israel pulang. Mereka pulang ke daerah dan sukunya masing-masing.
(25) Pada zaman itu tidak ada raja di antara orang Israel; setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri.
(25) Pada zaman itu belum ada raja di Israel. Setiap orang melakukan apa yang dianggapnya benar.
(25) Pada hari-hari itu belum ada raja di Israel, jadi setiap orang melakukan yang benar menurut pendapatnya.
Hakim Hakim (Judges) (사사기)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal)
1234567891011121314151617181920
- 21 -