website alkitab jesoes logo

www.JESOES.com

Alkitab Online Kristiani Indonesia

Hand Bible application icon
Download Android App
agen nomor cantik GSM Indonesia www.agennomor.com
vidinici banner www.vidinici.com

Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 kitab) hingga Perjanjian Baru (27 kitab) beserta perikop (TB), ada 5 buah terjemahan alkitab yaitu:

Untuk membaca Alkitab hanya dalam 1 bahasa terjemahan maka disarankan untuk mengklik salah satu bahasa terjemahan diatas karena lebih cepat loading hanya 1 Alkitab dan meringankan beban Internet anda, jika anda mau membaca beberapa bahasa terjemahan Alkitab sekaligus maka silahkan memakai menu dibawah ini.
 
Pakai Google mencari seluruh web (search by Google)
Cari ayat ayat dalam Alkitab (Search verse by words)
Cari (words)
Terjemahan (translation)
Ayat Alkitab acak (random) untuk anda baca dan renungkan saat ini adalah:

Injil Lukas (Perjanjian Baru)
Lukas 3 : 28 = anak Malkhi, anak Adi, anak Kosam, anak Elmadam, anak Er,

Dibawah ini adalah seluruh isi kitab 1 Samuel 28 (1 Samuel / 1SAM 28 / 1 Samuel 28 / 사무엘상 28)

Terjemahan Baru 1974
Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

[아가페 쉬운 성경 1994]
Versi Mudah Dibaca 2006

[English Amplified 2015]
28:1-25 = Saul di En-Dor
(1) Pada waktu itu orang Filistin mengerahkan tentaranya untuk berperang melawan orang Israel. Lalu berkatalah Akhis kepada Daud: "Ketahuilah baik-baik, bahwa engkau beserta orang-orangmu harus maju berperang bersama-sama dengan aku dalam tentara."
(1) Beberapa waktu kemudian orang Filistin mengerahkan tentaranya untuk menyerang Israel, dan Akhis berkata kepada Daud, "Tentu engkau mengerti bahwa engkau dan anak buahmu harus berperang pada pihakku."
(1) [Orang Filistin Mempersiapkan Diri untuk Berperang] Kemudian hari orang Filistin menghimpun pasukannya berperang melawan Israel. Akhis berkata kepada Daud, “Aku harap engkau mengerti bahwa engkau dan pasukanmu harus bergabung bersama tentaraku berperang.”
(2) Jawab Daud kepada Akhis: "Baik, engkau akan tahu, apa yang dapat diperbuat hambamu ini." Lalu Akhis berkata kepada Daud: "Sebab itu aku mengangkat engkau menjadi pengawalku sendiri sampai selamanya."
(2) Jawab Daud, "Tentu saja, nanti Baginda akan melihat sendiri apa yang dapat dilakukan hamba Baginda itu." Lalu Akhis berkata, "Baik! Engkau kuangkat menjadi pengawalku yang tetap."
(2) Jawab Daud kepadanya, “Pasti. Nanti engkau saksikan yang akan kuperbuat.” Akhis mengatakan, “Baiklah, aku akan mengangkat engkau sebagai pengawal pribadiku seumur hidup.”
(3) Adapun Samuel sudah mati. Seluruh orang Israel sudah meratapi dia dan mereka telah menguburkan dia di Rama, di kotanya. Dan Saul telah menyingkirkan dari dalam negeri para pemanggil arwah dan roh peramal.
(3) Samuel sudah meninggal dan ia diratapi oleh seluruh Israel serta dimakamkan di Rama, kotanya sendiri. Beberapa waktu yang lalu Saul telah mengusir dari Israel semua peramal dan dukun pemanggil arwah.
(3) [Saul dan Perempuan di Endor] Setelah Samuel meninggal, seluruh orang Israel berkabung dan menguburkannya di kotanya di Rama. Saul telah menyingkirkan para dukun dan peramal dari daerah Israel.
(4) Orang Filistin itu berkumpul, lalu bergerak maju, dan berkemah dekat Sunem. Saul mengumpulkan seluruh orang Israel, lalu mereka berkemah di Gilboa.
(4) Maka ketika tentara Filistin berkumpul dan berkemah di dekat kota Sunem, Saul pun mengumpulkan orang Israel, dan mereka berkemah di Gunung Gilboa.
(4) Orang Filistin mempersiapkan diri untuk berperang. Mereka berkumpul lalu pergi dan berkemah di Sunem. Saul menghimpun semua orang Israel dan membuka kemahnya di Gilboa.
(5) Ketika Saul melihat tentara Filistin itu, maka takutlah ia dan hatinya sangat gemetar.
(5) Ketika Saul melihat tentara Filistin itu, ia menjadi sangat takut.
(5) Saul melihat pasukan Filistin di hadapannya, perasaan takutnya timbul, dan hatinya sangat gemetar.
(6) Dan Saul bertanya kepada TUHAN, tetapi TUHAN tidak menjawab dia, baik dengan mimpi, baik dengan Urim, baik dengan perantaraan para nabi.
(6) Lalu ia meminta petunjuk kepada TUHAN, tetapi TUHAN tidak menjawabnya, baik dengan mimpi, maupun dengan penggunaan Urim dan Tumim ataupun melalui para nabi.
(6) Saul berdoa kepada TUHAN, tetapi TUHAN tidak memberikan jawaban, baik dengan perantaraan mimpi ataupun Urim atau para nabi.
(7) Lalu berkatalah Saul kepada para pegawainya: "Carilah bagiku seorang perempuan yang sanggup memanggil arwah; maka aku hendak pergi kepadanya dan meminta petunjuk kepadanya." Para pegawainya menjawab dia: "Di En-Dor ada seorang perempuan yang sanggup memanggil arwah."
(7) Sebab itu Saul berkata kepada para pengawalnya, "Carilah seorang dukun wanita pemanggil arwah, aku akan pergi kepadanya untuk meminta petunjuk." Mereka menjawab, "Di En-Dor ada dukun seperti itu."
(7) Akhirnya Saul berkata kepada para pembantunya, “Carilah seorang perempuan dukun yang dapat berhubungan dengan roh-roh, aku akan pergi dan meminta kepadanya apa yang akan terjadi dalam perang.” Jawab mereka, “Di Endor ada seorang dukun.”
(8) Lalu menyamarlah Saul, ia mengenakan pakaian lain dan pergilah ia dengan dua orang. Ketika mereka pada waktu malam sampai kepada perempuan itu, berkatalah Saul: "Cobalah engkau menenung bagiku dengan perantaraan arwah, dan panggillah supaya muncul kepadaku orang yang akan kusebut kepadamu."
(8) Lalu Saul menyamar supaya tidak dikenali orang. Dengan diiringi dua orang laki-laki, berangkatlah ia dan sampailah ia di rumah dukun itu pada malam hari. Maka kata Saul, "Panggillah arwah orang yang akan kusebut namanya, dan mintalah supaya ia meramalkan apa yang akan terjadi."
(8) Saul menyamar, mengenakan pakaian lain dan bersama dua orang pembantunya pergi menemui perempuan itu pada malam hari. Saul mengatakan, “Berikanlah roh yang dapat menjelaskan kepadaku apa yang akan terjadi. Panggillah roh orang yang namanya akan kusebutkan.”
(9) Tetapi perempuan itu menjawabnya: "Tentu engkau mengetahui apa yang diperbuat Saul, bahwa ia telah melenyapkan dari dalam negeri para pemanggil arwah dan roh peramal. Mengapa engkau memasang jerat terhadap nyawaku untuk membunuh aku?"
(9) Wanita itu menjawab, "Tentu Tuan pun tahu bahwa Raja Saul telah mengusir dari Israel semua peramal dan dukun pemanggil arwah. Mengapa Tuan mencoba mencelakakan aku sehingga aku dibunuh?"
(9) Perempuan itu menjawab, “Tentu engkau tahu yang telah diperbuat Saul. Ia telah mengusir semua dukun dan peramal dari negeri Israel. Engkau berusaha menjerat aku untuk membunuh aku.”
(10) Lalu bersumpahlah Saul kepadanya demi TUHAN, katanya: "Demi TUHAN yang hidup, tidak akan ada kesalahan tertimpa kepadamu karena perkara ini."
(10) Lalu Saul bersumpah, katanya, "Demi TUHAN yang hidup, aku berjanji bahwa engkau tidak akan dihukum karena melakukan hal ini."
(10) Dengan memakai nama TUHAN, Saul bersumpah katanya, “Demi TUHAN yang hidup, engkau tidak akan dihukum karena perbuatanmu itu.”
(11) Sesudah itu bertanyalah perempuan itu: "Siapakah yang harus kupanggil supaya muncul kepadamu?" Jawabnya: "Panggillah Samuel supaya muncul kepadaku."
(11) Wanita itu bertanya, "Arwah siapakah yang harus kupanggil untuk Tuan?" Jawab Saul, "Arwah Samuel."
(11) Perempuan itu bertanya, “Siapa yang kaukehendaki kupanggil untuk muncul kepadamu?” Saul menjawab, “Panggillah Samuel.”
(12) Ketika perempuan itu melihat Samuel, berteriaklah ia dengan suara nyaring. Lalu perempuan itu berkata kepada Saul, demikian: "Mengapa engkau menipu aku? Engkau sendirilah Saul!"
(12) Ketika wanita itu melihat Samuel, ia berteriak dan berkata kepada Saul, "Mengapa Tuan menipu hamba? Tuankulah rupanya Raja Saul!"
(12) Perempuan itu melihat Samuel dan dia berteriak sambil berkata kepada Saul, “Mengapa engkau menipu aku? Engkau adalah Saul.”
(13) Maka berbicaralah raja kepadanya: "Janganlah takut; tetapi apakah yang kaulihat?" Perempuan itu menjawab Saul: "Aku melihat sesuatu yang ilahi muncul dari dalam bumi."
(13) Jawab raja, "Jangan takut! Katakan saja apa yang kaulihat!" Wanita itu menjawab, "Hamba melihat roh muncul dari bumi."
(13) Saul berkata kepada perempuan itu, “Jangan takut! Apa yang kaulihat?” Jawab perempuan itu, “Aku melihat roh muncul dari dalam tanah.”
(14) Kemudian bertanyalah ia kepada perempuan itu: "Bagaimana rupanya?" Jawabnya: "Ada seorang tua muncul, berselubungkan jubah." Maka tahulah Saul, bahwa itulah Samuel, lalu berlututlah ia dengan mukanya sampai ke tanah dan sujud menyembah.
(14) Tanya Saul, "Bagaimana rupanya?" Jawabnya, "Seorang laki-laki yang tua. Ia muncul berpakaian jubah." Lalu tahulah Saul bahwa itu Samuel, dan ia sujud menghormatinya.
(14) “Menyerupai siapa dia?” tanya Saul. Perempuan itu menjawab, “Menyerupai seorang laki-laki tua yang memakai pakaian khusus.” Saul yakin orang itu ialah Samuel. Ia menundukkan kepalanya ke bawah sampai menyentuh tanah.
(15) Sesudah itu berbicaralah Samuel kepada Saul: "Mengapa engkau mengganggu aku dengan memanggil aku muncul?" Kata Saul: "Aku sangat dalam keadaan terjepit: orang Filistin berperang melawan aku, dan Allah telah undur dari padaku. Ia tidak menjawab aku lagi, baik dengan perantaraan nabi maupun dengan mimpi. Sebab itu aku memanggil engkau, supaya engkau memberitahukan kepadaku, apa yang harus kuperbuat."
(15) Setelah itu Samuel berkata kepada Saul, "Mengapa kauganggu aku? Mengapa kaupanggil aku kembali?" Jawab Saul, "Aku sangat bingung karena diserang oleh orang Filistin, sedangkan Allah telah meninggalkanku. Aku tidak dijawabnya lagi, baik melalui para nabi, maupun dengan mimpi. Sebab itu kumohon kepada Bapak, supaya Bapak beritahukan apa yang harus kulakukan."
(15) Samuel berkata kepada Saul, “Mengapa engkau mengganggu aku dengan kehadiranku?” Saul menjawab, “Aku sedang dalam keadaan sangat sulit. Orang Filistin sudah datang berperang melawan aku, dan Allah tidak memihak aku. Allah tidak lagi memberikan jawabannya, baik melalui para nabi atau mimpi. Itulah sebabnya, aku memanggil engkau supaya engkau dapat memberitahukan kepadaku yang harus kuperbuat.”
(16) Lalu berbicaralah Samuel: "Mengapa engkau bertanya kepadaku, padahal TUHAN telah undur dari padamu dan telah menjadi musuhmu?
(16) Lalu kata Samuel, "Apa gunanya aku kaupanggil sedangkan TUHAN telah meninggalkanmu dan menjadi musuhmu?
(16) Samuel mengatakan, “Mengapa engkau meminta nasihatku, sedangkan TUHAN telah menjauhimu dan menjadi musuhmu?
(17) TUHAN telah melakukan kepadamu seperti yang difirmankan-Nya dengan perantaraanku, yakni TUHAN telah mengoyakkan kerajaan dari tanganmu dan telah memberikannya kepada orang lain, kepada Daud.
(17) TUHAN telah melakukan kepadamu seperti yang sudah dikatakan-Nya melalui aku. TUHAN telah mengambil kerajaan Israel daripadamu dan memberikannya kepada Daud.
(17) TUHAN sudah melakukan kepadamu sesuai dengan yang telah dikatakan-Nya melalui aku. Ia telah mencabik-cabik kerajaan dari tanganmu dan menyerahkannya kepada salah satu dari tetanggamu, yaitu Daud.
(18) Karena engkau tidak mendengarkan suara TUHAN dan tidak melaksanakan murka-Nya yang bernyala-nyala itu atas Amalek, itulah sebabnya TUHAN melakukan hal itu kepadamu pada hari ini.
(18) Engkau telah melawan perintah TUHAN dan tidak mau membinasakan orang Amalek serta segala milik mereka. Itulah sebabnya sekarang engkau diperlakukan begini oleh TUHAN.
(18) Engkau tidak patuh kepada TUHAN. Engkau tidak membinasakan Amalek dan menunjukkan betapa marahnya TUHAN terhadap mereka. Itulah sebabnya, TUHAN melakukan hal itu kepadamu hari ini.
(19) Juga orang Israel bersama-sama dengan engkau akan diserahkan TUHAN ke dalam tangan orang Filistin, dan besok engkau serta anak-anakmu sudah ada bersama-sama dengan daku. Juga tentara Israel akan diserahkan TUHAN ke dalam tangan orang Filistin."
(19) Engkau dan orang-orang Israel akan diserahkan-Nya kepada orang Filistin. Besok engkau dan putra-putramu akan berkumpul dengan aku; bahkan seluruh tentara Israel pun akan diserahkan TUHAN kepada orang Filistin."
(19) Ia akan membiarkan orang Filistin mengalahkan engkau dan orang Israel hari ini. Sedangkan besok, engkau serta anak-anakmu berada bersama aku di sini. Juga tentara Israel akan diserahkan TUHAN kepada orang Filistin.”
(20) Pada saat itu juga rebahlah Saul memanjang ke tanah sebab ia sangat ketakutan oleh karena perkataan Samuel itu. Juga tidak ada lagi kekuatannya, karena sehari semalam itu ia tidak makan apa-apa.
(20) Pada saat itu juga, Saul rebah terbujur ke tanah seperti disambar petir, sebab ia sangat terkejut mendengar kata-kata Samuel itu. Lagipula ia lemah sekali, sebab tidak makan apa-apa sehari semalam.
(20) Segera setelah mendengar kata-kata Samuel itu, rebahlah Saul ke tanah, karena dia sesungguhnya ketakutan. Tenaganya hilang karena sehari semalam dia tidak makan apa pun.
(21) Perempuan itu mendekati Saul lalu melihat, bahwa Saul sangat terkejut. Kemudian berkatalah perempuan itu kepadanya: "Lihat, budakmu ini telah mendengarkan permintaanmu; aku telah mempertaruhkan nyawaku dan mendengarkan perkataan yang kaukatakan kepadaku.
(21) Dukun itu mendekati Saul dan melihat bahwa ia sangat kebingungan: sebab itu wanita itu berkata kepadanya, "Tuanku, hamba telah berkurban untuk melakukan apa yang telah Tuan minta.
(21) Perempuan itu mendekati Saul dan melihat bahwa ia sangat ketakutan, maka ia mengatakan, “Lihatlah, sebagai hambamu aku sudah menaati permohonanmu. Aku mempertaruhkan nyawaku serta melaksanakan kehendakmu.
(22) Oleh sebab itu, kiranya engkaupun mendengarkan permintaan budakmu ini. Izinkanlah aku menyajikan kepadamu sepotong roti; makanlah, supaya ada kekuatanmu, apabila engkau berjalan pula."
(22) Jadi, hendaknya Tuanku pun mengabulkan permohonan hamba; makanlah sedikit makanan yang akan hamba hidangkan supaya Tuan dapat meneruskan perjalanan Tuan."
(22) Sekarang dengarkanlah juga permintaan hambamu ini, terimalah makanan yang kuberikan dan makanlah, karena Tuanku memerlukan kekuatan untuk meneruskan perjalanan.”
(23) Tetapi Saul menolak dan berkata: "Aku tidak mau makan." Tetapi ketika para pegawainya serta perempuan itu juga mendesak, maka didengarkannyalah permintaan mereka, lalu bangkitlah ia dari tanah dan duduk di balai-balai.
(23) Saul menolak dan berkata bahwa ia tidak mau makan. Tetapi setelah pegawai-pegawainya juga mendesaknya, ia menurut. Ia bangkit dari tanah dan duduk di balai-balai.
(23) Namun, Saul menolak tawaran itu dan menjawab, “Aku tidak mau makan.” Para pembantu Saul juga ikut serta dengan perempuan itu mendesak Saul makan sehingga akhirnya dia menerima saran mereka. Dia bangkit dan duduk di ranjang.
(24) Perempuan itu mempunyai seekor anak lembu tambun di rumahnya maka segeralah ia menyembelih itu. Ia mengambil tepung, diremasnya dan dibakarnya menjadi roti yang tidak beragi.
(24) Dengan segera wanita itu menyembelih anak sapinya yang gemuk dan mengambil tepung serta meremas-remasnya, lalu dibuatnya menjadi roti yang tidak beragi.
(24) Perempuan itu memiliki seekor anak lembu yang tambun di rumahnya dan segera disembelih. Dia mengambil tepung, meremasnya, lalu membakarnya menjadi roti tanpa ragi.
(25) Dihidangkannyalah semuanya itu ke depan Saul dan ke depan para pegawainya, lalu mereka makan. Kemudian bangkitlah mereka dan pergi pada malam itu juga.
(25) Setelah itu dihidangkannya makanan itu kepada Saul dan pegawai-pegawainya lalu mereka makan. Kemudian pergilah mereka pada malam itu juga.
(25) Kemudian dia menghidangkannya semua ke depan Saul dan pengikutnya lalu mereka makan. Sesudah itu mereka bangkit dan pergi pada malam itu.
1 Samuel (1 Samuel) (사무엘상)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal)
123456789101112131415161718192021222324252627
- 28 -
293031